Publication Search

72,692 articles from 673 journals · 2,111 citations tracked

Showing 2141-2154 of 2,154

Analytics

Istiqomah, Istiqomah

DINAMIKA HUKUM 2019 Universitas Stikubank

ABSTRACT An environmental permit is a permit given to any person or initiator who wishes to undertake a business and / or activity that is required to be UKL-UPL in the framework of environmental protection and management as a condition of obtaining a business and / or activity license. Violations committed by PT. Hadi Putra Makmur related to the issue of obligations and prohibitions, especially regarding licensing, efforts to manage and monitor the environment, hereby the supervision of DLH enforces by giving administrative sanctions. The above is the basis for the author to take the title "ADMINISTRATIVE LAW ENFORCEMENT ON IMPORTANT ACTIVITIES THAT DO NOT HAVE DOCUMENTS UKL-UPL (Study of PT. Hadi Putra Makmur Semarang City)." In this research, the authors raise the problems, namely: a. How is administrative law enforcement for activities that have no significant impact that do not yet have UKL-UPL documents? b. What are the obstacles that arise in the administration of administrative law for activities that do not have significant impacts that do not have UKL-UPL documents? c. What is the Role of Administrative Law in Enforcement of Environmental Law? The method used is to use the type of juridical normative research with descriptive analytical research specifications, secondary data sources with data collection methods through literature study and interviews, and the method of presentation and data analysis methods using descriptive analytical methods. The purpose of this study is to explain the application of administrative sanctions for activities that do not have significant impacts that do not have UKL-UPL documents. Barriers that arise in the enforcement of administrative sanctions for activities that do not have a significant impact that do not have UKL-UPL documents, and the role of administrative law in environmental law enforcement. The results showed that PT. Hadi Putra Makmur has violated licensing, environmental management and monitoring efforts, DLH Semarang city has imposed administrative sanctions in the form of government coercion in accordance with PP no. 37 of 2012 concerning environmental permits. Administrative sanctions are legal instruments used for the first time by DLH in enforcing cases conducted by PT. Hadi Putra Makmur.   Keywords: Administrative Enforcement, Environmental Permit, UKL-UPL

Priyono, Siswadi &

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2018 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

PKM yang berjudul: Megolah Sampah Rumah Tangga Menjadi Pakan dan Pupuk Organik Cair melibatkan kelompok mitra yang bisa bersinergis. merupakan kelompok ibu-ibu ”Ngrekso Tuwuh” yang berkecimpung dalam mengelola sampah rumah tangga, Tujuan dari kegiatan ini yaitu memanfaatkan sampah rumah tangga yang biasanya dibuat pupuk kompos kemudian dikembangkan untuk dibuat pakan ternak/ikan maupun pupuk cair. Dengan demikian lingkungan menjadi bersih dan sehat, serta mampu menambah penghasilan mitra. Target luaran yang dihasilkan yaitu suatu produk pakan ternak/ikan dan pupuk cair kemasan serta artikel ilmiah yang dipublikasikan. Untuk mewujudkan target luaran tersebut metode yang diterapkan meliputi penyuluhan, pelatihan, pendampingan dan sekaligus praktek langsung. Dari hasil kegiatan dapat disimpulkan bahwa 1.Kelompok wanita tani ngrekso tuwuh sangat antosias menerima program PKM ini. 2. Pelatihan yang dilakukan telah menghasilkan pakan dan pupuk organik cair serta padat. 3.Telah dibentuk ketua kelompok untuk menangani program ini yaitu ibu suswati.Agar program kemitraan ini dapat keberkelanjutan maka dilakukan monitoring dan evaluasi.Kata kunci: Pakan, Pupuk Cair, Sampah

Praptitorini S, Mirna Dyah

Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Terapan 2018 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Totalwin

The existence of governance structure such as board ofcommissioners and audit committee implies a better monitoring functionon the financial reporting process that represent manager actions.Nevertheless, the quality of the monitoring function depends on howeffective the board and the audit committee perform their duties. Thisstudy examines how the effectiveness of the board of commissioners andaudit committee in a two tierboard structure influences the taxaggressiveness.This study develops a score for board and audit committeeeffectiveness by using a checklist which captures how the independence,activity, size, and competence characteristics are reflected in the board ofcommissioners and audit committe.Hypothesis testing is carried out byusing a multiple regression model of 105 observations (firm-year) withthe sample taken from manufacture companies listed on the IndonesianStock Exchange during t.Results of this study provide robust evidencethat a more effective board of commissioners and audit committee willdecrease tax aggressiveness.

