Publication Search

73,980 articles from 714 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1981-2000 of 2,157

Analytics

Rizal Rizal

Jurnal Sains dan Kesehatan (JUSIKA) 2022 Universitas Muhamadiyah Manado

ABSTRAK Kepatuhan terapi pada pasin hipertensi merupakan hal yang penting untuk diperhatikan karena hipertensi merupakan penyakit yang tidak dapat disembuhkan tetapi hanya dapat dikendalikan. Keberhasilan pengontrolan tekanan darah pada pasien hipertensi dipengaruhi oleh faktor kepatuhan dalam meminum obat antihipertensi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengevaluasi hubungan tingkat kepatuhan penggunaan obat antihipertensi pada fasilitas kesehatan tingkat pertama dan lanjutan. Desain penelitian yaitu observasional cross sectional menggunakan subjek pasien hipertensi yang berusia lebih atau sama dengan 18 tahun di Puskesmas Kotabunan Bolaang Mongondow (fasilitas kesehatan tingkat pertama) dan instalasi rawat jalan Rumah Sakit Robert Wolter Monginsidi Manado (fasilitas kesehatan tingkat lanjutan) selama periode bulan Oktober hingga Desember 2019. Tingkat kepatuhan penggunaan obat antihipertensi dinilai dengan menggunakan kuesioner MMAS-8 (Morisky 8-Item Medication Adherence Scale). Total pasien pada penelitian ini yaitu 171 pasien, sebanyak 73 pasien pada faskes (fasilitas kesehatan) tingkat pertama dan 98 pasien pada faskes lanjutan. Data tingkat kepatuhan pasien dalam penggunaan obat antihipertensi pada faskes tingkat pertama menunjukkan 83,56% dengan tingkat kepatuhan rendah (skor MMAS < 6), dan hanya 16,44% dengan tingkat kepatuhan sedang sampai tinggi (skor MMAS 6 – 8). Pada faskes tingkat lanjutan terdapat 85,71%  pasien dengan tingkat kepatuhan rendah dan 14,29% dengan tingkat kepatuhan sedang sampai tinggi. Perbandingan statistik komparatif tingkat kepatuhan pada kedua faskes tersebut tidak berbeda signifikan dengan nilai p=0,767 (confidence interval 95%). Pada data menunjukkan bahwa rata-rata pasien memiliki riwayat rutin untuk kontrol sebanyak 91,8% pada fasilitas kesehatan. Berdasarkan hasil tersebut maka disarankan agar setiap Rumah Sakit dan Puskesmas mewajibkan apotekernya untuk melakukan praktik kefarmasian, dan setiap apotek tidak boleh memberikan pelayanan obat tanpa kehadiran apoteker.  

Irne Wida Desiyanti; Adhe Lisna Gayuh Sasiwi

Jurnal Sains dan Kesehatan (JUSIKA) 2022 Universitas Muhamadiyah Manado

Hasil pemantauan KPAI dari 2011 Sampai 2014, terjadi peningkatan yang sigfnifikan terhadap kasus kekerasan dan penyimpanagan sekseual kepada anak. Tahun 2011 terjadi 2178 kasus kekerasan, 2012 ada 3512 kasus, 2013 ada 4311 kasus, 2014 ada 5066 kasus (kpai.go.id). Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan media Audio Visual Aids (AVA) dalam peningkatan Pengetahuan Anak Usia Dini terhadap pendidikan seksual pada anak usia dini di RA Assalaam.   Jenis penelitian yang digunakan adalah experiment dengan bentuk rancangan non randomized one Group Pre-test dan Post-test Design. Variabel yang digunakan ini dibedakan menjadi variabel bebas yaitu media Audio Visual Aids (AVA), sedangkan variabel terikatnya adalah Pengetahuan Anak Usia Dini tentang pendidikan seksual sejak dini. Besar sampel dalam penelitian ini adalah siswa RA Assalaam sebanyak 46 siswa.   Sebelum diberikan pembelajaran menggunakan media AVA 44,6% pengetahuan cukup dan setelahnya meningkat menjadi 59,3 %  kriteria pengetahuan baik. Bedasarkan hasil SPSS diketahui bahwa nilai ρ = 0,000 sehingga ρ < α, maka terdapat pengaruh antara pengetahuan sebelum dan pengetahuan sesudah pemberian Pendidikan Kesehatan Audio Visual Aids pada responden.      

