Publication Search

70,876 articles from 631 journals · 2,111 citations tracked

Showing 181-200 of 237

Analytics

Faisal, Faisal; Aida Imtihana; Wasilah, Wasilah

Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Artikel ini membahas Penerapan pendekatan saintifik dan penilaian autentik dalam pembelajaran PAI pada Kelas VI di SMP Daarul Aitam Palembang mulai dari perencanaan pendekatan saintifik, pelaksanaan pendekatan saintifik dan penilaian autentik. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif, dengan subyek penelitian Guru PAI, Kepala Sekolah, Wakil Kepala Bidang Kurikulum dan siswa. Adapun teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan telaah dokumen sedangkan teknik analisis data menggunakan model Miles and Huberman dengan tahapan Data Reduction (Reduksi data), Data Display (Penyajian data), dan Conclusion Drawing/verification (Penarikan kesimpulan dan verifikasi) serta teknik keabsahan data dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian yakni aspek perencanaan diwujudkan dalam pembuatan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran dengan mengkaji silabus, merumuskan indikator pencapaian kompetensi, menentukan materi pembelajaran yang berasal dari buku teks, menjabarkan kegiatan pembelajaran yang lebih operasional berupa pendekatan saintifik yang sesuai. Aspek pelaksanaan pembelajaran dengan pendekatan saintifik dengan langkah mengamati, menanya, mengumpulkan informasi/mencoba, menalar/mengasosiasi, dan mengomunikasikan mendapati kesuliatan pada mengumpulkan informasi/mencoba, menalar/mengasosiasi. Pelaksanaan pembelajaran dengan pendekatan saintifik masih dirasa kurang optimal dikarenakan guru dan siswa perlu penyesuaian dengan kurikulum 2013. Aspek penilaian autentik perlu peningkatan pemahaman tentang pembuatan pedoman penilaian, intrumen penilaian dan format penilaian baik pada penilaian sikap, pengatahuan dan keterampilan.  

Bawa, I Dewa Gede Alit Rai

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Dalam era digital ini ilmu bisa diperoleh dari mana saja tergantung bagaimana kegigihan siswa untuk belajar lebih giat lagi, dengan media blog ini kita bisa melihat berapa kali materi-materi kita ditonton penayangannya tetapi tidak dapat menganalisa informasi melalui hal tersebut sehingga diperlukan survey, dan wawancara tertulis untuk memperoleh analisa informasi yang dapat dikaji pada aspek minat belajar yang kedepannya juga sebagai masukan dalam pengembangan media blog selanjutnya. Tujuan dari penelitian ini adalah ingin mengetahui keberhasilan dari inovasi dan menambah media literatur pembelajaran IPS dalam meningkatkan minat belajar IPS dimasa pandemi Covid-19. Metode penelitian ini kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data kuesioner/survey,observasi, wawancara. Simpulan dari penelitian ini berdasarkan 3 indikator yang diamati yaitu perhatian, perasaan, dan motivasi, media blog dalam pembelajaran IPS pada SMP Negeri 1 Kuta mendapatkan respon yang baik dari siswa. Media pembelajaran sangat banyak, diharapkan guru-guru menguasai salah satu media pembelajaran yang ada secara mendalam dan dikemas dengan baik, sehingga media pembelajaran tersebut dapat menjadi fasilitas pembelajaran antara siswa dengan guru, dan siswa senang dan memahami apa yang guru ajarkan.

Chinda Aqhni Adisi; Abdul Sadad

JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Sistem informasi pemerintahan daerah atau SIPD merupakan suatu sistem informasi yang digunakan oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) sebagai sistem yang mendokumentasikan, mengadministrasikan, serta mengolah data pembangunan daerah menjadi informasi yang disajikan kepada masyarakat dan sebagai bahan dalam pengambilan keputusan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah data primer dan sekunder yang berasal dari observasi, wawancara, dokumentasi yang dianalisis oleh peneliti sehingga mendapatkan data yang akurat dan jelas mengenai. Hasil dari penelitian ini adalah program SIPD pada BPKAD sudah cukup efektif. Faktor penghambat yang ditemukan masih terjadi error jaringam, tidak bisa membuat template sehingga penggunaan SIPD pada BPKAD masih menggunakan aplikasi pendamping yang diukur dari indikator pemahaman program, tepat sasaran, tepat waktu, tercapainya tujuan dan perubahan nyata.

