Publication Search

59,365 articles from 474 journals · 1,579 citations tracked

Showing 201-212 of 212

Analytics

Ema Hidayati; Sumarwanto; Djoko Darmawan

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2020 Universitas 17 Agustus 1945

Tingkat kesibukan yang tinggi dan problematika kehidupan sehari-hari membuat wanita menjadi merasa tertekan yang berujung menjadi stress. Keadaan yang seperti itu yang membuat mereka perlu melakukan kegiatan yang dapat membuat santai, segar dan siap untuk kembali melakukan kegiatan sehari-hari. Hal yang umumnya dilakukan antara lain beristirahat, berolahraga, mencari hiburan seperti berkumpul dengan teman-teman terdekat, dan melakukan perawatan diri, sehingga hasil akhirnya mereka menjadi prima, cantik, dan bugar serta siap kembali pada kesibukan aktifitasnya sehari-hari. Perancangan Pusat Kecantikan dan Kebugaran Wanita di Semarang yang dapat mewadahi kebutuhan sebagai gaya hidup wanita zaman modern menyediakan pelayanan berupa perawatan tubuh, kecantikan dan kebugaran untuk mendapatkan kesehatan yang menyeluruh bagi tubuh, pikiran, dan jiwa dengan memperhatikan tingkat privasi yang tinggi. Konsep arsitektur yang dipergunakan Perancangan Pusat Kecantikan dan Kebugaran Wanita adalah bangunan yang direncanakan menggunakan konsep arsitektur modern dengan menampilkan bentuk bangunan yang sederhana sesuai dengan fungsi bangunan Pusat Kecantikan dan Kebugaran Wanita. Pengaplikasiannya dilakukan secara zoning, denah, sirkulasi, maupun fasad. Diharapkan rancangan ini berguna dan memberikan inspirasi bagi pembaca.

Momen Amalia; Nursapriani Nursapriani

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2020 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Meningkatnya status sosial dalam masyarakat pada saat ini mempengaruhi tuntutan masyarakat akan kualitas pelayanan penyedia jasa kesehatan. Hal ini menuntut para penyedia jasa pelayanan kesehatan selalu meningkatkan kualitas pelayanannya untuk lebih baik lagi. Bagi penyedia jasa kesehatan bukanlah hal yang mudah untuk dapat memberikan pelayanan serta kualitas pelayanan yang baik karena pelayanan yang diberikan oleh penyedia jasa kesehatan secara langsung dirasakan oleh pasien sehingga bila terdapat sedikit kelalaian dalam menangani pasiennya dapat berdampak buruk bagi pasien dan bagi penyedia jasa kesehatan itu sendiri Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh antara kualitas pelayanan kesehatan terhadap loyalitas pasien rawat inap di RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja kota Bulukumba tahun 2020. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan pendekatan desain cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 64 pasien rawat inap yang telah menjalani perawatan selama lebih dari 24 jam serta pasien dalam kondisi sadar dan dapat melakukan komunikasi dengan baik. Berdasarkan hasil uji Chi-quare pada semua kategori di peroleh nilai P= 0,001 dengan menunjukkan p < 0,05 yang berarti ada pengaruh antara Tangible, reliabilitas, ketanggapan, jaminan dan empati terhadap loyalitas pasien. Dengan demikian, maka H? diterima dan Ho di tolak yang berarti ada pengaruh antara kualitas pelayanan kesehatan terhadap Loyalitas Pasien rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah H. Andi Sulthan Daeng Radja Bulukumba.

