Publication Search

80,260 articles from 776 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-20 of 145

Analytics

Meisyi Hidayatika; Wirmie Eka Putra

Journal of Management and Social Sciences 2026 CV. Aksara Global Akademia

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur pencairan pembiayaan gadai emas pada PT Bank Syariah Indonesia Tbk KC Jambi Pattimura serta menganalisis kesesuaiannya dengan ketentuan Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI). Produk gadai emas merupakan salah satu layanan pembiayaan jangka pendek yang memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh dana dengan menjadikan emas sebagai barang jaminan tanpa harus menjual aset yang dimiliki. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data yang digunakan terdiri atas data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui observasi dan wawancara dengan pegawai yang menangani produk gadai emas, sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumen perusahaan, buku, jurnal, peraturan, dan fatwa yang berkaitan dengan pembiayaan gadai emas syariah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif dengan membandingkan praktik yang diterapkan di perusahaan dengan ketentuan syariah yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur pencairan pembiayaan gadai emas pada PT Bank Syariah Indonesia Tbk KC Jambi Pattimura meliputi tahap pengajuan pembiayaan, pemeriksaan dan penaksiran emas, penentuan jumlah pembiayaan, pelaksanaan akad, dan pencairan dana kepada nasabah. Berdasarkan hasil analisis, prosedur yang diterapkan telah sesuai dengan ketentuan Fatwa DSN-MUI mengenai pembiayaan gadai emas, baik dari aspek pelaksanaan akad maupun penetapan biaya pemeliharaan dan penyimpanan barang jaminan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa prosedur pencairan pembiayaan gadai emas pada PT Bank Syariah Indonesia Tbk KC Jambi Pattimura telah dilaksanakan sesuai dengan prinsip syariah dan ketentuan yang berlaku dalam kegiatan perbankan syariah

Hidayah , Wandini Nurul; Abdul Haq, M Taufiq; Marsehan, Ahmad; Hidayah , Wandini Nurul; Abdul Haq, M Taufiq +1 more

JUISI : Jurnal Ilmiah Sistem Informasi 2026 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Penelitian ini bertujuan mengembangkan aplikasi simulasi matematika dasar berbasis Android sebagai media pembelajaran interaktif bagi siswa sekolah dasar. Penelitian dilatarbelakangi oleh rendahnya keterlibatan siswa dan kesulitan siswa dalam memahami konsep aritmatika dasar melalui metode pembelajaran konvensional. Aplikasi dirancang dengan mengintegrasikan modul latihan, permainan edukatif dengan tingkat kesulitan bertahap, serta sistem penghargaan berbasis pencapaian untuk meningkatkan motivasi dan minat belajar siswa. Proses pengembangan menggunakan metode Waterfall yang meliputi tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan penerapan aplikasi. Pengembangan aplikasi dilakukan menggunakan Android Studio dan bahasa pemrograman Java, sedangkan SQLite digunakan sebagai media penyimpanan data lokal. Validasi fungsional dilakukan melalui Black Box Testing untuk memastikan seluruh fitur aplikasi berjalan sesuai kebutuhan sistem. Siswa sekolah dasar dilibatkan sebagai responden untuk mengevaluasi tingkat kegunaan dan kesesuaian aplikasi sebagai media pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi dapat berfungsi dengan baik pada perangkat Android serta memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan pemahaman aritmatika dan motivasi belajar siswa.

