Publication Search

59,950 articles from 482 journals · 1,579 citations tracked

Showing 1-20 of 30

Analytics

Wiwik Tiswiyanti; Selviana Ramadhani

Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen 2026 CV. Aksara Global Akademia

Piutang pelanggan Indihome yang tidak tertagih merupakan salah satu permasalahan yang berdampak langsung terhadap arus kas dan stabilitas keuangan perusahaan. Laporan Tugas Akhir ini bertujuan untuk menjelaskan tata cara penagihan piutang pelanggan Indihome di Telkomsel Branch Jambi, mengidentifikasi media komunikasi yang digunakan pada setiap tahapan penagihan, serta mengetahui kendala yang dihadapi. Metode penulisan yang digunakan pada laporan ini adalah deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan pada divisi BCR (Billing Collection Retention) Indihome Telkomsel Branch Jambi. Hasil pembahasan menunjukan bahwa penagihan dilakukan secara bertahap mulai dari pendataan pelanggan menunggak, pengiriman informasi tagihan, pengingat setelah jatuh tempo, penagihan via media komunikasi, pemberian surat peringatan, penagihan oleh tim CTB (Caring Territory Base), hingga isolir sementara layanan. Media komunikasi yang digunakan meliputi telepon, WhatsApp, dan email, dengan telepon dan WhatsApp sebagai media yang paling efektif. Kendala utama yang ditemui yaitu nomor pelanggan tidak aktif, pelanggan tidak merespon, serta penundaan pembayaran akibat kendala ekonomi. Pembaruan data pelanggan secara berkala dan peningkatan intensitas follow-up diperlukan untuk meminimalkan risiko piutang tak tertagih.

B. Suhartono; Fella Fella

Modem : Jurnal Informatika dan Sains Teknologi 2026 Asosiasi Profesi Telekomunikasi Dan Informatika Indonesia

The SMK N 3 Kendal Library is a vital resource supporting teaching and learning activities at the school. However, the manual process of registering and identifying library members often presents various challenges, such as data entry errors, service delays, and difficulties in membership verification. Based on these challenges, a QR Code-based member and library book registration system was designed and developed to improve the efficiency and accuracy of membership data management. This system was built using the Waterfall system development method, with stages including needs analysis, system design, implementation, testing, and maintenance. QR Code technology serves as a unique identifier for each member, stored in the database and can be scanned using a digital device to expedite the identification process. System testing results indicate that implementing QR Codes in the member registration system can accelerate the library's book borrowing process at the school, including registration, data retrieval, and member verification, by up to 80% compared to manual methods. Therefore, this system can help the library improve service effectiveness, minimize data input errors, and support more modern and integrated library administration.

Mila Dea Anathasia; Muhammad Abdullah Mafahir; Ahmad Rohidin; Riyono Riyono

Jurnal Kemitraan Masyarakat 2025 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

This service activity was carried out in the Domestic Trade Sector, Central Java Provincial Industry and Trade Office with the aim of supporting the data collection process and updating the prices of basic necessities. This activity focuses on providing accurate and up-to-date price data as the basis for making price stabilization policies by local governments. The implementation of activities includes observation of the internal data collection system, daily price data input, data validation, and preparation of price development reports. In addition, the service team also coordinates with field officers and market managers to ensure the completeness of information and consistency of the data received. The technical assistance process related to the use of data collection application tools is also carried out to improve the competence of apparatus in managing information more effectively. The results of the activity show that systematic data updates are able to improve administrative efficiency, database accuracy, and support decision-making processes related to regional economic stability. Furthermore, the availability of more reliable price data allows local governments to detect potential price fluctuations early and formulate more timely and targeted intervention steps.

