Publication Search

59,950 articles from 482 journals · 1,579 citations tracked

Showing 201-220 of 235

Analytics

Agus Aji Samekto; Retno Mulatsih; Azid Dipo Yamah Sari

Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen (EBISMEN) 2022 FEB Universitas Maritim Semarang

Pada penelitian ini menganalisis tiga variabel, yaitu variabel ekspektasi kinerja, faktor sosial dan kondisi yang memfasilitasi yang mempengaruhi variabel dependen yaitu pemanfaatan penggunaan E-tiket. Perumusan masalah, tujuan penelitian dan hipotesis pada penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh yang positif dan signifikan secara individual antara variabel independen yaitu: ekspektasi kinerja, faktor sosial dan kondisi yang memfasilitasi terhadap variabel dependen yaitu pemanfaatan penggunaan E-tiket. Pada penelitian ini obyek yang diambil adalah penumpang bus PO. Haryanto di kudus. Teknik analisis datanya adalah teknik regresi linier berganda. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dihasilkan persamaan regresi: Y = -0,469 + 0,375 X1 + 0,478 X2 + 0,169 X3 + µ. Hasil  persamaan regresi linier berganda menunjukkan bahwa ada pengaruh yang positif dan signifikan secara parsial antara ekspektasi kinerja terhadap  pemanfaatan penggunaan E-tiket (nilai t hitung sebesar 5,470 > nilai t tabel sebesar 1,986), Hasil  persamaan regresi linier berganda menunjukkan bahwa ada pengaruh yang positif dan signifikan antara faktor sosial terhadap pemanfaatan penggunaan E-tiket  (nilai t hitung = 7,197 > t tabel = 1,986), Hasil  persamaan regresi linier berganda menunjukkan bahwa ada pengaruh yang positif dan signifikan antara kondisi yang memfasilitasi terhadap pemanfaatan penggunaan E-tiket (nilai t hitung = 2,596 > t tabel = 1,986), Koefesien determinasi mendapatkan nilai Adjusted R square sebesar 0,549 dengan demikian 54,9% penumpang bus PO. Haryanto di kudus dijelaskan oleh 3 variabel tersebut, sedangkan sisanya 45,1% seperti harga, kemudahan dan lainnya. merupakan pengaruh variabel lain yang tidak termasuk didalam penelitian ini.  

Sari, Novita Wulan; Anggarawati, Tuti

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2022 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Latar belakang: Peningkatan usia harapan hidup pada lansia mengindikasikan terjadinya masalah berbagai kesehatan, diantaranya masalah biologis, psikologis dan sosial. Kondisi tersebut menyebabkan seorang lansia lebih rentan untuk mengalami berbagai masalah kesehatan termasuk gangguan tidur . Gangguan tidur yang paling sering ditemukan pada lansia adalah  insomnia. Salah satu tindakan komplementer yang dapat dilakukan perawat untuk menangani insomnia adalah dengan terapi musik gamelan. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh terapi musik gamelan terhadap derajat insomnia pada lansia. Metode: Rancangan penelitian yang digunakan adalah quasi experimental pretest posttest control group design. Jumlah sampel sebanyak 12 lansia yang diambil dengan teknik purposive sampling dan dibagi ke kelompok intervensi (n=12) dan kontrol (n=12). Bentuk intervensi berupa pemberian terapi musik gamelan sebanyak 8 kali selama 2 bulan. Instrumen yang digunakan adalah KSPBJ-IRS (Kelompok Studi Psikiatri Biologi Jakarta-Insomnia Rating Scale). Data dianalisa dengan uji Mann-Whitney. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan hasil pengukuran derajat insomnia pada kelompok intervensi memiliki mean pre test 20 (derajat ringan) dan post test 18 (tidak ada keluhan insomnia). Hasil analisis dengan uji independent t pada kelompok intervensi menunjukkan nilai p=0,002 yang artinya ada perbedaan signifikan antara pre dan post test (p<?, ?=0,05). Hasil yang berbeda diperoleh pada kelompok kontrol yaitu nilai mean pre test 22 (insomnia ringan) dan post test 22 (insomnia ringan,) nilai p=0,310 yang artinya tidak ada perbedaan signifikan antara derajat insomniai pre dan post test (p> ?, ?=0,05). Hasil penelitian membuktikan terapi musik gamelan berpengaruh terhadap penurunan derajat insomnia pada lansia. Saran : terapi musik gamelan digunakan sebagai intervensi keperawatan pada lansia yang mengalami insomnia.