Tri Kurniati; Panisean Nasoetion; Sulastri Sulastri

JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

Proyek konstruksi Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri (RSPTN) Universitas X menghasilkan berbagai jenis Limbah B3 dari aktivitas pembangunan, operasional lapangan, dan perawatan peralatan. Limbah tersebut memiliki sifat berbahaya sehingga memerlukan pengelolaan sesuai regulasi untuk mencegah pencemaran dan risiko kesehatan. Studi ini bertujuan mengidentifikasi jenis Limbah B3 yang timbul serta menilai kesesuaian pengelolaannya di Tempat Penyimpanan Sementara (TPS) dengan PP No. 22 Tahun 2021, Permen LH No. 14 Tahun 2013, dan Permen LHK No. 20 Tahun 2020. Limbah yang dihasilkan meliputi oli bekas, cat beserta wadahnya, solar bekas, bahan pelapis kedap air, dan thinner. Pengemasan dan pelabelan sudah sesuai ketentuan, namun fasilitas TPS masih perlu ditingkatkan seperti penutupan bangunan, ketahanan lantai, fasilitas keselamatan, dan kerapian penyimpanan. Pemindahan limbah dilakukan melalui pihak berizin seperti DLH. Secara umum, pengelolaan Limbah B3 cukup baik, tetapi masih diperlukan peningkatan sarana TPS agar lebih aman dan sesuai persyaratan.

Tri Kurniati; Panisean Nasoetion; Sulastri Sulastri

JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

Proyek konstruksi Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri (RSPTN) Universitas X menghasilkan berbagai jenis Limbah B3 dari aktivitas pembangunan, operasional lapangan, dan perawatan peralatan. Limbah tersebut memiliki sifat berbahaya sehingga memerlukan pengelolaan sesuai regulasi untuk mencegah pencemaran dan risiko kesehatan. Studi ini bertujuan mengidentifikasi jenis Limbah B3 yang timbul serta menilai kesesuaian pengelolaannya di Tempat Penyimpanan Sementara (TPS) dengan PP No. 22 Tahun 2021, Permen LH No. 14 Tahun 2013, dan Permen LHK No. 20 Tahun 2020. Limbah yang dihasilkan meliputi oli bekas, cat beserta wadahnya, solar bekas, bahan pelapis kedap air, dan thinner. Pengemasan dan pelabelan sudah sesuai ketentuan, namun fasilitas TPS masih perlu ditingkatkan seperti penutupan bangunan, ketahanan lantai, fasilitas keselamatan, dan kerapian penyimpanan. Pemindahan limbah dilakukan melalui pihak berizin seperti DLH. Secara umum, pengelolaan Limbah B3 cukup baik, tetapi masih diperlukan peningkatan sarana TPS agar lebih aman dan sesuai persyaratan.

Nabila, Tasya Alfia Salsa; Somadi Somadi

JURNAL ILMIAH TEKNIK INDUSTRI DAN INOVASI 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya biaya penyimpanan dan meningkatnya stok mati pada Delyana Hijab, yang menunjukkan belum optimalnya pengelolaan persediaan bahan baku. Ketidaksesuaian antara jumlah bahan baku dan kebutuhan produksi menyebabkan pemborosan biaya serta menurunkan efisiensi operasional. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kebutuhan material yang optimal melalui pendekatan forecasting dan Material Requirement Planning (MRP). Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Tahapan analisis meliputi peramalan permintaan, penyusunan Master Production Schedule (MPS), Bill of Materials (BOM), perhitungan kebutuhan bersih (MRP), serta penentuan ukuran pemesanan melalui metode lot sizing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode regresi linier menghasilkan tingkat kesalahan peramalan terendah sehingga mampu memproyeksikan kebutuhan produksi dengan lebih akurat. Penerapan MRP menghasilkan perencanaan kebutuhan bahan baku yang lebih terarah dan sesuai dengan jadwal produksi. Pada tahap lot sizing, metode Lot For Lot (LFL) menjadi yang paling efisien dengan total biaya persediaan sebesar Rp108.669.000. Dalam penerapannya, jumlah pemesanan bahan baku mengikuti kebutuhan bersih tiap periode, misalnya kebutuhan kain katun berkisar 5-7 roll per minggu dan dipesan dalam jumlah yang sama tanpa kelebihan stok. Pola ini mampu menekan penumpukan persediaan dan mengurangi risiko stok mati karena bahan baku langsung digunakan sesuai kebutuhan. Dengan demikian, tujuan penelitian untuk menentukan kebutuhan material yang optimal telah terjawab melalui penerapan metode Lot For Lot yang mampu menghasilkan kuantitas pemesanan yang tepat dan efisien.

