Publication Search

73,128 articles from 694 journals · 2,111 citations tracked

Showing 2261-2280 of 2,397

Analytics

Riani, Asri Laksmi; Kurniadi, Edi; Cholil, Mohammad; Susan Dwi Cahyaningrum, Atmaji,

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2019 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Program pengabdian dilakukan pada sentra UKM Batik di desa Pilang Kabupaten Sragen. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk pengembangan UKM dalam peningkatan pangsa pasar melalui aspek pemasaran online. UKM Batik desa Pilang memiliki masalah pada jumlah permintaan yang stagnan, padahal kapasitas produksi masih belum beroperasi dengan maksimal. Dari hasil diskusi antara tim pengabdian dan masyarakat dapat diindikasikan bahwa UKM masih belum memaksimalkan media promosi dan periklanan.Metode pengabdian yang dilakukan melalui pelatihan peningkatan pengetahuan dan praktik pemasaran multichanel dengan menggunakan sosial media. Luaran dari kegiatan pengabdian ini adalah: 1. Meningkatnya pemahaman dan kreatifitas UKM Batik dalam pemanfaatan sosial media sebagai media promosi, 2. UKM Batik mampu mengelola berbagai media promosi berbasis online.

Wicaksono, Anggit Grahito; Jumanto, Jumanto

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2019 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Hasil survei TIMSS menunjukkan Indonesia berada di posisi bawah jika dibandingkan dengan beberapa negara di Asia. Upaya yang dapat ditempuh dalam mengatasi permasalahan tersebut adalah adanya pelatihan penyusunan soal HOTS bagi guru. Tujuan yang hendak dicapai dari program pengabdian ini adalah (1) memberikan pemahaman tentang ciri-ciri dan cara pengembangan soal HOTS yang berkualitas baik; (2) memberikan pengalaman langsung dalam mengubah soal biasa menjadi soal HOTS; dan (3) pengembangan soal HOTS bagi guru-guru di SD Djama’atul Ichwan Surakarta. Metode pelaksanaan pengabdian meliputi: (1) metode pendekatan yang dilakukan mulai tahap survei, perijinan, dan pemberian motivasi bagi guru yang akan mengikuti pelatihan (2) metode pelaksanaan program, meliputi tahap pendahuluan, tahap sosialisasi dan audiensi, tahap pelaksanaan, serta tahap evaluasi akhir. Target luaran yang dihasilkan melebihi target luaran yang diharapkan yaitu jumlah guru yang hadir dan mampu mengembangkan perangkat soal HOTS berjumlah 25 guru meningkat dari 21 guru yang ditargetkan. Hasil kuesioner tanggapan guru terhadap pengabdian yang telah dilakukan menunjukan bahwa materi pelatihan pengembangan soal HOTS sangat diminati dan dibutuhkan guru dalam pengembangan pembelajaran abad 21 dan menunjang era revolusi industri 4.0. Guru merasakan manfaat dari kegiatan pengabdian yang dilaksanakan karena dapat menjadi wawasan keilmuan baru dalam pengembangan kegiatan pembelajaran di sekolah. Luaran yang dihasilkan berupa perangkat soal HOTS sesuai dengan materi yang diampu guru serta implementasinya dalam pembelajaran di kelas, serta publikasi artikel pengabdian dalam jurnal ilmiah.

Lailam, Tanto; Murti, Awang Daru; Yunita, Ani

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2019 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Pengembangan wisata budaya di Desa Wisata Tapak Tilas Sultan Agung dan Desa Wisata Songgo Langit ini merupakan bagian dari Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) ini memfokuskan pada program Desa Mangunan Sebagai Wisata Desa Unggulan Yang Kompetitif dan Berbudaya. Tujuan program ini adalah menjadikan mitra sebagai model pusat pertumbuhan ekonomi kerakyatan dan kesejahteraan masyarakat berkelanjutan melalui potensi desa wisata yang dipadukan dengan budaya. Program pengembangan yang dilakukan, meliputi: legalisasi perkumpulan dalam bentuk sanggar seni. Untuk melakukan legalisasi Sanggar Lestari Budaya dan Sanggar Ngesti Budoyo dibuatlah akta notaris agar dalam beraktivitas memiliki keabsahan dan dilindungi oleh Peraturan Perundang-undangan yang berlaku. Program lainnya adalah pelatihan inovasi pengembangan seni budaya, pemaketan wisata budaya.