Hendy Dwi Mulyono; Tri Lestari Hadiati

Public Service And Governance Journal 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Tujuan penelitian ini menganalilis pengaruh pelayanan administrasi,   pembelajaran daring   terhadap kinerja guru MI di Kecamatan Penawangan Kabupaten Grobogan. Tipe penelitian ini adalah tipe penelitian eksplanatori yaitu berguna untuk menjelaskan sebab akibat variabel yang melatar belakangi suatu keadaan sosial tertentu dan menilai pengaruh antara variabel satu dengan variabel lainnya. Hasil penelitian ini menunjukan pertama sebagian besar responden, yaitu 56% menyatakan pelayaan administrasi dilakukan dengan baik sekali, sebagaimana nilai skor kumulatif sebesar 88.91% memiliki pengertian bahwa pelayanan administrasi  untuk kebutuhan para siswa, para guru dan kepala sekolah yang dilakukan sangat baik. Kedua menunjukan bahwa, sebagian besar responden, yaitu 64 % menyatakan bahwa Pembelajaran dilakukan dengan lancer, karena wilayah di setiap sekolah sudah ada fasilitas internet yang terjangkau, yang mampu menunjang pembelajaran secara online. Sebagaimana nilai skor kumulatif sebesar 85.33 % memiliki pengertian bahwa pembelajaran daring yang dilakukan sudah bagus, terutama dalam hal proses belajar mengajar melalui PC, laptop, dan smartphone. Ketiga menunjukan bahwa sebagian besar responden, yaitu 64% menyatakan selalu dapat menyelesaikan jumlah pekerjaan sesuai dengan standar Kinerja Guru Madrasah Ibtidaiyah. Kinerja Guru MI termasuk dalam bagus, terutama dalam hal mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, mengavaluasi siswa. Keempat menunjukan bahwa tingkat pengaruh antara variabel bebas Pelayanan Administrasi,   Pembelajaran Daring dengan variabel terikat Kinerja Guru sebesar 0,932,  bermakna tingkat pengaruh tersebut masuk kategori sangat kuat.

Furqon, Muhammad; Rasyadan, Erson; Rasyadan, Erson; Mahezs, Faza Iza; Mahezs, Faza Iza +4 more

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2021 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Masyarakat Indonesia merupakan komunitas yang telah ada sejak dahulu kala. Dalam perjalanannya, terdapat seperangkat nilai yang dijunjung oleh masyarakat Indonesia yang biasa juga disebut sebagai kearifan lokal. Salah satu bentuk dari kearifan lokal tersebut adalah memprioritaskan wanita dibanding pria dalam berbagai urusan. Akan tetapi, dalam sudut pandang Hak Asasi Manusia (HAM), posisi pria dan wanita adalah setara yang berarti pria tidak memiliki keharusan untuk menyerahkan haknya kepada wanita dalam keadaan tidak darurat. Di Indonesia, HAM sudah dicantumkan di UUD 1945 sehingga memiliki dasar hukum yang jelas. Paper ini disusun dengan tujuan memberikan pemahaman pengaruh norma dan kebiasaan lokal masyarakat Indonesia terhadap fenomena memprioritaskan wanita dalam berbagai aktivitas dan kaitannya dengan kesetaraan gender yang terkandung dalam Hak Asasi Manusia. Penelitian ini dilakukan dengan metode semi kuantitatif dengan menyebarkan survey online dan dilakukan pendekatan deskriptif dengan studi literatur. Hasil yang diperoleh adalah fenomena ini bukan merupakan pelanggaran HAM. Namun, dapat menyebabkan konflik sosial apabila tidak ditangani dengan baik.