Nurchayati Nurchayati; Sadam Husaini

Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan sistem informasi akuntasi aplikasi moka dengan metode pieces pada Kafe Janji Jiwa 995 Comal. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan 8 narasumber dari karyawan kafe janji jiwa 995 Comal. Hasil penelitian menunjukan bahwa bagan proses bisnis Kafe janji jiwa 995 Comal yang digambarkan menggunakan Diagam arus data yang terdiri dari: Proses transaksi penjualan, Laporan penjualan perhari, Setor pendapatan harian ke rekening owner. Hasil analisis dengan menggunakan enam komponen kerangka kerja pieces (performance, information, economy, control, effeciency, service) dapat dikatakan aplikasi moka tidak sesuai dengan enam kerangka kerja metode pieces dikarenakan terdapat tiga komponen pieces yang tidak sesuai dalam mendukung sistem informasi akuntansi pada kafe janji jiwa 995 Comal yaitu pada indikator performance, indikator control, dan indikator service. Indikator performance terjadi jeda selama 90 detik dikarenakan terdapat orderan masuk dari aplikasi gobiz, grab merchant, jiwa+ sehingga membuat kinerja tablet menjadi berat dan mengakibatkan terhambatnya proses penginputan transaksi penjualan. Indikator control tidak ada keamanan saat mengakses aplikasi moka dikarenakan pemilik usaha tidak mewajibkan setiap karyawan memiliki id atau akun untuk mengakses aplikasi moka sehingga apabila ada pihak yang tidak bertanggung jawab maka mudah untuk mengakses aplikasi moka karena tidak ada keamanan untuk mengakses aplikasi moka. Indikator service terdapat kesalahan yang disebabkan oleh human error seperti karyawan salah menginput produk yang dipesan sehingga pelanggan mengajukan refund pembelian pada saat transaksi penjualan maka output yang dihasilkan oleh aplikasi moka tidak akurat karena jumlah uang yang didapat tidak sesuai dengan jumlah nominal pada aplikasi moka.

Ria Safitri; Nur Ngazizah

Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah pada materi suhu dan kalor kelas V SD Negeri Ketangi melalui model pembelajaran VAK.  Penelitian ini merupakan penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian adalah siswa kelas V yang berjumlah 20 siswa tahun ajaran 2021/2022. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan lembar keterlaksanaan pembelajaran, lembar observasi aktivitas siswa, hasil tes siswa untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah IPA siswa selama proses pembelajaran berlangsung dan dokumentasi. Data yang terkumpul kemudian dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada indikator keterlaksanaan pembelajaran menggunakan model pembelajaran VAK dari siklus I nilai rata-rata yang diperoleh siswa yaitu 42% dengan persentase 35% yang berada pada kategori (sangat kurang), kemudian meningkat pada siklus II sebesar 85% dengan persentase 85% yang berada pada kategori (sangat baik). Demikian dapat dikatakan bahwa model pembelajaran VAK pada siklus II telah berhasil dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah IPA siswa melalui keberhasilan telah mencapai angka diatas 68%. Hasil tersebut memperlihatkan bahwa menggunakan model pembelajaran VAK dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah IPA siswa kelas V SD Negeri Ketangi.

Ulinniam Ulinniam; Indra Drajat Sopwan; Ahmad Muhaemin

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Sumber belajar sangatlah penting dalam proses belajar di sekolah.  Desa Kedokanbunder memiliki keanekaragaman tanaman hias yang bisa digunakan sebagai sumber belajar materi keanekaragaman hayati biologi SMA kelas X. Untuk bisa digunakan sebagai sumber belajar perlu dikemas dalam sebuah buku berbentuk ensiklopedia yang berisi berbagai jenis tanaman hias. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman tanaman hias di desa Kedokanbunder dan mengimplementasikannya dalam sebuah buku berbentuk ensiklopedia. Metode penelitian ini mixed methods yaitu metode campuran menggunakan pendekatan penelitian yang mengombinasikan atau mengasosiasikan bentuk kualitatif dan bentuk kuantitatif. Untuk menghitung keanekaragaman yaitu menggunakan rumus Shannom-Wienner, hasil kenaekaragaman tanaman hias di desa Kedokanbunder menunjukan angka 2,5 yang masuk dalam kategori keanekaragaman sedang. Data yang peneliti temukan dikemas dalam sebuah ensiklopedia, untuk mengetahui kelayakan ensiklopedia sebagai sumber belajar, peneliti menggunakan angket kepada 4 validator sebagai ahli materi dan ahli bahasa, hasilnya semua validator menyatakan ensiklopedia ini layak digunakan dengan indikator nilai: validator 1 dosen biologi baik/68%, validator 2 dosen biologi sangat baik/86%, validator 3 guru biologi sangat baik/84% dan validator 4 guru bahasa Indonesia sangat baik/93%.