Agung Prassetia Aji; Dya Sustrami; Sukma Ayu Candra Kirana

Bali Health Published Journal (BHPJ) 2019 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Latar Belakang: Kanker payudara adalah kanker yang berkembang dari jaringan payudara. Kanker payudara adalah jenis kanker yang paling umum di Indonesia Tujuan untuk mengenali perbedaan pengaruh promosi audio visual SADARI dan demonstrasi kesehatan terhadap perilaku remaja sebagai deteksi dini kanker payudara di SMAN 16 Surabaya. Metode: Quasy – eksperimen design dengan Pretest – Postest two group with control design . Pengambilan sampel menggunakan Probability Sampling dengan Simple Random Sampling dan menggunakan 114 sampel. Penelitian ini menggunakan kuesioner serta analisis data menggunakan uji Kruskal-Wallis. Hasil:Hasil uji perbandingan tingkat pengetahuan diperoleh p = 0,000 ( p > 0,05), sikap diperoleh p = 0,000 ( p > 0,05), tindakan yang diperoleh p = 0,000 ( p > 0,05), maka terdapat perbedaan pengaruh promosi kesehatan SADARI audio visual dengan demonstrasi terhadap perilaku remaja sebagai deteksi dini kanker payudara di SMAN 16 Surabaya. Simpulan: Maka diperlukan pemberian promosi kesehatan SADARI kepada remaja untuk deteksi dini kanker serta pemberian promosi kesehatan menggunakan metode audio visual dapat memberikan dampak terhadap perilaku remaja.

Riska Fii Ahsani, Djoko Kristianto &

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2019 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Permasalahan yang sering muncul adalah masih belum bagusnya dalam pengelolaan masjid, program kerja yag belum dibuat dengan sebaik mungkin, pengkaderan generasi muda yang stagnan, sehingga dapat menyebabkan belum tersentuhnya permasalaham jamaah masjid. Selain hal tersebut di atas pembinaan remaja masjid dan pengelolaan masjid belum menggunakan manajeman yang baik. Tujuan dalam pengabdian adalah (1) Bagaimana mengelola masjid dengan manajemen modern dan mencontoh fungsi masjid pada zaman Rasulullah SAW (2) Pembinaan remaja masjid. Luaran yang dihasilkan adalah (1) publikasi jurnal ilmiah (2) peningkatan kemampuan dalam mengelola atau memanaj masjid (3) penyusunan program kerja masjid (4) peningkatan ketrampilan remaja masjid dalam berorganisasi terutama untuk memakmurkan masjid.Kata kunci : Manajemen penelolaan masjid, program kerja masjid, pemberdayaan

Irmade, Oka; Widjanarko, Paulus

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2019 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Pendidik dituntut untuk selalu mengembangkan kompetensi pedagogik dan profesionalnya baik ditingkat PAUD, Sekolah Dasar, Sekolah menengah bahkan Perguruan tinggi. Salah satu bentuk kompetensi pedagogik dan profesional seorang pendidik adalah kemampuanya dibidang penguasaan (ICT) Information Communication Technologi. Berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan ke TK Rumah Pelangi, Dukuh Banukan RT.06/RW.09 DS. Malangjiwan, Colomadu, Karanganyar penguasaan dan pemanfaatan guru terhadap ICT sangat minim terlebih lagi dalam proses pembuatan media karena masih melum terbiasa dan belum terlatih dalam membuat media berbasis ICT. Sehingga perlu diadakan pelatihan melalui program pengabdian kepada masyarakat. Tujuan yang hendak dicapai dari program pengabdian ini adalah memberikan pemahaman dan keterampilan membuat media pembelajaran berbasis ICT yang berupa Powerpoin menarik, Flipbook dan Comiclife yang di aplikasikan dalam proses pembelajaran.Metode pelaksanaan pengabdian meliputi: (1) metode pendekatan yang dilakukan mulai tahap survei, perijinan, dan pemberian motivasi bagi guru yang akan mengikuti pelatihan (2) metode pelaksanaan program, meliputi tahap pendahuluan, tahap sosialisasi dan audiensi, tahap pelaksanaan, serta tahap evaluasi akhir.Hasil yang dicapai dalam pengabdian ini telah mencapai target yang diharapkan, 9 guru yang mengikuti pelatihan, telah mampu membuat media pembelajaran berbasis ICT yang terdiri dari Powerpoin menarik, Flipbook, dan Comiclife. Luaran yang dihasilkan berupa media pembelajaran berbasis ICT serta implementasi media pembelajaran yang digunakan pada materi tertentu dan publikasi artikel pengabdian dalam jurnal ilmiah.Kata Kunci: Pembuatan Media, ICT

