Publication Search

72,574 articles from 669 journals · 2,111 citations tracked

Showing 2081-2100 of 2,291

Analytics

Khosim Azhari, Nanang; Anggarawati, Tuti; Wahyu, Elisa

JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA 2022 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Latar belakang: Mahasiswa tingkat akhir memiliki tanggungjawab menyelesaikan tugas akhir yaitu menyelesaikan karya tulis ilmiah sebagai syarat kelulusan dan memperoleh gelar. Dalam proses menyelesaikan karya tulis ilmiah terdapat berbagai kendala yang menyebabkan stress pada mahasiswa. Salah satu upaya yang dapat dilmelakukan terapi expressive writing. Tujuan : menggambarkan penurunan skor stress pada mahasiswa tingkat akhir sebelum dan sesudah dilakukan terapi expressive writing. Metode: Rancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan metode pendekatan studi kasus. Subyek dalam penelitian menggunakan dua orang mahasiswa tingkat akhir yang mengalami stress ringan sampai stress sangat berat. Penilaian skor stress diukur dengan menggunakan alat ukur Depression Anxiety Stress Scale (DASS). Hasil: Hasil studi kasus didapatlan bahwa skor stress pada subyek I dengan skor 41 dengan kategori stress sangat verat turun menjadi skor 20 dengan kategori stress sedang, dan untuk subyek II dengan skor 39 dengan kategori stress sangat berat turun menjadi 20  akukan dilakukan untuk mengurangi stress adalah dengan dengan kategori stress sedang. Saran : terapi expressive writing dapat digunakan dalam menurunkan skor stress pada mahasiswa tingkat akhir yang sedang menyelesaikan karya tulis ilmiah

Kodir, Kodir; Yoga , Adi; Saputri , Prakastiasti

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2022 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Latar belakang: Berbagai pihak telah berupaya mempublikasikan bahaya rokok bagi kesehatan melalui berbagai media namun kebiasaan merokok masih sulit dihentikan. Perkembangan teknologi menjadikan media elektronik sebagai media yang mampu memberikan motivasi melalui media audio visual seperti video. Pendidikan kesehatan dengan media audio visual merupakan salah satu alternatif bagi penyuluh untuk memberikan informasi bahaya rokok melalui unsur suara dan gambar sehingga pesan yang ingin disampaikan lebih menarik, mudah dicerna, serta meningkatkan motivasi peserta.  Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh pendidikan kesehatan dengan media audio visual terhadap motivasi berhenti merokok pada mahasiswa. Metode: Rancangan penelitian yang digunakan adalah quasi experimental pretest posttest control group design. Jumlah sampel sebanyak 52 mahasiswa yang diambil dengan teknik purposive sampling dan dibagi ke kelompok intervensi (n=26) dan kontrol (n=26). Bentuk intervensi berupa pemberian pendidikan kesehatan dengan media audio visual. Instrumen yang digunakan untuk mengukur tingkat motivasi berhenti merokok adalah Contemplation Ladder (CL). Data dianalisa dengan uji Mann-Whitney. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan peningkatan motivasi berhenti merokok pada kelompok intervensi sebanyak 6 skala setelah perlakuan. Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan perbedaan bermakna tingkat motivasi berhenti merokok antara kelompok intervensi dan kontrol dengan p=0,000. Hasil penelitian membuktikan pendidikan kesehatan dengan media audio visual berpengaruh terhadap motivasi berhenti merokok pada mahasiswa. Saran : Pendidikan kesehatan dengan media audio visual direkomendasikan sebagai intervensi keperawatan dalam program berhenti merokok.

