Publication Search

72,210 articles from 658 journals · 2,111 citations tracked

Showing 181-196 of 196

Analytics

Astrid Eka Wahyu Cahya Megananda; Hasan Ismail

Journal of Administrative and Sosial Science (JASS) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Pariwisata menjadi sektor yang paling terdampak dari merebaknya pandemi Covid-19. Kondisi ini terjadi di seluruh dunia dalam berbagai ukuran dan dimensi. Adanya Sapta Pesona, tujuh syarat yang harus diterapkan dan disosialisasikan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat, dapat meningkatkan daya tarik dan daya saing pariwisata. Hal ini mengacu pada dukungan dan peran masyarakat sebagai tuan rumah dalam menciptakan lingkungan dan suasana yang dapat mendorong tumbuh dan berkembangnya industri pariwisata melalui perwujudan ketujuh unsur tersebut. Desa Kebaron merupakan salah satu desa di Sidoarjo dengan lokasi wisata kebun jambu biji dan sangat kaya akan produk jambu biji. Di desa Kebaron di Sidoarjo ditanam berbagai varietas jambu biji di lahan seluas 5,5 hektar, ada sekitar 1.200 jambu biji. Salah satu kendala wisata petik jambu di desa Kebaroni adalah berkurangnya pengunjung pasca pandemi Covid-19 yang dimulai pada awal tahun 2020. Oleh karena itu, perlu dilakukan penambahan dan renovasi areal kebun dengan menambah infrastruktur penunjang. Berdasarkan analisis dengan mitra, ada beberapa persoalan yang perlu segera dibenahi.

Zarkasi, Mohammad

ISAINTEK: Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi 2022 Politeknik Negeri FakFak

PT Telkom Indonesia menyimpan data infrastruktur kabel dalam bentuk digital ke dalam Sistem Informasi Geografis berbasis website. Jumlah infrastruktur kabel tersebut sekitar 3.159 buah, tiap kabel direpresentasikan sebagai polyline atau kurva dengan kabel paling sederhana terdiri dari 3 titik dan yang terbesar terdiri dari 2.646 titik. Setiap titik terdiri dari koordinat latitude dan longitude. Ketika pengguna ingin mengakses atau mengelola kabel, semua data kabel harus dikirim dari server ke komputer pengguna dengan total ukuran data 16 MB. Hal ini menimbulkan masalah karena pengguna tersebar di berbagai wilayah dan berbagai kondisi jaringan. Saat pengguna berada di jaringan 3G, waktu yang diperlukan untuk menampilkan seluruh data kabel adalah sekitar 1,5 menit atau lebih, dan hal ini menyebabkan pengguna mengalami gangguan karena waktu tunggu yang tinggi. Berdasarkan permasalahan tersebut, pada penelitian ini dilakukan penerapan algoritma Ramer-Douglas-Peucker (RDP) untuk menghasilkan data kabel baru yang memiliki jumlah titik lebih sedikit daripada kabel aslinya. Berdasarkan hasil penelitian, algoritma RDP dengan ε sebesar 0,01 mampu menghasilkan data kabel baru dengan ukuran total 810 kB dan dapat dikirimkan dari server ke pengguna dalam waktu 5,10 detik dengan tetap mempertahankan detail lonjakan kurva.

Yusup Indra Wijaya; Herry Adi Candra; Fakhriani Eka Wati; Muharir, Muharir

Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains dan Teknologi 2022 Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Cloud Storage (penyimpanan online) merupakan model komputasi awan yang mungkin bisa menjadi penyimpanan data dan file secara online melalui penyedia layanan cloud storage yang bisa anda akses baik melalui internet publik atau jaringan pribadi. Penyedia cloud storage akan menyimpan, memelihara server penyimpanan, mengelola, infrastruktur, dan jaringan dengan aman untuk memastikan client memiliki akses ke data saat pengguna ingin membutuhkannya. Cloud Storage bisa kita gunakan sebagai penyimpanan data pribadi, memberi penggunna skalabilitas, dan daya tahan, dengan akses data kapan saja, dimana pun.    