Riyanto, Buddy

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2019 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh maraknya usaha wisata yang diinisiasi oleh masyarakat di berbagai wilayah Indonesia, termasuk di desa Sidowayah, kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten yang memilki potensi wisata alam. Namun dalam perjalananya, upaya mempertahankan eksistensi dan pemasarannya justru menjadi beban tersendiri. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk mengoptimalkan penggunaan media sosial dalam promosi wisata. Metode yang digunakan adalah melaksanakan focus group discussion yang diikuti para penggiat wisata desa dan pemangku kepentingan untuk mengidentifikasi permasalahan serta menemukan alternatif solusi. Kesimpulannya adalah bahwa promosi melalui media sosial sudah dilakukan dengan baik oleh penggiat wisata, namun lebih efektif jika yang melakukan adalah para wisatawan yang puas menyebarluaskan pengalaman mereka dalam wisata di desa Sidowayah.Kata kunci: media sosial, promosi wisata, Sidowayah

Kristine Dareda; Irma Yahya; Hermin B. Korah

JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA 2019 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Masa remaja merupakan periode terjadinya pertumbuhan dan perkembangan yang pesat baik secara fisik, psikologis maupun intelektual. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa efektifitas Inovasi metode edukasi  Remaja  dalam upaya preventif  Penyakit Menular Seksual ( PMS ) /Infeksi Menular Seksual (IMS) di SMK V Manado. Desain penelitian yaitu two group pretest posttest. Sampel diambil sebanyak 40 responden dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling. Pengumpulan data mengunakan tehnik wawancara dan observasi dan mengisi  kuesioner. Selanjutnya data yang terkumpul diolah menggunakan program komputer SPSS untuk dianalisa menggunakan uji T-Berpasangan. Hasil penelitian diketahui nilai mean sebelum diberikan edukasi secara langsung yaitu 1.25 dan nilai mean sesudah yaitu 1.60 dengan nilai p=0.00, kemudian diketahui nilai mean sebelum diberikan edukasi menggunakan whatsapp yaitu 1.15 dan nilai mean sesudah yaitu 1.65 dengan nilai p=0.000. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah metode yang paling efektif pada peningkatan pengetahuan siswa SMK Negeri V Manado adalah metode edukasi menggunakan media internet (whatsapp).

Risma, Risma; Bua, Agustinus Toding; Annisa, Muhsina

Jurnal Komunikasi Pendidikan 2019 Universitas Veteran Bangun Nusantara

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kelayakan media pembelajaran monopoli ditinjau dari validasi ahli materi, media, bahasa, dan praktisi serta respon guru dan respon siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (Research and Development). Model pengembangan media yang digunakan oleh peneliti yaitu model perangkat 4-D modifikasi yang dilakukan hanya sampai 3-D yang terdiri dari Define, Design, dan Develop. Media pembelajaran yang dikembangkan oleh peneliti berupa media monopoli. Teknik Pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, kuesioner atau angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menghasilkan media pembelajaran Monopoli pada tematik tema 5 Ekosistem sub tema 2 hubungan antar makhluk hidup dalam ekosistem ditinjau dari validasi ahli, ahli media, ahli materi, ahli bahasa dan praktisi serta ditinjau dari respon guru dan respon siswa. Media pembelajaran monopoli termasuk dalam kriteria sangat layak. Hal ini berdasarkan dari keseluruhan validasi ahli dengan presentase 82%, respon guru 86%, dan respon siswa 98%.

