Publication Search

73,128 articles from 694 journals · 2,111 citations tracked

Showing 2041-2060 of 2,397

Analytics

Agus Susanti; Agus Susanti

JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN BISNIS 2021 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Pengangguran terjadi karena terbatasnya jumlah lapangan kerja yang tidak sebanding dengan jumlah pencari kerja. Salah satu penyebab kurangnya penyerapan tenaga kerja bagi yang sudah lulus kuliah, karena tujuan setelah lulus  mencari kerja, bukan menciptakan lapangan kerja baru. Perguruan Tinggi mempunyai peranan penting dalam menumbuhkan minat kewirausahaan. Sebagai upaya meningkatkan minat wirausaha masyarakat khususnya mahasiswa, perguruan tinggi memberikan mata kuliah pendidikan kewirausahaan.  Motivasi merupakan dorongan individu untuk berbuat sesuatu sesuai dengan tujuannya. Motivasi dapat mempengaruhi  minat seseorang dalam berwieausaha. Motivasi berwirausaha dapat mendorong mahasiswa untuk berperilaku aktif dalam berwirausaha. Lingkungan mempunyai pengaruh terhadap minat wirausaha. Lingkungan keluarga merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi minat mahasiswa untuk berwirausaha Minat berwirausaha dapat tumbuh dan berkembang dengan baik pada mahasiswa yang tumbuh di lingkungan wirausahawan. Tujuan penelitian, untuk menguji dan menganalisis pengaruh pendidikan kewirausahaan, motivasi berwirusaha dan lingkungan keluarga terhadap minat berwirausaha pada mahasiwa Akademi Kesejahteraan Sosial Ibu Kartini. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif diolah dengan metode statistic SPSS versi 20, menggunakan analisa data regresi linier berganda. Populasi diambil dari mahasiswa AKS Ibu Kartini yang sudah mengambil mata kuliah kewirausahaan. Mahasiswa semester IV sebanyak 75 mahasiswa, semester VI sebanyak 82 mahasiswa dan diambil menggunakan Random Sampel menggunakan rumus Slovin sebanyak 61 orang. Hasil penelitian: pendidikan kewiraushaan, motivasi berwirausaha dan lingkungan keluarga secara parsial dan simultan berpengaruh signifikan terhadap minat berwirausaha mahasiswa. Variabel yang paling berpengaruh adalah lingkungan keluarga yaitu dengan nilai beta 0,401. Motivasi berwirausaha berpengaruh sebesar 0,351, sedangkan pendidikan kewirausahaan berpengaruh sebesar 0,142    

Hasanah, Fajar Uswatun

JOURNAL OF BIOLOGY LEARNING 2021 Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi insektisida di Hutan Donoloyo, mengembangkan multimedia interaktif identifikasi serangga menjadi media pembelajaran, mengetahui kualitas multimedia interaktif berdasarkan penilaian ahli materi, ahli media dan guru biologi, serta aplikasi dalam pembelajaran . Aplikasi multimedia interaktif dalam pembelajaran Metode penelitian menggunakan metode eksplorasi dengan melakukan pengamatan langsung terhadap jenis Serangga. Instrumen penilaian kualitas multimedia interaktif berdasarkan aspek materi, penyajian dan kebahasaan, dengan desain analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa di Hutan Donoloyo terdapat 7 ordo yang terdiri dari 13 spesies insekta. Penelitian identifikasi serangga dapat digunakan untuk penyusunan multimedia interaktif. Penilaian kualitas multimedia interaktif oleh ahli materi dan ahli media memperoleh nilai akhir 85 dengan persentase 94,44% sehingga dikategorikan sangat valid dan guru biologi SMA N 1 Jatisrono memperoleh nilai akhir 82 dengan persentase 82 % sehingga dikategorikan sangat valid sedangkan guru biologi SMA N 1 Slogohimo memperoleh skor 86 dengan persentase 86% sehingga dikategorikan sangat valid. Berdasarkan hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa multimedia interaktif cocok untuk dijadikan referensi guru sebagai salah satu media pembelajaran tentang identifikasi serangga.

