Publication Search

80,260 articles from 776 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-20 of 846

Analytics

Kurniawati, Priskila; Sitanggang, Rena; Monardo, Doni; Sugiyanto

Public Service And Governance Journal 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Di era Industri 5.0, adaptabilitas tenaga kerja menjadi urgensi utama karena terjadinya pergeseran paradigma dari fokus pada otomatisasi dan efisiensi menuju kolaborasi harmonis antara manusia dan teknologi yang berpusat pada manusia (human-centric), berkelanjutan, dan resilien. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) terhadap 40 artikel jurnal nasional dan internasional yang diterbitkan tahun 2020–2025 dari basis data Google Scholar, Scopus, dan Garuda. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi strategi upskilling dan reskilling yang efektif sebagai mekanisme adaptabilitas tenaga kerja terhadap disrupsi AI dan otomatisasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa: (1) kesenjangan keterampilan global merupakan ancaman nyata dengan 50% karyawan membutuhkan reskilling pada 2025; (2) strategi upskilling dan reskilling yang efektif mencakup pembelajaran berbasis proyek, microlearning, platform digital adaptif, dan kemitraan industri; (3) dukungan organisasi, kepemimpinan transformasional, dan budaya belajar berkelanjutan merupakan faktor penentu keberhasilan; serta (4) hambatan utama implementasi meliputi keterbatasan anggaran, resistensi perubahan, dan kesenjangan infrastruktur digital. Temuan ini menegaskan bahwa investasi pada pengembangan modal manusia melalui program upskilling dan reskilling merupakan imperatif strategis untuk menjaga ketahanan organisasi dan daya saing tenaga kerja di era transformasi digital.

Puji P.M, Mostien Adi; Salim, Agus; Soebroto, Handoyo Ganda; Setyono, Endik Catur

Amphibious Journal 2026 Akademi Angkatan Laut

Wilayah perbatasan Ambalat merupakan kawasan strategis NKRI yang rawan terhadap pelanggaran kedaulatan dan ancaman keamanan. Satuan Tugas (Satgas) Ambalat Korps Marinir menghadapi tantangan geografis dan keterbatasan teknologi pengawasan konvensional. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi pemanfaatan teknologi Unmanned Aerial Vehicle (UAV) untuk meningkatkan efektivitas pengamanan perbatasan oleh Satgas Ambalat. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam dengan 4 narasumber (Komandan Skuadron Udara 700, pilot UAV, Dansatgas Ambalat, dan personel komunikasi Satgas Ambalat), serta dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles & Huberman. Penelitian menunjukkan bahwa (1) UAV belum dimanfaatkan secara langsung oleh Satgas Ambalat, pengamanan masih mengandalkan patroli konvensional dan drone non-militer; (2) tantangan utama meliputi keterbatasan personel terlatih, belum adanya program pelatihan formal, keterbatasan sarana prasarana (Ground Control Station, sistem komunikasi), serta kekosongan regulasi operasional; (3) UAV tipe ScanEagle dan Camcopter S-100 dinilai paling sesuai untuk kebutuhan Satgas Ambalat karena daya tahan terbang lama dan sensor canggih. Pemanfaatan UAV dapat memperluas jangkauan pengawasan, menyediakan data real-time, mengurangi risiko personel, serta meningkatkan efisiensi operasional. Diperlukan pendekatan terintegrasi berupa penyusunan regulasi, pengadaan sarana dan pelatihan personel bertingkat dan berlanjut. Teknologi UAV memiliki potensi strategis untuk memperkuat sistem pengamanan perbatasan Ambalat. Rekomendasi meliputi dukungan kebijakan pemerintah, pengembangan doktrin TNI AL, pembentukan unit UAV Korps Marinir, serta pelatihan personel secara berkelanjutan.