Ferdinandus Kaledi Wawu; Adelbertus Umbu Janga; Mitra Permata Ayu

Neptunus: Jurnal Ilmu Komputer Dan Teknologi Informasi 2025 Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

The web-based MSME Data Collection Information System at the Central Sumba Cooperative, SME, Industry and Trade Office aims to improve efficiency in managing data and information related to Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) in the Central Sumba region. This system is designed to simplify the process of data collection, monitoring, and reporting on MSMEs, which was previously done manually. Using web-based technology, this system can be accessed by MSME managers, local governments, and other relevant parties in order to accelerate data-driven decision making. This information system provides MSME data collection features, structured data storage, MSME development reporting, and statistical analysis that can assist in policy planning to improve the competitiveness and welfare of MSMEs in Central Sumba. With this system, it is hoped that it can support the development of the MSME sector in Central Sumba to be more transparent, accurate, and integrated.

Aruan, Nita Aulia; Helmiah, Fauriatun; Sumantri, Sumantri

Dinamik 2025 Universitas Stikubank

Di tengah arus perkembangan teknologi yang kian cepat, perkembangan teknologi informasi memberikan dampak signifikan terhadap berbagai sektor bisnis, termasuk usaha kecil dan menengah (UKM). Farida Olshop, sebuah toko yang menjual berbagai macam baju, merupakan salah satu contoh UKM. Dalam operasionalnya, Farida Olshop memiliki tantangan utama dalam hal pengelolaan persediaan produk. Masalah seperti kekurangan stok barang yang banyak diminati, kelebihan stok barang yang kurang diminati, serta keterlambatan pengadaan produk sering kali menjadi kendala yang dapat menghambat kelancaran bisnis. penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem pengelolaan persediaan produk baju di Farida Olshop menggunakan metode EOQ. Teknik EOQ dapat mempermudah dalam melakukan proses pendataan barang masuk dan barang keluar serta dapat mengurangi penggunaan kertas dan dengan adanya teknik ini, sehingga dapat mengetahui jumlah persediaan barang yang bisa dilakukan dengan cepat dan mudah serta menghemat waktu sehingga tidak terjadi kesalahan dalam menghitung jumlah persedian produk yang ada.

Heri Setiawan

Uranus: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro, Sains dan Informatika 2025 Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

The Information System for Participant Data Management in Vocational Training Institutions (LPK) is designed to enhance the efficiency and effectiveness of participant data management at the Department of Manpower in Asahan Regency. This system focuses on managing training participant data, encompassing registration, grouping, and reporting processes. The data management process includes recording participant identities, the type of training attended, training schedules, and evaluation results. The system is designed to streamline administrative workflows, minimize manual errors, and accelerate access to information. Participant data is recorded and stored automatically using a structured format, including details such as participant names, addresses, identification numbers, and training programs attended. This system is developed using web-based technologies, such as HTML and other supporting technologies, to ensure flexibility and ease of access for users. By implementing this system, it is expected that the data management of vocational training participants in LPKs can be conducted more efficiently, accurately, and integratively, thereby supporting the improvement of administrative service quality at the Department of Manpower in Asahan Regency. Keyword :Information System, Participant Data, Vocational Training Institution, Department of Manpower, Data Management.

Fadillah, hasti; Adinda Tarisyah Hsb; Sriani Sriani

Mars: Jurnal Teknik Mesin, Industri, Elektro Dan Ilmu Komputer 2024 Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