Omirais Lawolo; Beriman Agape Waruwu; Kalva Fernando Pelawi; Boboy Gusri Saragih

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Tanaman 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya alam, dengan kondisi tanah dan musim yang cocok untuk sektor pertanian. Indonesia juga dikenal sebagai negara agraris karena sebagian besar mata pencaharian masyarakat Indonesia berasal dari sektor pertanian yang memegang peranan penting bagi perekonomian Indonesia. Sektor pertanian berkontribusi besar bagi perekonomian indonesia. Hal ini dilihat dari pertumbuhan domestik bruto (PDB), pertanian merupakan tiga besar penyumbang Produk Domestik Bruto (PDB) nasional yang tumbuh bersama industri dan pertambangan yaitu sebesar 12,98 persen dengan pertumbuhannya sebesar 1,37 persen. Penentuan daerah penelitian ini dilakukan secara sengaja (Purposive Method) yakni di Kabupaten Nias, Provinsi Sumatera Utara. Adapun pengambilan sampelnya adalah petani sebanyak 30 responden yang berada di Kecamatan Somolo-molo dari populasi seluruh petani yang berada di Kabupaten Nias. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa Kabupaten Nias memiliki potensi besar dibidang pertanian yaitu dibidang SDA, iklim, luas lahan pertanian dan Sumber daya manusia (SDM) yang mayoritas bekerja sebagai petani. Tantangan yang dihadapi dalam pengembangan pertanian di Kabupaten Nias adalah ketersediaan bibit, pupuk, dan pestisida, rendahnya pengetahuan petani akan teknologi, teknik budidaya yang masih konvensional, kurangnya perhatian pemerintah, pertanian dipandang sebelah mata, rendahnya minat regenerasi muda untuk terjun ke dunia pertanian dan rantai niaga yang merugikan petani. Strategi yang dapat dimanfaatkan dalam pengembangan pertanian di Kabupaten Nias adalah pengembangan bibit unggul dari tanaman sendiri, pertanian berbasis teknologi, digitalisasi informasi dan pemasaran produk pertanian, pembangunan infrastruktur pendukung pertanian, kebijakan pemerintah yang pro dengan petani dan pertanian.    

Ida, Ida

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2022 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Abstrak Bencana tanah longsor dapat mengakibatkan ancaman serius bagi masyarakat yang dapat menjadi situasi darurat bencana. Situasi darurat bencana ialah suatu peristiwa atau serangkaian peristiwa yang telah mengakibatkan ancaman yang kritis terhadap kesehatan, keselamatan, keamanan atau kesejahteraan suatu masyarakat atau sekelompok besar orang. Salah satu wilayah dengan resiko tinggi bencana tanah longsor adalah Desa pernah terjadi bencana tanah longsor dan pada tahun 2018 yang menimbulkan kerugian mulai dari kerusakan infrastruktur, kehilangan aset, beban psikis pasca bencana, korban luka-luka bahkan merenggut korban jiwa. Fasilitas sekolah atau sarana Pendidikan juga mengalami kerusakan sehingga mengganggu proses pembelajaran terhadap siswanya. Kegiatan ini melibatkan Siswa remaja dengan tujuan untuk mengoptimalkan pengetahuan dan pemahaman remaja Sirnaresmi dalam menghadapi bencana longsor dan mengoptimalkan pengetahuan dan pemahaman Standar Oprasional Prosedur (SOP) Manajemen Bencana Dalam Kesiapsiagaan Remaja Menghadapi Bencana Tanah Longsor. Metode yang digunakan yaitu Sosialisasi SOP Tanggap Darurat Dalam Manajemen Bencana Di Sekolah daerah rawan bencana Desa Sirnaresmi Kabupaten Sukabumi. Hasil penelitian adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman tentang SOP tanggap darurat dalam manajemen bencana pada remaja di Sirnaresmi.