Atina Nabila Ahmad; Didit Darmawan; Rahayu Mardikaningsih

JURNAL RISET MANAJEMEN (JURMA) 2026 Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

The increasingly dynamic organizational environment demands strategic human resource management to maintain competitiveness and achieve organizational goals. Performance appraisal serves not only as an evaluation tool but also as the basis for decision-making regarding employee career development. This study aims to analyze the impact of performance appraisal on career development based on various empirical research findings. The method used is a Systematic Literature Review (SLR) with the PRISMA framework and a descriptive-qualitative approach. Data were obtained from scientific articles on Google Scholar, Garuda, and ScienceDirect containing quantitative studies from the 2022–2026 period. The data were then analyzed using narrative synthesis to identify patterns of relationships between performance appraisal and career development. The results of the study indicate that performance appraisal has a positive and significant effect on employee career development. An objective, transparent, and measurable appraisal system helps organizations identify employee potential, enhance competencies, determine training needs, and support promotions and career opportunities. These findings align with Performance Management Theory, Human Capital Theory, Goal-Setting Theory, and Expectancy Theory. Therefore, the integration of performance appraisal and career development is a key strategy in building a competent, productive, and sustainable workforce.

Prihartanto, Henry Dwi; Armin, Edmund Ucok; Apriliani, Trisna Ayu

ISAINTEK: Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi 2026 Politeknik Negeri FakFak

Wastewater Treatment Plant (WWTP) pada kawasan industri konvensional umumnya masih mengandalkan strategi pemeliharaan berbasis interval waktu yang tetap. Pendekatan tersebut berisiko menyebabkan penurunan performa pompa yang tidak teridentifikasi secara dini serta meningkatkan potensi pemborosan energi operasional. Penelitian ini mengembangkan Green Maintenance Framework berbasis machine learning untuk meningkatkan reliabilitas pompa sirkulasi pada sistem Moving Bed Biofilm Reactor (MBBR). Analisis dilakukan menggunakan dataset telemetri multi-sensor yang mencakup parameter getaran, temperatur, tekanan, debit aliran, dan rotasi per menit (RPM). Proses rekayasa fitur diterapkan melalui pembentukan System Efficiency Index untuk meningkatkan sensitivitas model terhadap indikator degradasi kinerja pompa. Model prediktif dibangun menggunakan algoritma Random Forest Classifier dengan skema pembagian data 80:20 secara stratified. Hasil pengujian menunjukkan bahwa model menghasilkan tingkat akurasi klasifikasi sebesar 100%, dengan variabel Vibration dan Temperature menjadi parameter yang paling dominan dalam proses prediksi. Analisis operasional memperlihatkan bahwa degradasi pompa menyebabkan penurunan flow rate meskipun nilai rotasi per menit (RPM) mengalami peningkatan, sehingga memicu kenaikan konsumsi energi dan meningkatkan risiko gangguan pada proses biologis Moving Bed Biofilm Reactor (MBBR). Dari aspek ekonomi, kondisi tersebut menyebabkan pemborosan energi sebesar 5.623 kWh atau setara Rp6.271.236, - per bulan untuk setiap unit pompa. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan sistem predictive maintenance berbasis kecerdasan buatan untuk mendukung efisiensi energi serta implementasi green manufacturing di kawasan industri.

Andi Patimang

ISAINTEK: Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi 2026 Politeknik Negeri FakFak

LAMPUKITA merupakan salah satu UMKM VCO di Kabupaten Fakfak. Hasil dari pembuatan VCO usaha tersebut,  menghasilkan blondo yang selanjutnya diolah menjadi minyak goreng.  Berdasarkan aspek pemasaran,VCO LAMPUKITA memiliki prospek yang baik. Namun, ketersediaan bahan baku kelapa yang memenuhi syarat pembuatan produk utama, jumlahnya terkadang tidak tersedia.  Penelitian sebelumnya fokus pada teknik ekstraksi VCO, masih sedikit membahas strategi bisnis spesifik untuk minyak goreng hasil blondo ditingkat UMKM dengan kendala bahan baku.  Tanpa strategi pengembangan yang tepat, LAMPUKITA akan sulit bertahan secara finansial meskipun produknya memiliki nilai gizi lebih unggul. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman,  menentukan faktor internal, eksternal strategi terbaik dan model pengembangan bisnis baru yang dapat diterapkan LAMPUKITA. Penentuan lokasi secara purposive. Jenis data yaitu data primer dan data sekunder.  Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi.  Analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif (analisis SWOT dan BMC) dan kuantitatif (metode IFAS, EFAS dan QSPM).  Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa kekuatan utama usaha LAMPUKITA terletak pada keunggulan produk alami, pemanfaatan blondo VCO, serta cita rasa khas kelapa Fakfak. Kelemahan utamanya adalah keterbatasan ketersediaan kelapa yang memenuhi standar VCO, kapasitas produksi masih kecil, dan keterbatasan modal. Analisis IFAS dan EFAS menunjukkan LAMPUKITA berada pada kondisi cukup mendukung untuk dikembangkan secara internal dan eksternal. Keberlanjutan usaha ditentukan oleh manajemen rantai pasok  kelapa. Strategi paling tepat dikembangkan adalah strategi kemitraan dengan petani kelapa berbasis standar VCO.  LAMPUKITA dapat menerapkan berbagai model bisnis baru untuk menanggulangi keterbatasan bahan baku.