Tea plantations are an important sector in Indonesia's agricultural industry that contributes significantly to the country's economy. The success of tea cultivation is highly dependent on the quality of the seedlings, making data collection and management of tea seedlings a crucial element. However, the manual data collection process still used at PTPN4 faces various challenges such as recording errors, data loss, and information delays, which will have an impact on operational efficiency and decision making. This study analyzes the application of a web-based information system for data collection of tea seedlings in PTPN4 plantations, with a focus on the provision or stocking of seedlings. The results show that a web-based system using the waterfall method can improve the efficiency, accuracy, and transparency of data management, while facilitating integration between units in the organization. Abstrak. Perkebunan teh merupakan sektor penting dalam industri pertanian di indonesia yang memberikan kontribusi signifikan terhadap ekonomi dalam negara. Keberhasilan budidaya tanaman teh sangat bergantung pada kualitas bibit, sehingga pendataan dan pengelolaan bibit teh menjadi elemen krusial. Namun, proses pendataan manual yang masih digunakan di PTPN4 menghadapi berbagai tantangan seperti kesalahan pencatatan, kehilangan data, dan keterlambatan informasi, yang nantinya akan berdampak pada efisiensi operasional dan pengambilan keputusan. Penelitian ini menganalisis penerapan sistem informasi berbasis web untuk pendataan bibit teh di perkebunan PTPN4, dengan fokus pada penyediaan atau stok terhadap bibit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem berbasis web dengan menggunakan metode waterfall dapat meningkatkan efisiensi, akurasi, serta transparansi pengelolaan data, sekaligus memfasilitasi integrasi antar unit dalam organisasi.

Muhammad Tengku Sadewa; Tata Sutabri

Switch : Jurnal Sains dan Teknologi Informasi 2024 Asosiasi Profesi Telekomunikasi Dan Informatika Indonesia

During this time, the development of technology has progressed rapidly.  In this sense, many companies have followed this technological development and introduced it into the collection of inventory data of assets, goods, and their financial reports. To obtain accurate and precise data, an inventory data collection system is required. Manual accounting calculations mean that Depot Kayu Kusen Laris III often records inventory incorrectly, which affects the resulting financial reports. Therefore, this study aims to develop an inventory information system that will support accurate data collection at Kayu Kusen Laris III Depot. The conclusion of this study is that the inventory data information system is designed using Access and SQL database.

Emilia F.M. Lizu; Erestiani Fahik; Petronela Mbas; Rosantiana G. Mbili; Matilda E.S.M. Yehuda Aron +1 more

Bumi: Jurnal Hasil Kegiatan Sosialisasi Pengabdian kepada Masyarakat 2024 Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

The program of Collection Of Demographic Data In Lusiduawutun Village, Nagawutung District, Lembata District Aims to strengthen the basic framework for efforts to realize inner and outer well-being, encouraging and motivating the potential of community human resources at KKN locations towards a dynamic life, having sufficient religious insight, a high and democratic work ethic. This research uses a qualitative approach with descriptive methods.  Data collection was carried out through direct observation, interviews with related parties such as village heads, staff and the community as well as documentation regarding facilities and infrastructure as well as biographical data in Lusiduawutun village. The research results show that this program is very successful and can help in collecting biographical data for the Lusiduawutun village government.

Mitrotum Muntaza; Siti Alifah; Nurul Istiqomah; Defitri Karunia; Siti Hajar Falasifa +5 more

JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AKADEMISI (JPMA), 2024 CV. ALIM'SPUBLISHING

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat Desa Gondanglor tentang pentingnya memanfaatkan media sosial, khususnya Instagram, sebagai media pemasaran produk bawang goreng. Kegiatan ini dimulai dengan pendataan UMKM di setiap dusun di Desa Gondanglor, dilanjutkan dengan sosialisasi tentang digitalisasi dan pengembangan produk. Melalui kegiatan ini, para pelaku usaha di Desa Gondanglor diperkenalkan pada konsep branding produk dan pemanfaatan media sosial untuk memperluas jangkauan pemasaran. Hasil dari kegiatan ini adalah pelaku usaha dapat menciptakan nama dan desain kemasan yang menarik untuk produk mereka, serta mulai memasarkan produk bawang goreng secara online dengan nama "UMAMI BAWANG GORENG". Diharapkan produk ini, serta produk UMKM lainnya di Desa Gondanglor, dapat lebih dikenal oleh masyarakat luas dan menjangkau konsumen yang lebih besar