Bayu Murti; Sunu Arsy Pratomo

Jurnal Universal Technic (UNITECH) 2022 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

The hydrogen economy is a shift in the use of fossil energy to energy derived from hydrogen. Currently, Energy experts are trying to find fuel from new and renewable energy, especially in the transportation sector. This study seeks to determine the profile of energy consumption in the city of Semarang, especially in the transportation sector with simulation calculations in a certain year. By knowing the profile of energy consumption in the transportation sector in the city of Semarang, the output of this research is a planning study to build hydrogen economic infrastructure and make possible steps. At the end of this paper, it will be known how big the potential for hydrogen infrastructure development is so that later it can be a guide in determining the right policy in carrying out hydrogen infrastructure development in the city of Semarang. The design capacity of hydrogen production at PT. SAMATOR is 1000 m3/hour. Production breakdown per day : 550 m3/hour x 24hours = 13,200m3. If the production is maximized for 360 days per year, the total hydrogen production in Semarang is 4,752,000m3. In 2020, the demand for hydrogen in the city of Semarang = 1,955,780 m3. With this research data, it can be analyzed that hydrogen production in the city of Semarang can meet the needs of hydrogen for transportation in the city of Semarang.

Dede Qodrat Alwajir

Public Service And Governance Journal 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Road infrastructure is a public good whose existence must be felt by all levels of society. Road infrastructure development is a policy that deserves attention from the government, including in the Banten Province region. This research aims to explain the problems in development and maintenance policies for road infrastructure in Banten Province. The research method uses a qualitative approach. Based on research, it is known that the implementation of road infrastructure development and maintenance policies in Banten Province has not been carried out optimally because it has not yet provided significant changes and minimized existing problems. Some of the problems include the government's responsiveness in dealing with road problems which is still lacking, resulting in victims due to reports not being resolved immediately. The inhibiting factors in implementing the development and maintenance of road infrastructure in Banten Province include a lack of skilled human resources, erratic activities due to policy changes in different central and regional government periods, and natural factors.

Martha A. Patoding; Irja Tobawan Simbiak; Monita Yessy Beatrick

JURNAL WILAYAH, KOTA DAN LINGKUNGAN BERKELANJUTAN 2022 Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Ketahanan kota (resilient city) adalah konsep yang erat kaitannya dengan pembangunan berkelanjutan, yaitu konsep yang dibangun diatas tiga dimensi mitigasi, adaptasi, dan respons. Konsep tersebut sebagai bentuk kapasitas individu, masyarakat, dan sistem dari sebuah kota untuk bisa bertahan, beradaptasi, serta mengurangi dampak, dan dapat tumbuh terhadap tekanan dan guncangan besar yang dihadapi. Guncangan yang dihadapi pada Kota Jayapura yaitu bencana banjir, dimana bencana banjir sendiri merupakan siklus tahunan. Kota Jayapura merupakan ibu kota Provinsi Papua, dalam hal ini diperlukan sebuah konsep perencanaan kota yang dapat memiliki ketahanan terhadap bencana yang dihadapi. Upaya dalam menurunkan risiko terhadap bencana banjir dengan menggunakan konsep ketahanan kota (resilient city). Metode penelitian ini menggunakan metode analisis kualitatif, yang digunakan untuk penyimpulan pendapat mengenai aspek dan indikator yang berkaitan dalam ketahanan Kota Jayapura terhadap bencana banjir. Metode kedua yaitu analisis Delphi yang digunakan untuk menganalisis kriteria indeks ketahanan kota yang diperlukan untuk Kota Jayapura menjadi tangguh terhadap bencana banjir. Hasil yang di dapat adalah Aspek Kesehatan, Aspek Sosial Demografi, Aspek Infrastruktur, Aspek Budaya Masyarakat (kebiasaan) dan aspek strategi. Hasil dari analisis Delphi dan kualitatif juga mendapatkan konsep ketahanan kota berdasarkan pendapat partisipan (key informants). Ketahanan Kota sendiri yaitu bagaimana merencanakan aspek mitigasi dan adaptasi dengan strategi yang dibutuhkan ialah pengendalian pemanfaatan ruang dalam hal pembangunan, yang disesuaikan dengan fungsi penggunaan lahan menurut Perda No 1 Tahun 2014. Visi dan strategi kota dalam ketahanan menghadapi bencana banjir  adalah dengan menerapkan  mitigasi seperti tanggul, pintu air, sumur resapan, biopori dan mengembangkan ruang terbuka hijau. sebagai pengendalian banjir serta memperhitungkan kapasitas pasca bencana. Dengan belajar dari bencana-bencana terdahulu yang sudah pernah terjadi di Kota Jayapura dan mengatur strategi yang terstruktur, terencana dan terpadu untuk Kota Jayapura dalam menghadapi bencana banjir.  