Ekayanti Hafidah Ahmad; Erna Kasim; Magdalena Limbong; Nor Auliana Sari4; Dimas Riyadil Amin

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

The number of women of childbearing age in Indonesia is the largest number of WUS in Southeast Asia. However, Indonesia is the largest user of contraception. The Covid-19 outbreak also affects the use of contraception. This outbreak was declared a global health emergency, requiring restrictions on physical and social activities and contacts, up to large-scale quarantine. This causes major changes in the social structure, which usually changes activities outside the home to activities at home. Apart from that, the pandemic has also increased sexual contact, thereby allowing an increase in the number of pregnancies. So it is necessary to strengthen knowledge on the use of contraception. The aim of this activity is to assist PUS in choosing the type of contraception during the Covid-19 pandemic in maintaining reproductive health using counseling methods on contraceptive selection. This community service activity has been successfully implemented. WUS in the Maccini Health Center area of Makassar City have also received information about contraception, especially during the Covid-19 pandemic. Judging from the EFA response, this activity was welcomed and considered to have provided positive benefits during the pandemic.

Sri Atikah; Ria Angelina Jessica Rotinsulu; Yoram Andhika Imanuel; Dahlia Mangantar

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2022 Universitas Muhammadiyah Manado

Creativity if poorly developed from an early age can adversely affect future life. A child who cannot develop his creativity will lose confidence in him in the future because he feels in him there is nothing to be encouraged about. Promoting a child's creativity requires stimulus using a teaching strategy or method. The need for creativity to be developed at an early age is because at this age the child-children have the ability to respond to everything from the outside quickly. In addition to clean and healthy living behaviors (PHBS) in the school ward are conscious efforts of students and teachers to prevent disease, freeing a healthy environment from illness. The stages of brain development in preteens occupy the fastest possible position of up to 80% of brain development. The goal of devotion is to foster creativity and deliver health education in children of an early age. Public service activities have been conducted in the temple of hosana pineng district of minahasa sulawesi north on April 26, 2022. The development of children's creativity and PHBS application, through education and simulations. Applying the method of playing "slime" was one of the educational forms of preserving optimum development or growth of children ata very early age through creative, interactive and integrated play that jugan "slime" was a tool the teacher could observe and observe. Learners are also taught to do simple things as a child's routine of daily activities as an effort to maintain good health (washing hands and brushing teeth).The result of this PKM activity on the development of early childhood creativity in the creativity attainment indicator is that 16 children have a high level of creativity that shows the results are beginning to grow (MB) and 4 children show the undeveloped results (bb). As for PHBS children-a very early age children were especially conscious when teaching them how to wash their hands and brush their teeth.

Suyatno Suyatno; Nurul Istiqomah; Anik Enikmawati; Luthfiah Chusnul Khotimah

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Anak usia sekolah adalah anak - anak yang berusia 7 - 12 tahun. Terdapat beberapa faktor yang memengaruhi kesehatan mental anak, termasuk faktor eksternal dan internal.Tujuan: mengetahui hubungan perkembangan sosial dengan kesehatan mental pada anak usia sekolah.Metodologi: Penelitian ini menggunakan cross sectional pada 65 responden. Teknik sampling probability sampling.Instrumen penelitian ini mengguakan kuesioner, analisa yang digunakan dengan uji chie -square.Hasil: hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara perkembangan sosial dengan kesehatan mental pada anak usia sekolah (nilai p 0,001 < 0,005).Kesimpulan:.Jumlah Responden penelitian sebanyak 65 orang siswa SDN Karangwuni dengan usia 7-8 tahun sebanyak 21 orang (32,3%), usia 9-10 tahun sebanyak 24 orang (37.0%)., usia 11-12 tahun sebanyak 20 orang (30,7%)2. perkembangan sosial dengan ketegori cukup sebanyak 37 responden (56.9%) dan kategori baik sebanyak 28 responden (43.1%)3. Untuk kesehatan mental menunjukkan bahwa kesehatan mental dengan kategori normal sebanyak 42 responden (64.5%) dan kategori tidak normal sebanyak 23 responden (35.4%). Maka terdapat hubungan antara perkembangan sosial dengan kesehatan mental pada anak usia sekolah menggunakan Uji Chi-square dengan didapatkan bahwa nilai p- value 0.01.