Ary Dwi Anjarani; Aria Mulyapradana; Yustiana Dwirainaningsih; Feby Lestari

Transformasi: Journal of Economics and Business Management 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan ketahanan kerja dan kedisiplinan dalam meningkatkan kinerja karyawan di PT. Retota Sakti Pekalongan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan melalui tahapan description data, themes, dan assertions analysis, untuk pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan studi literatur. Dari hasil tersebut di ketahui bahwa Identifikasi ketahanan kerja dan kedisiplinan kerja karyawan dalam upaya meningkatkan kinerja karyawan dilihat faktor lama bekerja, unit kerja, gender, pendidikan dan usia pekerja, dan pola dalam peningkatan ketahanan dan  kedisiplinan dalam meningkatkan kinerja karyawan di PT. Retota Sakti Pekalongan dari beberapa indikator yang mempengaruhinya yakni untuk mengetahui ketahanan kerja dilihat dari indikator hardiness (ketangguhan) dan persistence (kegigihan) sedang untuk kedisiplinan kerja dapat dilihat dari tingkat kehadiran karyawan, ketaatan pada peraturan kerja, ketaatan pada standar kerja, bekerja etis, dan untuk kinerja karyawan dilihat dari kualitas kerja karyawan, kuantitas kerja, pelaksana tugas, dan tanggung jawab.      

Zahra Putri Alhaqni; Azzahra Auliadin; Puji Rasmuri; Dede Indra Setiabudi; Irvan Iswandi

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Hasil Riskesdas 2007 menunjukkan adanya kesenjangan IPKM (Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat) antar provinsi termasuk Provinsi Jawa Barat. Kesehatan ibu hamil dan balita merupakan salah satu indikator penting dalam IPKM. Dusun wagir merupakan bagian dari Desa Gantar dengan pencapaian posyandu yang tercatat dengan kategori rendah karena kehadiran yang mencakup balita di timbang hanya 65% dengan ketetapan dua puskesmas yang dilakukan di Melur 1 sedangkan target WHO adalah 80% Puskesmas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengimlementasian posyandu di dusun Wagir 1 dan 2 dengan cara menganalisis Implementasi Program Posyandu Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Gantar Dusun Wagir. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan disain observasi partisipatif. Terdapat dua wilayah terpilih sebagai lokasi penelitian yang dilaksanakan di satu tempat posyandu. Pengetahuan menjadi aspek penting terhadap kesadaran dan kemauan ibu balita untuk datang ke Posyandu.

Dadan Ramdhan; Anggar Riskinanto; Gian Bisyahri Ramadhan; Anisah Mardhiyyah; Muhammad Rafi Thoriq +1 more

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Sejak pandemi melanda pada awal tahun 2020, berbagai sektor perekonomian merasakan dampaknya. Dengan total 64,19 juta pelaku UMKM, sektor ini menempati 99,92% dari seluruh sektor usaha yang ada. Berdasarkan survei dari Katadata Insight Center yang dilakukan pada 206 pelaku UMKM di Jabodetabek, hanya 5,9% yang mengalami pertumbuhan positif. Sementara 82,9% lainnya merasakan dampak negatif berupa penurunan omzet.Output yang ditargetkan setelah adanya program Digitalisasi Marketing pada UMKM ini adalah meningkatkan insight serta awareness owner terhadap potensi jangka panjang dari pengaruh digitalisasi pada UMKM Cheese MeDengan adanya program Digitalisasi Marketing telah tercapai beberapa platform digital yang sudah bisa dioperasikan untuk kelangsung penjualan produk dalam UMKM Cheese Me yaitu Instagram, Grabfood, dan Tokopedia. Adapun packaging yang berubah dengan tujuan peningkatan produk yang ada. Selain itu, program ini juga memberikan beberapa ilmu dan strategi baru terhadap owner. Platform digital yang sudah tersedia nantinya akan tetap di monitoring oleh tim dan diawasi oleh ketua tim agar kualitasnya terus meningkat kedepannya.Program ini bertujuan untuk membantu meningkatkan proses penjualan dari segi teknis dan profit melalui digitalisasi marketing. Bermodalkan dengan pengetahuan tim tentang dunia digital, kami membuat beberapa platform online yang akan membantu dimulai dari proses marketing sampai proses penjualan secara online. Indikator keberhasilan jalannya program ini nanti akan dilihat dari perbedaan penjualan sebelum dan sesudah adanya program ini, serta peningkatan follower secara berkala, yang artinya masyarakat mulai lebih aware dengan adanya UMKM Cheese Me.    