Laela Nur Rokhmah; Yudha Samodra; Binardo Adiseno Mawarno

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pangan lokal merupakan pangan yang dikonsumsi oleh masyarakat sesuai dengan potensi daerah. Potensi setiap daerah berbeda-beda sehingga pangan lokal yang dihasilkan di tiap daerah berbeda pula. Pangan lokal tersebut masih terpinggirkan karena keterbatasan jenis olahan pangan yang bisa dikreasikan. Selain itu juga karena masyarakat sekarang terbiasa dengan fast food yang mudah untuk dinikmati. Kreasi pangan lokal sangat dibutuhkan supaya tingkat konsumsi pangan lokal meningkat. Bahan pangan lokal yang digunakan adalah bahan yang sudah dan bisa dibudidayakan di halaman rumah yaitu lidah buaya,  gembrot, kelor, singkong, telang dan katuk. Tujuan dari kegiatan ini, masyarakat bisa memanfaatan pangan lokal yang mereka budidayakan menjadi menu makanan keluarga. Kegiatan ini menyajikan 26 menu baik menu camilan, snack, minuman, dessert, maupun menu utama (main course). Kegiatan ini diikuti oleh warga dusun II, desa Purbayan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo. Dalam lomba ini, diambil 6 pemenang, masing-masing juara 1,2, 3 dan harapan 1, 2, 3. Pemenang lomba ini adalah menu Kue Putri Selendang Pelangi berbahan gembrot dan telang

Silvia Dewi Mayasari Riu; Kristine Dareda

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2022 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

This increase in the elderly population makes the government need to formulate policies and programs aimed at elderly population groups so that they can play a role in building public health. One of the government policies is that health services are provided at health centers, such as providing good and quality services, giving priority to elderly people and providing safe and easily accessible facilities, providing support or guidance to the elderly and their families on an ongoing basis. The purpose of this study was to determine the relationship between the role of health workers and the participation level of Posyandu for the elderly in Esandom one, Tombatu Timur District, Southeast Minahsa Regency. The study used a cross sectional analytic descriptive research method. The sample of respondents was 88 people using purposive sampling. Data collection using questionnaires and observation sheets. Analyzed with the chi square statistical test. The results of the study were 68 respondents (77.3%) with the highest age, 73 respondents (83.0%) had the highest education. Chi square test results obtained p value <? 0.05. The conclusion in this study is that there is a relationship between the role of health workers and the participation level of the Posyandu for the elderly in Esandom one, Tombatu Timur District, Southeast Minahsa Regency. Suggestions are expected that the Puskesmas can use this research as one of the bases in health promotion for the elderly.. Suggestions are expected that the Puskesmas can use this research as one of the bases in health promotion for the elderly. 

Reno Andriwadi Saputra

Jurnal Visi Manajemen 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi kerja dan program pengembagan kerja karyawan terhadap kinerja karyawan laras Asri Resort & Spa Salatiga.Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan Laras Asri Resort & Spa Salatiga yang berjumlah 150 orang. Sampel dalam penelitian ini ditentukan dengan menggunakan teknik Stratified Random Sampling. Sugiyono (2009) menjelaskan bahwa stratified random sampling adalah suatu teknik pengambilan sampel dengan memperhatikan suatu tingkatan (strata) pada elemen populasi. Elemen populasi dibagi menjadi beberapa tingkatan (stratifikasi) berdasarkan karakter yang melekat padanya.Jumlah sampel dalam penelitian ini berjumlah 51 orang.Hasil penelitian menunjukan bahwa (1)motivasi  berpengaruh terhadap kinerja karyawan (2) program pengembangan karyawan berpengaruh terhadap kinerja (3) motivasi dan  proram pengembangan karyawan berpengaruh secara bersama-sama terhadap kinerja karyawan.

Muhammad Nurhadi

Jurnal Visi Manajemen 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

       Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variable Kualitas layanan dan Fasilitas terhadap Loyalitas pelanggan di Patra Semarang Hotel & Convention. Jumlah responden adalah sebanyak 90 responden. Pengukuran dalam kuesioner menggunakan skala likert. Metode analisis data menggunakan Output Program SPSS Statistics versi 16.0 for windows. Hasil pengujian terhadap hipotesis, menunjukkan bahwa variable Kualitas layanan berpengaruh positif dan significan terhadap Loyalitas pelanggan dengan dimensi Kehandalan ( Reliability ) yang paling dominan terhadap Loyalitas pelanggan dengan hasil penghitungan rata – rata variable responden di perolehhasil 4,30, dari indicator Patra Semarang Hotel & Convention handal dalam memberikan pelayanan dengan segera dan memuaskan. Pengaruh Kualitas layanan terhadap Loyalitas pelanggan di Patra Semarang Hotel & Convention perlu di tingkat kandan di maksimalkan, sikap ramah tamah karyawan dan memberikan rasa aman kepada pelanggan serta meningkatkan semua aspek fasilitas baik bentuk fisik maupun non fisik yang nantinya akan berpengaruh pada semakin banyaknya pelanggan sehingga juga akan berimbas pada kesejahteraan karyawan.