Thomas Raymonddino Selo; Krisantus Simon H Molan; Stephanie Perdana Ayu Lawalu

Publikasi Hasil Pengabdian dan Kegiatan Masyarakat 2024 Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

The devotion found a problem namely infrastructure data collection activities which are an important aspect in efforts to improve development in the village are not carried out regularly or there is no updating of data related to new infrastructure. The purpose of the activity carried out by the devotion is to assist in improving the quality of public services and as a benchmark in making policies related to infrastructure development in Lamabelawa village. The methods used in this activity are observation and interview. The result of this activity is that the village government can improve public services through infrastructure data collection which can help the village government in ensuring that development policies taken are in accordance with conditions and needs, providing maximum benefits for the Lamabelawa village community. Regular data collection can help the village government and the community to know the needs and conditions of infrastructure in the village.

Fawaid Asad; Yusuf Hariyoko

Mandub: Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora 2024 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Community Service in English means community service, which is an activity of helping the community in the form of several activities without expecting any form of reward. Community service is one of the pillars of the Tri Dharma of Higher Education, namely: education, research and community service. Universities not only carry out education for their students, but also carry out research and develop innovation, as well as preserve and develop superior knowledge that is beneficial to society. Data collection on marriages that have not been registered is a problem that is often faced in managing population data in many sub-districts. This article discusses the proposed solution through the development of the Kalimasada application to improve the quality of population data in Kedungdoro Village. The service method used involves the process of data collection, needs analysis, application development, and user training. The approach used is the use of mobile application-based information technology to facilitate the process of collecting data on unregistered marriages. The Kalimasada application is designed with an intuitive and easy-to-use interface, allowing sub-district officials to quickly record data on unregistered marriages. In addition, this application is equipped with an automatic data validation feature to reduce input errors and increase data accuracy. During the service process, training was conducted for the community about the importance of reporting unregistered marriages to subdistrict officers via the Kalimasada application. The results of implementing the Kalimasada application show a significant increase in data collection on unregistered marriages in Kedungdoro Village. With this application, the data collection process becomes more efficient and accurate, producing more valid and reliable data. Apart from that, public participation in reporting unregistered marriages has also increased, so that the data collected becomes more complete. In conclusion, developing the Kalimasada application is an effective solution for improving the quality of population data in Kedungdoro Village. The use of information technology in public administration can help speed up the data collection process and increase data accuracy. The next step is to expand the implementation of this application to other sub-districts and continue to carry out monitoring and evaluation to ensure its sustainability and effectiveness in the long term.

Hendy Umbu Daungu Niga; Pingky Alfa Ray Leo Lede; Hawu Yogia Pradana Uly

Jurnal Sistem Informasi dan Ilmu Komputer 2024 International Forum of Researchers and Lecturers

The representation process for mapping malnutrition rates in the Waingapu City District area does not yet use computer technology, so the process of monitoring malnutrition rates in each region is still not presented well. This certainly makes it difficult for cadres and the Health Service to monitor the rate of malnutrition in the Waingapu City District Area. Therefore, it is necessary to build an information system that is able to provide data, both in the form of graphs and maps, for mapping malnutrition rates in the Waingapu City District area. The design and development of this information system was carried out using data collection methods and direct interviews with the Waingapu City Health Service, by looking for other references related to similar research. The aim of designing a web-based geographic information system for data collection on malnutrition sufferers is to help the community and the Health Service in monitoring and handling cases of malnutrition in the Waingapu City District area. This Geographic Information System will display malnutrition data based on sub-districts using color polygons as signs that provide information about safe conditions or conditions that require further treatment. The method used in creating a website is waterfall and goes through six stages, namely: the Reguirement Analysis (Analysis), Design (design), Development (coding), Testing (trial), and maintenance (maintenance) stages and system testing is carried out using black box.