Winatun, Istilah

JOURNAL OF BIOLOGY LEARNING 2021 Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar Biologi siswa keles VII A SMP Negeri 1 Prambanan tahun pelajaran 2019/ 2020 melalui model pembelajaran discovery learning. Penelitian tindakan kelas ini terdiri dari tiga siklus, setiap siklus terdiri tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII A SMP Negeri 1 Prambanan sebanyak 32 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes untuk hasil belajar kognitif dan observasi untuk mengamati aktivitas belajar. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif komparatif. Pada penelitian ini indikator kinerjanya adalah 85% dan siswa dapat mencapai nilai KKM 70. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah diterapkan model pembelajaran discovery learning persentase ketuntasan hasil belajar IPA biologi siswa meningkat. Pada siklus I sebanyak 65,62%, siklus II sebanyak 81,25% dan pada siklus III 93,75%. Sedangkan untuk persentase aktivitas belajar biologi siswa juga meningkat pada setiap siklus, pada siklus I sebesar 59,37%, pada siklus II sebesar 65,62% dan pada siklus III 81,25%. Berdasarkan hasil yang diperoleh, model pembelajaran discovery learning dapat meningkatkan aktifitas dan hasil belajar IPA biologi siswa kelas VII A SMP Negeri 1 Prambanan tahun pelajaran 2019/ 2020.

Soelistijadi, R; Sugiyamta, Sugiyamta; Sunardi, Sunardi; Winarti, Winarti

Dinamik 2021 Universitas Stikubank

Kinerja pegawai dalam sebuah perusahaan dapat dilihat dari pencatatan kehadiran atau presensi pegawai setiap harinya. Selama ini para pegawai  melakukan presensi kehadiran setiap harinya dengan menggunakan mesin presensi berupa fingerprint. Namun dengan adanya pandemi Covid-19 maka memunculkan permasalahan baru yaitu resiko penularan yang semakin besar menggingat mesin tersebut menggunakan sentuhan telunjuk tangan dalam melakukan pendeteksiannya. Selain itu juga selama pandemi perusahaan mewajibkan untuk bekerja dari rumah (Work From Home) sehingga sebagian besar pegawai tidak dapat masuk kerja untuk melakukan presensi. Dengan masalah tersebut, perusahaan membutuhkan solusi dimana pegawai dapat melakukan presensi tanpa harus bersentuhan dengan alat presensi serta aktifitas presensi dapat dilakukan dari rumah tanpa ada unsur kecurangan karena titip absen. Disisi lain perkembangan smartphone dirasa sangat pesat dibandingkan teknologi yang lainnya. Salah satu teknologi dalam smartphone yang sedang berkembang saat ini yaitu pemanfaatan kamera smartphone untuk scan QR Code. Dalam penggunaannya user cukup mengarahkan kamera smartphone nya ke arah tampilan QR Code yang ada pada layar situs WEB PT.Swakarya Insan Mandiri. Dengan menggabungkan platform QR Code dan WEB, diharapkan mampu mengatasi salah satu masalah presensi yang dialami  oleh perusahaan PT.Swakarya Insan Mandiri Semarang. Kedua  platform ini dibangun dengan bahasa permrogaman PHP dan penyimpanan data menggunakan MySql serta program tools MIT App Inventor. Hasil dari sistem ini yaitu presensi kehadiran pegawai menggunakan QR Code berbasis WEB yang dapat dilakukan di rumah dengan tujuan untuk mengatasi penularan dan penyebaran Covid-19.

Agus Dwi Cahya; Agus Dwi Cahya; Heni Nur Amrina; Sinta Oktaviyani

JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN BISNIS 2021 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh sikap keuangan terhadap perilaku manajemen pada UMKM Batik Jumputan di Kelurahan Tahunan. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian pemilik UMKM Batik Jumputan di Kelurahan Tahunan. Data primer di peroleh dari angket 6 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Data yang diperoleh dari penyebaran kuisioner. Kemudian data di analisis menggunakan analisis linear berganda. Hasil penelitian pada uji t menunjukkan bahwa variabel sikap keuangan (X1) tidak berpengaruh terhadap variabel perilaku manajemen keuangan (Y) dengan nilai sebesar 0,445.