Eko Cahyono; Lisa Puspita Ariyanto; Dedy Rachman

JURNAL ILMIAH TEKNIK INDUSTRI DAN INOVASI 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

Pemanfaatan energi surya sebagai sumber energi terbarukan menjadi salah satu alternatif untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil dan meningkatkan efisiensi energi pada sektor domestik. Salah satu aplikasi yang berpotensi dikembangkan adalah sistem pemanas air tenaga surya yang memanfaatkan kolektor termal dengan optimasi penyerapan radiasi. Penelitian ini bertujuan merancang dan menganalisis kinerja sistem pemanas air tenaga surya berbasis reflektor cermin datar dan pipa tembaga ؽ inch dengan media penyimpanan Solar Cube berkapasitas 25 liter, serta mengevaluasi pengaruh variasi sudut reflektor terhadap temperatur air, energi panas, dan efisiensi kolektor. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian rekayasa dengan pendekatan eksperimental. Sistem diuji menggunakan variasi sudut reflektor 20°, 30°, dan 40° pada kondisi cuaca cerah dan mendung. Pengukuran dilakukan setiap 30 menit pada rentang waktu 08.00–16.00 WIB dengan parameter meliputi temperatur air, kenaikan temperatur (ΔT), energi panas yang dihasilkan, dan efisiensi kolektor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dirancang mampu beroperasi dengan baik dan memanfaatkan energi radiasi matahari sebagai sumber panas utama. Secara deskriptif, sudut reflektor 30° memberikan performa terbaik dengan temperatur maksimum sebesar 50,5°C dan kenaikan temperatur 21,4°C pada cuaca cerah, serta temperatur maksimum 40,8°C dan kenaikan temperatur 11,8°C pada cuaca mendung. Energi panas tertinggi mencapai 2.239.510 J dengan efisiensi kolektor sebesar 40,66% pada cuaca cerah dan 38,11% pada cuaca mendung. Namun, hasil uji One-Way ANOVA menunjukkan bahwa perbedaan antar variasi sudut reflektor belum signifikan secara statistik (p>0,05). Sistem ini berpotensi diterapkan sebagai alternatif pemanas air hemat energi dan ramah lingkungan untuk kebutuhan rumah tangga maupun usaha skala kecil.

Ahmad, Erwan; Nopriyanto, Dwi; Muda, Iskandar

Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia 2026 PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Keselamatan pasien pada layanan perawatan di rumah (homecare) menjadi perhatian penting di wilayah tropis yang memiliki tantangan lingkungan serta ketergantungan tinggi pada caregiver keluarga. Kondisi lingkungan dengan suhu dan kelembaban tinggi berpotensi memengaruhi pengelolaan obat dan praktik pencegahan infeksi di lingkungan rumah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi risiko keselamatan pasien pada layanan homecare dari perspektif caregiver, khususnya terkait pengelolaan obat dan pencegahan infeksi. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan pendekatan survei yang melibatkan 105 caregiver non-profesional berusia 20–70 tahun. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur yang mencakup aspek self-efficacy caregiver, pengelolaan obat, dan praktik pencegahan infeksi. Analisis data dilakukan secara deskriptif menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat self-efficacy caregiver berada pada kategori sedang. Risiko kesalahan pengelolaan obat cenderung rendah, namun masih terdapat potensi risiko yang dipengaruhi oleh keterbatasan pemahaman caregiver serta kondisi penyimpanan obat di lingkungan tropis. Pengetahuan caregiver mengenai pencegahan infeksi tergolong baik, tetapi praktik pencegahan infeksi masih berada pada kategori sedang. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan kapasitas caregiver melalui edukasi berkelanjutan dan dukungan dari layanan kesehatan primer untuk meningkatkan keselamatan pasien pada layanan homecare di wilayah tropis.