Panuntun, Briliandiko; Kristianto, Budhi

IT-Explore: Jurnal Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi 2024 Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Kristen Satya Wacana

Berkembangnya teknologi mempermudah manusia mendapatkan berbagai informasi yang dibutuhkan. Demikian juga dengan pemanfaatan teknologi informasi di dunia perikanan. Saat ini telah berkembang berbagai platform baik untuk penjualan maupun yang sekedar memberikan kemudahan memperoleh informasi tentang berbagai jenis ikan yang ingin dipelajari. Obyek penelitian ini membahas tentang genus ikan Channa atau yang dikenal sebagai ikan gabus yang saat ini mendapat perhatian khusus penggemar ikan baik di dalam maupun luar negeri. Ikan Channa mendapat perhatian khusus karena kemudahan dalam pemeliharaan serta perkembangbiakannya. Mengingat banyaknya genus ikan Channa, maka dibutuhkan media penyediaan informasi yang relevan sehingga dapat digunakan sebagai media belajar. Hal itulah yang mendasari pembuatan aplikasi pendataan genus ikan Channa berbasis Web menggunakan Framework Laravel. Pembuatan aplikasi ini menggunakan Laravel sebagai framework-nya,  Mysql sebagai database dan XAMPP sebagai web server. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai aplikasi pembelajaran ikan Channa yang berguna bagi semua orang untuk mendapatkan informasi secara detail terkait dengan ikan Channa tersebut.

Hendy Umbu Daungu Niga; Pingky Alfa Ray Leo Lede; Hawu Yogia Pradana Uly

Manufaktur: Publikasi Sub Rumpun Ilmu Keteknikan Industri 2024 Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

The representation process for mapping malnutrition rates in the Waingapu City District area does not yet use computer technology, so the process of monitoring malnutrition rates in each region is still not presented well. This certainly makes it difficult for cadres and the Health Service to monitor the rate of malnutrition in the Waingapu City District Area. Therefore, it is necessary to build an information system that is able to provide data, both in the form of graphs and maps, for mapping malnutrition rates in the Waingapu City District area. The design and development of this information system was carried out using data collection methods and direct interviews with the Waingapu City Health Service, by looking for other references related to similar research. The aim of designing a web-based geographic information system for data collection on malnutrition sufferers is to help the community and the Health Service in monitoring and handling cases of malnutrition in the Waingapu City District area. This Geographic Information System will display malnutrition data based on sub-districts using color polygons as signs that provide information about safe conditions or conditions that require further treatment. The method used in creating a website is waterfall and goes through six stages, namely: the Reguirement Analysis (Analysis), Design (design), Development (coding), Testing (trial), and maintenance (maintenance) stages and system testing is carried out using black box.

Setiawan, Imam Budi

Student Scientific Creativity Journal 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Untuk mewujudkan misi menumbuhkembangkan bakat, minat, dan potensi peserta didik, SMAN 2 Temanggung menyelenggarakan kegiatan ekstrakurikuler. Terdapat lebih dari dua puluh ekstrakurikuler yang ada dengan maksimal dua pilihan. Pendaftaran dilakukan menggunakan formulir online yang diisi oleh para siswa. SMAN 2 Temanggung masih belum memiliki sistem khusus yang menangani pendaftaran ekstrakurikuler sehingga menyebabkan pendataan dibebankan pada satu bagian saja. Tidak ada pembagian langsung yang mengelola pendaftaran dari admin ekstrakurikuler. Oleh karena itu, terkadang status terhadap pendaftaran tergolong cukup lama. Siswa juga tidak mengetahui berapa kuota yang ditetapkan dan tidak adanya informasi tentang siapa saja yang telah mendaftar di ekstrakurikuler yang sama. Dengan melakukan pengumpulan data berupa pengamatan dan wawancara serta analisis data dan desain sistem, sistem informasi pendaftaran ekstrakurikuler dibuat sehingga menghasilkan sebuah web yang dapat menangani permasalahan pendaftaran tersebut. Sistem ini dapat menghasilkan laporan yang dibuat lebih cepat tanpa harus melakukan filter data terhadap seluruh pendaftaran karena sudah tersegmentasi oleh admin sehingga laporan dapat dengan mudah dicetak.