Suyatno Suyatno; Nurul Istiqomah; Anik Enikmawati; Luthfiah Chusnul Khotimah

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Anak usia sekolah adalah anak - anak yang berusia 7 - 12 tahun. Terdapat beberapa faktor yang memengaruhi kesehatan mental anak, termasuk faktor eksternal dan internal.Tujuan: mengetahui hubungan perkembangan sosial dengan kesehatan mental pada anak usia sekolah.Metodologi: Penelitian ini menggunakan cross sectional pada 65 responden. Teknik sampling probability sampling.Instrumen penelitian ini mengguakan kuesioner, analisa yang digunakan dengan uji chie -square.Hasil: hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara perkembangan sosial dengan kesehatan mental pada anak usia sekolah (nilai p 0,001 < 0,005).Kesimpulan:.Jumlah Responden penelitian sebanyak 65 orang siswa SDN Karangwuni dengan usia 7-8 tahun sebanyak 21 orang (32,3%), usia 9-10 tahun sebanyak 24 orang (37.0%)., usia 11-12 tahun sebanyak 20 orang (30,7%)2. perkembangan sosial dengan ketegori cukup sebanyak 37 responden (56.9%) dan kategori baik sebanyak 28 responden (43.1%)3. Untuk kesehatan mental menunjukkan bahwa kesehatan mental dengan kategori normal sebanyak 42 responden (64.5%) dan kategori tidak normal sebanyak 23 responden (35.4%). Maka terdapat hubungan antara perkembangan sosial dengan kesehatan mental pada anak usia sekolah menggunakan Uji Chi-square dengan didapatkan bahwa nilai p- value 0.01.

Lia Siti Juleha; Anggar Riskinanto; Annisah Syairah; Aryana Dwi S; Oktaviani Puji Lestari +1 more

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Program pengabdian masyarakat yang dilakukan tahun ini berfokus dalam membantu masyarakat terutama generasi muda Indonesia pada usia 15-30 tahun untuk menyelesaikan permasalahan mengenai kesehatan mental. Adapun masalah-masalah itu dapat berupa depresi, trauma, stress, dan lain sebagainya. Dengan adanya pandemi covid - 19, program PKM dapat dilaksanakan dengan berbasis pada jaringan internet (internet-based). Kami berfokus pada 2 media sosial yang paling berpengaruh dengan pengguna usia 15-30 tahun terbanyak di wilayah Indonesia yaitu Twitter dan Instagram. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tiga tahap yang meliputi: tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, serta tahap refleksi. Hasil yang dicapai dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah pelaksanaan kegiatan edukasi dan konseling kesehatan mental yang dilakukan menggunakan metode dua arah. Terdapat interaksi antara kelompok subjek sasaran promosi (mitra) dan penyuluh (psikolog klinis) sehingga muncul sikap aktif dan interaktif. MENFESS (Mental Health Confession) menyediakan suatu akun pengguna dimana para followers atau pengikutnya memiliki tempat untuk bercerita dan mengedukasi para komunitas yang peduli dengan kesehatan mentalnya.    