Denovya, Azzelya Rosya; Voutama, Apriade; Denovya, Azzelya Rosya; Voutama, Apriade

JUISI : Jurnal Ilmiah Sistem Informasi 2026 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Pengelolaan inventaris pada laboratorium kimia yang masih dilakukan secara manual berpotensi menimbulkan berbagai permasalahan seperti kesalahan pencatatan stok, ketidaksesuaian data, serta keterlambatan dalam penyusunan laporan. Kondisi tersebut dapat menghambat efektivitas pengelolaan barang masuk dan keluar serta menyulitkan proses monitoring ketersediaan stok. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem informasi inventory laboratorium kimia berbasis web guna mendukung pencatatan transaksi dan monitoring stok secara lebih terstruktur dan akurat. Sistem dikembangkan menggunakan model pengembangan Prototype dengan pendekatan Object-Oriented serta pemodelan menggunakan Unified Modeling Language (UML). Sistem yang diusulkan memiliki beberapa fitur utama seperti pengelolaan data barang, pengelolaan lokasi penyimpanan, pencatatan transaksi inventori yang meliputi proses IN, OUT, MOVE, dan ADJ, serta dashboard yang menampilkan informasi stok secara real-time. Pengujian sistem dilakukan menggunakan metode Blackbox Testing dengan empat belas skenario pengujian untuk memastikan bahwa setiap fungsi sistem berjalan sesuai dengan kebutuhan yang telah dirancang. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh fitur sistem berjalan dengan baik dan menghasilkan status valid pada setiap skenario pengujian. Sistem yang dikembangkan mampu meningkatkan akurasi pencatatan inventaris, mempermudah pengelolaan data persediaan, serta mendukung proses monitoring stok laboratorium secara lebih efektif dibandingkan dengan metode pencatatan manual.

WillaWiranata, Danniel Riyantus; Sihotang, Fransiska Prihatini; WillaWiranata, Danniel Riyantus; Sihotang, Fransiska Prihatini

JUISI : Jurnal Ilmiah Sistem Informasi 2026 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Ketidakseimbangan antara tingkat persediaan dan permintaan pasar dapat mengakibatkan kelebihan stok, meningkatnya biaya penyimpanan, dan meningkatnya risiko kerusakan produk. PT. Tridaya Sakti Medima, sebuah perusahaan distribusi farmasi yang berlokasi di Palembang, menghadapi tantangan serupa dalam mengelola persediaannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola pembelian dengan menerapkan teknik penambangan data menggunakan algoritma Apriori dan untuk merancang sistem rekomendasi produk yang mendukung pengambilan keputusan dalam pengendalian persediaan. Studi ini mengadopsi metodologi CRISP-DM (Cross Industry Standard Process for Data Mining), yang terdiri dari tahap pemahaman bisnis, persiapan data, pemodelan, evaluasi, dan penerapan. Data transaksional yang dianalisis terdiri dari catatan penjualan historis dari Januari hingga Desember 2024, dengan total 5.410 entri setelah proses pembersihan data. Analisis dilakukan menggunakan Python, sedangkan Streamlit digunakan untuk mengembangkan dasbor interaktif untuk visualisasi. Temuan menunjukkan bahwa algoritma Apriori berhasil mengidentifikasi aturan asosiasi antarproduk berdasarkan metrik dukungan dan kepercayaan. Nilai kepercayaan dan peningkatan tertinggi ditemukan pada kombinasi produk (ITR) PECTORIN SYRUP 120 ML @ 24 dan (ITR) ITRABAT SYR 100 ML @ 24 dengan rasio lift 16,43. Hasil ini disajikan melalui dasbor yang dirancang untuk membantu PT. Tridaya Sakti Medima dalam meningkatkan manajemen persediaan dan mengatasi masalah ketidakseimbangan stok.

Amellia, Ramadhani

Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi 2026 Institut Teknologi Indonesia