Gusriyal Gusriyal; Asep Ajidin

Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen (EBISMEN) 2022 FEB Universitas Maritim Semarang

Pelayanan publik pada hakikatnya adalah pemberian pelayanan prima kepada masyarakat yang merupakan perwujudan kewajiban aparatur pemerintah sebagai abdi masyarakat. Pemenuhan kebutuhan masyarakat dalam pelayanan publik akan menjadi prioritas utama yang dipenuhi oleh pemerintah pada saat ini. Aparatur pemberi pelayanan, dalam melaksanaan pelayanan publik harus menyikapinya sesuai dengan azas dan prinsip pelayanan publik. Dimana pelayanan yang diberikan harus maksimal dan memuaskan masyarakat. Untuk mengetahui kepuasan masyarakat pada Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Bukittinggi, berdasarkan PermenpanRB Nomor 14 Tahun 2017 tentang Pedoman Penyusunan Survei Kepuasan Masyarakat Unit Penyelenggara Pelayanan Publik, menjadi acuan untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja pelayanan dalam bentuk Indeks Kepuasan Masyarakat. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui nilai kepuasan masyarakat dan tingkat kesesuaian yang diberikan dengan indikator yang acuan adalah persyaratan, prosedur pelayanan, kecepatan waktu, kewajaran biaya, kesesuaian produk, kompetensi petugas, kesopanan petugas, sarana dan prasarana, layanan pengaduan. Nilai indeks kepuasan masyarakat yang diperoleh oleh DPMPTSPPTK Kota Bukittinggi adalah nilai 3,32 dan jika dikonversikan adalah  83,09 dengan predikat B (Baik) dan tingkat kesesuaian yang rendah dan belum dilaksanakan dengan baik adalah indikator indikator kecepatan waktu dalam memberikan pelayanan dan kompetensi/kemampuan petugas dalam pelayanan.  Kata kunci: ; ;   

Catarina Cori; Tresia Tresia

CiDEA Journal 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

     Keberhasilan suatu usaha dapat dicapai diantaranya melalui pemenuhan kepuasan pelanggan. Dalam memenuhi kepuasan pelanggan, perusahaan harus memiliki strategi salah satunya adalah pemasaran. Pemasaran dalam suatu perusahaan selain bertindak dinamis harus selalu menerapkan prinsip-prinsip unggul dan perusahaan harus meninggalkan kebiasaan lama yang sudah tidak berlaku lagi dan terus berinovasi salah satunya One Stop Shopping. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi One Stop Shopping untuk memenuhi kepuasan pelanggan Summarecon Mall Bekasi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa strategi pemasaran One Stop Shopping yang memiliki indikator yang terdiri dari pelayanan, kelengkapan produk, dan fasilitas dapat memenuhi kepuasan konsumen yaitu pengunjung Summarecon Mall Bekasi. Hal ini terlihat dari strategi pemasaran One Stop Shopping yang diterapkan oleh Summarecon Mall Bekasi untuk menarik minat konsumen agar lebih memilih berbelanja di Summarecon Mall Bekasi dengan memberikan pelayanan yang baik kepada konsumen, menyediakan tenaga penjual yang ramah dan baik, menciptakan tata letak yang rapi, harga yang terjangkau, menciptakan suasana yang aman. suasana dan nyaman, dan melakukan one stop service. Dengan adanya strategi pemasaran One Stop Shopping yang diberikan/dibuat oleh Summarecon Mall Bekasi dapat meningkatkan penjualan dan berdampak positif terhadap penjualan, serta konsumen merasa terbantu dan memberikan respon yang positif terhadap pelayanan yang diberikan oleh Summarecon Mall Bekasi.

Anggit Saputro; Permadi Mulajaya

Jurnal Media Administrasi 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Indonesia