Ida Royani

Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik 2018 STIKAS Santo Yohanes Salib Kalimantan Barat

Penelitian  yang dilakukan  terhadap sampel siswa/i SMP Pangudi Luhur Salatiga ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dukungan sosial orang tua dan monitoring orang tua terhadap self-esteem remaja awal. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Adapun alat yang digunakan dalam penelitian ini berbentuk angket, yakni angket dukungan sosial orang tua, monitoring orang tua dan self-esteem. Metode analisa data yang digunakan adalah analisa regresi 2 prediktor dengan bantuan program SPSS versi 17. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial orang tua dan monitoring orang tua secara simultan berpengaruh signifikan terhadap self-esteem (F- reg=33.833; p-value<0.05), dan total sumbangan yang diberikan sebesar 48.11%. Masing-masing variabel memberikan sumbangan sebesar 12.42% dan   35.69%.   Sumbangan   Monitoring   Orang   Tua   lebih   besar   (ß- MOT=0.525) dibandingkan sumbangan dari Dukungan Sosial Orang Tua (ß-DOT=0.206). Total sumbangan sebesar 48.11% menandakan bahwa masih ada  variabel-variabel  lain  di  luar  penelitian  ini  yang  dapat  dijadikan sebagai prediktor self-esteem sebesar 51.89%.

Utomo, Agus Prasetyo; Mariana, Novita; Rejeki, Rara Sri Artati

Dinamik 2017 Universitas Stikubank

Manajemen rumah sakit perlu melakukan monitoring dan pengukuran secara terus-menerus terhadap kinerja layanan pasien untuk memastikan ketercapaian tujuan yang telah ditetapkan. Proses monitoring kinerja memerlukan data dan informasi yang didapatkan dari umpan balik pasien terhadap layanan dokter dan perawat. Hasil monitoring kinerja selanjutnya akan disampaikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan, secara efisien dan efektif. Performance Dashboard merupakan alat untuk menyajikan informasi secara sekilas . Dashboard menginformasikan Key Performance Indicators (KPI) dengan menggunakan media penyajian yang efektif. KPI yang digunakan dalam pembangunan Dasboard adalah kuesioner tingkat kepuasan layanan pasien terhadap dokter dan perawat. Penelitian ini lebih menitikberatkan bagaimana rancangan dashboard ini bisa memberikan kemudahan informasi terhadap manajemen rumah sakit untuk memonitor dan mengevaluasi capaian kinerja layanan pasien.

Lestariningsih, Endang; Ardhianto, Eka; Handoko, Widiyanto Tri; Supriyanto, Edy

Dinamik 2016 Universitas Stikubank

Desa mranggen kecamatan mranggen merupakan wilayah administratif kabupaten demakyang berbatasan langsung dengan kota semarang. Menurut buku statistik daerah kecamatanmranggen tahun 2015, tahun 2014, tercatat jumlah penduduk kecamatan mranggen mencapai175.604 jiwa. Sedangkan dari catatan statistik tahun 2016, penduduk kecamanatan mranggensebanyak 180.152 jiwa.Kelurahan Mranggen merupakan ibukota Kecamatan Mranggen, salah satu desa yangpaling cepat berkembang. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Endang, yang telahmelakukan pemodelan informasi monitoring warga desa mranggen melalui pencatatanpenduduk berbasis website, memberikan hasil yang cukup membantu bagi pemerintah desauntuk memantau perkembangan penduduk namun laporan kependudukan masih dalam bentukdeskriptif angka dan bilangan. Maka pada penelitian ini dikembangkan dengan menambahkanfitur visualisasi data penduduk.Dengan adanya model penggambaran dalam bentuk visual, memberikan hasil memudahkanbagi pemerintah desa dalam membaca perkembangan penduduk desa serta membantumemudahkan menentukan arah dalam mengatur, mengembangkan dan menggali potensi diriuntuk mencapai kesejahteraan sosial di lingkungannya