Instalasi Pengelolaan Limbah Radioaktif (IPLR), yang mencakup Instalasi Pengolahan LimbahRadioaktif (IPLR) dan Kanal Hubung Instalasi Penyimpanan Sementara Bahan Bakar Nuklir Bekas(KHIPSB3), memiliki potensi paparan partikulat udara akibat aktivitas mekanis, termal,transportasi, dan penyimpanan limbah radioaktif, yang dapat menjadi media transport kontaminanbila tidak dikendalikan. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi konsentrasi partikulat udaradan tingkat kontaminasi udara sebagai indikator keselamatan inhalasi pekerja di kedua fasilitas.Pemantauan partikulat dilakukan pada fraksi 0,3–10 μm menggunakan Fluke 985 Airborne ParticleCounter pada tanggal 13 Agustus 2025 (IPLR) dan 9 April 2025 (KHIPSB3). Data jumlah partikulatdihitung rata- ratanya, dikonversi menjadi konsentrasi massa (mg/m³), dan dibandingkan denganNilai Ambang Batas (NAB) partikulat respirabel 2 mg/m³ sesuai Permenaker No. 5 Tahun 2018.Hasil menunjukkan seluruh ruangan di IPLR dan KHIPSB3 memiliki konsentrasi partikulat jauh dibawah NAB, dengan nilai tertinggi berada pada area proses seperti kompaksi, insinerasi, dan panelsementasi, sedangkan nilai di KHIPSB3 cenderung lebih rendah akibat kelembaban area kolamyang menurunkan suspensi partikulat. Pengukuran tingkat kontaminasi udara juga menunjukkanseluruh nilai α dan β berada jauh di bawah batas keselamatan yang ditetapkan fasilitas. Secarakeseluruhan, kondisi udara di kedua instalasi berada dalam kategori aman, namun hasil penelitianmenegaskan perlunya pemantauan partikulat dan kontaminasi udara secara berkala sebagai bagiandari upaya mempertahankan keselamatan radiasi dan higiene industri di fasilitas nuklir

Mugiyanto; Abdul Haris Kuspranoto; Muslihun; Lutfiyah Rizqulloh

Jurnal Suara Pengabdian 45 2026 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pengunaan peralatan elektromedik merupakan faktor krusial dalam pemantauan kesehatan bayi dan anak terutama pada akurasi hasil yang di peroleh. Sesuai dari data yang didapat bahwa mitra telah memiliki sarana medis dasar yang memadai, namun diperlukan standarisasi manajemen pemeliharaan untuk menjaga fungsionalitas alat dalam jangka panjang. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas teknis para pengasuh dalam pengoperasian dan perawatan peralatan medis secara mandiri. Metode yang digunakan meliputi pemetaan kondisi alat (inventarisasi), sosialisasi prosedur teknis, serta simulasi praktik pemeliharaan preventif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman praktis pengasuh mengenai aspek teknis alat, seperti perawatan mandiri, perawatan sensor oximeter, dan manajemen penyimpanan perangkat elektronik. Sebagai bentuk keberlanjutan program, telah disusun "Buku Saku SOP Perawatan Peralatan Medis" yang berfungsi sebagai panduan operasional harian bagi staf pengasuh. Luaran dari pengabdian ini memberikan dampak positif bagi mitra berupa tersedianya panduan sistem perawatan yang lebih terorganisir. Simpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi antara edukasi teknis dan penyediaan panduan tertulis mampu mengoptimalkan masa pakai alat medis serta menjamin validitas hasil pemeriksaan kesehatan anak. Sinergi ini diharapkan dapat menjadi model bagi lembaga sosial dalam mewujudkan layanan kesehatan mandiri yang berkualitas