Kharisma, Fitri Tina; Tituk Diah Widajantie

JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN BISNIS 2021 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Kompetensi Perangkat Desa, Sistem Pengendalian Intern, Pemanfaatan Teknologi Informasi Dan Partisipasi Masyarakat Terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 102 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah purposive sampling. Data dianalisis dengan Partial Least Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Kompetensi Perangkat Desa, Sistem Pengendalian Intern, Pemanfaatan Teknologi Informasi berpengaruh terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa dengan t-statistik > 1,96. Partisipasi Masyarakat tidak berpengaruh terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa dengan nilai R2 0,65 atau 65

Sugiman Sugiman

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Tujuan penulisan  ini adalah untuk mendeskripsikan “Pengaruh Kinerja Roomboy Terhadap Kualitas Pelayanan Pada Bagian Housekeeping Hotel Harris Batam Center”. Teknik pengumpulan data ini menggunakan wawancara, angket dan observasi. Penulisan ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk memperoleh informasi terkait kualitas pelayanan Roomboy Hotel Harris Batam Center. Tujuan penulis adalah untuk mengetahui bagaimana kinerja room boy bagian housekeeping terhadap kualitas pelayanan roomboy di Harris Hotel Batam center. Sampel dalam penelitian ini adalah 5 orang yang diambil dari accidental sampling. Dengan menggunakan kuesioner sebagai alat ukur. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari kualitas pelayanan roomboy seperti keterampilan kerja mendapatkan nilai 100%, disiplin kerja 94% dan tanggung jawab kerja mendapatkan nilai 95% di Hotel Harris Batam Center dapat dikatakan baik.

Ida Ayu Kade Rachmawati; Hestin Mutmainah; Rosita Rosita; Heri Susanto

Jurnal Visi Manajemen 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

        Munculnya berbagai layanan e-money membuat masyarakat mempertimbangkan berbagai hal dalam memilih suatu layanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh persepsi manfaat, persepsi kemudahan, persepsi kredibilitas dan persepsi resiko terhadap minat penggunaan e-money syariah di kalangan mahasiswa di Solo. Obyek dalam penelitian ini adalah mahasiswa di Solo dengan sampel sebanyak 100 responden. Teknik analisis data meliputi pengujian instrumen penelitian, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda,  koefisien determinasi dan uji t sebagai uji hipotesis. Hasil analisis menunjukkan bahwa persepsi manfaat dan persepsi kredibilitas berpengaruh signifikan terhadap minat penggunaan e-money di kalangan mahasiswa. Sebaliknya persepsi kemudahan dan persepsi resiko tidak berpengaruh signifikan terhadap minat penggunaan e-money di kalangan mahasiswa.

Jihan Delhi Romansya

Jurnal Visi Manajemen 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Penelitian ini dilakukan di Hotel Louis Kienne Pandanaran Semarang. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi kepuasan tamu. Dalam penelitian ini dibatasi pada kualitas pelayanan terhadap peningkatan kepuasan tamu. Karena kualitas pelayanan yang lebih ditingkatkan maka tamu pun juga merasakan kepuasan dan kepuasan tamu pun juga lebih meningkat. Tujuan penelitian ini yaitu menjelaskan analisis kualitas pelayanan sebagai upaya meningkatkan kepuasan tamu di hotel louis kienne pandanaran di kota semarang. Penelitian ini dilakukan dengan penelitian bermetode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara dengan memperoleh data dan fakta yang diperlukan, observasi, dan studi dokumentasi. Peneliti menggunakan responden sebanyak 15 orang, dengan rincian 10 responden tamu, 1 responden human resource department, 1 waiter, 1 housekepper, 1 receptionist, 1 chef. Dari hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa 1. Dalam melakukan peranannya yaitu sebagai karyawan Hotel Louis Kienne Pandanaran Semarang mereka sudah cukup baik dalam mengerjakan pekerjaan sesuai dengan department mereka dan mereka sudah memberikan pelayanan yang prima dan kinerja yang baik dalam melayani tamu hotel, 2. Ada beberapa karyawan yang masih bingung terhadap job desk nya dan masih belum bekerja  secara maksimal untuk melayani tamu, 3. Kekompakan dan koordinasi karyawan dalam bekerja sama dalam bertugas mempunyai pengauh penting terhadap pelayanan dan kepuasan yang diberikan kepada tamu.