Agus Susanti; Agus Susanti

EBISNIS : JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN BISNIS 2021 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Pengangguran terjadi karena terbatasnya jumlah lapangan kerja yang tidak sebanding dengan jumlah pencari kerja. Salah satu penyebab kurangnya penyerapan tenaga kerja bagi yang sudah lulus kuliah, karena tujuan setelah lulus  mencari kerja, bukan menciptakan lapangan kerja baru. Perguruan Tinggi mempunyai peranan penting dalam menumbuhkan minat kewirausahaan. Sebagai upaya meningkatkan minat wirausaha masyarakat khususnya mahasiswa, perguruan tinggi memberikan mata kuliah pendidikan kewirausahaan.  Motivasi merupakan dorongan individu untuk berbuat sesuatu sesuai dengan tujuannya. Motivasi dapat mempengaruhi  minat seseorang dalam berwieausaha. Motivasi berwirausaha dapat mendorong mahasiswa untuk berperilaku aktif dalam berwirausaha. Lingkungan mempunyai pengaruh terhadap minat wirausaha. Lingkungan keluarga merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi minat mahasiswa untuk berwirausaha Minat berwirausaha dapat tumbuh dan berkembang dengan baik pada mahasiswa yang tumbuh di lingkungan wirausahawan. Tujuan penelitian, untuk menguji dan menganalisis pengaruh pendidikan kewirausahaan, motivasi berwirusaha dan lingkungan keluarga terhadap minat berwirausaha pada mahasiwa Akademi Kesejahteraan Sosial Ibu Kartini. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif diolah dengan metode statistic SPSS versi 20, menggunakan analisa data regresi linier berganda. Populasi diambil dari mahasiswa AKS Ibu Kartini yang sudah mengambil mata kuliah kewirausahaan. Mahasiswa semester IV sebanyak 75 mahasiswa, semester VI sebanyak 82 mahasiswa dan diambil menggunakan Random Sampel menggunakan rumus Slovin sebanyak 61 orang. Hasil penelitian: pendidikan kewiraushaan, motivasi berwirausaha dan lingkungan keluarga secara parsial dan simultan berpengaruh signifikan terhadap minat berwirausaha mahasiswa. Variabel yang paling berpengaruh adalah lingkungan keluarga yaitu dengan nilai beta 0,401. Motivasi berwirausaha berpengaruh sebesar 0,351, sedangkan pendidikan kewirausahaan berpengaruh sebesar 0,142    

Astuti, Ambar Wida; Trisiana, Anita; Parya, Atiska Eka

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2021 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Suatu negara pasti menginginkan pemerintahan kerakyatan yang menjunjung tinggi kemerdekaan rakyat. Demokrasi adalah bentuk pemerintahan yang mana seluruh masyarakat boleh mengumpulkan kesimpulan yang merubah kehidupannya. Demokrasi meliputi kondisi sosial, ekonomi serta budaya menuntut pembebasan politik yang bebas dan sama. Keinginan demokratis ini didasarkan pada kesadaran jika pemerintah yang demokrasi memberikan kesempatan untuk munculnya pendapat penghormatan terhadap adanya orang bagi partisipasi didalam hidup bernegara, dan dihormati oleh masyarakatnya. Setiap negara memiliki khasnya tersendiri didalam menjalankan kekuasaan masyarakat ataupun demokrasi. Ini karena sejarah suatu negara yang menggambarkan budaya, cara hidupnya, dan keinginan yang mau dicapai. Atas ini di seluruh negara ada gaya demokrasi yang unik tergambar dalam pola perilaku, kepercayaan dan kesadaran yang melandasi dan mengarah terhadap perilaku dan suatu proses demokrasi terhadap proses politik. Demikian juga Indonesia, Indonesia mempunyai dasar ataupun pacuan sendiri di dalam sistem demokrasi yakni Pancasila dan UUD 1945. Penjelasan tentang demokrasi di dalam konstitusi Indonesia terdapat pada ide demokrasi begitu juga di dalam UUD 1945. Jurnal ini akan membahas hakikat, instrumental dan nilai-nilai praktis demokrasi di Indonesia yang berpijak terhadap Pancasila dan juga UUD 1945 bagaikan wahana penyelenggara suatu negara yang mampu menciptakan peta konseptual dana atau operasi atas suatu persoalan sebagai wahana bersama bagi negara. administrator yang makmur dan adil. Cara penelitian yang dipakai di dalam penyusunan jurnal ini adalah deskriptif normatif yakni mendeskripsikan, menganalisis dan menafsirkan demokrasi Indonesia berlandaskan Pancasila dan UUD 1945 yang serta diatur di dalam Pembukaan abad ke-4 UUD 1945. Tujuan penulisan jurnal ini adalah untuk Rakyat Indonesia untuk lebih memahami nilai-nilai demokrasi yang mendasarinya. Pancasila dan UUD 1945B, agar nantinya penyelenggaraan demokrasi dapat berjalan dengan baik dan dapat berdampak positif bagi bangsa Indonesia.