Ahmad, Deni Nasir

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2019 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat adalah untuk memberikan pelayanan kepada lingkungan masyarakat mengenai perbaikan lingkungan serta menanamkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan, kesehatan dan mencegah banjir atau longsor dengan akibat terkikisnya tanah di tepian sungai ciliwung dengan menanam tanaman anti longsor. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat adalah a. Observasi langsung, b. Melakukan kegiatan perencanaan proyek perbaikan lingkungan dimana kami membagi tim dengan beberapa tugas dan kegiatan yakni, langkah pertama membersihkan aliran sungai ciliwung, langkah kedua penanaman tanaman anti longsor dan terakhir melakukan pemilahan dan pengolahan sampah anorganik. c. Melakukan evaluasi dan shering bersama untuk menemukan kesepakatan bersama dalam melakukan perbaikan lingkungan. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh tim pengabdi terdiri dari : a. peserta diberikan pengetahuan umum mengenai jenis tanaman tepian sungai dan diberikan bibit tanaman yang akan ditanam untuk tanaman pencegah longsor sekaligus untuk penghijauan sekitar tepian sungai kegiatan dilakukan bersama komunitas “ngumpal” (Ngumpul Anak Lintas Ciliwung). b. Dalam kegiatan pengabdian masyarakat tim pengabdi membagi 3 kelompok dengan lokasi tugas berbeda-beda dan dengan tugas kelompok yang sama. c. Setelah membagikan kelompok kerja maka tim pengabdi melakukan kegiatan membersihkan sekitar aliran sungai dan kegiatan penanaman pohon atau tanaman tahan longsor. Simpulan dari kegiatan pengabdian masyarakat yaitu : a. Masyarakat sangat menerima dan menyambut secara positif dari kegiatan yang tim pengabdi telah lakukan. b. Masyarakat mulai terlihat peduli dengan mau mendengar penyuluhan dan mengikuti seluruh kegiatan yang telah tim pengabdi rancang untuk kegiatan pengabdian.

Paulinus Seso

Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik 2019 STIKAS Santo Yohanes Salib Kalimantan Barat

Kita tidak cukup hanya menggunakan media sosial semata-mata untuk mewartakan Injil dan menyampaikan ajaran asli Gereja.  Tetapi kita perlu mengkomunikasikan pewartaan dan ajaran tersebut dengan teknik, bahasa, dan psikologi baru dengan menggunakan aksioma dan cara Yesus berkomunikasi. Tujuannya adalah untuk mengenerasi komunikasi otentik bagi kemajuan, unitas, dan keutuhan hidup manusia sebagai tujuan utama dari media sosial sebagai anugerah Allah.