Rosyikhul F.S M Nango; Dewi Shinta Achmad; Tusaban Tusaban; Nur Jihan Fareranty Piu

Student Scientific Creativity Journal 2016 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Small pelagic fisheries play an important role in food security, coastal livelihoods, and local fishery economies in Indonesia. Sardinella fimbriata is one of the economically important small pelagic fish species widely utilized in coastal communities. However, increasing fishing pressure may alter population size structure and reduce reproductive sustainability. This study aimed to analyze the size structure, gonad maturity stage, and exploitation status of Sardinella fimbriata in Kwandang Waters, Tomini Bay, Indonesia. The research was conducted from August to November 2025 using a descriptive quantitative approach. A total of 1,560 fish samples collected from commercial landings were measured for total length and examined macroscopically for gonad maturity. Data were analyzed using length-frequency distribution, maturity proportion, and logistic regression to estimate length at first maturity (L₅₀). The results showed that fish length ranged from 8.0 to 19.9 cm and was dominated by the 12.0–15.9 cm size group, accounting for 75.45% of total samples. Immature gonads dominated the catch, representing 91.35% of individuals, while mature fish accounted for only 8.65%. Logistic regression estimated L₅₀ at 16.72 cm, whereas the average catch length was 13.56 cm with an Lc/L₅₀ ratio of 0.81. These findings indicate that most fish were captured before reaching reproductive maturity, suggesting growth overfishing conditions. The study highlights the importance of minimum catch size regulation, selective fishing gear, and routine biological monitoring to support sustainable management of small pelagic fisheries in Tomini Bay.

Sutanto, Felix Andreas; Razaq, Jeffri Alfa; Mulyani, Sri

Dinamik 2015 Universitas Stikubank

Dalam dunia pendidikan, titik berat pengajaran bukan hanya ilmu dan pengetahuan saja, tetapi juga pendidikan karakter untuk membentuk peserta didik yang memiliki kualitas unggul. Untuk melakukan pembinaan secara berkesinambungan dibutuhkan suatu sistem yang dapat mencatat, mengawasi dan memberikan informasi untuk pengambilan tindakan.Sistem monitoring bimbingan dan konseling yang mudah untuk diakses dan dipahami akan sangat membantu dalam mengawasi banyaknya siswa. Model dashboard dapat dijadikan pilihan untuk memberikan informasi secara cepat dan memvisualkan data kedalam bentuk yang mudah dipahami.Pada penelitian ini akan didesain suatu dashboard yang dapat digunakan untuk monitoring bimbingan dan konseling siswa. Diharapkan sistem dapat mendokumentasikan dan memberikan laporan untuk sekolah maupun orang tua siswa.

Amin, Imam Husni Al; Ardhianto, Eka

Dinamik 2014 Universitas Stikubank

Penelitian ini bermaksud melakukan pembuatan model monitoring sistem informasi inventori dan keuangan pada UKM agen koran. Hal ini didasarkan pada banyaknya UKM agen koran yang memiliki masalah manajemen inventarisasi media cetak dan sistem keuangannya yang masih menggunakan sistem konvensional, sehingga sering terjadi kekeliruan, keterlambatan pencatatan dan pelaporan. Untuk menghasilkan sistem yang baik dan memenuhi kebutuhan pengguna (user) maka penelitian ini menggunakan model pengembangan sistem siklus hidup (SDLC). Model analisis sistem menggunakan DFD, desain database menggunakan E-R Diagram. Model ini mempermudah dalam pengembangan dan memudahkan bagi user untuk memahami sistem yang akan dikembangkan. Manfaat dari penelitian ini adalah dapat memberikan kemudahan, kecepatan, dan ketepatan dalam melakukan monitoring pada inventarisasi media cetak, transaksi keuangan dan pembukuannya, serta pelaporan yang tepat waktu pada UKM agen Koran. Kata Kunci : UKM agen Koran, monitoring, inventori, keuangan