Admojo, Wisnu Sri; Trisiana, Anita; Susilo, Sony Hermawan

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2021 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Kematangan mahasiswa dan sarjana di Surabaya kurang tinggi. Beberapa siswa tidak dapat dan tidak dapat menerima perbedaan politik atau mengekspresikan kemauan politik mereka dengan baik. Mereka terkadang mengkomunikasikan niat politik mereka dengan mengambil tindakan anarkis. Pada saat yang sama, hal ini akan membahayakan persatuan negara kita, karena pelajar adalah bagian dari masa depan negara kita. Mengenai situasi ini, perlu dilakukan pembinaan terhadap mahasiswa yang memiliki kematangan politik yang memadai. Masalah pendidikan demokrasi dalam pendidikan kewarganegaraan merupakan solusi yang memungkinkan peserta didik untuk melakukan tindakan politik yang santun. Sebagai generasi penerus bangsa, mahasiswa juga diharapkan dapat memberikan kontribusi yang berarti bagi pembangunan di segala bidang kehidupan bangsa, baik di bidang politik, ekonomi, sosial budaya, politik dan demokrasi, hal ini benar adanya, karena semua warga negara berada di bidang hukum. Punya posisi yang sama pemerintah. Penerapan nilai-nilai demokrasi dapat membantu siswa memperoleh kedewasaan politik dan demokrasi. Oleh karena itu demokrasi merupakan informasi terpenting dalam negara dan kehidupan bernegara, serta merupakan upaya untuk menjaga keadilan.

Tumanan, Natalia; Tumanan, Natalia; Dyah Ratnawati

EBISNIS : JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN BISNIS 2021 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

This research is meant to test the influence of liquidity, profitability, and leverage to the firm value with the corporate social responsibility as the moderating variable. Firm value describes the prosperity of the shareholders. Liquidity, profitability, leverage and corporate social responsibility are the factors which can be a consideration for investors in investing. Methods that used in this research is quantitative method using secondary data obtained through the company’s financial statements. The result of the research shows that: 1) Liquidity has an influence to the firm value. 2) Profitabilitry has an influence to the firm value. 3) Leverage has an influence to the firm value. 4) Corporate social responsibility is unable to moderate the influence of liquidity to the firm value. 5) Corporate social responsibility is unable to moderate the influence of profitability to the firm value. 6) Corporate social responsibility is unable to moderate the influence of leverage to the firm value.

Karmanis Karmanis

Jurnal MIMBAR ADMINISTRASI 2021 Universitas 17 Agustus 1945

Indonesia sebagai negara demokrasi sudah menggunakan metode E-Voting sebagai sarana demokrasi,  walaupun  baru  diterapkan  di  tingkat  pemilihan  kepala  dusun  dan  kepala  desa. Sistem pemungutan suara elektronik (e-voting) harus diseriusi dan menjamin transparansi, kepastian, keamanan akuntabilitas, dan akurasi. Selain kesiapan teknologi, tentunya harus didukung dengan kesiapan masyarakat dalam melaksanakan sistem e-voting ini ke depannya. Ketidaksiapan  dan  kurangnya  sosialisasi  pemerintah  terhadap  e-voting  juga  dapat  menjadi faktor pemicu kegagalan dalam penerapan sistem ini. Sejak pandemi Covid-19 yang menyebar diseluruh  dunia,  melumpuhkan  kegiatan  manusia  khusus  di  Indonesia.  Pemilihan  Kepala Daerah  di  Indonesia  yang  diselenggarakan  pada  9  Desember  2020  mengalami  polemik physical  distancing  ditengah pandemi Covid-19.  Penerapan sistem E-Voting telah dilakukan oleh beberapa negara misalkan di Brajil, India, Swiss dan Australia mendapatkan respon positif dalam masyarakat, namun juga terdapat kekurangan dalam pelaksanaannya. Metode penelitian diskriptif kwalitatif  dengan pendekatan perbandingan data sekunder. Hasil penelitian ini, sistem E-Voting dalam Pemilihan Umum dapat meningkatkan nilai demokrasi khusus peningkatan partisipasi masyarakat dan memberikan keefektivan serta keefesienan dalam proses pemilihan berlangsung.  Namun,  penerapan  sistem  E-Voting  masih  terkendala  dengan  adanya  hacker yang bisa membobol sistem serta kesiapan pemerintah dalam penggunaan E-Voting.