Anita Trisiana, Feri Agus Nugroho, Sugiaryo &

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2019 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Tujuan penelitian ini adalah untuk: 1) Untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaranPendidikan Kewarganegaraan di SMP Negeri 26 Surakarta. 2) Untuk mengetahui faktorapa saja yang dapat mendukung dan menghambat siswa dalam meningkatkan keterampilankewarganegaraan pada Pendidikan Kewarganegaraan. 3) Untuk mengetahui upayamengatasi hambatan yang terjadi dalam pelaksanaan pembelajaran PendidikanKewarganegaraan dalam meningkatkan keterampilan kewarganegaraan di SMP Negeri 26Surakarta. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, sumber datamenggunakan data primer dan data sekunder. Subjek penelitian ini adalah guru PendidikanKewarganegaran, kepala sekolah dan siswa, untuk memperoleh data mengenai pendidikankewarganegaraan dalam penguatan keterampilaan kewarganegaraan di SMP Negeri 26Surakarta. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dandokumentasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi metode.Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif. Berdasarkan hasil penelitiandiperoleh kesimpulan bahwa: 1) Pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraandi SMP Negeri 26 Surakarta tahun pelajaran 2018/2019 dilaksanakan dengan gurumenyusun perangkat pembelajaran, baik berupa silabus, RPP dan lembar penilaian siswa,selanjutnya guru melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan menggunakan berbagaimetode pembelajaran, misalnya ceramah bervariasikan tanya jawab, diskusi dan resitasi(penugasan). 2) Faktor pendukung pelaksanaan pembelajaran Pelajaran Kewarganegaraanguna membentuk keterampilan kewarganegaraan yaitu adanya dukungan dari kepalasekolah yang mendukung semua kegiatan yang dilaksanakan sekolah serta kompetensiguru PKn dalam melaksanakan tugas pembelajaran. Sedangkan faktor yang menghambatsiswa dalam mengikuti Mata Pelajaran Kewarganegaraan yaitu terlalu banyak materi yangharus dikuasai oleh siswa, materi Pendidikan Kewarganegaraan terkesan overload,tumpang tindih, begitu banyak hal yang harus diajarkan dan dihafalkan oleh siswa,sehingga membebani siswa, keterbatasan metode dan media pembelajaran, latar belakangsiswa yang beraneka ragam, keterbatasan waktu dalam mengajar, kurangnya minat siswaterhadap pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. 3) Upaya mengatasi hambatantersebut adalah setiap pertemuan diberikan informasi terbaru terkait persoalan yang sedangterjadi untuk menarik perhatian siswa agar lebih fokus dalam pembelajaran, menerapkanpembelajaran yang sifatnya non-akademik atau ekstrakulikuler seperti lewat kegiatanupacara, kegiatan kepramukaan, serta pemberian motivasi di setiap kegiatan pembelajaranguna menumbuhkan semangat dan minat siswa terhadap pembelajaran PendidikanKewarganegaraan.Kata Kunci: Pendidikan Kewarganegaraan, Keterampilan Kewarganegaraan

Sutoyo, Ayu Meindy Saputri, Sugiaryo &

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2019 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk untuk mengetahui Ada Tidaknya Korelasiantara Pendidikan Karakter Dengan Perilaku Religius Pada Siswa Kelas VII SMPN 1Colomadu Tahun Pelajaran 2018/2019.Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas VII SMP Negeri IColomadu Tahun Pelajaran 2018/2019 yang berjumlah 220 siswa. Sampel yang digunakandalam penelitian ini yaitu berjumlah 55 siswa. Teknik pengambilan sampel dalampenelitian ini menggunakan teknik Proportionate Stratified Random Sampling. Teknikpengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Teknik analisis datamenggunakan uji korelasi product moment.Berdasarkan hasil analisis data diperoleh kesimpulan bahwa hasil analisis datamengenai Korelasi antara Pendidikan Karakter Dengan Perilaku Religius Pada Siswa KelasVII SMPN 1 Colomadu Tahun Pelajaran 2018/2019 diperoleh nilai r hitung yaitu rxy =0,401 > r tabel 5% = 0,266. Dengan demikian hipotesis yang menyatakan bahwa:“Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara Korelasi antara PendidikanKarakter Dengan Perilaku Religius Pada Siswa Kelas VII SMPN 1 Colomadu TahunPelajaran 2018/2019” terbukti kebenarannya.Kata Kunci: Pendidikan Karakter, Perilaku Religius