Achmad Muhaimin, Nadzifurrohman; Aniq Barlian, Akhmad; Muldiyana, Tya

Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan 2026 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Penyimpanan obat merupakan salah satu aspek penting dalam pelayanan kefarmasian di apotek yang berperan besar dalam menjamin kualitas, stabilitas, dan keamanan obat sampai ke tangan pasien. Khususnya pada obat-obatan yang termasuk kategori High Alert dan Look-Alike Sound-Alike (LASA), penyimpanan yang tidak sesuai standar dapat meningkatkan risiko kesalahan penggunaan obat (medication error) yang berpotensi menimbulkan efek samping serius hingga membahayakan nyawa pasien. Oleh karena itu, diperlukan sistem penyimpanan yang sesuai dengan standar yang berlaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengocok penyimpanan obat High Alert dan LASA di Apotek Kaligelang, Kabupaten Pemalang, berdasarkan standar yang tercantum dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 73 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Apotek. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan observasional langsung dan wawancara terstruktur kepada tenaga kefarmasian yang bekerja di apotek. Evaluasi dilakukan terhadap aspek identifikasi, penandaan khusus, dan pemisahan fisik pada penyimpanan obat High Alert dan LASA. Hasil pengamatan Kesesuaian penyimpanan obat High Alert dan obat LASA di Apotek Kaligelang yang mengacu pada Permenkes RI No. 73 Tahun 2016, diperoleh bahwa sebagian besar aspek penyimpanan telah sesuai. Untuk obat High Alert, diperoleh Jumlah Total Prosentase 80% sudah sesuai, Sedangkan untuk obat LASA, diperoleh Jumlah Total Prosentase 75% sudah sesuai. Secara keseluruhan, tingkat kesesuaian penyimpanan obat High Alert dan LASA di Apotek Kaligelang mencapai rata-rata 77,5%, menunjukkan bahwa sistem pengelolaan obat berisiko tinggi di apotek ini telah berjalan dengan baik. Namun demikian, masih diperlukan beberapa perbaikan untuk meningkatkan keselamatan pasien (patient safety) serta mencegah terjadinya kesalahan pengobatan di lingkungan Apotek.

Alfarizki Ramadhan; Dewi Nurmalasari; Wida Aristanti

Jurnal Ekonomi dan Keuangan 2026 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

In this era of ongoing digitalization, the use of information technology in records management is becoming increasingly crucial to ensure work efficiency and effectiveness. This study aims to examine the implementation of a dynamic archive storage system in the General Ledger Accounting Division of PT KPN Plantation. Specifically, this study identifies the obstacles encountered and analyzes the efforts made to overcome these challenges. Using a qualitative approach, primary data was collected through observation, interviews, and documentation studies with informants from General Ledger Accounting employees. Data analysis was carried out through a series of processes, including data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the study show that although the stages of archive management have been carried out systematically through a combination of physical procedures and digitization using E-Archive, its implementation still faces significant obstacles. The problems identified include managerial aspects such as high transaction volumes that cause document backlogs and space limitations, technical aspects such as the instability of the E-Archive system, and limited human resources with expertise in archiving. Collectively, these obstacles reduce the effectiveness and efficiency of the system, requiring a comprehensive and integrated improvement strategy to achieve reliable and sustainable archive management

Tiya, Adi; Kartikawati, Diah; Hermanu, Bambang

Jurnal Agrifoodtech 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

One of the various salted egg products with smoking methods is smoked salted eggs which have a distinctive aroma and taste. This study aims to determine the effect of smoking and storage time  and its  interaction on  smoked salted  eggs  with on  physical  and  chemical  properties, total microbes as well. This research is experimental by using ducks eggs and a mixture of coconut shells and fibers, and rice husks as smoke fuel. The experimental design used is Randomized Complete Block Design (RCBD) with a 3x5 factorial pattern. As the first factor (P) is the smoking time which consists of P0= 0 hours, P1= 12 hours, P2= 15 hours while the second factor (H) is the storage time which consists of H0= 0 days, H1=7 days, H2= 14 days, H3= 21 days, and H4= 28 days. The variables observed were egg weight, albumen and yolk pH, moisture content, protein, and total microbial colony of smoked salted eggs. The results of the study were that the smoking time of 15 hours resulted in the lowest weight of smoked salted eggs (56.13g), while the storage time decreased the pH of albumen. Smoked salted duck eggs have a moisture content of 58.435-67.149%. The length of smoking increases the protein level. Salted duck eggs with a smoking time of 15 hours have the highest protein content, which is 15.39%. however, the duration of smoking and storage did not affect the total microbes of smoked salted eggs and there was no interaction between the duration of smoking and the duration of storage on the physical, chemical and total microbial properties.