Yulius Alan Hartanto; Irja Tobawan Simbiak; Lazarus Ramandey

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Teknik 2026 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Ciberi Beach is a tourist area in Enggros Village, Abepura District, Jayapura City, with significant development potential that draws on its natural resources and local wisdom. This study aims to identify internal and external factors influencing the development of the tourism area and to formulate appropriate development strategies using SWOT analysis. The research employs a mixed-methods approach, combining qualitative and quantitative techniques, with data collected through field observations, in-depth interviews, and questionnaires distributed to 25 visitors. The findings show that the main strengths are unspoiled natural scenery and community friendliness, while the main weaknesses include inadequate public facilities and poor road access. Key opportunities include ecotourism potential and policy support for spatial planning, while threats include coastal abrasion and unmanaged waste. Based on the SWOT matrix, the strategic position falls in Quadrant I (X = 0.31; Y = 0.51), supporting an aggressive SO strategy. Priority strategies include community-based ecotourism development, digital promotion, collaborative partnerships with universities and NGOs, and regulatory strengthening for sustainable land use. The analysis is grounded in a three-framework theoretical lens comprising the 3A tourism components (Attraction, Accessibility, Amenity), ecotourism principles, and community-based tourism, which together guide the interpretation of SWOT findings and the formulation of strategy.

Putri Intan Sustoro; Bunga Nur Aulina; Flora Anjelika Safitri; Makmur Sujarwo

JURNAL RISET EKONOMI DAN AKUNTANSI (JREA) 2026 Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Advances in digital technology are driving universities to prepare students who are not only capable of becoming job seekers but also job creators through technology-based ventures. Technopreneurship has become a key approach because it combines entrepreneurial skills, technology, creativity, and innovation to create products or services with economic value. This study aims to analyze strategies for developing student technopreneurship in the digital era through entrepreneurship education, digital literacy, and business incubation. The method used is a literature review employing a descriptive qualitative approach through the examination of various scientific journals, books, and relevant academic sources. The findings indicate that entrepreneurship education serves as the foundation for shaping students’ mindset, motivation, and skills as prospective technopreneurs. Digital literacy supports students’ ability to leverage social media, e-commerce, digital platforms, and information technology to expand markets and enhance business efficiency. Meanwhile, business incubation serves as a mentoring mechanism that bridges university learning with real-world business practices. Thus, the development of student technopreneurship must be carried out in an integrated manner through practice-based curricula, the strengthening of digital skills, business mentoring, and collaboration with the government, industry, investors, and the business community.  

Selfin Yunus Tamabitte

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2026 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

This study aims to explore how the inquiry approach functions as a pedagogical strategy in Christian Religious Education to enhance students’ spiritual discernment. The background of this research arises from the tendency of learning practices that remain predominantly focused on cognitive aspects, thereby not fully cultivating spiritual sensitivity in life decision-making. This study employs a qualitative method with a descriptive-analytical approach through a review of theological and pedagogical literature, conceptual analysis, and reflection on classroom learning practices. The analysis focuses on the relationship between the core elements of inquiry questioning, investigating, dialoguing, and reflecting on knowledge and the process of developing the ability to discern God’s will in the real-life contexts of students. The findings indicate that inquiry effectively creates a reflective learning experience that integrates cognitive, affective, and behavioral dimensions, enabling students not only to understand faith teachings theoretically but also to consider Christian values in concrete situations. This approach encourages active participation, constructive and critical dialogue, and fosters habits of faith reflection, moral sensitivity, and personal responsibility. Thus, inquiry is proven to be a relevant pedagogical method for achieving the theological goal of Christian Religious Education, namely the formation of spiritual discernment that guides students’ attitudes, decisions, and actions in daily life.