Yusuf, Didik Surawan &

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2019 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Tujuan penelitian ini adalah untuk: 1) Mengetahui peran masyarakat dalammenanggulangi politik uang dalam pelaksanaan pemiliham umum 2019 di Desa PulosariKecamatan Kebakkramat Kabupaten Karanganyar. 2) Mengetahui faktor-faktor yangmelatar belakangi masyarakat menerima politik uang dalam pelaksanaan pemiliham umum2019 di Desa Pulosari Kecamatan Kebakkramat Kabupaten Karanganyar. 3) Untukmengetahui upaya yang dilakukan oleh masyarakat dalam memanggulangi politik uangpada pemilu 2019.Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, sumber datamenggunakan data primer dan data sekunder. Subjek penelitian ini adalah masyarakatpeserta pemilu 2019 di Desa Pulosari Keacamatan Kebakkramat Kabupaten Karanganyar.Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi.Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi metode. Teknik analisisdata menggunakan model analisis interaktif.Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa: 1) Peran masyarakatdalam menanggulangi politik uang dalam pelaksanaan pemiliham umum 2019 di DesaPulosari Kecamatan Kebakkramat Kabupaten Karanganyar masih rendah, masyarakat DesaPulosari cenderung membiarkan dan bersikap terbuka terhadap praktik politik uang yangterjadi di desanya dan tidak melaporkan praktik politik uang tersebut kepada pihakpengawas pemilu. 2) Faktor-faktor yang melatarbelakangi masyarakat Pulosari dalammelakukan Money politics dalam pemilu yaitu karena masalah ekonomi, kebiasaan ketikapemilu, pendidikan politik yang rendah, sehingga masyarakat cenderung terbuka danmenerima kegiatan money politics yang dilakukan oleh calon kandidat dan menerimasegala macam bentuk pemberian. Pemberian uang yang membuat masyarakat merasa wajibuntuk mengikuti proses pemilu karena adanya bentuk kesepakatan tidak tertulis denganunsur-unsur paksaan dari para pelaku money politics. 3) Upaya yang dapat dilakukanmenanggulangi politik uang dalam pelaksanaan pemiliham umum 2019 di Desa PulosariKecamatan Kebakkramat Kabupaten Karanganyar yaitu dilakukan dengan memberikanpendidikan politik kepada masyarakat serta melaporkan kejadian politik uang kepadapengawas pemilu yang disertai dengan bukti-bukti yang cukup.Kata Kunci: Peran Masyarakat, Pemilihan Umum, Politik Uang

Anita Trisiana, Irmawati Pratiwi, Sugiaryo &

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2019 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Tujuan penelitian ini adalah 1). Untuk mengetahui ada tidaknya korelasi antarapendidikan karakter dengan sikap nasionalisme pada siswa kelas VII SMP N 1Colomadu tahun pelajaran 2018/2019. 2). Untuk mengetahui ada tidaknya korelasiantara sikap bela Negara dengan sikap nasionalisme pada siswa kelas VII SMP N 1Colomadu tahun pelajaran 2018/2019. 3). Untuk mengetahui ada tidaknya korelasiantara pendidikan karakter dan sikap bela Negara dengan sikap nasionalisme pada siswakelas VII SMP N 1 Colomadu tahun pelajaran 2018/2019. SMP N 1 Colomadu terletakdi jalan Adi Sumarmo No. 51, Klolokan Rt 01/ Rw 01 Kelurahan Gawanan, KecamatanColomadu, Kota Karanganyar.Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian korelasional. Populasidalam penelitian ini adalah semua siswa kelas VII SMP N 1 Colomadu Tahun Pelajaran2018/2019 yang berjumlah 220 siswa. Sampel yang digunakan dalam penelitian iniyaitu berjumlah 55 siswa. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian inimenggunakan teknik Proportional Random Sampling. Teknik pengumpulan datamenggunakan angket dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji korelasiproduct moment dankorelasi ganda.Berdasarkan hasil analisis data diperoleh kesimpulan sebagai berikut: 1)Korelasi antara Pendidikan Karakter dengan Sikap Nasionalisme pada Siswa Kelas VIISMP N 1 Colomadu Tahun Pelajaran 2018/2019 menunjukkan bahwa nilai rx1y = 0,944> r tabel 5% = 0,266. Dengan demikian hipotesis yang menyatakan bahwa: “Terdapathubungan yang positif dan signifikan antara Pendidikan Karakter dengan SikapNasionalisme pada siswa kelas VII di SMP Negeri I Colomadu tahun pelajaran2018/2019” terbukti kebenarannya. 2) Korelasi antara Sikap Bela Negara dengan SikapNasionalisme pada Siswa Kelas VII SMP N 1 Colomadu Tahun Pelajaran 2018/2019menunjukkan bahwa nilai rx2y = 0,989 > r tabel 5% = 0,266. Dengan demikian hipotesisyang menyatakan bahwa: “Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara SikapBela Negara dengan Sikap Nasionalisme pada siswa kelas VII di SMP Negeri IColomadu tahun pelajaran 2018/2019” terbukti kebenarannya. 3) Korelasi antaraPendidikan Karakter dan Sikap Bela Negara dengan Sikap Nasionalisme pada SiswaKelas VII SMP N 1 Colomadu Tahun Pelajaran 2018/2019 menunjukkan bahwa nilaiRx1x2y = 0,984 > r tabel 5% = 0,266. Dengan demikian hipotesis yang menyatakanbahwa: “Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara Pendidikan Karakter danSikap Bela Negara dengan Sikap Nasionalisme pada siswa kelas VII di SMP Negeri IColomadu tahun pelajaran 2018/2019” terbukti kebenarannya.Kata Kunci: Pendidikan Karakter, Sikap Bela Negara, Sikap Nasionalisme