Ira Sukyati; Lucia Firsty; Merida Simanjuntak

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Adolescents are an age group that holds the baton for the development of a nation. For this reason, young people need attention. During the COVID-19 pandemic, teenagers are at risk of contracting COVID-19 because of their high activity and tendency to group. In Indonesia, there are 63% of adolescents who have had sexual contact with the opposite sex and 21% have had an abortion, as many as 93.7% of junior high and high school adolescents have done genital stimulation, kissing their partner and oral sex/ and 62.7% of junior high school teenagers who do not virgins Changes in daily activities for adolescents will have an impact on the physical and psychological aspects of adolescents due to social restrictions, such as lack of information related to reproductive health. The purpose of this community service activity is to provide information about adolescent reproductive health online using zoom so that adolescents understand and apply it to their next life. The result of this activity is an increase in the knowledge of adolescents about reproductive health. Through this activity the provision of information about adolescent health can be done periodically.

Dian Purnama Sari; Dyah Triwidiyantari; Sheli Riani

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

The attitude of the bride and groom is a form of active community participation in premarital health checks. The bride and groom are expected to be able to carry out activities in order to improve health status because. This study aims to assess the relationship between perceptions, knowledge, and awareness, about premarital health with premarital examination attitudes. The research design used is Crosssectional. Collecting data using a questionnaire that is served and analyzed using Multiple Regression. The sampling method used is probability sampling. The data quality test used is a validity test using Corrected Item Total and a reliability test using Cronbach Alpha. To test the hypothesis in this study, the researcher used F test. The results of this study indicate that the variables of perception, and awareness have an influence on premarital examination..

Rahmad Purwanto W; Retno Mratihatani

Jurnal MIMBAR ADMINISTRASI 2022 Universitas 17 Agustus 1945

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang peningkatan kesehatan lanjut usia yang telah dilaksanakan di Gereja Kristen Jawa (GKJ) Kramas, Kota Semarang. Sebagai besar lanjut usia di gereja adalah  perempuan lanjut  usia  yang  masih  aktif melakukan kegiatan  domestic dan  usaha  ekonomi mikro/kecil. Berdasarkan rencana aksi peningkatan kesehatan lanjut usia dilaksanakan dengan data terpadu lanjut usia, pembentukan kelembagaan lanjut  usia,  peningkatan kapasitas kader kesehatan dan pelaksanaan cek kesehatan sebagai langkah promotif dan layanan dasar kepada Pusat Kesehatan Masyarakat Tembalang. Dalam perkembangannnya upaya telah mendatangkan hasil dan mendapatkan apresiasi dari gereja dan masyarakat sekitar.

Ernawati Hatuwe

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Kecemasan adalah suatu perasaan takut akan terjadinya sesuatu yang disebabkan oleh antisipasi bahaya dan merupakan sinyal yang membantu individu untuk bersiap mengambil tindakan menghadapi ancaman. Pengaruh bencana yang terjadi dalam kehidupan dapat membawa dampak terhadap kesehatan fisik dan psikologis. Tujuan penelitian mengetahui faktor - faktor yang berhubungan dengan tingkat kecemasan pada masyarakat pengungsian pasca gempa bumi di Desa Kamarian Kabupaten Seram Bagian Barat. Metode penelitian kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif analitik menggunakan pendekatan Cross Sectional Study, Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik sampling Purposive Sampling yang berjumlah 43 responden, Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Hasil penelitian ini didapatkan ada hubungan antara jenis kelamin dengan tingkat kecemasan pada masyarakat pengungsian pasca gempa bumi dengan uji statistic p=0,003<005, tidak ada hubungan antara usia dengan tingkat kecemasan pada masyarakat  pengungsian pasca gempa bumi dengan uji statistic p=0,020 <0,05, dan hubungan antara pengetahuan  dengan tingkat kecemasan pada masyarakat pengungsian pasca gempa bumi uji statistic p=0,865>0,05.