Hamna Vonny Lasanudin; Rosmin Ilham; Rona Febriyona; Fitriyani Abd. Gani; Sri Yulian Hunowu

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Lansia merupakan tahap masa tua dalam perkembangan seseorang pada batas usia 60 tahun keatas..Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor faktor yang berhubungan dengan kunjungan lansia ke posyandu dilks.lu beringin kelurahan hutuo. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan adalah analitik korelasional, Rancangan penelitian menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian sebanyak 43 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 35 responden..Hasil penelitian didapatkan sikap baik 20 (57.1%), dukungan keluarga baik 21 (60.0%), pelayanan petugas kesehatan baik 25 (71,4%). Hasil penelitian dengan menggunakan uji Chi-Square menyatakan bahwa terdapat hubungan antarasikap dengan kunjungan lansia keposyandu dengan nilai p=0,002 (α<0,05), ada hubungan antara dukungan keluarga dengan kunjungan lansia dengan nilai p=0,004 (α<0,05), ada hubungan antara pelayanan petugas kesehatan dengan kunjungan lansia dengan nilai p=0,001 (α<0,05). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan sikap, dukungan keluarga, dan pelayanan petugas kesehatan dengan kunjungan lansia ke posyandu di lks.lu beringin kelurahan hutuo. Disarankan untuk desa hutuo perlu ditingkatkan lagi dukungan keluarga berupa dukungan instrumental pada lansia dengan cara melakukan sosialisai dan melakukan promosi kesehatan pada keluarga yang mempunyai lansia.

Munawar Noor; Jayus Jayus

Public Service And Governance Journal 2021 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Masalah dalam penelitian ini adalah 1). Bagaimana Pola Penyusunan Rencana RPJMD Provinsi Jawa Tengah, 2). Bagaimana pencapaian target RPJMD dan Renstra SKPD serta RKPD dan Renja SKPD di Provinsi Jawa Tengah. Lokus Penelitian pada 3 Instansi di ProvinsiJawa Tengah. yaitu Bappeda, Dinas Pendidikan dan Dinas Bina Marga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis sesuai dengan tujuan penelitian yaitu mendeskripsikan peristiwa sosial kemasyarakatan untuk mengungkapkan peristiwa-peristiwa riil di lapangan dan mengungkapkan nilai-nilai yang tersembunyi (hidden value), lebih peka terhadap informasi-informasi yang bersifat deskriptif dan berusaha mempertahankan keutuhan obyek yang diteliti. Metode pengumpulan data melalui wawancara, dokumentasi.pada Bappeda, Dinas Pendidikan dan Dinas Bina Marga sebagai unit analisis yang dipilih secara purposive (sengaja). Kesimpulan hasil penelitian : postur RKPD  tahun 2016  untuk mencapai Visi dan Misi RPJMD 2013-1018 perlu diformulasikan ulang guna  menjaga keselarasan kebijakan RKPD dengan Kebijakan RPJMD Tahun 2013-2018, sehingga kegiatan pengendalian, monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan RKPD sangat penting untuk dilakukan.

sido, damianus agus; Trisiana, Anita; Yusuf, Yusuf

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2020 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Damianus Agus Sido. Skripsi. Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Slamet Riyadi, Agustus 2020. Tujuan penelitian ini ialah untuk : 1). Untuk mengetahui ada tidaknya hubungan atara status sosial ekonomi keluarga terhadap pembentukan karakter anak dalam mengamalkan nilai persatuan di Kelurahan Jajar Kecamatan Laweyan Surakarta 2020; 2). Untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh antara pendidikan orang tua terhadap pembentukan karakter anak dalam mengamalkan nilai persatuan di Kelurahan Jajar Kecamatan Laweyan Surakarta 2020; 3). Untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara status sosial ekonomi keluarga dan pendidikan orang tua terhadap pembentukan karakter anak dalam mengamalkan nilai persatuan di Kelurahan Jajar Kecamatan Laweyan Surakarta 2020. Populasi dalam penelitian ini Masyarakat Kelurahan Jajar Kecamatan Laweyan Surakarta yang berjumlah 9.389 jiwa. Sampel penelitian sejumlah 30 orang. Teknik pengumpulan sampel menggunakan teknik random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik angket. Angket yang digunakan untuk pengumpulan data tentang status sosial ekonomi keluarga, pendidikan orang tua, serta pembentukan karakter anak dalam mengamalkan nilai persatuan. Dalam penelitian ini validitas yang dicari adalah validitas eksternal dan realibilitas yang dicari adalah reabilitas internal. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik korelasi ganda. Berdasarkan hasil analisis data diproleh nilai Fhitung sebesar6.01. kemudian dikonsultasikan dengan Ftabel tarafsignitifkan 5% sebesar 3,333. Berarti nilai Fhitung = 6,01 > Ftabel = 3,33. hipotesis yang menyatakan “Ada hubungan yang posoyif dan signitifikan antara status sosial ekonomi keluarga dan pendidikan orang tua dengan pembentukan karakter anak dalam mengamalkan nilai persatuan di Kelurahan Jajar Kecamatan Laweyan Surakarta 2020”.