Rispantyo, Anita Trisiana, Sugiaryo &

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2019 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Pendidikan Kewarganegaraan merupakan salah satu perwujudan karakter masyarakatIndonesia. Tujuan jangka panjang penelitian ini menemukan desain pengembangan ModelPembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan untuk meningkatkan karakter masyarakatIndonesia di era media digital dan Revolusi Industri 4.0. Metode penelitian menggunakanpenelitian dan pengembangan yaitu untuk menguji validitas dan efektivitas produk. Penelitianini menggunakan model pengembangan prosedural. Prosedur model ADDIE yang diadaptasi(Analisis, Desain, Pengembangkan, Implementasi, dan Evaluasi). Hasil penelitianmenunjukkan sebagai berikut: Analisis, Desain, dan Pengembangan inovasi media digitaldapat mengadopsi media digital dan revolusi teknologi; yang Implementasinya adalahlangkah nyata untuk sistem pembelajaran yang dibuat; Evaluasinya adalah proses untukmelihat apakah sistem yang dibangun sesuai dengan harapan awal atau tidak, yaitu padamodel desain sistem pembelajaran ADDIE. Berdasarkan model pengembangan instruksionalADDIE, model ini diadopsi pada tahap pengembangan model pembelajaran PendidikanKewarganegaraan, dengan modifikasi bernama "MPC" (Modification of Project Citizen).Kata Kunci: Pendidikan Karakter, Pendidikan Kewarganegaraan, Media Digital,Revolusi Industri 4.0

Dewi, Ressi Kartika

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2019 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis implementasi Model Pembelajaran Contextual Teaching Learning (CTL) Berbasis ICT Untuk Meningkatkan Minat Dan Hasil Belajar Pkn Siswa Kelas V di SDN 01 Suruh. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui Observasi, Wawancara, Dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa Efektifitas pengimplementasi media pembelajaran Contextual Teaching Learning (CTL) Berbasis ICT dapat dikemukakan sebagai berikut, terdapat peningkatan keaktifan, minat dan motivasi yang mengarah pada peningkatan hasil belajar PKn dengan menggunakan pendekatan Contextual Teaching and Learning pada siswa kelas V SD Negeri 01 Suruh Kecamatan Tasikmadu. Hal tersebut dapat terlihat dari beberapa temuan di kelas, yaitu (1) siswa terlihat antusias dan bersemangat dalam mengikuti pembelajaran PKn, (2) siswa sudah mampu mengatasi kesulitan belajar dengan berdiskusi dengan teman yang lebih paham akan materinya dan belajar bertanya sehingga mampu memahami materi PKn dengan baik, (3) guru telah mampu melaksanakan metode pembelajaran PKn dengan nuansa baru yang inovatif dan kreatif sesuai perkembangan zaman. Kata Kunci: CTL, ICT, Minat Belajar, Hasil Belajar, Pendidikan Kewarganegaraan

Hartati, Maria Sri

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2019 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Metode pembelajaran yang beragam dan membuka keleluasaan guru dalam mengekplorasipeserta didik dan pola pembelajaran yang dijalankan di kelas. Pembelajaran adalah prosesinteraksi antarpeserta didik,antara peserta didik dan pendidik, dan antara peserta dan sumberbelajar lainnya pada suatu lingkungan belajar yang berlangsung secara edukatif, agar pesertadidik dapat membangun sikap, pengetahuan dan keterampilannya untuk mencapai tujuan yangtelah ditetapkan.Proses pembelajaran merupakan suatu proses yang mengandung serangkaiankegiatan mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga penilaian.Era revolusi industry 4.0dibutuhkan guru yang mampu meningkatkan kompetensi menuju guru 4.0. guru 4.0 memilikitanggungjawab yang lebih besar dalam memdidik peserta didik menghadapi revolusi industri 4.0dan guru harus mampu menguasai dalam pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran.Kata Kunci : Metode, Pembelajaran, Revolusi Industry 4.0