Mohamad Bagus Chanif Muslim

Jurnal Visi Manajemen 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Penelitian ini dilakukan pada Taman Nusa Bali yang bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan pengaruh atraksi, aktivitas, amenitas, dan aksesibilitas terhadap kepuasan wisatawan  yang mana mengalami kondisi kuranng baik meliputi adanya penurunan tingkat kunjungan wisatawan setiap tahunnya, disamping itu ada beberapa kondisi komponen pariwisata perlu ditingkatkan. Data penelitian diperoleh melalui kuesioner dan wawancara. Sampel yang digunakan dalam penelitian sebanyak 100 responden. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna bagi pihak pengelola maupun minat wisatawan berkunjung. Data yang diperoleh diolah dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis statistik kuantitatif. Analisis kuantitatif menggunakan analisis regresi berganda untuk mengetahui pengaruh variabel independent terhadap variabel dependent, uji model, uji hipotesis, dan  namun sebelum dilakukan uji tersebut dilakukan dahulu uji validitas dan uji reliabilitas. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa peningkatan atraksi, aktivitas, amenitas, dan aksesibilitas terhadap kepuasan wisatawan. Maka  hasil uji analisis regresi berganda menunjukkan nilai F yang signifikan, dengan nilai korelasi determinasi adjusted R2 square sebesar 0,604. Hal ini menunjukkan bahwa semua atraksi, aktivitas, amenitas, dan aksesibilitas mempengaruhi secara nyata terhadap kepuasan wisatawan secara bersama-sama dengan keeratan hubungan sebesar 60,4%. Hal ini menunjukkan bahwa untuk meningkatkan kepuasan wisatawan perlu adanya peningkatan seluruh komponen pariwisata guna meningkatkan kepuasan wisatawan pada periode berikutnya.

Nurraharjo, Eddy; Sukur, Muji; Budiarso, Zuly

Dinamik 2022 Universitas Stikubank

Sistem kendali telah banyak diterapkan dan dimanfaatkan untuk membantu kinerja manusia seiring dengan perkembangan kebutuhannya. Segenap bidang yang tanpa terkecuali pada bidang kajian utama hal ini adalah bidang pertanian. Sasaran utama dlam kajian ini adalah para petani penggerk dan pembudidaya tanaman produktif jamur.                 Banyak pelaku dalam budidaya jamur tiram ini seolah-olah mulai usaha lalu berhenti, dimana beberapa kendala terjadi dan mengakibatkan penurunan aspek kualitas dan kuantitas hasil panen. Salah satu pengaruh utama dan terbesar adalah perubahan dan perbedaan iklim atau cuaca dari suatu musim ke musim berikutnya, dan dari tata letak geografissuatu daerah dengan daerah lainnya.                 Sementara itu dari bidang keilmuan spesifik yaitu ilmu komputer telah mengkaji tersendiri sebuah sistem dengan metode sistem pendukung keputusan, dan hal inilah yang akan menjadi bidang implementasi pada sebuah sistem bantu lapisan masyarakat pertanian, dengan melakukan penerapan SPK pada sistem kendali terpadu dan terprogram, terkait dengan permasalahan utama yaitu variabel suhu, kelembaban dan intensitas cahaya.                 Realisasi perangkat bantu yang menggunakan algoritma sistem pendukung keputusan terpadu tercipta dengan berhasil membuatnya dalam model alat kontrol menggunakan sensor Light Depending Resistor (LDR) dan sensor suhu beserta kelembaban. Hasil yang diperoleh berdasarkan fungsionalnya adalah nilai rata-rata suhu 25 - 31oCelcius, tingkat intensitas cahyaa pada 200 lumen dan kelembaban berkisar pada 25% - 81% RH. Sistem mampu berjalan dengan sempurna menggunakan kendali mikro Arduino dan telah terimplementasi pada beberapa lokasi mitra petani pembudidaya jamur tiram.