Untuk mengetahui Kualitas Pelayanan Administrasi Pada Bagian Tata Usaha di Kantor Gubernur Jawa Tengah serta faktor penghambat. Fokus penelitian ini yaitu Kualitas Pelayanan Administrasi yang meliputi Prosedur pelayanan, Produk layanan, Waktu dan penyelesaian, Sarana dan prasarana dan Kompetensi petugas pelayanan. (1) Kualitas Pelayanan Administrasi Pada Bagian Tata Usaha di Kantor Gubernur Jawa Tengah sudah diterapkan dimensi kesederhanaan prosedur pelayanan, produk layanan yang sesuai dengan ketentuan, kepastian waktu penyelesaian pelayanan, ketersediaan sarana dan prasarana dan kompetensi petugas/aparatur yang sesuai dengan kebutuhan dalam memberikan pelayanan beserta indikatornya. Namun ada beberapa indikator yang belum berjalan sesuai dengan keinginan pegawai sekretariat daerah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan organisasi perangkat daerah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sebagai penerima layanan, antara lain sarana dan prasarana yang belum lengkap, ketidakdisiplinan waktu pegawai/staf yang menyebabkan keterlambatan penyelesaian dokumen dan minimnya tingkat kesadaran pegawai sekretariat daerah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan organisasi perangkat daerah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. (2) Faktor penghambat pelaksanaan pelayanan Administrasi Pada Bagian Tata Usaha di Kantor Sekretariat Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah adalah kurangnya sarana prasarana seperti kursi, file kabinet, ruangan khusus arsip, komputer dan mesin scanner, ketidakdisiplinan waktu pegawai/staf yang menyebabkan keterlambatan penyelesaian dokumen dan minimnya tingkat kesadaran pegawai sekretariat daerah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan organisasi perangkat daerah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sebagai penerima layanan.

Dalila Afif; Evi Satispi; Izzatusholekha; Aldira Lindawati; Dita Rahmaditiani Junaidi

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Manajemen sumber daya manusia menjadi hal yang penting untuk dimiliki oleh setiap organisasi maupun perusahaan dalam berbagai bidang Baik buruknya kualitas sumber daya manusia juga merupakan faktor penentu kualitas organisasi tersebut. . Dalam bidang pendidikan, manajemen sumber daya manusia perlu melaksanakan fungsinya dengan baik agar dapat menghadirkan para guru, karyawan serta tenaga kependidikan yang berkualitas. Kualitas sumber daya manusia yang ada dalam suatu sekolah juga akan menghasilkan output yang berkualitas sesuai dengan visi sekolah. Manajemen sumber daya manusia di SDI Abu Dzar, Jombang, Tangerang Selatan menjalankan fungsinya melalui indikator perencanaan, rekrutmen dan seleksi, peningkatan kompetensi pegawai, pengembangan karir, penilaian kinerja, dan kompensasi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif. Adapun implementasi manajemen sumber daya manusia di SDI Abu Dzar berdasarkan hasil analisis penelitian, sudah terlaksana dengan baik yang ditandai dengan terlaksananya fungsi manajemen sumber daya manusia. seperti adanya perencanaan, pengembangan karir, peningkatan kompetensi yang baik dan dalam hal kompensasi yang sangat menyejahterakan pegawai. Walaupun dari segi rekrutmen belum sesuai dengan ketentuan yang diakibatkan oeh beberapa factor, salah satunya banyaknya jumlah peserta didik baru yang tidak dapat diprediksi setiap tahunnya namun sedikitnya jumlah pelamar saat pembukaan rekrutmen guru. Maka itu dalam proses rekrutmen, jika ada yang tidak sesuai ketentuan masih bisa diberi kesempatan. Manajemen sumber daya manusia menjadi hal yang penting untuk dimiliki oleh setiap organisasi maupun perusahaan dalam berbagai bidang Baik buruknya kualitas sumber daya manusia juga merupakan faktor penentu kualitas organisasi tersebut. . Dalam bidang pendidikan, manajemen sumber daya manusia perlu melaksanakan fungsinya dengan baik agar dapat menghadirkan para guru, karyawan serta tenaga kependidikan yang berkualitas. Kualitas sumber daya manusia yang ada dalam suatu sekolah juga akan menghasilkan output yang berkualitas sesuai dengan visi sekolah. Manajemen sumber daya manusia di SDI Abu Dzar, Jombang, Tangerang Selatan menjalankan fungsinya melalui indikator perencanaan, rekrutmen dan seleksi, peningkatan kompetensi pegawai, pengembangan karir, penilaian kinerja, dan kompensasi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif. 