Andung Awang Heranto

Jurnal Visi Manajemen 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Penelitian ini dilakukan di Kost Eksklusif D’Paragon Bukitsari Semarang. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi preferensi tamu. Dalam penelitian ini dibatasi pada preferensi dominan yang dicari oleh para tamu. Tujuan penelitian ini yaitu menjelaskan preferensi apa saja yang digunakan oleh para tamu dalam memutuskan kost eksklusif sebagai tempat tinggal sementara. Penelitian ini dilakukan dengan penelitian bermetode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara dengan memperoleh data dan fakta yang diperlukan, observasi, dan studi dokumentasi. Peneliti menggunakan responden sebanyak 10 orang, dengan rincian 7 responden tamu, 1 responden manajer operasional, 1 housekepper, 1 frontdesk. Dari hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa 1. Dalam memilih kamar untuk disewa secara harian, tamu mempunyai 4 preferensi dominan yaitu harga, lokasi, fasilitas, dan lingkungan, 2.Dibandingkan dengan hotel bujet, kost eksklusif masih lebih ekonomis harganya dengan fasilitas yang hampir sama, 3. Selain 4 perferensi dominan diatas, kekompakan dan koordinasi karyawan dalam melayani tamu mempunyai pengaruh penting terhadap pelayanan kepuasan tamu. Kesimpulan dari penelitian ini adalah konsumen milenial saat ini sangat selektif dalam membelanjakan uangnya terutama saat bepergian. Mereka mempunyai banyak alternative tempat menginap sesuai bujetnya, dan bisa mengalokasikan dana liburan atau bepergian ke hal lain yang bisa menambah nilai liburannya tersebut.

Suwarti Suwarti; Sri Mulyani

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Objek Wisata Sumber Jatipohon memiliki daya tarik wista yaitu keindahan alamnya yang masih terjaga dengan baik serta lokasi wisata Sumber Jatipohon sendiri berada di ketinggian  sehingga dari Sumber Jatipohon wisatawan dapat menikmati keindahan Kota Purwodadi Kabupaten Grobogan.  Banyak tempat untuk berswafoto yang instagamable untuk kalangan anak muda khususnya seperti bukit lamping yang berada diluar bukit kapur Kendeng Utara dengan panorama langsung  ke Kota Purwodadi  Grobogan yang Indah. Selain Banyaknya spot untuk berfoto terdapat juga Kebun Binatang  mini di Dalam kawasan sumber Jatipohon, hewan yang terdapat di kebun  binatang mini ini antara lain kera dan burung merak. Penelitian ini dilakukan melalui metode Diskriftif kualitatif dengan mengumpulkan data, melalui wawancara, observasi, dokumentasi dengan melalui sumber data primer dan sekunder  dengan tujuan untuk mengkaji Potensi wisata sumber Jatipohon sebagai kawasan. Pariwisata di Kabupaten Grobogan. Berdasarsarkan hasil Kajian Potensi wisata sumber Jatipohon  adalah Potensi Wisata Sumber Jatipohon berupa alam dan budaya, Beragamnya Daya tarik wisata di tempat kawasan wisata sumber  Jatipohon. Kondisi alam dan lingkungan yang beragam seperti bentukan alam dan lingkungan yang idah, baik berupa pegunungan , kawasan kars serta memiliki keaneka ragaman flora dan faunanya serta iklim yang sejuk serta potensi yang kuat bagi pengembangan kawasan pariwisata Sumber Jatipohon. Potensi Wisata Budaya yang baik berbasis pada peniggalan sejarah, kegiatan budaya seperti keagamaan, tradisi maupun kesenian yang cukup menonjol merupakan aset penting bagi pengembangan wisata budaya yang dapat ditawarkan kepada wisatawan.  