Munawaroh, Siti

Dinamik 2014 Universitas Stikubank

Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) adalah pusat layanan masyarakat yang kegiatan utamanya melayani bidang kesehatan ibu dan bayi yang letaknya paling dekat dan perannya strategis di masyarakat. Peran Posyandu sangat penting karena sebagai garda depan sistem pelayanan masyarakat dalam memonitor kesehatan keluarga. Namun begitu belum ada informasi yang memadai untuk melakukan monitoring tentang hasil kegiatan Posyandu terutama pelayanan kesehatan ibu dan bayi. Untuk itu penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem informasi monitoring yang dapat dimanfaatkan oleh kader Posyandu di tingkat wilayah tertentu agar kesehatan ibu dan bayi tetap ter-monitor seperti kecukupan gizi, vitamin, berat dan tinggi badan, dan imunisasi. Untuk menghasilkan sistem yang baik dan memenuhi kebutuhan pengguna (user) maka penelitian ini menggunakan model pengembangan sistem siklus hidup (SDLC). Model analisis dan desain yang digunakan adalah berbasis Objek dengan tools UML. Model ini mempermudah dalam pengembangan dan memudahkan bagi user untuk memahami sistem yang akan dikembangkan. Manfaat dari penelitian ini adalah dapat memberikan kemudahan, kecepatan, dan ketepatan dalam melakukan pendataan, pemrosesan, pengarsipan, serta penyajian informasi dan pelaporan yang berkaitan dengan perkembangan kesehatan Ibu dan bayi. Sehingga setiap kader kelompok Posyandu, Desa/kelurahan, Kecamatan, hingga Kabupaten dapat memonitor informasi perkembangan kesehatan keluarga.   Kata Kunci : Sistem Informasi, Monitoring, Posyandu

Utomo, Agus Prasetyo; Murti, Hari; Rejeki, Rara Sri Artati

Dinamik 2013 Universitas Stikubank

Program studi perlu melakukan monitoring dan pengukuran secara terus-menerus  terhadap kinerjanya untuk memastikan ketercapaian tujuan yang telah ditetapkan.  Proses monitoring kinerja memerlukan data dan informasi yang diambil dari  seluruh bagian organisasi. Hasil monitoring kinerja selanjutnya akan disampaikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan, secara efisien dan efektif. Performance Dashboard merupakan alat untuk menyajikan informasi secara sekilas . Dashboard  menginformasikan  Key Performance Indicators (KPI) dengan menggunakan media penyajian yang efektif. KPI yang digunakan dalam pembangunan Performance Dasboard  program studi ini seluruhnya menggunakan instrumen dari Badan Akreditasi Nasional (BAN) perguruan tinggi. Metodologi yang digunakan dapat diterapkan dengan baik pada studi kasus mengenai pembangunan dashboard untuk menunjang upaya penjaminan mutu program studi di lingkungan Universitas Stikubank Semarang. Penelitian ini lebih menitikberatkan bagaimana  aplikasi ini bisa memberikan kemudahan informasi terhadap  pengelola program studi, fakultas maupun pihak universitas terhadap capaian mutu dari program studi sarjana. Kata kunci : Performance Dashboard, Key Performance Indikator, Badan Akreditasi Nasional (BAN) Perguruan Tinggi.