Mohamad Hisyam; Aynun Naim

Penelitian ini mengkaji strategi Kepala Madrasah MA Bali Bina Insani Tabanan dalam membentuk toleransi siswa melalui penguatan moderasi beragama di tengah masyarakat Hindu dengan guru lintas agama. Tujuannya: (1) mendeskripsikan strategi kepala madrasah, (2) menganalisis pengaruh moderasi beragama terhadap toleransi siswa di lingkungan multikultural, dan (3) mengidentifikasi faktor pendukung serta hambatan.Metode yang digunakan adalah kualitatif fenomenologi melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan triangulasi untuk uji keabsahan data.Hasil penelitian menunjukkan: (1) Strategi kepala madrasah mencakup pembelajaran, pengembangan karakter, kemitraan, lingkungan inklusif, dan evaluasi partisipatif. (2) Moderasi beragama tercermin pada komitmen kebangsaan, sikap anti kekerasan, serta penghormatan tradisi lokal yang membentuk toleransi siswa. (3) Faktor pendukung meliputi keterlibatan guru Hindu, praktik toleransi sehari-hari, dan dukungan masyarakat. Hambatan muncul dari perbedaan latar siswa, keterbatasan fasilitas, serta keraguan orang tua terhadap guru non-Muslim, namun diatasi dengan komunikasi persuasif, keteladanan, dan kolaborasi pasca Bali Democracy Forum 2016.

Afifah Novi Pujianingrum; Sri Katiwi; Amalia Khoirunisa

TAWAZUN: Journal of Islamic Finance and Digital Innovation 2026 Asosiasi Program Doktor Ekonomi Syariah Indonesia

Filsafat dan etika bisnis memiliki peran penting dalam mengarahkan korporasi untuk bertindak dengan mempertimbangkan dampak sosial dan lingkungan dari keputusan bisnis yang diambil. Dalam konteks global yang terus berkembang, perusahaan-perusahaan dihadapkan pada tantangan besar untuk tidak hanya mengejar keuntungan finansial, tetapi juga untuk memenuhi tanggung jawab sosial mereka. Namun, ketidaksesuaian antara tanggung jawab sosial dan praktik korporasi yang terjadi dalam banyak kasus, mengindikasikan adanya celah dalam pemahaman dan penerapan etika bisnis yang efektif (Carroll, 2020). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji sejauh mana filosofi etika bisnis dapat berperan dalam menyelaraskan tanggung jawab sosial dengan praktik korporasi, serta mengeksplorasi model-model yang dapat diadopsi oleh perusahaan untuk menjembatani ketimpangan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis literatur dan studi kasus sebagai metodologi. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan teori etika bisnis yang lebih aplikatif dalam dunia korporasi, dengan menekankan pentingnya integrasi nilai-nilai sosial dalam strategi bisnis jangka panjang.

Timotius Ferry Setiawan; Petra Kania Patrecia Putri; Intan Anissa Fitri

TAWAZUN: Journal of Islamic Finance and Digital Innovation 2026 Asosiasi Program Doktor Ekonomi Syariah Indonesia

Artikel ini mengkaji konsep teologi pembelajaran dari perspektif Alkitabiah dalam upaya mengembangkan metode pengajaran yang relevan dan efektif di sekolah Kristen. Melalui penelaahan teks-teks Alkitab, artikel ini menyelidiki prinsip-prinsip dasar yang dapat diterapkan dalam pendidikan Kristen untuk menciptakan lingkungan belajar yang tidak hanya mendidik secara akademis, tetapi juga membentuk karakter siswa sesuai dengan nilai-nilai Kristiani. Pendekatan ini diharapkan dapat membantu pendidik dalam merancang strategi pengajaran yang sejalan dengan ajaran iman dan membangun hubungan yang lebih erat antara pengajaran dan spiritualitas. Selain itu, artikel ini juga menyarankan berbagai model dan metode yang dapat digunakan dalam konteks sekolah Kristen untuk memaksimalkan pengalaman pembelajaran secara holistik.