Dhanan Abimanto

Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen (EBISMEN) 2022 FEB Universitas Maritim Semarang

Peran bahasa Inggris sangatlah penting dalam berbagi hal termasuk dalam meningkatkan ekonomi trasnportasi. Di Indonesia perekonomian transportasi bergantung pada investor dalam negeri maupun investor asing. Maka dalam hal ini Indonesia harus mempersiapkan segala bidang, seperti SDM, khususnya Kemampuan Komunikasi Bahasa Inggris. komunikasi bdalam berbahsa Inggris berperan penting dalam pergerakan ekonomi khususnya di bidang transportasi untuk mendorong kemajuan infrastruktur sehingga mempermudah transportasi di Indonesia yang kemudian dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional maupun ekonomi global . Kemampuan Komunikasi Bahasa Inggris mutlak harus direncanakan secara berkesinambungan oleh pemerintah maupun swasta atau korporasi. Lebih jauh lagi, apabila SDM khususnya yang bergerak di bidang transportasi di Indonesia ini kemampuan Komunikasi Bahasa Inggris baik, maka mereka akan meningkatkan kemajuan transportasi dan ekonomi  Indonesia secara bersamaan.

Elanda, Anggi; Buana, Robby Lintang

Jurnal Elektronika dan Komputer 2021 STEKOM PRESS

Infrastructure is an important thing in an organization/company that is used to support activities carried out within the organization. Infrastructure that includes STMIK Rosma, including hardware, software, data, and information, and human resources that support information systems. Hardware resources include PCs that are used for clients with application program software. Windows 10 professional 32 and 64 bit as the operating system. While the software on the server uses Linux OS and PHP programming language. Data and information include infrastructure data, device data, server data and data on staff, students and lecturers at STMIK Rosma. So the need for the sustainability of this system is increasingly important. Problems that have existed in the STMIK Rosma infrastructure, such as those related to information security vulnerabilities. If this problem cannot be fixed in a sustainable manner, it will have an impact or risk on the sustainability of this infrastructure, especially the academic community. This study uses NIST SP 800-30 as the method used to solve these problems. Keywords: Information Security, NIST SP 800-30, Infrastructure, Risk Assessment

Arya Shanda Anwar; Astari Wulandari; Hetyorini

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2021 Universitas 17 Agustus 1945

Dunia pendidikan yang ada di Indonesia seiring perkembangan zaman mengalami berbagai perubahan dari waktu ke waktu, sehingga hal ini merubah pola pikir masyarakatnya untuk berubah menjadi lebih modern. Sebuah pendidikan sendiri juga tidak lepas dari pentingnya tempat atau infrastruktur yang mendukungnya, yaitu sebuah bangunan tempat belajar bagi para siswanya. Suatu Universitas sebaiknya memiliki sebuah gedung auditorium sendiri guna berfungsi  sebagai  pusat  kegiatan  yang  melibatkan  banyak  orang,  seperti  kegiatan seminar, kegiatan wisuda, dan pertunjukan dari mahasiswa. Gedung Auditorium Universitas 17 Agustus 1945 Semarang ini berfungsi untuk mewadahi aktifitas terkait kegiatan para civitas akademika yang melibatkan banyak orang dengan jumlah yang besar. Konsep  bangunan  auditorium  khususnya  adalah  bangunan  yang diharapkan mampu menampung segala kegiatan dan aktifitas acara-acara penting dan kemudian dapat diapreasikan sesuai dengan karakter dari kampus UNTAG sendiri.Pemilihan ragam arsitektur untuk bangunan Gedung Auditorium Univesitas 17 Agustus 1945 Semarang ini menggunakan penerapan arsitektur modern. Pengaplikasiannya dilakukan secara zoning, denah, sirkulasi, maupun fasad. Diharapkan rancangan ini berguna dan memberikan inspirasi bagi pembaca.