Agus Susanti; Emiziana

Jurnal Pengembangan IPTeks Seni Kuliner, Tata Rias, dan Desain Mode 2020 Akademi Kesejahteraan Sosial Ibu Kartini Semarang

Dry facial skin causes cracks on the skin surface and will feel dry to the touch. Dry skin is caused by genetic factors, aging, hormonal changes, and cold weather. The purpose of this study was to make a mask made from white radish and honey which functions to moisturize facial skin so that it can be used for dry facial treatment. The method used in this research is interview method, documentation, library method, experimental method. Experiments on making white radish and honey face masks for the treatment of dry skin were carried out at the Laboratory of the Kartini Academy of Social Welfare's Makeup Study Program, Jalan Sultan Agung, No. 77, Gajahmungkur Village, Gajah Mungkur District, Semarang. City. Experiments were carried out 3 times with the composition of 1) white radish 41.25 g, honey 35 g 2) white radish 41.25 g, honey 40 g 3) white radish 41.25 g honey 55 g. The results showed that the third experiment resulted in products: fresher aroma (honey scent), soft texture, dark brown color, stronger adhesion so that it is easy to apply. Implementing it properly supports amazing results. The change after 2 uses of White Radish and Honey Face Mask leaves skin moisturized and supple

Rama Noval Pratama; Anwar Effendi; Djoko Darmawan

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2020 Universitas 17 Agustus 1945

Rumah sakit jiwa adalah rumah sakit yang khusus untuk perawatan gangguan mental serius. Rumah sakit jiwa sangat bervariasi dalam tujuan dan metode penyembuhan maupun perawatan. Rumah sakit jiwa kebanyakan menangani penderita kejiwaan mulai dari yang berisiko ringan sehingga hanya memerlukan jangka pendek adapula yang jangka panjang adalah penderita yang mengalamai risiko kejiwaan yang berat sampai rawat inap. Para pasien rumah sakit jiwa biasanya dikhususkan dalam segi perawatannya sebagai akibat dari gangguan psikologis, memerlukan bantuan rutin, perawatan khusus dan lingkungan yang terkendali serta memerlukan perawatan rehabilitasi. Banten merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang belum memiliki Rumah Sakit Jiwa, dengan populasi sekitar 11,83 juta jiwa di Banten dan 7,1% populasi masyarakat di Provinsi Banten mengalami gangguan mental emosional dan gangguan jiwa berat. Penekanan konsep yang akan diterapkan pada Rumah Sakit Jiwa adalah Arsitektur Modern dan Healing Environmet sehingga bentuk yang ditampilkan menjadi lebih nyaman bagi pasien gangguan kejiwaan. Selain itu, modern mampu membawa membawa pesan secara tersirat untuk memberikan ke-khasan suatu bangunan dalam hal citra bangunan dan juga Healing Environment juga dapat memberi kesan pasien nyaman dan dapat merasakan kenyaman dalam penyajian suatu tatanan taman yang dapat memberikan unsur percepatan penyembuhan pasien.

Muriyati Rokani; Dewi Modjo; Fadli Husain; Frangky S. Djafar

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2020 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Setiap orang yang sakit pasti sangat membutuhkan dukungan dari keluarga mereka agar bisa memotivasinya untuk sembuh, masih ada juga yang memiliki dukugan keluarga yang kurang tetapi dia memiliki kemampuan untuk melakukan perawatan dirinya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Dukungan Keluarga, Pengetahuan, terhadap Perawatan Diri Penderita Kusta. Penelitian ini menggunakan metode korelasional dengan pendekatan Cross sectional menggunakan kuesioner. Sampel diambil menggunakan tekhnik total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 27 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang diisi oleh responden serta wawancara yang menggunakan metode cek list dan analisis data menggunakan uji statistik Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin banyak keluarga yang mendukung maka akan semakin baik pula penderita kusta melakukan perawatan diri, dan semakin tinggi pengetahuan seseorang akan semakin baik pula sesseorang melakukan perawatan diri dengan hasil uji statistik didapatkan nilai p=0,05 (p<0,05) sehingga dapat disimpulkan terdapat hubungan antara dukungan keluarga, penegetahuan terhadap perawatan diri penderita kusta.