Chiara Yobelin; Hasan Mujtaba; Catharina Aprilia Hellyani; Anna Triwijayati

Ebisnis Manajemen 2026 Fakultas Ekonomi & Bisnis, Universitas Nusa Nipa

The rapid development of digital technology has transformed the tourism industry through the implementation of Augmented Reality (AR), which provides more interactive, educational, and immersive tourism experiences. In Indonesia, the adoption of AR has become increasingly important to address the unequal distribution of tourist visits, which remain heavily concentrated in a few destinations, particularly Bali. This study aims to identify the clusters of AR utilization in Indonesian tourism development and analyze their potential contributions to destination promotion, cultural heritage preservation, and tourism competitiveness. The study employed a Systematic Literature Review (SLR) approach based on the PRISMA guidelines. Data were collected from reputable national and international scientific publications discussing AR implementation in tourism, cultural heritage, and travel industries between 2014 and 2025. The findings reveal that AR utilization in Indonesia can be categorized into five major clusters: the Bali Tourism Corridor Cluster, the Jakarta Metropolitan Cluster, the West Java Cluster, the East Java Cluster, and the Eastern Indonesia Cluster. Various AR implementations in destinations such as the Bongal Historical Site, Tana Toraja, Langsa City, and Lawang Sewu demonstrate the technology’s ability to enhance visitor experiences, strengthen historical and cultural education, and support destination marketing strategies. Furthermore, technology readiness and human resource competence were identified as the most influential factors affecting successful AR adoption. The findings suggest that AR has significant strategic potential to expand destination exposure, reduce disparities in tourist distribution across regions, and support the sustainable digital transformation of Indonesia’s tourism sector.

Simanjuntak, Ayub; Kurniawan, Martha Mulyani

Jurnal Silih Asah 2026 LPPM - STT Kadesi Bogor

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi strategi manajemen kesiswaan berbasis nilai Kristiani serta kontribusinya terhadap pembentukan karakter peserta didik dalam lingkungan pendidikan multikultural di SDS Unity Primary School. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada meningkatnya kompleksitas keberagaman di lingkungan sekolah yang menuntut adanya pengelolaan peserta didik yang tidak hanya berorientasi administratif, tetapi juga mampu membangun sikap toleransi, penghargaan terhadap perbedaan, dan karakter yang kuat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara, dan analisis dokumentasi sekolah, kemudian dianalisis menggunakan kerangka SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats). Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kesiswaan di SDS Unity Primary School diimplementasikan melalui integrasi nilai-nilai Kristiani, seperti kasih, integritas, tanggung jawab, kerendahan hati, dan pelayanan ke dalam berbagai kebijakan dan program kesiswaan. Keberagaman peserta didik yang terdiri atas berbagai agama dan etnis dikelola melalui pendekatan inklusif yang mendorong interaksi lintas budaya dan lintas agama. Analisis SWOT menunjukkan bahwa identitas spiritual sekolah, program pembinaan rohani, kegiatan ekstrakurikuler, serta dukungan orang tua menjadi kekuatan utama dalam pembentukan karakter peserta didik. Di sisi lain, keterbatasan pembina rohani dan tantangan sekularisasi menjadi faktor yang perlu diantisipasi. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa harmonisasi program kerohanian, ekstrakurikuler, dan program anti-perundungan berbasis pendekatan restoratif berkontribusi terhadap terciptanya iklim sekolah yang aman, toleran, dan harmonis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi manajemen kesiswaan berbasis nilai Kristiani efektif mendukung pembentukan karakter peserta didik serta dapat menjadi model pengelolaan pendidikan multikultural yang inklusif dan berorientasi pada pengembangan karakter secara holistik.

Najma Azalia; Kartika Eka Sari; Christia Meidiana

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Teknik 2026 Pusat riset dan Inovasi Nasional

TPS 3R is a community-based waste management approach aimed at reducing waste generation through reduce, reuse, and recycle activities. However, the operational sustainability of TPS 3R still faces several challenges,including  waste processing effectiveness, and community participation. This study aims to analyze the community’s Willingness to Pay (WTP) for waste management fees and to formulate priority recommendations for improving the performance of TPS 3R Banjar Sugihan using the Quality Function Deployment (QFD) method. The research was conducted in Banjar Sugihan Village, Tandes District, Surabaya City, involving 563 household respondents. WTP analysis was carried out using the bidding game method, while QFD analysis was conducted through the preparation of the House of Quality (HoQ). The results showed that the community’s WTP ranged from IDR 16,000 to IDR 19,000 per month. If applied to all 3,758 households in Banjar Sugihan Village, the potential retribution revenue is estimated to reach IDR 60,128,000–IDR 71,402,000 per month. The QFD analysis indicated that the priority strategies for improving TPS 3R performance include enhancing infrastructure facilities, optimizing waste sorting and processing, increasing waste processing capacity, strengthening human resource capacity, and implementing a WTP-based retribution system. Therefore, the implementation of a WTP-based retribution system and priority strategies derived from QFD analysis are expected to support the sustainability of waste management at TPS 3R Banjar Sugihan.