Chandra Istiani

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Revitalisasi Kawasan Kota Lama Semarang Untuk UNESCO World Heritage Site 2020 Dalam Upaya Meningkatkan Minat Kunjungan Wisatawan” ini bertujuan untuk : 1) Mengetahui potensi internal kondisi Kawasan Kota Lama Semarang, 2) Mengetahui potensi eksternal berupa atraksi, aksesibilitas, amenitas, dan ancilliary di Kawasan Kota Lama Semarang, 3) Mengetahui upaya revitalisasi Kawasan Kota Lama Semarang dalam meningkatkan minat kunjungan wisatawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa revitalisasi Kawasan Kota Lama Semarang ditujukan untuk menata Kawasan Kota Lama Semarang agar terlihat lebih tertata dari segi infrastruktur jalan, infrastruktur bangunan, dan infrastruktur sosial. Pembenahan dilakukan agar Kawasan Kota Lama Semarang menjadi daya tarik wisata yang nyaman bagi para wisatawan.

Dyan Triana Putra

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Pengembangan Wisata Alam lebih efektif dalam pengembangan, jika mengetahui karakteristik infrastruktur pendukung potensi daya tarik berdasarkan segmen wisatawan. Ambarawa Kabupaten Semarang memiliki potensi wisata yang perlu didukung, sehingga dapat memberikan pengaruh eksternal dalam kegiatan daya tarik wisata di kawasan Eling Bening. Salah satu bentuk dukungan yaitu penyediaan infrastruktur yang masih perlu untuk dilakukan pengembangan maupun peningkatan dalam mencapai tujuan, yaitu memberikan dukungan terhadap kegiatan wisata. Maka, di perlukan pengembangan infrastruktur pendukung wisata, dan segmen wisatawan. Penelitian ini menggunkan metode analisis deskriptif untuk mencari potensi daya tarik wisata, karakteristik infrastruktur pendukung dan segmen wisatawan. Peneliti ini menghasilkan potensi daya tarik wisata, karakteristik infrastruktur yang ada, Kondisi infrastrukur bermacam macam mulai dari kondisi tidak ada sampai ada, seperti infrastruktur yang sudah ada adalah kondisi jalan yang baik, namun belum adanya pengamanan di area jalan pendukung daya tarik wisata, tempat makan yang sudah baik, namun dalam kondisi tertentu tidak bisa memberikan pelayanan secara maksimal, tempat parkir yang luas, namun masih dijadikan satu dengan sarana parkir berkuda, rambu rambu petunjuk jalan dan arah sudah tersedia yang ada di pintu masuk Ambarawa, yang terakhir yaitu fasilitas amenitas yang berupa gazebo. tempat bermain, spot selfie dan wahana bkolam renang. Sedangkam untuk yang belum ada seperti pusat souvenir, kantor pusat informasi dan pelayanan, pos keamanan.

Indra Kertati

Public Service And Governance Journal 2020 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Smart City bukan hanya tren untuk kota-kota besar, tetapi kebutuhan akan layanan publik yang cepat, murah, aman, dan dapat dipercaya. Tujuannya adalah untuk menganalisis pemerintahan pintar berbasis teknologi informasi sebagai implikasi dari smart city Kota Surakarta. Penelitian ini menggambarkan  bagaimana pemerintah daerah dapat mengimplementasikan empat komponen dalam smart city yaitu: (1) government of a smart city, (2) smart decision-making, (3) smart administration and (4) smart urban collaboration. Hasil penelitian menunjukkan: (1) pemerintah daerah telah menyediakan instrumen untuk keberhasilan infrastruktur kota pintar, sumber daya manusia, dan peraturan, tetapi dalam hal sumber daya manusia dan fasilitas infrastruktur belum optimal seperti yang diharapkan; (2) Respons publik terhadap pemerintahan cerdas tidak optimal, tetapi kelas menengah memiliki kemampuan untuk menggunakan dan berpartisipasi dalam pemerintahan cerdas; (3) Ada 16 Perangkat Daerah yang telah menyediakan layanan publik berbasis TI dengan berbagai bentuk layanan; (4) Permintaan akan layanan berbasis TI telah meningkat tajam dari sebelumnya sebagaimana dibuktikan oleh nilai SKM yang cukup baik dan (5) mayoritas aksesibilitas publik ke layanan publik rendah karena kerentanan ekonomi, sosial, usia dan keterjangkauan harga.