Hastuti, Nurnawati Hindra; Supriyadi, Agus

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Nilai sosial sebagai petunjuk umum yang telah berlangsung lama, yang  mengarahkan tingkah laku dan kepuasan dalam kehidupan sehari-hari. Untuk menentukan sesuatu itu dikatakan baik atau buruk, pantas atau tidak pantas harus melalui proses menimbang. Hal ini tentu sangat dipengaruhi oleh kebudayaan yang dianut masyarakat. tak heran apabila antara masyarakat yang satu dan masyarakat yang lain terdapat perbedaan tata nilai.Kata kunci: Fenomena, Bermasyarakat

widarno, bambang; Kurniawanto, Hudi

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Koperasi perlu menerapkan akuntabilitas secara tertib dan berkelanjutan berdasarkan prinsip-prinsip koperasi dan pembukuan yang baik agar mendapat kepercayaan dari Anggota. Akuntabilitas meliputi aspek: organisasi dan manajemen, usaha dan pelayanan kepada anggota, dan keuangan. Kegiatan sosialisasi dan pelatihan yang dilakukan Tim Pengabdian Universitas Slamet Riyadi bertujuan untuk membekali Anggota dan Pengelola Koperasi Maju Utama. Jumlah peserta 18 orang dilaksanakan pada Sabtu, 5 Oktober 2019 bertempat di Komplek Masjid H. Inoe, Potrojayan RT 02 RW 06 Serengan, Surakarta. Acara yang berlangsung mulai jam 19.30 – 21.30 WIB, dibuka oleh Ketua Pengurus, acara sosialisasi dengan metode pembelajaran berupa ceramah, diskusi, studi kasus atau Problem Based Learning. Peserta diberi soal pre test dan post test sebagai bahan evaluasi. Hasil pretest dan posttest menunjukkan terdapat peningkatan nilai (skor) dari rata-rata 4,22 menjadi 8,06 sehingga dapat dikatakan bahwa dari yang sebelumnya kurang paham menjadi paham perkoperasian. Peserta cukup antusias, hal ini terlihat dari jumlah peserta yang merespon penjelasan narasumber ada sebanyak 5 orang. Materi sosialisasi pertama oleh Dr. Hudi Kurniawanto, SE, MM. tentang prinsip perkoperasian, dan kedua workshop tentang Pembukuan Koperasi oleh Bambang Widarno, SE., MM..

Hakim, Luqman Al; Handayani, Sri; Santika, Ria; Melati, Nimas Ayu

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Perkembangan desa Plesungan dalam hal kepariwisataan, seni, dan budaya mendorong peningkatan sarana prasarana, pemberdayaan sumber daya manusia, dan explorasi sumber daya alam. Bidang kepariwisataan berupa sendang plesungan berkembang dengan baik seiring dengan peningkatan jumlah pengunjung sehingga meningkatkan income bagi desa plesungan. Dalam bidang seni dan budaya, beragamnya pertunjukan seni, berupa festifal sendang plesungan, padepokan lemah putih, reog, dan studio plesungan merupakan bentuk pelestarian dan pengembangan seni dan budaya lokal dan wujud regenerasi bagi generasi muda setempat. Peningkatan sarana dan prasarana penunjang kepariwisataan, seni dan budaya desa Plesungan bermanfaat untuk melestarikan eksistensi potensi lokal dan meningkatkan kunjungan wisatawan lokal dan meluas ke wisatawan mancanegara. Eksplorasi sumber daya alam untuk memperluas area kepariwisataan merupakan hal yang penting untuk mengembangkan potensi desa yang bermuara pada pemanfaatan secara optimal sumber daya alam untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat desa Plesungan.Peranan sumber daya manusia dalam pengembangan potensi desa Plesungan tidak terlepas dari kegiatan yang bersifat kreatif, inovatif, dan memiliki nilai promotif. Penggunaan bahasa yang santun, sopan, dan menggunakan tata nilai yang baik merupakan aktifitas yang bernilai promotif untuk meningkatkan jumlah wisatawan yang berkunjung di desa Plesungan. Kecakapan berbahasa daerah dan bahasa Indonesia menunjukkan sikap cinta tanah air dan melestarikan budaya lokal, namun ketrampilan berbahasa mancanegara, khususnya bahasa Inggris juga merupakan hal yang perlu diwujudkan untuk menarik kunjungan wisatawan mancanegara. Mewujudkan sumber daya manusia yang cakap dan terampil dalam berbahasa Inggris memerlukan langkah-langkah konkret, diantaranya adalah analisa kebutuhan bahasa Inggris untuk mengidentifikasi ragam bahasa Inggris yang diperlukan untuk menunjang kepariwisataan desa Plesungan. Respon positif dari masyarakat tentang kebutuhan bahasa Inggris wisatawan mancanegara perlu ditingkatkan sebagai upaya memfasilitasi kunjungan mereka.Hasil pengabdian ini adalah (1) diperolehnya ragam bahasa Inggris yang diperlukan bagi pelaku usaha wisata desa Plesungan, yaitu Pengenalan diri (Introducing myself); bertanya dan memberikan informasi (asking and giving information); menawarkan produk/cinderamata khas desa (offering local souvenirs), memberikan saran (giving suggestion); dan mengundang (invitation); (2) profil warga Plesungan bahwa 75% warga termasuk kategori usia produktif sehingga diharapkan dapat mengembangkan potensi kepariwisataan dan seni budaya lokal; dan (3) optimalisasi promosi desa berbasis digital melalui media sosial diperlukan baik dalam bentuk bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris.