Inneke Setyaningrum; Nina Mistriani; Djoko Koestanto

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi minat kunjungan wisatawan. Dalam penelitian ini dibatasi pada Fasilitas, dan Harga terhadap Minat Kunjungan karena meningkatnya minat kunjungan membawa kemajuan bagi pengelola. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan pengaruh Fasilitas terhadap Minat Kunjungan wisawatan di Waroeng Semawis Pecinan Semarang, menjelaskan pengaruh Harga terhadap Minat Kunjungan wisatawan di Waroeng Semawis Pecinan Semarang. Penelitian dilakukan dengan metode kuantitatif. Sampel sebanyak 70 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesionar, observasi, dan studi pustaka. Analisis kuantitatif menggunakan analisis regresi berganda untuk mengetahui pengaruh variabel independent terhadap variabel dependent, uji model, uji hipotesis sebelum dilakukan uji tersebut dilakukan dahulu uji validitas dan reliabilitas. Hasil analisi regresi menunjukan bahwa fasilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat kunjungan ke Waroeng Semawis Pecinan Semarang, harga berpengaruh negatif dan signifikan terhadap minat kunjungan ke Waroeng Semawis Pecinan Semarang. Fasilitas dan Harga bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat kunjungan ke Waroeng Semawis Pecinan Semarang.

Nimas Ihza Fahdini; Haniek Listyorini

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Terdapat beberapa Faktor yang mempengaruhi keputusan berkunjung. Dalam penelitian ini dibatasi pada Produk, Harga, Tempat dan Promosi terhadap keputusan berkunjung karena keputusan berkunjung membawa kemajuan bagi pengelola. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan pengaruh produk terhadap keputusan berkunjung pada Desa Wisata Kandri Semarang, menjelaskan pengaruh harga terhadap keputusan berkunjung pada Desa Wisata Kandri Semarang, menjelaskan pengaruh tempat terhadap keputusan berkunjung pada Desa Wisata Kandri Semarang, menjelaskan pengaruh promosi terhadap keputusan berkunjung pada Desa Wisata Kandri Semarang dan menjelaskan pengaruh bersama-sama variabel produk, harga, tempat dan promosi terhadap keputusan berkunjung pada Desa Wisata Kandri Semarang Jawa Tengah. Penelitian dilakukan dengan metode kuantitatif. Sampel sebanyak 99 responden. Teknik pengumpulan data studi pustaka. Analisis kuantitatif menggunakan analisis regresi berganda untuk mengetahui pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Uji model, uji hipotisis sebelum dilakukan uji tersebut dilakukan dahulu uji validitas dan reliabilitas. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan berkunjung pada Desa Wisata Kandri Semarang. Harga tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan berkunjung pada Desa Wisata Kandri Semarang. Tempat tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan berkunjung pada Desa Wisata Kandri Semarang. promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan berkunjung pada Desa Wisata Kandri Semarang. Produk, harga, tempat dan promosi bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan berkunjung pada Desa Wisata Kandri Semarang.

Fitriyani, Reza; Widanti, Yannie Asrie; Mustofa, Akhmad

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2021 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Flakes merupakan produk sereal yang berbentuk pipih yang biasa digunakan untuk sarapan. Flakes terbuat dari berbagai serealia seperti gandum, jagung, ataupun singkong. Pada saat mengkonsumsi flakes ditambahkan susu cair seperti sereal. Pada penelitian ini pembuatan flakes menggunakan bahan baku tepung mocaf dan bekatul dengan variasi penambahan buah bit. Tujuan penambahan mocaf adalah untuk memperbaiki rasa serta agar flakes lebih mudah menyatu. Tujuan penambahan bit adalah untuk memperbaiki warna serta untuk menambah aktivitas antioksidan. Tujuan penelitian ini adalah menentukan rasio bekatul dan mocaf serta buah bit yang paling optimal sehingga diperoleh flakes yang tinggi serat dan aktivitas antioksidan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama yaitu rasio tepung mocaf dan bekatul (85:15, 90:10, 95:5) sedangkan faktor kedua yaitu penambahan ekstrak buah bit (10%, 20%, 30%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi perlakuan terbaik yang menghasilkan flakes dengan serat dan aktivitas antioksidan yang optimal serta disukai konsumen terdapat pada 90:10 rasio tepung mocaf dan bekatul dengan penambahan ekstrak buah bit 30%. Pada perlakuan ini dipeoleh kadar air 5,22%, kadar abu 18,67%, aktivitas antioksidan 18,25%, kadar protein 0,67%, kadar serat 16,93%. Uji organoleptik yang meliputi warna 2,97 (pink keunguan), kerenyahan 2,89 (renyah), rasa bekatul 2,67 (terasa), rasa mocaf 3,15 (terasa), dan terakhir kesukaan keseluruhan yaitu 2,87 (cukup disukai).