Elysia Callysta Wibowo; Firra Rosariawari

JURNAL WILAYAH, KOTA DAN LINGKUNGAN BERKELANJUTAN 2025 Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

This study analyzes the conditions of extreme overcapacity in an installed exhaust ventilation system (Qinstalled = 18.00 /minute) that serves four acid cabinet units, specifically for the storage of volatile Hazardous and Toxic Materials (B3) such as toluene and methanol in tightly sealed containers. Although high capacity ensures safety, this practice causes significant energy inefficiency and unnecessary negative pressure problems in the room. Based on engineering analysis using a conservative Air Change Rate (ACR) standard of   for liquid storage of 1.38 /minute. By applying the industry standard safety factor (FoS) of 1.5, the ideal flow rate (Qideal) that must be allocated is 2.07 . The optimization analysis concludes that the currently installed system is theoretically capable of safely and efficiently serving 8 units of volatile storage acid cabinets, with the addition of 4 new cabinets to maximize efficiency and reduce energy waste. This utilizes 92% of the total capacity while maintaining a safety factor above 1.5.

Miranti, Indira Pipit; Indriyani, Nastiti Nur; Sari, Sindy kartika

jurnal ABDIMAS Indonesia 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Desa Gununglurah, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, merupakan salah satu wilayah prioritas intervensi stunting. Permasalahan stunting masih berkaitan erat dengan praktik pemberian ASI dan MPASI yang belum optimal, terutama rendahnya pengetahuan ibu mengenai kandungan gizi dan zat bioaktif ASI, teknik penyimpanan ASI yang benar, serta pemberian MPASI sesuai usia dan kebutuhan gizi anak. ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan berperan penting dalam pencegahan stunting karena mengandung nutrisi lengkap dan faktor imunologis. Penyimpanan ASI yang tidak tepat dapat menurunkan kualitas gizi dan bioaktivitasnya, khususnya pada ibu bekerja. Setelah usia enam bulan, pemberian MPASI yang tidak memenuhi prinsip gizi seimbang, tekstur, dan kebersihan berpotensi menghambat pertumbuhan dan perkembangan anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu terkait kandungan gizi dan zat bioaktif ASI, teknik penyimpanan ASI yang tepat, serta praktik pemberian MPASI yang benar. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, dan demonstrasi praktis. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk menilai peningkatan pengetahuan peserta. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pola asuh gizi keluarga dan berkontribusi dalam upaya pencegahan stunting di Desa Gununglurah.

Mukhlis Ainur Rahman; Nuru Aini; Nor Halimah; Siti Nur Khofifah; Devita Sari +3 more

Jurnal Elektronika dan Komputer 2025 STEKOM PRESS

Perkembangan sistem informasi seiring dengan kemajuan teknologi informasi yang signifikan, berperan dalam penyimpanan, pengelolaan, dan pendistribusian informasi. Salah satu contohnya adalah dalam pengelolaan data instalasi kabel serat optik. Dinas Komunikasi dan Informatika Bangkalan, sebagai instansi pemerintah, menghadapi tantangan dalam pencatatan data serat optik yang masih dilakukan secara konvensional menggunakan perangkat lunak Excel. Untuk mengatasi masalah ini, peneliti merancang dan mengembangkan "Sistem Informasi Instalasi Kabel Serat Optik di Kabupaten Bangkalan." Tujuan dari sistem ini adalah untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan data, menyederhanakan proses pencatatan, dan mempercepat akses informasi kepada pihak terkait. Hasil pengelolaan data dalam sistem informasi ini mencakup empat proses utama: pengelolaan data titik instalasi, pengelolaan data lokasi, pengelolaan data pengguna, dan pengelolaan data kecepatan internet. Penerapan metode waterfall dalam perancangan sistem informasi ini memberikan solusi untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan data. Perancangan sistem informasi ini terdiri dari lima (5) perancangan utama yaitu: 1) Menampilkan halaman pengunjung ketika aplikasi diakses, 2) Menerima dan mengolah data berdasarkan tindakan CRUD (create, read, update, delete), 3) Melakukan verifikasi data login dan menampilkan pesan error apabila data login salah, 4) Menyediakan fitur pencarian data, dan 5) Menghasilkan laporan data instalasi.