Rabbani Gadhah Kun Atha; Putri Salwa Zanjambila; Tiara Levana; Ahmad Fauzi Inu Kertopati; Nisrina Hamidah +10 more

Jurnal Teknologi Pangan dan Ilmu Pertanian 2026 International Forum of Researchers and Lecturers

Chili pepper (Capsicum annuum L.) is recognized as one of the horticultural commodities with significant economic value and an important contribution to food security in Indonesia. However, conventional cultivation practices still face various challenges, including limited land availability, climate uncertainty, and disturbances from plant pests and diseases. These conditions highlight the need for the implementation of innovative technologies to improve production efficiency while maintaining yield stability. One approach that has been increasingly developed is the hydroponic system, a cultivation technique that does not rely on soil as a growing medium but instead utilizes nutrient solutions as the primary source of essential elements. This article aims to examine various aspects of hydroponic chili cultivation, including the roles and benefits of the plant, different types of hydroponic systems, abiotic and biotic stress factors, and cultivation management strategies. Based on the review conducted, hydroponic systems, when supported by optimal nutrient management and environmental conditions, are capable of enhancing both the yield and quality of chili plants. Therefore, the development of hydroponic-based chili cultivation is considered to have promising prospects as a solution to support sustainable agriculture in the future.

Lestari, Wiwin; Fachry Jiyad Setiawan

Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Perkembangan teknologi digital dan media sosial telah mendorong pentingnya kemampuan personal branding bagi generasi muda, khususnya siswa sekolah menengah atas. Personal branding menjadi salah satu strategi yang dapat membantu individu membangun citra diri positif, meningkatkan kepercayaan diri, serta mempersiapkan diri menghadapi dunia pendidikan maupun karier di masa depan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya personal branding melalui workshop interaktif di SMA Negeri 1 Batujaya. Kegiatan melibatkan 12 siswa yang terdiri atas duta siswa dan perwakilan aktif sekolah. Metode pelaksanaan dilakukan melalui penyampaian materi, diskusi, praktik sederhana, dan refleksi bersama. Evaluasi dilakukan secara kualitatif melalui observasi partisipatif dan umpan balik peserta selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memiliki antusiasme tinggi serta mengalami peningkatan pemahaman mengenai pentingnya membangun citra diri positif dan penggunaan media sosial secara lebih strategis dalam mendukung pengembangan diri. Pendekatan partisipatif melalui workshop interaktif dinilai efektif dalam meningkatkan keterlibatan peserta selama kegiatan berlangsung.

Kayla Salva Alishiha Zahra; Hilma Najiyyah

Jurnal Nakula : Pusat Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Ilmu Sosial 2026 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

The exponential growth of digital technology has profoundly reshaped the communicative landscape of Muslim communities across the globe, fundamentally altering how they access information, forge religious identities, and engage in collective discourse. This study examines the imperative of building an Islamic and ethical digital ecosystem grounded in three foundational pillars of Islamic thought: theological monotheism (tawhid), Islamic jurisprudence (fiqh), and moral excellence (akhlakul karimah). Employing a qualitative methodology through systematic literature review and critical discourse analysis, this research synthesizes perspectives drawn from Islamic studies, digital ethics, communication theory, and social informatics. The findings demonstrate that Islamic moral principles encompassing truthfulness (sidq), integrity (amanah), wisdom (hikmah), and justice (adl) constitute a robust and coherent normative framework for governing conduct in digital spaces. The study maps four interconnected dimensions of an Islamic digital ecosystem: theological grounding for online behavior, ethical interaction in social media environments, creative dakwah through positive content generation, and collective approaches to countering moral hazards including misinformation, cyberbullying, and digital addiction. The research concludes that without deliberate, coordinated engagement from religious scholars, educators, content creators, and policymakers, digital spaces risk amplifying moral degradation rather than fostering spiritual development. The paper proposes a multi-stakeholder model for constructing an Islamic digital culture that is genuinely value-driven, participatory, and adaptive to the evolving technological landscape rather than merely rule-compliant.