Meisy Sella Maria; Nurmaningsih Nurmaningsih; Rahman Haryadi

Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Pendekatan penelitian deskriptif kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Subjek penelitian terdiri dari 17 siswa kelas VIII SMP Katolik Santu Petrus Pontianak. Pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik purposive sampling. Tujuan penelitian ini dalah untuk mendeskripsikan kemampuan representasi yang dimiliki oleh siswa. Indikator yang dipakai dalam penelitian ini ada tiga diantaranya adalah menggunakan representasi visual untuk menyelesaikan masalah, menggunakan representasi kata atau teks tertulis untuk menyelesaikan masalah, dan Menggunakan representasi persamaan dan ekspresi matematis. Instrumen yang digunakan berupa lembar tes essay yang terdiri dari 3 soal dengan masing – masing soal memiliki satu indikator. Dari penelitian dapat diketahui bahwa siswa memiliki kemampuan representasi matematis yang rendah berdasarkan perolehan keseluruhan nilai yang mendapatkan rata – rata 47,24. Siswa dikategorikan berdasarkan tinggi, sedang, dan rendah, dimana siswa yang mendapat nilai tinggi ada 2 orang, siswa yang mendapat nilai sedang ada 7 orang, dan yang mendapat nilai rendah ada 8 orang. Siswa dengan nilai tinggi memiliki kemampuan representasi yang tinggi dibandingkan dengan siswa yang mendapat nilai sedang dan rendah.    

Martha A. Patoding; Irja Tobawan Simbiak; Monita Yessy Beatrick

JURNAL WILAYAH, KOTA DAN LINGKUNGAN BERKELANJUTAN 2022 Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Ketahanan kota (resilient city) adalah konsep yang erat kaitannya dengan pembangunan berkelanjutan, yaitu konsep yang dibangun diatas tiga dimensi mitigasi, adaptasi, dan respons. Konsep tersebut sebagai bentuk kapasitas individu, masyarakat, dan sistem dari sebuah kota untuk bisa bertahan, beradaptasi, serta mengurangi dampak, dan dapat tumbuh terhadap tekanan dan guncangan besar yang dihadapi. Guncangan yang dihadapi pada Kota Jayapura yaitu bencana banjir, dimana bencana banjir sendiri merupakan siklus tahunan. Kota Jayapura merupakan ibu kota Provinsi Papua, dalam hal ini diperlukan sebuah konsep perencanaan kota yang dapat memiliki ketahanan terhadap bencana yang dihadapi. Upaya dalam menurunkan risiko terhadap bencana banjir dengan menggunakan konsep ketahanan kota (resilient city). Metode penelitian ini menggunakan metode analisis kualitatif, yang digunakan untuk penyimpulan pendapat mengenai aspek dan indikator yang berkaitan dalam ketahanan Kota Jayapura terhadap bencana banjir. Metode kedua yaitu analisis Delphi yang digunakan untuk menganalisis kriteria indeks ketahanan kota yang diperlukan untuk Kota Jayapura menjadi tangguh terhadap bencana banjir. Hasil yang di dapat adalah Aspek Kesehatan, Aspek Sosial Demografi, Aspek Infrastruktur, Aspek Budaya Masyarakat (kebiasaan) dan aspek strategi. Hasil dari analisis Delphi dan kualitatif juga mendapatkan konsep ketahanan kota berdasarkan pendapat partisipan (key informants). Ketahanan Kota sendiri yaitu bagaimana merencanakan aspek mitigasi dan adaptasi dengan strategi yang dibutuhkan ialah pengendalian pemanfaatan ruang dalam hal pembangunan, yang disesuaikan dengan fungsi penggunaan lahan menurut Perda No 1 Tahun 2014. Visi dan strategi kota dalam ketahanan menghadapi bencana banjir  adalah dengan menerapkan  mitigasi seperti tanggul, pintu air, sumur resapan, biopori dan mengembangkan ruang terbuka hijau. sebagai pengendalian banjir serta memperhitungkan kapasitas pasca bencana. Dengan belajar dari bencana-bencana terdahulu yang sudah pernah terjadi di Kota Jayapura dan mengatur strategi yang terstruktur, terencana dan terpadu untuk Kota Jayapura dalam menghadapi bencana banjir.  

Kurniadi, Dede; Hanifah, Muhammad Abdul Yusup; Raharja, Indra Trisna; Mulyani, Asri

IT-Explore: Jurnal Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi 2022 Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Kristen Satya Wacana

Peranan Badan Pusat Statistik (BPS) adalah menyediakan kebutuhan data bagi pemerintah dan masyarakat. Data ini didapatkan dari sensus atau survei yang dilakukan sendiri dan juga dari departemen atau lembaga pemerintahan lainnya sebagai data sekunder. Data ini bisa dilihat dalam bentuk informasi di website resmi BPS, tetapi informasi yang disajikan belum lengkap karena terdapat data-data lain yang belum bisa di tampilkan khususnya untuk BPS Kabupaten Garut. BPS dibagi-bagi kedalam beberapa seksi untuk memenuhi tugas atau peranannya, dan yang menangani tugas diatas adalah seksi IPDS (Integrasi Pengolahan Diseminasi Statistik). Tujuan penelitian ini adalah merancang Aplikasi Indikator Strategis Garut Berbasis Android. Metode yang digunakan adalah Unified Approach dengan tahapannya yaitu Analisis, Desain, dan Kontruksi, sedangkan untuk pemodelannya menggunakan Unified Modelling Language. Penelitian ini menghasilkan sebuah perancangan aplikasi indikator strategis garut berbasis android yang diharapkan dapat digunakan dengan baik dan mampu membantu kinerja bidang IPDS menjadi lebih efektif dan efisien.