Pradita, Nanda; Widanti, Yannie Asrie; Wulandari, Yustina Wuri

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2021 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Egg roll merupakan makanan ringan dengan rasa paduan manis, gurih, renyah, berbentuk gulungan panjang berlubang, beraroma khas yang berasal sesuai dengan perpaduan bahan yang digunakan. Produk ini diolah dengan metode pemanggangan. Kacang kedelai digunakan sebagai bahan baku karena cukup ekonomis, memiliki nilai gizi tinggi seperti, protein, vitamin, mineral, dan serat. Ubi jalar mengandung zat gizi yang berpengaruh positif pada kesehatan dan sumber karbohidrat, sehingga berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai bahan olahan diversifikasi pangan. Tujuan penelitian ini adalah menentukan formulasi egg roll yang tepat, antara perbandingan tepung ubi jalar dan kacang kedelai sehingga dihasilkan produk yang tinggi protein dan memiliki nilai kesukaan tinggi; menentukan kandungan gizi serta sifat organoleptic egg roll ubi jalar yang meliputi wama cerah, flavor tampak dan tekstur renyah. Hasil penelitian menunjukan bahwa formulasi egg roll ubi ungu-kuning dan putih dengan substitusi kacang kedelai terbaik adalah perlakuan tepung ubi jalar 60% dengan kacang kedelai 40%, dengan karakteristik produk meliputi nilai kadar air 5,01%, kadar abu 2,62%, kadar protein 11,63%, kadar lemak 14,47%, dengan warna produk cerah dan bertekstur renyah.

Lestari, Winanti Nuri; Wulandari, Yustina Wuri; Widanti, Yannie Asrie; Nuraini, Vivi

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2021 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Intip adalah kerak yang biasanya menempel di dasar panci atau periuk. Intip sebagai makanan tradisional yang sudah ada sejak jaman dahulu menjadikan intip populer di beberapa daerah yang ada di Indonesia. Kondisi daerah Indonesia yang beragam, menyebabkan perlunya penanganan penyimpan produk intip yang dipengaruhui suhu dan lama penyimpanan.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat penerimaan (kesukaan) konsumen terhadap produk intip goreng yang disimpan dengan suhu dan lama penyimpanan yang berbeda. Penelitian ini dilakukan dengan cara produk intip disimpan pada suhu 25ºC, 35ºC dan 45ºC selanjutnya dilakukan pengujian sensoris (kesukaan) atribut tekstur,warna,aroma dan kesukaan keseluruhan pada hari ke-0, 3, 6, 9, 12, 15 dan 18 untuk menentukan tingkat penerimaan konsumen. Hasil penelitian ini adalah intip yang disimpan pada rentang waktu 3 hingga 6 hari pada suhu 35ºC merupakan intip yang disukai konsumen. Tingkat kesukaan konsumen terhadap produk intip rata-rata menurun pada hari ke-9 hingga hari ke-18. Kesukaan keseluruhan intip selama penyimpanan adalah intip yang disimpan pada suhu 35ºC selama 6 hari, dengan skor atribut kerenyahan (3,96), warna (3,14), aroma (2,86) dan kesukaan keseluruhan (3,61). Penyimpanan pada suhu 25ºC selama 18 hari merupakan kondisi penyimpanan yang tidak disukai konsumen dengan skor atribut kerenyahan (1,81), warna (1,50), aroma (2,00) dan kesukaan keseluruhan (1,35)