Hendy Dwi Mulyono; Tri Lestari Hadiati

Public Service And Governance Journal 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Tujuan penelitian ini menganalilis pengaruh pelayanan administrasi,   pembelajaran daring   terhadap kinerja guru MI di Kecamatan Penawangan Kabupaten Grobogan. Tipe penelitian ini adalah tipe penelitian eksplanatori yaitu berguna untuk menjelaskan sebab akibat variabel yang melatar belakangi suatu keadaan sosial tertentu dan menilai pengaruh antara variabel satu dengan variabel lainnya. Hasil penelitian ini menunjukan pertama sebagian besar responden, yaitu 56% menyatakan pelayaan administrasi dilakukan dengan baik sekali, sebagaimana nilai skor kumulatif sebesar 88.91% memiliki pengertian bahwa pelayanan administrasi  untuk kebutuhan para siswa, para guru dan kepala sekolah yang dilakukan sangat baik. Kedua menunjukan bahwa, sebagian besar responden, yaitu 64 % menyatakan bahwa Pembelajaran dilakukan dengan lancer, karena wilayah di setiap sekolah sudah ada fasilitas internet yang terjangkau, yang mampu menunjang pembelajaran secara online. Sebagaimana nilai skor kumulatif sebesar 85.33 % memiliki pengertian bahwa pembelajaran daring yang dilakukan sudah bagus, terutama dalam hal proses belajar mengajar melalui PC, laptop, dan smartphone. Ketiga menunjukan bahwa sebagian besar responden, yaitu 64% menyatakan selalu dapat menyelesaikan jumlah pekerjaan sesuai dengan standar Kinerja Guru Madrasah Ibtidaiyah. Kinerja Guru MI termasuk dalam bagus, terutama dalam hal mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, mengavaluasi siswa. Keempat menunjukan bahwa tingkat pengaruh antara variabel bebas Pelayanan Administrasi,   Pembelajaran Daring dengan variabel terikat Kinerja Guru sebesar 0,932,  bermakna tingkat pengaruh tersebut masuk kategori sangat kuat.

Tuti Rahmawati; Dewi Marfuah; Silvia Ika Rahmawati

Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Status Gizi merupakan unsur yang sangat penting bagi kesehatan lansia. Lansia adalah seseorang yang telah mencapai usia 50 tahun ke atas dan rentan terhadap gizi. Asupan energi yang cukup dan seimbang memegang peranan yang sangat penting dalam status gizi dan kesehatan lansia dalam jangka panjang. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan gizi lansia dan mengukur status gizi lansia. Kegiatan sosialisasi masalah gizi lansia telah dilakukan di Desa Jetis Kadipiro, Surakarta yang diikuti oleh 17 lansia dengan rentang usia 50-65 tahun. Ada dua kegiatan utama yaitu edukasi gizi pada lansia menggunakan media leaflet dan power point, dan mengukur status gizi berdasarkan berat badan menggunakan timbangan digital stamping dan tinggi badan menggunakan mikrotoa kemudian menghitung indeks massa tubuh atau IMT untuk mengetahui status gizi lansia, dari pretest dan posttest yang dilakukan pada saat pemberian pendidikan gizi terjadi peningkatan pengetahuan pada lansia. Ditemukan juga bahwa rata-rata kategori status gizi lansia adalah obesitas. Hal ini tidak berbanding lurus dengan hasil pretest dan posttest yang menunjukkan tingkat pengetahuan lansia rata-rata berada pada kategori baik. Upaya yang perlu dilakukan adalah pengaturan jenis dan pola makan yang sesuai dengan kebutuhan tubuh lansia. Dapat disimpulkan bahwa pemberian edukasi dan penilaian status gizi sangat penting karena dapat meningkatkan derajat kesehatan lansia. Adanya pendidikan gizi dan pengkajian status gizi dapat memberikan pemahaman tentang jenis dan pola asupan gizi yang tepat pada lansia.