Diartono, Dwi Agus

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Sebuah sistem presensi berfungsi untuk mendeteksi kehadiran siswa melalui finger. Hal yangdideteksi pada sistem presensi ini yaitu jam dan tanggal siswa tersebut hadir. Sehingga akan tercatat kapansiswa tersebut hadir, kapan siswa tersebut pulang dan sebagainya. Sedangkan untuk monitoring kehadiranmelalui sms diperlukan sistem yang menggunakan sms gateway. Fungsi dari sms gateway ini untukmenginformasikan kehadiran siswa melalui sms. Sehingga untuk membentuk satu sistem informasimonitoring kehadiran melalui sms yang berasal dari hasil presensi siswa haruslah mengintegrasikan keduasistem tersebut. Dengan terintegrasinya sistem tersebut maka siswa dapat melakukan presensi denganfinger print yang terdapat di area sekolah, dari hasil presensi akan diketahui jam dan tanggal kedatanganatau kepulangan siswa, dari jam dan tanggal kedatangan siswa dapat digunakan untuk melakukanmonitoring melalui sms dengan cara mengirimkan informasi jam dan tanggal kedatangan siswa tersebut keorang tua yang terdapat diluar lingkungan sekolah. Dengan demikian orang tua akan selalu tahu apakahputra/putrinya terlambat sekolah atau tidak, pulang lebih awal atau tidak dan sebagainya.

Februariyanti, Herny

Dinamik 2010 Universitas Stikubank

Salah satu kunci keberhasilan pengaman sistem informasi adalah adanya visi dan komitmen dari pimpinan top manajemen. Upaya atau inisiatif pengamanan akan percuma tanpa hal ini. Dengan tidak adanya komitmen dari top manajemen, berdampak kepada investasi pengamanan data. Selain itu keberhasilan juga ditentukan seperti proses desain, implementasi, konfigurasi, dan pemakaian. Untuk itu diperlukan standar dan manajemen yang memadai agar kemanan dapat dilakukan secara memadai pula.Standar kompetensi dapat dilakukan sesuai dengan TKTI jika menggunakan standar Nasional. Standar kompetensi tidak berarti hanya kemampuan menyelesaikan suatu tugas, tetapi dilandasi pula bagaimana serta mengapa tugas itu dikerjakan. Selain itu standar ISO yang merupakan standar internasional dapatditerapkan yaitu menggunakan ISO 17799 dan ISO 27000 serta turunannya. Manajemen operasi keamanan harus memenuhi beberapa hal penting yaitu kontrol dan proteksi, monitoring dan auditing, serta pemahaman tentang threat dan vulnerabilitas.

Murti, Hari

Dinamik 2010 Universitas Stikubank

Pemakaian perangkat teknologi informasi atau komputer pada UKM bukan tanpa resiko, apalagi jika perangkat tersebut terpasang dalam basis jaringan dan internet. Operasi pemanfaatan teknologi informasi pada UKM dimungkinkan terdapat perbedaan dibanding dengan bisnis dengan skala besar (enterprise). Perbedaan pendekatan penerapan TI dilatarbelakangi oleh keterbatasan sumber daya yang dimiliki oleh UKM. Namun keamanan komputer memiliki standar yang harus dipenuhi untuk menjamin keamanannya. Data atau informasi dianggap aman jika memenuhi persyaratan berupa kerahasiaan (confidentiality), integrasi (integraty), dan Otentikasi (othentication). Persyaratan tersebut merupakan bagian dari aspek keamanan yang harus dipenuhi. Model pengendalian resiko dan pembebasan dari bahaya ancaman keamanan terhadap sumber daya informasi dapat dilakukan dengan dua cara yaitu pencegahan (preventive) dan penyembuahan atau perbaikan (recovery/corrective). Model pengendalian tersebut harus dapat diimplementasikan oleh UKM baik pada bagian front-office maupun back-office. Upaya perlindungan terhadap perangkat teknologi ionformasi harus dimulai dari atasan (top manjemen). Tanpa danya kemauan dari top manajemen maka tidak mungkin system keamanan dapat diimplementasikan. Top manajemen pada UKM dapat memutuskan prioritas manajemen atau manfaat keamanan sistem informasi. Setiap ukuran keamanan yang dirancang manajer usaha kecil dan menengah untuk menjaga keamanan komputer dan sistem informasi UKM harus diterapkan system keamanan secara yang komprehensif terhadap semua system yang berpotensi terhadap hilangnya keamanan computer. Langkah-langkah yang dapat ditempuh untuk pengendalian keamanan berupa pengendalian dan proteksi, melakukan  monitoring dan auditing, serta selalu memahami masalah-masalah yang muncul terhadap ancaman dan serangan. Kata kunci : UKM, implementasi, keamanan, dan pengendalian