Kertati, Indra; Setyohadi Pratomo; Rahmad Purwanto Widyastomo

Jurnal Suara Pengabdian 45 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Rencana Strategis (Renstra)merupakan dokumen yang disusun Organoisasi Perangkat Daerah (OPD) jangka menengah. Renstra merupakan dokumen perencanaan Perangkat Daerah untuk periode 5 (lima) tahun yang memuat tujuan, sasaran, program, kegiatan dan sub kegiatan pembangunan yang disusun sesuai dengan tugas dan fungsi Perangkat Daerah serta berpedoman pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Dalam perkembangannya muncul Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 90 tahun 2019 tentang Klasifikasi, Kodefikasi, Dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan Dan Keuangan Daerah jo Keputusan Menteri Dalam Negeri (Kepmendagri) 050-5889. Melalui peraturan tersebut OPD dihadapkan pada ketentuan yang wajib dilaksanakan. Permasalahan yang dihadapi adalah belum semua perencana OPD memiliki kemampuan untuk dapat mengikuti ketentuan dalam Menyusun Renstra. Memahami Kepmendagri 050-5889 membutuhkan kesabaran dan ketelitian. Kepmendagri 050-5889 berisi daftar Kegiatan dan sub kegiatan yang telah tertulis tiap sub kegiatan dengan indikator output. Kesulitan OPD adalah jika masalah yang ada di daerah tidak dapat diselesaian dengan panduang sub kegiatan yang ada di Kepmendari 050-5889. Oleh karena itu diperlukan pendampingan untuk memudahkan OPD dalam Menyusun Renstra. Metode pengabdian masyarakat ini menggunakan pendekatan partisipatif yaitu membuka kesempatan bagi OPD untuk mengembangkan kreativitas sekaligus mampu mengidentifikasi sub kegiatan untuk menyelesaikan masalah sesuai tugas dan fungsi yang diemban. Melalui pendampingan ini OPD akan ditunjukan strategi memahai Kepmendasri 050-5889 dan strategi Menyusun renstra. Tujuan pendampingan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman perencana di OPD dalam memahami hakekat Renstra, dan mendampingi agar Renstra yang disusun sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Zihab, Zihab; Syarif, Muhamad; Hirjan, Muhamad; Dewi, Hastri Mulyana

Indonesia sebagai Negara berkembang dimana sebagian besar penduduk hidup di daerah pedesaan sehingga apabila pembangunan nasional bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat, maka kawasan pedesaan mendapat prioritas sebagai bidang garapan pembangunan. Kawasan pedesaan pada saat ini dapat di indentikan dengan kata “kemiskinan”. Pada kenyataannya, banyak masyarakat yang tinggal di pedesaan sangat akrab dengan kemiskinan. Pada umumnya mereka hidup dalam keterbatasan, kemiskinan dan ketidakberdayaan dalam menghadapi berbagai perkembangan dan perubahan yang terjadi. Tingginya tingkat kemiskinan menjadi indikator bahwa masyarakat belum berperan menjadi masyarakat yang mandiri dan berdaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran apa saja yang dilakukan koperasi Syariah Al-Hasan Mitra Ummat Lenek dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat di Desa Lenek dan mengetahui faktor apa saja yang menjadi penghambat dalam melakukan pemberdayaan kepada masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang menggunakan data kualitatif studi kasus. Dalam pengumpulan data penulis menggunakan metode wawancara sebagai pedoman kepada Direktur dan karyawan koperasi Al-Hasan Mitra Ummat Lenek serta para anggota koperasi Al-Hasan, sedangkan dokumentasi dilakukan dengan melakukan pencatatan ataupun data yang diperoleh dari koperasi Al-Hasan seperti sejarah koperasi Al-Hasan Mitra Ummat Lenek, struktur organisasi, dan ilustrasi pembiayaan pada koperasi Al-Hasan Mitra Ummat Lenek.Hasil penelitian ini adalah bahwa Pendekatan pemberdayaan ekonomi masyarakat sudah banyak dilakukan oleh beberapa Lembaga baik Lembaga pemerintah maupun non pemerintah, namun pendekatan tersebut banyak yang tidak memberikan hasil yang optimal, diantara penyebabnya adalah ketidaksinambungan antara tujuan dengan proses yang dijalankan. Untuk itu diperlukan sebuah wadah yang mewujudkan tujuan pemberdayaan masyarakat yang selaras dengan proses yang terjadi. Salah satu Lembaga yang berupaya mengatasi masalah tersebut adalah Koperasi Syariah Al-Hasan Mitra Ummat Lenek dimana dalam operasinya, koperasi syariah tersebut menyalurkan dana kepada masyarakat berdasarkan Al-Hadist dengan menggunakan prinsip bagi hasil yang sesuai dengan prinsip syariah. Koperasi Syariah Al-Hasan Mitra Ummat Lenek merupakan salah satu Lembaga keuangan yang syariah yang saat ini terus mengalami perkembangan.