Sutrani Syarif

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

ASI merupakan makanan utama bayi sehingga tidak ada jenis makanan lainnya yang dapat menandingi kualitas ASI. Hanya ASI saja yang dapat diterima oleh system pencernaan bayi sehingga ASI harus diberikan secara eksklusif selama 6 bulan. Untuk mengetahui efektifitas pemberian sari kurma terhadap kelancaran ASI ibu postpartum di Puskesmas Minasa Upa Mkassar. Metode penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group Design dan dilaksanakan pada tanggal 15 Juli sampai 15 September 2020. Metode pengambilan sampel yanhg digunakan adalah purposive sampling. Sampel penelitian ini adalah ibu post partum yang ASInya tidak lancar berjumlah 30 responden. Analisa data menggunakan uji Chi-Square (α = 0,05). Berdasarkan hasil uji statistic pada kelompok intervensi didapatkan nilai mean sebelum 1,60 dan mean setelah 2,93 terdapat selisih 1,33 sedangkan pada kelompok control didapatkan nilai mean sebelum 1,80 dan mean setelah 1,93 terdapat selisih yaitu 0,13. Berdasarkan uji Chi-Square kelancaran ASI ibu post partum diperoleh nilai ρ = 0,000. Nilai ρ lebih kecil dari 0,05 (ρ=0,00 < 0,05), maka Ho ditolak dan Ha diterima. Ada efektifitas pemberian sari kurma terhadap kelancaran ASI ibu post partum di Puskesma Minasa Upa Tahun 2020. Maka disarankan agar ibu post partum dapat mengkonsumso sari kurma agar dapat memperlancara ASI ibu post partum yang menyusui, dan diharapkan pada petugas kesehatan malakukan penyulihan tentang manfaat dari kandungan sari kurma.

Arini, Ratih Windu; Nanih, Suhartini

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Teknik 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Antre merupakan kegiatan yang sangat erat kaitannya dengan kehidupan sehari-hari dan timbulnya antrian yang panjang akan mengakibatkan hilangnya pelanggan/ nasabah. Salah satu antrian yang dialami adalah antrian berobat dengan menggunakan asuransi BPJS Kesehatan di Puskesmas Margadadi Kabupaten Indramayu yang memiliki administrasi yang berbelit-belit. Pemodelan dan simulasi sistem digunakan untuk menganalisis antrian dalam sistem sehingga dapat diketahui alternatif perbaikan yang dilakukan. Berdasarkan output model sistem yang telah dibuat menggunakan software Promodel 7.5 dengan input sesuai dengan data pengamatan yang dikumpulkan dan beberapa hasil validasi data, maka dapat diketahui jumlah entitas yang masuk dan keluar tidaklah sama, yaitu 48 orang masuk dan 20 orang keluar. Ini menunjukkan terdapat antrian dalam sistem. Secara keseluruhan, sistem antrian BPJS Kesehatan pada penelitian ini cukup efektif karena aktivitas entitas lebih banyak dihasbiskan dal proses operasi. Namun, berdasarkan beban kerja yang dialami petugas administrasi dan dokter diperlukan penambahan jumlah petugas dan dokter.

Hidayati, Nur; Puspawaty, Nony; Mardiyono, Mardiyono; Soebiyanto, Soebiyanto

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2022 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

People in rural areas usually have minimal knowledge or information about healthy eating patterns related to nutritionally balanced foods, due to their habits that take it for granted. The increasing number of cases of disease suffered by the community due to unhealthy and inappropriate eating patterns in the selection of food intake for families, especially to deal with this COVID-19 pandemic, it is necessary to provide health education to the community related to healthy eating patterns. As the target audience for the implementation of this service, the community of Triyagan Village, District, Mojolaban, Sukoharjo Regency, includes the stages of preparation, giving pre-test and post-test, presenting material and conducting evaluations. The results of the pre-test and post-test evaluations on knowledge of healthy eating patterns showed a positive direction with an increase in value/score, from an average of 61 to 79 (scale score of 100) after receiving counseling. This evaluation shows that there has been a change in mindset about a healthy lifestyle as an effort to prevent the Covid-19 virus during the pandemic.