Agusta Ari Wibowo; Indra Kertati

Public Service And Governance Journal 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Tujuan artikel ini adalah untuk menganalisis relevansi reformasi birokasi dalam penyelenggaraan pelayanan public. Ruang lingkup administrasi publik termasuk semua ranah dan aktivitas pada yurisdiksi kebijakan publik. Administrasi publik yang makin berkembang sejak masa reformasi ditandai oleh perubahan pola pikir dari pola pikir sentralisasi menjadi pelibatan swasta dan kelompok masyarakat dalam pembangunan. Administrasi publik sangat berpengaruh pada tingkat implementasi kebijakan karena administrasi publik berguna untuk mencapai tujuan program yang telah ditentukan oleh pembuat kebijakan publik. Pencapaian penyelenggaraan administrasi publik yang berkualitas, ditandai dengan reformasi birokrasi. Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah penggunakan data sekunder. Beberapa sumber Pustaka dan teori menjadi pusat perhatian penting dalam analisis data sekunder. Hasil studi literatur, ditemukan bahwa salah satu ranah penting dalam administrasi publik adalah pelayanan publik. Meskipun belum sepenuhnya tercapai, namun kualitas elayanan public menjadi inti dalam penyelenggaraan tata Kelola pemerintahan yang baik. Reformasi birokrasi menjadi jalan terbaik untuk memperbaiki kualitas pelaynan public.

M Fathu Rikza

Public Service And Governance Journal 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Otonomi Daerah membawa Pemerintah daerah pada tingkatan yang berbeda. Dengan mengacu UU No 23 tahun 2014, Pemerintah Daerah harus mlakukan perubahan terutama pada penyelenggaraan Pemerintaah Daerah. Birokrasi pemerintah berfungsi sebagai pelayanan dimana Faktor Kualitas SDM Sangat mempengaruhi. Karena keberhasilan otonomi daerah salah satunya dengan meningkatnya kemampuan aparatur birkrasi dalam menjalankan fungsinya sebgai pelayan publik. Otonomi daerah menuntut aparatur birokrasi untuk terus berinovasi selain untuk meningkatkan kualitas pelayanan tetapi juga dalam meningkatkan kemampuan daerahnya untuk dapat bersaing dengan daerah lain dan menarik daya saing yang pada akhirnya peningkatan pendapatan daerah. Reformasi birokrasi merupakan salah satu upaya dam penguatan kualitas SDM aparatur birokrat. Reformasi tidak hanya menyederhanakan struktur organissasi tapi juga mengubah pola pikir aparat birokrasi untuk lebih kreatif dan inovatif.

Suseno, Dhony Priyo; Widiyastika, Ardinia

Journal of Civil Engineering and Technology Sciences 2022 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Abstract. Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) merupakan salah satu fasilitas pejalan kaki yang ditempatkan sesuai dengan tingkat kebutuhan bagi pejalan kaki dan lalu lintas kendaraan yang melintas pada ruas jalan yang bersangkutan. Penilaian efektivitas JPO akan menggunakan tiga standar parameter peraturan yaitu; Surat Edaran Menteri PUPR No.02/SE/M/2018 tentang Pedoman Perencanaan Teknis Fasilitas Pejalan Kaki, Keputusan Direktur Jendral Perhubungan Darat dengan Nomor SK.43/AJ/007/DRJD/97 tentang Keselamatan dan Kenyamanan Bagi Pejalan Kaki, serta DPU Direktorat Jendaral Bina Marga. Tiga JPO di jalan Pandanaran kota Semarang terletak di depan toko Merbabu (JPO-I), sky bridge (JPO-II), dan RS. Hermina (JPO-III). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan data primer berupa observasi lapangan selama satu minggu. Hasil analisis menurut Surat Edaran Menteri PUPR bahwa JPO seharusnya berupa penyeberangan pelican dengan lapak tunggu. Hasil analisis menurut Keputusan Dirjen Perhubungan Darat yaitu; JPO-I tidak memenuhi syarat dengan persentase 40%, JPO-II memenuhi syarat dengan persentase 60%, dan JPO-III tidak memenuhi syarat dengan presentase 40%. Hasil analisis menurut DPU Direktorat Jendral Bina Marga yaitu; JPO-I memenuhi syarat dengan persentase 57,14%, JPO-II memenuhi syarat dengan persentase 57,14%, dan JPO- III tidak memenuhi syarat dengan persentase 42,85%. Berdasarkan syarat standar dan hasil kuisioner maka pembangunan JPO di jalan Pandanaran dikategorikan sebagai fasilitas penyeberangan yang tidak efektif. Keywords:  Efektivitas, JPO, Pejalan Kaki, Parameter, Pelican 