Stefanus Rikardus Dhajo; Paulina Maria; Silvester Adinuhgra

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2022 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan kompetensi profesionalisme guru agama katolik dalam kemampuan proses belajar mengajar serta meningkatkan hasil pembelajaran  yang baik. Penelitian   ini   merupakan   penelitian    yang   menggunakan   pendekatan penelitiaan  kuantitatif    dengan  metode  deskriptif.  Data  diperolah  menggunakan angket tertutup. Responden penelitian yaitu guru agama katolik yang mengajar di sekolah dasar negeri kota Palangka Raya berjumlah 5 orang. Dari  hasil  penelitian   yang  telah  dilakukan   oleh   peneliti  kepada  guru pendidikan agama katolik di Sekolah Dasar Negeri Kota Palangka Raya dapat disimpulkan bahwa kompetensi profesional guru pendidikan agama katolik adalah baik.  Hal  tersebut  dilihat  dari  pencapaian  masing-masing  indikator  yaitu  pada indikator 1. kemampuan membuat perencanaan dan persiapan mengajar adalah 86,6% yang  masuk  pada  kriteria  baik.  Indikator  2.  penguasaaan  materi  yang  diajarkan kepada siswa adalah 65% yang masuk pada kriteria cukup baik. Indikator 3. penguasaan  metode dan  strategi  mengajar adalah  60%  yang masuk  pada kriteria cukup baik. Indikator 4. memberikan tugas-tugas kepada siswa adalah 73,3% yang masuk pada kriteria baik. Indikator 5. kemampuan mengelola kelas adalah 75% yang masuk pada kriteria baik. Indikator 6. kemampuan melakukan penilaian dan evaluasi adalah 80% yang masuk pada kriteria baik. Dari hasil tersebut, dapat ditarik kesimpulan bahwa kompetensi profesional guru pendidikan agama Katolik dalam proses belajar mengajar di Sekolah Dasar Kota Palangka Raya berjalan dengan baik.

Yohana Egie Agatha; Paulina Maria; Silvester Adinuhgra

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2022 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran Agama  Katolik secara online bagi siswa sekolah Dasar di SD Katolik Santo Don Bosco  Palangka Raya. Melalui studi ini diharapkan proses pembelajaran secara online dapat  berjalan efektif sesuai dengan indikator pembelajaran, khususnya bagi pembelajaran  Agama Katolik secara Online bagi siswa Sekolah Dasar.  Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data yang diperoleh dengan  menggunakan wawancara dan dokumentasi. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni  di SD Katolik Santo Don Bosco Palangka Raya. Informan dalam penelitian ini  berjumlah 12 orang yang terdiri dari 3 orang guru Pendidikan Agama Katolik, 5  siswa Sekolah Dasar kelas V, dan 4 orang tua siswa kelas V. Teknik analisis data  menggunakan teori Miles dan Huberman yang dari 3 tahap yaitu reduksi, penyajian  data, dan penarikan kesimpulan. Kesimpulan penelitian ini adalah pembelajaran Agama Katolik di SD Katolik  Santo Don Bosco Palangka Raya dapat berjalan efektif. Hal itu dapat dilihat dari  indikator efektivitas pembelajaran yang telah dijalankan oleh guru dan siswa selama  pembelajaran secara online. Terkait indikator efektivitas pembelajaran secara online  dilihat dari tujuan pembelajaran hingga evaluasi semuanya dapat dilalui. Disamping  proses pembelajaran yang dilakukan secara online tersebut, adanya faktor pendukung agar pembelajaran secara online dapat terlaksana yaitu aplikasi yang bisa digunakan  sebagai instrumen berjalannya pembelajaran online, sehingga guru diberikan  kemudahan untuk menyampaikan materi pembelajaran kepada siswa.