Wahyudi Wahyudi; Achmad Syahruddin; Ira Marni

Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh bauran pemasaran (produk, harga, promosi dan tempat) terhadap perilaku pembeli mie Instan Produk Indofood, serta untuk mengetahui diantara variabel bebas (produk, harga, promosi dan tempat) yang mempunyai pengaruh paling dominan terhadap perilaku pembeli mie Instan Produk Indofood pada Toko Ina Tanah Grogot. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh konsumen yang berbelanja mie instan produk indofood pada toko Ina selama penelitian. Sampel yang diambil adalah  sebagian dari populasi yaitu 80 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik metode sampling insidental. Variabel bebas dalam penelitian ini yaitu produk, harga, promosi dan tempat/distribusi, sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini yaitu perilaku pembeli. Untuk metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Dengan menggunakan program SPSS 15 dapat diperoleh Fhitung > Ftabel ( 30.738  > 2.34) dengan hipotesis Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat  bersama-sama berpengaruh terhadap perilaku pembeli. Selanjutnya dengan melihat besarnya koefisien determinasi (R2) Adjusted Squere diperoleh hasil sebesar 0.601 atau 60,1 % sedangkan sisanya sebesar 39.9 % dipengaruhi oleh variabel lain. Berdasarkan hasil uji – t diketahui bahwa variabel yang dominan mempengaruhi perilaku pembelian adalah variabel promosi (X3), dapat dilihat dari nilai unstandardized coefficients variabel promosi 0.530 atau nilai t hitung tertinggi yaitu 8,578 dibandingkan dengan variabel lainnya.

Arifin, Bustanul; Qosim, Achmad; Hidayat, Tauhid

Jurnal Faidatuna 2021 STAI Denpasar Bali

Dalam suasana kelas yang menyenangkan dan efektif tentunya akan berpengaruh terhadap semangat dan keaktifan siswa dalam belajar di kelas. Dan hal ini tentunya tidak hanya guru sebagai pengelola kelas yang dapat menciptakan suasana kelas menjadi menyenangkan dan efektif, akan tetapi perlu adanya peran dari kepala madrasah dalam mengembangkan manajemen kelas. Fokus penelitian adalah: 1) Bagaimana peran supervisi kepala madrasah dalam mengembangkan manajemen kelas di MI Tawakkal Denpasar tahun pelajaran 2020/2021 ?, 2) Apa hambatan dan solusi kepala madrasah dalam mengembangkan manajemen kelas MI Tawakkal Denpasar tahun pelajaran 2020/2021? Tujuan penelitian ini adalah mengetahui: 1) Peran supervisi kepala madrasah dalam mengembangkan manajemen kelas di MI Tawakkal Denpasar Tahun Pelajaran 2020/2021, dan 2) Hambatan dan solusi kepala madrasah dalam mengembangkan manajemen kelas di MI Tawakkal Denpasar tahun pelajaran 2020/2021. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif, yakni dengan metode penyajian, penafsiran data terhadap faktor-faktor di lapangan. Untuk memperoleh data yang valid dan akurat, penulis menggunakan tiga teknik pengumpulan data, yaitu: wawancara, data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala madrasah telah menerapkan beberapa program tentang pengembangan manajemen kelas diantaranya yaitu di setiap sudut ruangan kelas memiliki perpustakaan kecil untuk meningkatkan minat baca siswa. Kemudian disetiap tahun pelajaran baru kepala madrasah mengadakan rapat kerja guru untuk membahas fungsi guru dan juga pembagian kelas, yang nantinya setiap guru ditugaskan untuk mengembangkan manajemen kelas. Dan di setiap awal semester terdapat lomba antar kelas, jadi akan diseleksi mana kelas yang menarik dan menyenangkan di antara kelas bawah yaitu kelas 1, 2, 3 dan kelas atas yaitu 4, 5, 6 yang nantinya pemenangnya akan diberikan reward oleh kepala madrasah. Dengan dilaksanakannya penelitian ini diharapkan peran supervisi kepala madrasah dalam mengembangkan manajemen kelas di MI Tawakkal Denpasar semakin optimal, dan kendala-kendala yang dihadapi segera dapat diatasi.