Andi Ernawati Manuntungi; Andi Kamal

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Menurut Kementerian Kesehatan, kasus pneumonia pada bayi yang terjadi pada tahun 2018 berjumlah 160.908 jiwa dan dibagi menjadi dua klasifikasi yaitu pneumonia ringan dan pneumonia berat. Pada kasus Pneumonia ringan Sulawesi Tenggara menduduki peringkat 14 tertinggi dengan jumlah penderita Pneumonia sebanyak 1.088 orang, Jawa Barat (60.941), Jawa Timur (25.951), DKI Jakarta (13.564), NTB (8.238), Banten ( 7.893), Jawa Tengah (5.307), Sumatera Selatan (4.425), Kalimantan Selatan (3.632), Sumatera Barat (3.571) Pneumonia adalah infeksi akut jaringan paru (alveoli). Penyebabnya adalah bakteri, virus, jamur, paparan bahan kimia atau kerusakan fisik dari paru-paru dan efek tidak langsung lainnya. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus kontrol yaitu mempelajari hubungan antara faktor penelitian atau pajanan dengan penyakit dengan membandingkan antara kelompok kasus dan kelompok kontrol berdasarkan status pajanan. Hasil analisis bivariat pada SPSS menggunakan chi-square menunjukkan = 0,06 yang berarti ada hubungan antara umur bayi, pemberian ASI eksklusif, status imunisasi dan lingkungan dengan kejadian pneumonia pada bayi di RSUD Kab.Mamuju, sehingga disarankan kepada ibu untuk memberikan Asi Eksklusif pada bayi, pemberian imunisasi dan menjaga kebersihan lingkungan Ada hubungan antara umur dengan kejadian pneumonia pada bayi, ada hubungan antara pemberian ASI eksklusif dengan kejadian pneumonia pada bayi, ada hubungan status imunisasi dengan kejadian pneumonia pada bayi, ada hubungan antara lingkungan dengan kejadian pneumonia pada balita.

Yurisna, Vincentia Chandra; Nabila, Fitria Syehrin; Radhityaningtyas, Dara; Listyaningrum, Fauzia; Aini, Nur

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2022 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Bunga telang (Clitoria ternatea L.) adalah salah satu flora khas yang berasal dari Ternate, Maluku dengan ciri kelopak bunga yang berwarna ungu, putih, merah muda, maupun biru. Bunga telang banyak dimanfaatkan sebagai obat tradisional sebab memberikan banyak manfaat bagi kesehatan manusia. Selain itu, bunga telang juga sering diaplikasikan pada produk pangan sebagai pewarna alami. Bunga telang kaya akan komponen-komponen bioaktif, seperti flavonoid, tannin, dan antosianin. Potensi bunga telang sebagai zat anti bakteri disebabkan oleh keberadaan komponen bioaktif pada bunga telang yang memiliki kemampuan untuk menghambat aktivitas biologis mikroorganisme. Ekstrak bunga telang dapat menghambat pertumbuhan bakteri Klebsiella pneumonia, Bacillus subtilis, Pseudomonas aeruginosa, Streptococcus agalactiae, Escherichia coli, Aeromonas hydrophila, Aeromonas formicans, Bacillus cereus, Salmonella typhi, Staphylococcus aureus, dan Proteus vulgaris. Ekstraksi bunga telang diperoleh dengan menggunakan metode maserasi. Metode maserasi mampu menghindari kerusakan senyawa-senyawa termolabil karena dilakukan pada temperatur rendah. Potensi bunga telang sebagai zat antimikroba banyak diterapkan di bidang pangan, baik dalam bentuk penambahan ekstrak pada produk pangan maupun mikrokapsul antosianin.

Rahmad Purwanto W; Retno Mratihatami

Jurnal Suara Pengabdian 45 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

This study aims to describe the improvement of elderly health that has been carried out at the Jawa Jawa Kramas Christian Church, Semarang City. Most of the elderly in the church are elderly women who are still active in domestic activities and micro/small economic businesses. Based on the action plan to improve the health of the elderly, it is carried out with integrated data on the elderly, the establishment of elderly institutions, capacity building for health cadres and the implementation of health checks as a promotive step and basic services to the Tembalang Community Health Center. In its development, efforts have brought results and have received appreciation from the church and the surrounding community.