Armela Nababan; Putra Rajagukguk; Marthalena Lumban Gaol; Lenny Lubis; Justice Z Panggabean

jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat 2026 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This study aims to examine the components of the Christian Religious Education (CRE) curriculum in the family, its design and development, and its concrete implementation. The research employs a qualitative approach with a descriptive design through library research, using data sources such as books, academic journals, and relevant articles. The data were analyzed using descriptive qualitative techniques to produce a systematic and in-depth description. The findings show that the CRE curriculum in the family consists of interconnected components, namely objectives, content, strategies, methods, and evaluation, which must be implemented in an integrated manner. Faith education in the family is carried out through methods such as role modeling, habituation, teaching, discussion, mentoring, and practical application. Effective strategies include parental role modeling, dialogical communication, and love-based discipline. The implementation of the curriculum is realized through concrete activities such as family prayer, family worship, Bible reading, and the application of Christian values in daily life. In conclusion, the success of Christian Religious Education in the family largely depends on the active role and consistency of parents in implementing the curriculum in a holistic and continuous manner. With the right approach, the family can become an effective center of faith education in shaping children who are faithful, character-driven, and prepared to face life’s challenges.

Cici Anggraini; Go Gunawan Santoso; Malvin Dharma; Sudarmiatin Sudarmiatin; Yuli Soesetio

Faedah : Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 FKIP, Universitas Palangka Raya

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) have a strategic role in supporting the Indonesian economy, but still face many limitations in terms of marketing and product packaging. This article presents the results of mentoring Sempol BAGONG MSMEs in Malang City who are engaged in sempol-based food products in the form of frozen food and ready-to-eat cooked products. The assistance is focused on strengthening marketing strategies, optimizing digital marketing, redesigning frozen product packaging, developing  mature product packaging, and utilizing halal certificates as added value for branding. The method used is a participatory qualitative approach through observation, in-depth interviews, and direct intervention on prioritized business aspects. The results of the assistance show an increase in MSME marketing capacity, packaging attractiveness, and digital promotion reach. In addition, halal certificates have been proven to provide added value in building consumer trust. This finding is in line with previous research that confirms that packaging innovation and the use of digital media contribute significantly to increasing the competitiveness of food MSMEs. Thus, this assistance provides practical implications for strengthening MSMEs through creative marketing strategies, packaging innovation, and sustainable use of digital technology.

Sihombing, Lisbet N.; Thesalonika, Emelda

Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Pembelajaran di Sekolah Dasar saat ini masih didominasi metode konvensional berpusat pada guru yang kurang mengaitkan materi dengan kehidupan nyata. Kondisi ini menyebabkan rendahnya keterlibatan aktif dan kemampuan berpikir kreatif siswa sebagai kompetensi abad ke-21. Selain itu, mitra guru menghadapi kendala berupa keterbatasan pemahaman terhadap konsep Contextual Teaching and Learning (CTL), kurangnya variasi strategi, serta ketiadaan perangkat pembelajaran sistematis. Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan mensosialisasikan model CTL guna meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa dan kompetensi guru dalam mengembangkan perangkat pembelajaran inovatif. Metode pelaksanaan meliputi koordinasi analisis kebutuhan, sosialisasi konsep, pendampingan penyusunan Modul Ajar, praktik simulasi kelas, serta evaluasi bersama pihak sekolah. Target luaran meliputi peningkatan pemahaman guru, tersedianya Modul Ajar berbasis CTL yang aplikatif, dan publikasi artikel ilmiah pada jurnal pengabdian masyarakat. Sosialisasi model CTL menjadi solusi strategis dalam meningkatkan kapasitas profesional guru untuk menciptakan suasana belajar yang bermakna. Implementasi CTL diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan dasar dan menstimulasi potensi berpikir kreatif siswa secara optimal guna menghadapi tantangan perkembangan zaman. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan dampak positif signifikan bagi pengembangan kompetensi pendidik dan peserta didik di sekolah dasar mitra secara luas serta berkelanjutan melalui integrasi kolaborasi akademik yang kuat.