Pratiwi, Kadek Cahya; Ayuningsih, Ni Nyoman; Kuswati, Elfi; Widyanata, Komang Agus Jerry

Jurnal Kesehatan Medika Udayana 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesdam IX/Udayana

Background: Level knowledge is the result sensing human or result know someone towards an object in oder to know different once with trust, superstition, and are fallible. Where as behavior is action or deed an organism observable even learning. Diabetes Mellitus is disease metabolic to characteristic of hiperglikemia which occurs because abnormality secretion insulin, work insulin or whether both research aims to know relations level knowledge by behavior diet in patiens diabetes mellitus in Polyclinic Internal in Rumah Sakit Tingkat II Udayana. Method: This research uses descriptive correlation design with cross sectional approach, the number of samples cases wholly is 30 respondents taken by means consecutive sampling. Analyzed data in bivariat by test spearman rho. Results: The result showed that most respondent having a level knowledge enough, namely 15 people (50,0%) and behavior diet enough, namely 17 people (56,7%). The result analysis bivariat obtained value p=0,000 < ? (0,05) with price r count (0,683) > r table (0,361). Conclusion: Concluded that a significant relation exists between the level of knowledge in patiens with the diet of diabetes mellitus, where by a level close correlation coefficient is a strong positive correlation.Key words: Knowledge; Behavior; Diabetes Mellitus

Sugianto, Made Agus

Jurnal Kesehatan Medika Udayana 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesdam IX/Udayana

ABSTRACTBackground: The report of the Covid-19 Task Force in Badung Regency shows an increasing trend of Covid-19 cases in Badung Regency from March to August 2020.Purpose: the purpose of this study is to obtain a map of the Covid-19 risk areas in the Badung Regency. Methods: the method in this study is a descriptive-analytic with a cross-sectional study design. This research was conducted in Badung Regency for two months from 15 July to 15 September 2020 using secondary data from the daily reports of the Covid-19 Task Force in Badung Regency from 23 August 2020 to 23 September 2020. Results: the results of the zoning mapping from the Epidemiological aspect showed that 4 sub-districts (66.6%) of the 6 sub-districts were the Covid-19 red zones. From the aspect of Regional Capability in Handling Cases of Covid-19 Infection, it shows that all districts are included in the High Response category in handling Covid-19, and from the aspect of Regional Ability to Trace the History of Close Contact of People Infected with Covid-19 it appears that 3 districts (50%) are included in the category of areas with moderate ability, while the other 3 sub-districts are included in the category of regions with low ability. Conclusion: Based on the results of this study, it is concluded that the level of the spread of Covid-19 in the Badung Regency is very high, even though the level of readiness of the Government in handling Covid-19 cases is very good. The geography of the area bordering other districts/ cities and high population mobility are suspected to be the triggers for the high number of Covid-19 cases.Keywords: Mapping; Covid-19; Badung Regency ABSTRAKLatar belakang: laporan Satuan Tugas Covid-19 Kabupaten Badung menunjukan tren peningkatan kasus Covid-19 di Kabupaten Badung dari bulan Maret hingga Agustus 2020. Tujuan: tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran peta daerah risiko Covid-19 di Kabupaten Badung. Metode: metode dalam penelitian ini adalah descriptive analytic dengan desain crosssectional Study. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Badung selama dua bulan dari tanggal 15 Juli sampai dengan 15 September 2020 dengan menggunakan data sekunder laporan harian Satuan Tugas Covid-19 Kabupaten Badung dari tanggal 23 Agustus 2020 sampai dengan 23 September 2020. Hasil: hasil pemetaan daerah dari aspek Epidemiologi menunjukan sebanyak 4 kecamatan (66,6%) dari 6 kecamatan merupakan zona merah Covid-19. Dari aspek Kemampuan Daerah Dalam Menangani Kasus Infeksi Covid-19 menunjukan bahwa semua kecamatan masuk dalam kategori Respon Tinggi dalam penanganan Covid-19 dan dari aspek Kemampuan Daerah Dalam Melakukan Penelusuran Riwayat Kontak Dekat Orang Yang Terinfeksi Covid-19 nampak bahwa 3 kecamatan (50%) masuk dalam kategori Daerah Dengan Kemampuan Sedang, sedangkan 3 kecamatan lainnya masuk dalam kategori Daerah Dengan Kemampuan Rendah. Simpulan: berdasarkan hasil penelitian tersebut disimpulkan bahwa tingkat persebaran Covid-19 di Kabupaten Badung sangat tinggi, meskipun tingkat kesiapan Pemerintah dalam menangani kasus Covid-19 sangat bagus. Geografis daerah yang berbatasan dengan kabupaten/kota lain serta tingginya mobilitas penduduk di duga sebagai pemicu tingginya kasus Covid-19.Keywords: Pemetaan; Covid-19; Kabupaten Badung