Mirdat Hitiyaut; Ernawati Hatuwe; Merci Grisen Latuihamallo

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

 Lansia merupakan istilah bagi individu yang telah memasuki periode dewasa akhir. Menua merupakan suatu proses alami yang dihadapi manusia, tahap yang paling krusial adalah terjadi penurunan fungsi atau perubahan pada aspek biologis, aspek psikologi, aspek sosial budaya dan aspek spiritual yang berpotensi memunculkan masalah kesehatan, dimana salah satunya adalah terjadinya kecemasan. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh terapi musik rohani Kristen terhadap tingkat kecemasan lansia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik. Dengan desain penelitian menggunakan Quasi Experiment dengan rancangan penelitian Pretest and Posttest Nonequivalent Control Group. Tekhnik sampling total sampling didapatkan 30 responden penelitian. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner yang terdiri dari 14 pertanyaan dan sop musik. Analisis bivariat menggunakan uji Wilcoxon dan uji Mann Whitney. Hasil penelitian dengan uji Wilcoxon didapatkan Pada Kelompok Kontrol didapatkan nilai p-value sebesar 0,115 atau p > 0,05 menunjukan bahwa tidak ada perbedaan antara tingkat kecemasan pada Pre Test dan Post Test Pada kelompok perlakuan didapatkan nilai p-value sebesar 0,001 atau p-value 0,005 ini menunjukan bahwa ada perbedaan signifikan terhadap penurunan tingkat kecemasan. Hasil penelitian dengan uji Mann Whitney nilai rata-rata didapatkan p = 0,000 atau p < 0,05 menunjukan ada pengaruh. Kesimpulan didapatkan ada pengaruh terapi musik rohani kristen terhadap penurunan tingkat kecemasan lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Inakaka Provinsi Maluku.

Harsoyo; Setyohadi Pratomo

Jurnal Suara Pengabdian 45 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

The protection, welfare and independence of the elderly group is increasingly important in line with the increasing number of elderly people, welfare and the realization of an elderly friendly city in Surakarta. The Adiyuswo (Olderly) School in implementation in the City of Surakarta is closely related to the policy steps to realize an elderly-friendly city and the inclusive city policy that has been established by the City of Surakarta since 2006. The policy direction is contained in the Surakarta City Medium-Term Development Plan 2021-2026 with The leading implementing sectors are the Social Service (Dinas Sosial)  and Bappeda  as the coordinator of regional development planning.            The implementation of policies regarding Adiyuswo Schools (Seniors) is carried out in accordance with the direction of the policy on Lifelong Education through regular and planned non-formal education. This education is carried out in an equal and participatory manner. In this case, facilitators, mentors and health and social services are prepared through local institutions, either through the Elderly Committee, Elderly Forums in sub-districts and institutions in the village through fostering elderly families. The elderly school involves the target group, namely the pre-elderly population, the elderly group and other family members who take care of the elderly in the household.

Wahyu Wirasati

Jurnal Suara Pengabdian 45 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Bahaya narkoba dan penyakit HIV/AIDS merupakan hal yang sangat nyata dimana ini sangat meresahkan kalangan termasuk guru atau dosen dari instansi pendidikan. Banyak anak muda yang menjdai korban dan bila dibiarkan maka akan merusak generasi muda yang pastinya akan mengancam kehidupan bangsa kedepannya. Pencegahan perlu dilakukan. Pengaruh penggunaan zat terlarang tersebut dapat memberbahayakan penggunanya baik bagi kesehatan tubuh maupun karater dan mental. Bahkan dapat menyebabkan kematian. Perlu adanya upaya mencari tahu mengapa penggunaan narkoba justru banyak dikalangan generasi muda dan upaya mencegah generasi muda agar tidak terjangkit penyakit HIV/AIDS. Untuk itulah artikel ini disusun dengan harapan dapat menjadi pendorong banyak pihak untuk melakukan upaya pencegahan penggunaan narkoba dan penyakit HIV melalui sosialisasi di kalangan generasi muda.