Anggoro, Dimas Aryo; Lukmana, Yanuar Eko Adi

Dinamik 2019 Universitas Stikubank

Nilai siswa merupakan representasi hasil belajar siswa yang ditepuh dalam satu semester. Nilai akhir siswa diambil dari hasil pengolahan beberapa nilai siswa. SD Negeri Jambangan 1 merupakan sekolah dasar negeri yang pengolahan data nilai siswanya dilakukan secara manual dengan menggunakan Microsoft Excel serta dokumentasi pembukuan. Pengolahan data nilai siswa dengan cara manual dapat menimbulkan beberapa resiko seperti rusak dan hilangnya data nilai siswa. Sistem informasi pengolahan data nilai siswa dikembangkan dengan tujuan mengurangi resiko rusak dan hilangnya data serta mempermudah proses pengolahan data. Sistem ini akan dibangun berbasis website menggunakan model pengembangan Software Development Life Cycle (SDLC) dengan metode Waterfall. Tahapan penelitian berupa analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian dan perawatan. Pengujian sistem ini dilakukan dengan metode Black Box untuk menguji fungsionalitas sistem serta User Acceptance Testing (UAT) untuk menguji sistem apakah sistem mampu memenuhi kebutuhan user. Hasil pengujian black box menyatakan sistem ini sudah layak di gunakan. Hasil pengujian UAT didapatkan 96,42% responden setuju sistem ini dapat memudahkan dan mempercepat pihak sekolah dalam mengelola dan mengolah data nilai siswa. Penelitian ini menghasilkan sebuah sistem yang dapat mengolah data siswa dari data nilai dasar hingga menjadi nilai akhir siswa.

Iwan Koerniawan; Eka Satria Wibawa

Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi 2019 Universitas Sains dan Teknologi Komputer

The purpose of this study is to analyze and provide empirical evidence about the influence of budgeting participation and budget goal characteristics on managerial performance with a non-physical work environment as moderation. Population variables in this study are all leaders and financial officers in private vocational schools in the city of Semarang listed in the structure of the division of school work in 2016 which amounted to 14 vocational high schools and each was taken by 3 people so that there were 42 respondents, while the sampling technique used the census method. Data analysis method used is Regression Moderation Analysis (MRA) Hypothesis 1 test results note that the value of t arithmetic = 3.012> t table = 1.694 with a number of significance = 0.003 <α = 0.05 (significant), so the hypothesis (H1) that participation budgeting has a positive effect. on proven managerial job performance. Regression coefficient β1 = 0.567 (positive sign), it can be interpreted that the higher the participation in budgeting, the higher the managerial performance. Hypothesis 2 testing is known that the value of t = 2.723> t table = 1.694 with a significance value = 0.010 <α = 0.05 (significant), so the hypothesis (H2) that the characteristics of the budgetary objectives have a positive effect on managerial performance of the work proved. Stepwise coefficient = 0.279 (benchmark), can be interpreted more clearly the characteristics of the managerial level budget objectives. Testing hypothesis 3 is known that the value of t 2.484> t table = 1.694 with a significance value = 0.026 <α = 0.05 (significant), so the hypothesis (H3) that the work environment is not moderate, moderate moderate positive positive effect on budget participation on managerial work performance proven. Testing hypothesis 4 is known that the value of t arithmetic 2.333> t table = 1.694 with the number of significance = 0.032 <α = 0.05 (significance nt). Thus the hypothesis (H4) that the non-physical work environment positively influences the characteristics of budgetary goals on proven managerial work performance. Interaction test results show β4 = 0.163 (positive sign), it can be interpreted that the existence of a non-physical work environment that is conducive will strengthen the influence of the characteristics of the budget objectives on managerial work performance. Keywords: Budget participation, characteristics of budget objectives, non-physical work environment, managerial work performance