Aris Kurniawan; Intantyana Asri, Fusarina Mumpuni; Chalidyanto, Djazuly; Prayitno, Antonius Adji

Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) 2025 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

This research investigates the application of the Economic Order Quantity (EOQ) method to improve drug inventory management in a primary hospital pharmacy, with a particular focus on reducing storage costs. A descriptive quantitative approach was applied using secondary data from January to December 2024, covering annual demand, purchase price, ordering cost, and holding cost. The analysis concentrated on fast-moving vital essential and moderate vital drugs that are critical for sustaining patient treatment. The study revealed inefficiencies in the hospital's procurement practices, with some medicines simultaneously facing overstock and stockout risks, indicating weak planning. EOQ calculations provided alternative procurement quantities that were smaller but more frequent, resulting in lower storage costs and better stock control. Simulation outcomes demonstrated notable cost savings, particularly for Flamicort, Diazepam, and Ventolin. These findings emphasize the value of integrating EOQ into hospital pharmaceutical logistics to reduce financial losses, strengthen supply chain efficiency, and ensure the continuous availability of essential medicines in primary hospital settings.

Martha Lisa Br Tarigan; Ni Made Suriani; Risa Panti Ariani

Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 2025 Pusat riset dan Inovasi Nasional

This study aims to examine the organoleptic storage life of kecicang chili sauce using vacuum storage. The research design is experimental, involving 3 trained panelists, all of whom are lecturers from the Culinary Arts Vocational Education Study Program. The data collection method used in this study was observation through organoleptic testing using a 5-point Likert scale, namely 5) Very Good, 4) Good, 3) Fairly Good, 2) Not Very Good, 1) Very Poor. Data analysis used quantitative descriptive methods. The results of this study indicate that: 1) Processing affects the quality of kecicang chili sauce, using a technique that involves grinding the ingredients using a chopper, cooking at a temperature of ±70°C, and then vacuum packing. The organoleptic test results showed that vacuum storage was able to maintain the sensory properties of the sambal, as assessed from the aspects of colour, distinctive kecicang aroma, kecicang texture, solid dough texture, and distinctive kecicang taste, which were rated “fairly good” based on colour, aroma, texture, and taste. Vacuum-sealed sambal maintained its best quality until day 3rd, with no signs of leaking. The most significant changes occurred in the flavor and aroma, rendering it unfit for consumption. The sambal packaging, which showed no signs of leaking, maintained its sensory quality until day 5.

Sara, Estersia; Londa, Maria Adelvin; Bhae, Benediktus Yoseph; Sara, Estersia; Londa, Maria Adelvin +1 more

JUISI : Jurnal Ilmiah Sistem Informasi 2025 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Sistem informasi keuangan berperan penting dalam mengelola keuangan gereja, sehingga bisa memantau aliran uang, struktur modal, serta hasil secara rutin. Gereja St. Simon Petrus Anaranda di Kecamatan Wewaria, Kabupaten Ende, sampai saat ini masih mencatat keuangan dengan cara manual.  Cara ini memiliki banyak kelemahan, antara lain risiko tinta memudar, potensi kesalahan pencatatan akibat banyaknya transaksi, data yang tidak terintegrasi, serta hasil perhitungan yang kurang akurat. Selain itu, metode manual memerlukan pencatatan dan pemeriksaan berulang sehingga berisiko kehilangan data dan menyulitkan pertanggungjawaban di masa depan. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengembangkan Sistem Informasi Keuangan Gereja Katolik St. Simon Petrus Anaranda berbasis web sebagai solusi penyimpanan data keuangan yang lebih terstruktur, aman, dan terintegrasi. Sistem ini dibuat untuk mempercepat pelaporan keuangan, meningkatkan ketepatan pencatatan, serta mendukung keterbukaan dan kemudahan dalam pemantauan oleh pengurus gereja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan penelitian lapangan untuk mendapatkan data yang sebenarnya sebagai landasan pengembangan sistem. Dalam pengembangan perangkat lunak, metode yang digunakan adalah waterfall dengan tahapan analisis, desain, pelaksanaan, dan implementasi. Sistem dibangun dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan Database MySQL. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa sistem mampu membantu pengelolaan keuangan gereja secara digital, terorganisir, dan profesional. Proses pencatatan dan pelaporan lebih efisien, transparan, minim kesalahan, serta mampu menghasilkan laporan yang siap dicetak dan dapat dipertanggungjawabkan kepada umat dan keuskupan.