Kristian, I Wayan Aryo Rumambi; Sumirta, I Nengah; Suarnata, I Ketut; Muryani, Ni Made Sri

Jurnal Kesehatan Medika Udayana 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesdam IX/Udayana

Background: The presence of schizophrenia in the family is a very heavy stressor that must be borne by the family. Families who have family members with schizophrenia can increase stress and family anxiety. The purpose of this study was to describe the level of anxiety of families with one of their family members suffering from schizophrenia at Poliklinik Jiwa Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bali. Method: This research is a quantitative research with descriptive research design with consecutive sampling technique, with a sample of 30 respondents. Results: Most of the families of schizophrenia patients experienced mild anxiety levels of 12 (40.0%) respondents, moderate anxiety as many as 11 (36.7%) respondents, severe anxiety as many as 6 (20.0%) respondents, and panic was experienced by 1 (3.3%) respondents. Conclusion: Most of the families of schizophrenic patients experience mild anxiety, as many as 12 with symptoms often feeling lethargic, muscle twitch, tremor, and often feeling short of breath.Key words: Family; Anxiety; Skizofrenia

Daryaswanti, Putu Intan; Kadek Yoga Dwipranata; Ni Wayan Deani

Jurnal Kesehatan Medika Udayana 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesdam IX/Udayana

Background: Diabetes Mellitus is a degenerative disease caused by changes in lifestyle such as diet can play a role in increasing blood glucose levels. This change in lifestyle is due to a lack of patient knowledge about DM management, leading to failure in DM management and complications for type II DM. The purpose of this study to determine the level of knowledge of Type 2 Diabetes Militus patients in RSUD Wangaya Kota Denpasar. Method: The method used in the study is to use descriptive methods. The study population was patients visiting the Wangaya Hospital Polyclinic in Denpasar City with medical diagnosis of type II DM. The research sample of 30 respondents with purposive sampling. The data obtained from the questionnaire that had previously been tested for validity and reliability. Then the data is analyzed univariately to see the patient demographic characteristics and is presented in the frequency distribution. Results: the results of the study obtained the level of patient knowledge about management of Type 2 DM (73.3%) in either category. When viewed by the DM management component, the patient's knowledge of DM (63.3%) is sufficiently knowledgeable, the patient's knowledge of diet (63.3%) is good, the DM patient's knowledge of medicine (90.0%) is well-informed and knowledgeable DM patients about physical exercise (60.0%) lack knowledge. Conclusion: knowledge of type II DM patients about DM management as a whole is well known, but when elaborated the components of DM management which consist of the concept of disease from type II DM, diet, medication and physical exercise are not fully well known.Keywords: Type 2 diabetes mellitus; DM management; Knowledge