M. Anam Rahardyan; Loekman Mohamadi; Wawan Destiawan

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2021 Universitas 17 Agustus 1945

Telaga Mangunan merupakan telaga yang terletak kaki Pegunungan Kendeng Kecamatan Petungkriyono Kabupaten Pekalongan yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Banjar negara, selama bertahun-tahun telaga ini belum di optimalkan padahal memiliki panorama yang eksotis. Perancagan Kawasan Wisata Telaga Mangunan juga dapat mendorong terciptanya lingkungan hidup yang serasi dan harmonis karena wisatawan yang tujuan utamanya berekreasi menginginkan sesuatu, lingkungan yang menimbulkan suasana baru dari kejenuhan kehidupan sehari. Kawasan wisata telaga mangunan di Petungkriyono Kabupaten Pekalongan diharapkan dapat menjadi Tempat rekreasi dan wisata untuk umum yang di dalamnya terdapat telaga wisata air dan bangunan penunjang seperti Penginapan, Restoran, Gedung serbaguna, cafe, souvenir dan oleh-oleh serta fasilitas penunjang lainnya. Memiliki fungsi dimana Kawasan yang akan di rencang merupakan Kawasan Wisata yang berada di alam dan memanfaatkan potensi yang ada di sekitar, maka dapat ditentukan jenis ragam arsitektur yang akan di gunakan pada perencanaan perencangan Kawasan Wisata Telaga Mangunan adaalah jenis ragam Neo Vernakular dengan di kombinasikan sedikit sentuhan arsitektur metafora untuk membentuk suatu bangunan yang sesuai dengan keberadaanya yakni Batik dan memiliki lahan berkontur yang membuat desain Kawasan ini semakin lebih menarik dan menantang. Pengaplikasiannya dilakukan secara zoning, denah, sirkulasi, maupun fasad. Diharapkan rancangan ini berguna dan memberikan inspirasi bagi pembaca.

Amri Fauzi; Djudjun Rusmiatmoko; Djoko Darmawan

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2021 Universitas 17 Agustus 1945

Museum bertema kebaharian di Indonesia jumlahnya masih sangat minim, di Jawa Tengah sendiri yang merupakan salah satu provinsi besar di Pulau Jawa dan juga mempunyai potensi kebaharian khususnya di Pantai Utara (Pantura) masih belum terdapatnya sebuah museum bertemakan kebaharian. Keberadaan museum bahari yang baru tentunya untuk melengkapi keberadaan museum bahari yang sudah ada. Selain itu dapat dijadikan sebagai rujukan baru untuk memperoleh pengetahuan akan wawasan kebaharian, dan juga sebagai tempat untuk menyimpan atau melestarikan kekayaan kebaharian yang ada di di Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah. Kota Tegal terletak di pesisir Pantai Utara Pulau Jawa dengan garis pantai sepanjang 7.5 km dan juga mempunyai beberapa kawasan Pelabuhan antara lain Pelabuhan Kawasan Tegal dan Pelabuhan Perikanan Pantai Tegalsari. Museum Bahari di Tegal merupakan sebuah museum kebaharian yang berada di Kota Tegal untuk mewadahi masyarakat Kota Tegal pada khususnya maupun masyarakat luas disekitar Kota Tegal khususnya yang berada di Provinsi Jawa Tengah pada umumnya untuk lebih mengenalkan wawasan dan memberikan pengetahuan kepada masyarakat akan kebaharian yang di miliki Indonesia. Perancangan bangunan Museum Bahari di Tegal memiliki tujuan sebagai tempat pelestarian, menyimpan atau mengoleksi serta memamerkan benda-benda yang berkaitan dengan kebaharian dan sebagai sarana hiburan atau wisata bagi masyarakat, yakni wisata edukasi bertemakan kebaharian.