Asni Ayuba; Haslinda Damansya; Sintia K. Polapa; Sasmita Lauma

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2020 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Lansia mengalami permasalahan terkait aspek penurunan fungsi fisik, biologis,psikologis, Perubahan ini akan memberikan pengaruh pada seluruh aspek kehidupan termasuk kesehatannya. Salah satu dukungan yang dapat meningkatkan kualitas hidup lansia hipertensi adalah dukungan sosial keluarga.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Dukungan Sosial Keluarga Dengan Kualitas Hidup Lansia Hipertensi. Metode penelitian ini menggunakan Desain penelitian Survey Analitik pendekatan Cross Sectional. Teknik Pengambilan Sampel menggunakan Total Sampling sehingga didapatkan 58 Responden Instrumen yang digunakan adalah lembar Observasi dan Kuesioner. Hasil yang diperoleh menggunakan uji square didapatkan nilai p value 0,001 yang berarti terdapat Hubungan Dukungan Sosial Keluarga Dengan Kualitas Hidup Lansia Hipertensi Bagi masyarakat terutama keluarga yang hidup dengan lansia agar dapat memperhatikan lansia dan berupaya untuk konsultasi masalah  kesehatan yang terjadi pada lansia kepada petugas kesehatan agar dapat ditangani dengan tepat.

Indra Kertati; Adhi Nur Setyo

Public Service And Governance Journal 2020 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Kualitas pelayanan publik menekankan tiga hal yaitu berlandaskan pada nilai-nilai bersama, preferensi individu sebagai modal sosial, dan menjadi jembatan antara keinginan individu dan sosial sebagai tujuan sosial kolektif. Oleh karena itu peran besar dari penyedia layanan untuk menyediakan sistem, prosedur, mekanisme, sumberdaya manusia dan sarana prasarana untuk menjamin kualitas layanan yang terbuka, mudah, murah dan berkualitas. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui implementasi KMA Nomor 90 Tahun 2018 pada Kementerian Agama di Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah, menganalisis kualitas pelayanan publik pada Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan mendiskripsikan faktor - faktor yang mendukung dan menghambat implementasi. Hasil penelitian menunjukkan capaian implementasi KMA Nomor 90 Tahun 2018 terdapat 21 indikator yang sudah tercapai sesuai standar pelayanan dan ada 7 indikator yang belum tercapai. Indeks kepuasan masyarakat terhadap pelayanan pada PTSP Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah mendapatkan kategori sangat baik. Beberapa hal yang perlu ditingkatkan dari beberapa unsur   pelayanan   antara   lain   unsur   maklumat   pelayanan,   penanganan   pengaduan masyarakat, kemudahan mencapai/jangkauan dari tempat tinggal dan waktu penyelesaian. Faktor-faktor yang mendukung dalam implementasi KMA adalah standar pelayanan penyelenggaraan, sebagian besar sudah memenuhi standar pelayanan pada KMA sedangkan yang menghambat adalah belum dibuatnya petunjuk pelaksanaan pelayanan, standar operasional prosedur, struktur organisasi, visi misi dan motto layanan serta penyediaan sarana bagi masyarakat berkebutuhan khusus.