NLP Arista Candra Dewi; Ni Made Sintha Pratiwi; Ni Luh Seri Astuti

Jurnal Kesehatan Medika Udayana 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesdam IX/Udayana

Background: Anxiety is a feeling of discomfort, a feeling of fear caused by anticipation of danger. The impact of anxiety is bad for mother and fetus, so it needs to do intervention for resolving the anxiety. Pregnant gymnastics is one way to reduce anxiety in pregnant women. The purpose of this study knowing the effect of pregnancy exercise on the level of anxiety in prenatal mothers in the third trimester at the RSIA Cahaya Bunda Gerokgak Tabanan.Method: The desaign used the pre-experimental design of one pretest posttest group, the research subjects were prenatal mothers in the third trimester, with non probability sampling used a purposive sampling method. The research instrument with the HARS questionnaire. Statistical tests used the Wilcoxon Test, with a confidence level of 95% and p <0.05.Results: The results of the pretest were moderate anxiety of 63.3% and severe anxiety 36.7%, after the intervention, the results of the posttest score were mild anxiety (60.0%), no anxiety (36.7%) and moderate anxiety (3.3%). The Wilcoxon analysis test results get a value of ? = 0,000 and the value of ? is smaller than ? (5%) or 0.05, it means there is a significant effect of pregnancy exercise on the level of anxiety in prenatal mothers in the third trimester.Conclusion: There was a decrease in the level of anxiety before the intervention was given and after the intervention was given, so that there was the influence of pregnancy exercise on the anxiety level of prenatal pregnant women in the third trimester.Keywords: Anxiety leve;, Pregnant gymnastic; Prenatal in the third trimester

Alvin Abdillah; Luluk Fauziyah J

Jurnal Kesehatan Medika Udayana 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesdam IX/Udayana

Background: Dementia in the elderly is a chronic confucius condition and the loss of cognitive abilities globally and progressively is associated with physical problems. Family health tasks as a support system are very important for people with dementia in order to do their daily activities. Purpose: This research aims to find out the relationship between family health tasks and dementia rates in the elderly. Methods: This research used analytical research type with cross sectional approach. Sample as much as 40 dementia elderly with total sampling technik. The dependent variable in this study was the dementia level in the elderly, while the independent variable was the family health task. Results: Based on the results of research, it was found that most of them have less family health duties and almost half of them with the level of dementia was severe. The Spearman Rank test resulted obtained p = 0.000 (?= 0.05), there was relationship between family health duties and the level of dementia in the elderly. Conclusion: Efforts made need to provide comprehensive and effective counseling from all sectors to the community to provide correct information about the importance of family duties or family roles to family members who have health problems, so that the community can pay attention to and care for sick families.Keywords: Family health tasks; Dementia; Elderly

Widodo, Bambang; Widoanidyawati, Vemi

Journal of Civil Engineering and Technology Sciences 2022 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Bangunan gedung  SDN  Tanjung Priok 01 yang berlokasi di Jalan Edam 2, Jakarta Utara. terletak di tepi sungai Sunter. Tanah dasar pada lokasi rencana  tersebut termasuk sangat jelek, berupa silt lemupung sangat lunak. Maksud kajian teknik ini adalah memberikan rekomendasi yang dianggap baik dan tepat sehubungan dengan adanya kendala pelaksanaan di lapangan yang berkaitan dengan jumlah lantai bangunan SD yang direncanakan terhadap kondisi tanah serta lingkungan disekitar lahan SD tersebut. Kajian disusun berdasarkan kelayakan teknis struktur bawah dengan jenis pondasi dangkal berkaitan dengan tanah dasar sangat lunak, lahan bagian belakang berbatasan dengan lereng sungai, dan samping kanan kiri lahan berbatasan langsung dengan rumah penduduk. Metodologi yang digunakan adalah mengetahui data tanah dasar, menganalisis konstruksi dengan beban hidup sebagai fungsi sekolah, selanjutanya menganalisi kestabilan tanah yang mendukung pondasi dengan bantuan progrtam palxis2D. Hasil kajian ini memberikan rekomendasi tingkat lantai bangunan SD adalah dua lantai, dan jarak bangunan terhadap lereng atas sungai 15 meter.