Sari, Siska Diana

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2019 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Medical aesthetic tourismberkembang pesat beberapa tahun terakhir. Kajian terhadap perlindungan hukumnya perlu diperdalam agar tren ini dapat memberikan rasa aman bagi pelakunya. Tujuan artikel ini untuk mengkaji dan menganalisis Perlindungan Hukum medical aesthetic tourism. Jenis penelitian ini termasuk penelitian doktrinal yang mengacu pada sumber data primer, sekunder dan tersier, dengan teknis analisis data interaktif. Hasil kajian menunjukkan perlindungan hukum medical aesthetic tourism terkait pada standarisasi pelayanan medik, standar keamanan produk, asuransi, litigasi risiko medik selama tindakan dan perawatan.  Perlindungan hukum ini dikaji dengan perspektif Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta hukum internasional yang terkait.Ulasan literatur naratif ini berfokus pada masalah perlindungan hukum wisatawan yang mendapatkan perawatan medical aesthetic tourism di luar negeriKata Kunci : Perlindungan Hukum, Medical Aesthetic, TourismABSTRACTMedical Aesthetic Tourism shows significant growth in recent years. A study on its law protection should be conducted more in-depth to enable this trend to give the feeling of secure to its actors. This article aimed to study and to analyze Law Protection of Medical Aesthetic Tourism. This study was a doctrinal research referring to primary, secondary and tertiary data sources, with interactive technique of analyzing data.  The result showed the Law Protection of Medical Aesthetic Tourism related to medical service standardization, product security standard, insurance, medical risk litigation during action and treatment. This law protection is studied from the perspective of Pancasila and Republic of Indonesia’s 1945 Constitution, and related international law. This narrative literature review focused on the problem of law protection for the tourists getting Medical Aesthetic Tourism treatment abroad.

Wahyuni, Sri; Rahayu, Tutik; Distinarista, Hernandia

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2019 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Kehamilan merupakan bagian dari proses maturasi perempuan yang memiliki berbagai risiko kesehatan. Kehamilan risiko tinggi menjadi faktor utama peningkatan AKI dan AKB di Indonesia. Kelurahan Bandarharjo Semarang Utara terdapat mempunyai warga dengan kondisi hamil  risiko tinggi. Ibu memeriksakan kehamilannya di Puskesmas, namun pelayana yang diberikan masih sebatas Antenatal Care yang dilakukan rutin setiap bulannya. Karakteristik keluarga ibu hamil juga  tidak memahami cara perawatan sehingga diperlukan upaya untuk mengatasi masalah tersebut dengan program pendampingan yang dilakukan secara berkesinambungan. Program tersebut berupa Kelompok Pendamping Kehamilan Resiko Tinggi (KP-KRT) berbasis  continuity of care untuk menurunkan resiko –resiko yang terjadi pada Ibu hamil. Methode pada Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan dalam 4 tahap yaitu yaitu (1) Sosialisasi, (2) Peningkatan kompetensi, (3) Latihan ketrampilan atau pelaksanaan kegiatan, dan (4 ) Monitoring dan Evaluasi. Hasil dari pelaksanaan PKM dapat teridentifikasi ibu hamil yang mengalami resiko tinggi, didirikannya rumah kehamilan sejahtera, meningkatkan kompetensi kader melalui pelatihan, dan terbentuknya alur rujukan ibu hamil resiko tinggi. Kesimpulan, pentingnya pendampingan pada ibu hamil untuk menurunkan resiko yang terjadi pada kehamilan. Saran, diperlukannya pemantauan dan follow up dari pemerintah khususnya puskesmas setempat untuk menjaga keberlangsungan dari program KP-KRT.