Momen Amalia; Nursapriani Nursapriani

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2020 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Meningkatnya status sosial dalam masyarakat pada saat ini mempengaruhi tuntutan masyarakat akan kualitas pelayanan penyedia jasa kesehatan. Hal ini menuntut para penyedia jasa pelayanan kesehatan selalu meningkatkan kualitas pelayanannya untuk lebih baik lagi. Bagi penyedia jasa kesehatan bukanlah hal yang mudah untuk dapat memberikan pelayanan serta kualitas pelayanan yang baik karena pelayanan yang diberikan oleh penyedia jasa kesehatan secara langsung dirasakan oleh pasien sehingga bila terdapat sedikit kelalaian dalam menangani pasiennya dapat berdampak buruk bagi pasien dan bagi penyedia jasa kesehatan itu sendiri Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh antara kualitas pelayanan kesehatan terhadap loyalitas pasien rawat inap di RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja kota Bulukumba tahun 2020. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan pendekatan desain cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 64 pasien rawat inap yang telah menjalani perawatan selama lebih dari 24 jam serta pasien dalam kondisi sadar dan dapat melakukan komunikasi dengan baik. Berdasarkan hasil uji Chi-quare pada semua kategori di peroleh nilai P= 0,001 dengan menunjukkan p < 0,05 yang berarti ada pengaruh antara Tangible, reliabilitas, ketanggapan, jaminan dan empati terhadap loyalitas pasien. Dengan demikian, maka H? diterima dan Ho di tolak yang berarti ada pengaruh antara kualitas pelayanan kesehatan terhadap Loyalitas Pasien rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah H. Andi Sulthan Daeng Radja Bulukumba.

Nanggala, Agil

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2020 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Penelitian ini bertujuan untuk menegaskan relevannya peran Pendidikan Kewarganegaraan dalam menginternalisasikan nilai-nilai anti korupsi kepada peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur. Analisis data meliputi reduksi data, display data, verifikasi serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang diperoleh, yaitu: 1) sebagai Pendidikan Karakter, Pendidikan Kewarganegaraan sangat berkompeten dalam menginternalisasikan nilai-nilai anti korupsi kepada peserta didik, karena struktur keilmuannya serta posisinya dalam kurikulum nasional Indonesia sangat mendukung, 2) sebagai Pendidikan Keadilan, Pendidikan Kewarganegaraan memiliki tujuan dalam membentuk individu yang memiliki semangat keadilan berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa, sebagai moralitas untuk menjauhi perilaku koruptif, serta berpartisipasi dalam membantu negara untuk mewujudkan keadilan sosial, 3) tujuan Pendidikan Kewarganegaraan dalam menginternalisasikan nilai-nilai anti korupsi kepada peserta didik, tentu akan lebih efektif dan menyenangkan apabila menggunakan pendekatan pembelajaran kontekstual, yang berfokus pada analisis kasus korupsi, sehingga peserta didik mampu mengetahui dan merefleksikan bahayanya praktik korupsi bagi keberlangsungan hidup bangsa Indonesia.

Arifin Umar; Haslinda Damansya; Nurul Hasanah; Verawati Monoarfa

JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA 2020 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Di Indonesia pengobatan tradisional sangkal putung sudah menjadi pilihan alternativ oleh masyarakat untuk menyembuhkan fraktur (patah tulang). Pengobatan sangkal putung di Sidomulyo Selatan dipengaruhi oleh beberapa masalah antaranya pengaruh keluarga atau teman, biaya yang terjangkau maupun adat budaya yang mengharuskan masyarakat berobat ke pengobatan tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan pengobatan tradisional pada pasien fraktur ke sangkal putung di sidomulyo selatan. Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif Kuantitatif dengan rancangan penelitian Cross Sectional. Sampel diambil menggunakan tehnik total sampling dengan jumlah sampel 55 responden. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner dengan analisis data menggunakan Chi Square dengan tingkat kemaknaan (? : 0,05). Hasil penelitian menunjukan nilai P Value dukungan sosial sebesar p=0,003 lebih kecil (p=0,05), P Value faktor ekonomi sebesar p=0,022 lebih kecil (p=0,05), P Value faktor budaya sebesar p= 0,010 lebih kecil (p=0,05). Sehingga bisa disimpulkan ada pengaruh antara dukungan sosial, faktor ekonomi dan faktor budaya terhadap pemilihan pengobatan tradisional.