Pratama, Alif Candra; Rochmani, Rochmani

DINAMIKA HUKUM 2018 Universitas Stikubank

Pencemaran lingkungan hidup tidak hanya berdampak buruk bagi kehidupan masyarakat yang ada sekarang namun juga akan mengancam kelangsungan hidupnya kelak. Adanya pencemaran lingkungan yang ditimbulkan dari adanya pembuangan limbah ke sungai yang berulang membuat perlunya ada penegakan sanksi pidana yang didasarkan pada UUPPLH. Kasus yang diangkat dalam penelitian ini adalah kasus pencemaran air di sungai Klampisan oleh PT. Marimas pada tahun 2013 yang berdampak pada warga di sekitar sungai Klampisan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan penegakan sanksi pidana dalam pencemaran lingkungan hidup ditinjau dari UUPPLH dan menjelaskan hambatan dalam penegakan sanksi pidana dalam pencemaran lingkungan hidup ditinjau dari UUPPLH. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif. Spesifikasi penelitian ini adalah deskriptif analitis yaitu menggambarkan peraturan perundang – undangan yang berlaku dikaitkan dengan teori – teori hukum dan praktek pelaksanaan hukum yang menyangkut permasalahan tersebut. Metode analisis data menggunakan cara deskriptif kualitatif PT. Marimas, Semarang belum dikenakan sanksi pidana atas pencemaran sungai Klampisan yang diakibatkan karena kurangnya alat bukti dalam pembuktian pencemaran lingkungan sehingga penegakan sanksi pidana dalam pencemaran lingkungan hidup ditinjau dari UUPPLH di PT. Marimas, Semarang belum berjalan. Hambatan dalam penegakan sanksi pidana dalam pencemaran lingkungan hidup ditinjau dari UUPPLH di PT. Marimas, Semarang adalah kurangnya sosialiasi kepada masyarakat terkait hukum lingkungan, kendala dalam pembuktian karena di sepanjang Kali Klampisan terdapat sekitar 7 industri yang punya andil membuang limbah ke badan sungai tersebut dan pembangunan instalasi Pengelolaan Air Minum (PAM) di wilayah Purwoyoso, dan belum maksimalnya infrastruktur penegakan hukum yang disebabkan oleh kurangnya ketegasan dalam pelaksanaan peraturan perundangan dan sumber daya manusia di Dinas Lingkungan Hidup yang jumlahnya belum memadai untuk melakukan pengawasan.

Supriyanto, Aji

Dinamik 2010 Universitas Stikubank

Pemakaian perangkat teknologi berbasis wireless pada saat ini sudah begitu banyak, baik digunakan untuk komunikasi suara maupun data. Karena teknologi wireless memanfaatkan frekwensitinggi untuk menghantarkan sebuah komunikasi, maka kerentanan terhadap keamanan juga lebih tinggi dibanding dengan teknologi komunikasi yang lainnya. Berbagai tindakan pengamanan dapat dilakukan melalui perangkat komunikasi yang digunakan oleh user maupun oleh operator yang memberikan layanan komunikasi. Kelemahan jaringan wireless secara umum dapat dibagi menjadi 2 jenis, yakni kelemahan pada konfigurasi dan kelemahan pada jenis enkripsi yang digunakan. Secara garis besar, celah pada jaringan wireless terbentang di atas empat layer di mana keempat lapis (layer) tersebut sebenarnya merupakan proses dari terjadinya komunikasi data pada media wireless. Keempat lapis tersebut adalah lapis fisik, lapis jaringan, lapis user, dan lapis aplikasi. Model-model penanganan keamanan yang terjadi pada masing-masing lapis pada teknologi wireless tersebut dapat dilakukan antara lain yaitu dengan cara menyembunyikan SSID, memanfaatkan kunci WEP, WPA-PSK atau WPA2-PSK, implementasi fasilitas MAC filtering, pemasangan infrastruktur captive portal.