Epi Dusra

JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA 2019 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

MP-ASI is additional food given to babies after the age of six months until the baby is 24 months old. The purpose of this study was to describe the knowledge and attitudes of mothers regarding early complementary breastfeeding to infants aged 0-6 months in the working area of ??the Namrole Nursing Health Center in 2019. The research approach is descriptive analytic with a descriptive approach. The population in this study were all mothers who had toddlers aged 0-6 months in the working area of ??the Namrole health center, totaling 257 people. The sample size used was 156 people. The results showed that the mother's knowledge about MP-ASI in the working area of ??the Namrole Nursing Health Center showed that out of 156 mothers under five, most had knowledge about early MP-ASI in the sufficient category, namely 61 mothers under five (39.1%). While the results for the attitude of mothers about MP_ASI in the working area of ??the Namrole Health Center show that out of 156 mothers of toddlers, most of them had attitudes about early MP-ASI in the less category, namely 101 mothers of toddlers (64.7%). It was concluded that the mother's knowledge about early MP-ASI was identified by giving early MP-ASI to infants aged 0-6 months with the most categories namely sufficient and for the mother's attitude about early MP-ASI by giving early MP-ASI to infants aged 0-6 months with the most less categories found in this study.

Anggoro, Dimas Aryo; Lukmana, Yanuar Eko Adi

Dinamik 2019 Universitas Stikubank

Nilai siswa merupakan representasi hasil belajar siswa yang ditepuh dalam satu semester. Nilai akhir siswa diambil dari hasil pengolahan beberapa nilai siswa. SD Negeri Jambangan 1 merupakan sekolah dasar negeri yang pengolahan data nilai siswanya dilakukan secara manual dengan menggunakan Microsoft Excel serta dokumentasi pembukuan. Pengolahan data nilai siswa dengan cara manual dapat menimbulkan beberapa resiko seperti rusak dan hilangnya data nilai siswa. Sistem informasi pengolahan data nilai siswa dikembangkan dengan tujuan mengurangi resiko rusak dan hilangnya data serta mempermudah proses pengolahan data. Sistem ini akan dibangun berbasis website menggunakan model pengembangan Software Development Life Cycle (SDLC) dengan metode Waterfall. Tahapan penelitian berupa analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian dan perawatan. Pengujian sistem ini dilakukan dengan metode Black Box untuk menguji fungsionalitas sistem serta User Acceptance Testing (UAT) untuk menguji sistem apakah sistem mampu memenuhi kebutuhan user. Hasil pengujian black box menyatakan sistem ini sudah layak di gunakan. Hasil pengujian UAT didapatkan 96,42% responden setuju sistem ini dapat memudahkan dan mempercepat pihak sekolah dalam mengelola dan mengolah data nilai siswa. Penelitian ini menghasilkan sebuah sistem yang dapat mengolah data siswa dari data nilai dasar hingga menjadi nilai akhir siswa.

Novita Wulan Sari; Margiyati; Arya Adi Cahyono; Doni Eko Setiawan; Grenada Nabella Putri +2 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2019 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Hipertensi merupakan penyakit yang sering ditemukan pada lansia dengan umur di atas 60 tahun. Hipertensi terjadi dikarenakan kekakuan pada arteri hingga akhirnya tekanan darah cenderung tinggi. Populasi orang dewasa di dunia sekitar 25% terkena hipertensi  dan  akan  cenderung  meningkat  29% pada tahun  2025. Prevalensi hipertensi bahkan lebih tinggi di beberapa negara berkembang. Kurangnya kepedulian warga serta ketidakmauan lansia dalam memeriksakan tekanan   darahnya   membuat   sebagian   besar   lansia   tidak   menyadari   betapa pentingnya pemeriksaan tekanan darah secara dini. Data pengkajian di RW XVIII Kelurahan Meteseh menunjukkan bahwa lansia di daerah tersebut kurang kesadaran dalam memeriksakan tekanan darahnya. Data laian menunjukkan bahwa beberapa lansia  di  wilayah  tersebut  masih  mengkonsumsi  makanan  tinggi  lemak,  asin, kurang aktivitas. Beberapa lansia juga mengalami obesitas serta stress. Intervensi keperawatan dilaksanakan untuk mengatasi masalah defisiensi kesehatan komunitas lansia di atas diantaranya melalui kegiatan “Kombinasi Self-Help Group (SHG) dan Self-Hypnosis dalam Perawatan Hipertensi pada Lansia” oleh Tim Pengabdian Masyarakat Akper Kesdam IV/Diponegoro.    

Budiharso, Zuly; Nurraharjo, Eddy; Sukur, Muji; Wibowo, Jati Sasongko

Dinamik 2016 Universitas Stikubank

Keberadaan perangkat bluetooth telah banyak disematkan pada berbagai perangkat pendukungkegiatan penggunanya seperti printer, scanner, active speaker dan lain sebagainya termasuk salah satuimplementasi perangkat yang hingga saat ini masih menjadi tren dalam sebuah sistem kendali berbasismikrokontroler Arduino beserta penggunaan modul bluetooth sebagai media komunikasinya.Kesederhanaan sistem, kemudahan dapam perawatannya dan murah saat investasinya, menjadi salah satusebab penggunaan sistem berbasis bluetooth ini. Kemudahan yang menjadi tujuannya diantaranya adalahkoneksi yang cepat dan memiliki daya yang cukup kecil saat diaktifkan. Pemanfaatan perangkat bluetoothini juga telah dikembangkan dan berkelanjutan untuk sebuha sistem kendali terpadu.Sementara itu sistem dengan kendali otomatis yang realtime, juga masih menjadi tren dan banyakpula yang menggunakan perangkat bluetooth ini. Untuk itu pada kesemaptan ini tim peneliti akanmencoba mengeksplorasi kemampuan auto-switch pada perangkat bluetooth, untuk dapada dijadikankonsep dasar komunikasi antar perangkat bluetooth berbasis Arduino. Rekayasa pada penelitian ini adalahupaya untuk merancang sistem sederhana dengan menggunakan sebuah server dan multi klien, yangterhubung melalui perangkat bluetooth.Harapan yang ingin dicapai adalah teriptanya sebuah sistem komunikasi kendali berbasis bluetoothdalam operasi auto-switch yang dihasilkan dapat digunakan untuk melakukan pengenalan awal dalamkomunikasi data selanjutnya. Indikasi data terhubung diharapkan akan mampu menjadi pra prosespengolahan data lanjut dan keterhubungan komunikasi wireless melalui jaringan inernet akan semakinmeningkatkan daya guna dan kemanfaatannya dalam pengembangan riset-riset berikutnya.Hasil akhirnya adalah berhasil tercipta sistem dasar pengenalan identitas melalui media komunikasi tanpakabel, bluetooth, antara perangkat sistem berbasis Arduino sebagai server dengan perangkat keras sistemkendali berbasis Arduino sebagai klien.

Sulastri, .; Zuliarso, Eri

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Cara menyikapi suatu penyakit saat ini sangat berubah. Masyarakat saat ini mengharapkan semua perawatan, bahkan atas kelainan yang paling berat pun, harus berhasil. Sementara itu, masyarakat saat ini juga semakin mandiri. Pada umumnya masyarakat sadar bahwa berbagai sakit ringan biasa, seperti pilek atau diare, tidak memerlukan bantuan ahli kesehatan atau pengobatan yang rumit. Masalah bagi masyarakat yang tidak terlatih secara medis adalah bahwa keluhan semacam sakit kepala atau batuk dapat merupakan petunjuk awal adanya sakit yang serius. Sejauh mana seseorang cukup aman untuk mengatasi sendiri sebuah masalah? Kapan mereka harus menelepon dokter atau meminta bantuan layanan kesehatan? Kapan mereka harus membawa si sakit ke unit gawat darurat sebuah rumah sakit? Dengan meluasnya teknologi piranti  mobile di masyarakat, maka mendorong pemanfaatan teknologi informasi tersebut untuk membantu dalam bidang kesehatan. Khususnya sebagai alat bantu untuk menyampaikan informasi dan mendiagnosa gejala penyakit yang diderita bayi. Hal ini akan membantu para orang tua dalam melakukan pencegahan dan pengobatan pada bayi mereka yang sakit.