Aldira Lindawati; Mulkan Habibi; Nida Handayani

Populer: Jurnal Penelitian Mahasiswa 2023 Universitas Maritim AMNI Semarang

Pada Undang-Undang nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara menjelaskan bahwa ihwal Aparatur Sipil Negara disebutkan sebagai profesi. Pada regulasi tersebut terdapat dua jenis pegawai Aparatus Sipil Negara, yaitu Pegawai Negeri Sipil atau yang biasa kita ketahui sebagai PNS dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Pengadaan dan pengangkatan PPPK ini lah yang akan dilakukan oleh pemerintah Daerah masing-masing melalui Badan Kepegawaian Daerah yang dibentuk untuk menjamin kelancaran pelaksanaan manejemen PPPK, sebelum akhirnya di proses melalui Badan Kepegawaian Daerah masing-masing setiap Instansi perlu melakukan Pendataan Non ASN melalui Bagian Kepegawaian di setiap masing-masing Instansi. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kajian literatur dengan mencari referensi teori yang relevan dengan kasus atau permasalahan yang ditemukan. Merujuk pada Surat Edaran (SE) Menteri PAN dan RB No. B/1511/M.SM.01.00/2022 tanggal 22 Juli 2022 yang menyatakan bahwa setiap instansi pemerintah akan melakukan penataan pegawai Non ASN untuk memperjelas status, pekerjaan, dan tunjangan karyawan yang bersangkutan. Dalam surat edaran ini dijelaskan bahwa pendataan Non ASN dimaksudkan sebagai pemetaan sehingga instansi pemerintah pusat dan daerah mengetahui jumlah pegawai Non ASN kemudian nantinya pemerintah akan mencarikan solusi yang tepat untuk kejelasan status tenaga Non ASN.

Purnama, Mega Ulan; Hafizd, Khairul Anwar; Fathurrahmani, Fathurrahmani

Dinamik 2022 Universitas Stikubank

Berkah Bersama (BB) adalah sebuah Perusahaan inti kemitraan yang bergerak di bidang peternakan ayam broiler yang didirikan pada tanggal 26 November 2020 atas dasar keinginan bersama untuk mengembangkan potensi daerah sendiri dan dimiliki bersama oleh orang-orang daerah sendiri serta menjadi tuan rumah sendiri untuk mengembangkan usaha peternakan yang lebih maju dan unggul sesuai dengan potensi daerah Tanah Laut yang menjadi basis ayam broiler terbesar di wilayah Kal-SelTeng dan lebih mendekatkan hubungan dengan masyarakat melalui pendekatan dan pendampingan usaha peternakan yang berkelanjutan. Pendataan logistik yang dilakukan oleh admin pada perusahaan berkah bersama masih bersifat sederhana dengan menggunakan Microsoft Excel, dari permasalahan tersebut akan membangun Sistem Informasi Berkah Bersama Berbasis Web (Studi Kasus: Divisi Logistik Perusahaan Berkah Bersama). Sistem informasi ini dibangun menggunakan model Incremental karena prosedure yang digunakan pada model ini dilakukan secara berurutan, sehingga dapat membantu dalam pembuatan sistem dan user yang akan menggunakan sistem.

Nursopha, Nisa; Yusup, Moch.

Dinamik 2022 Universitas Stikubank

Yayasan Al-Muqowamah Tasikmalaya adalah salah satu badan hukum yang mengelola lembaga pendidikan dan bimbingan. Lembaga tersebut antara lain Pondok Pesantresn, Madrasah Tsanawiyah (MTs), Sekolah Menengah Kejuruan Islam Terpadu (SMKIT), dan Kantor Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIH).  Salah satu kegiatan terkait pengelolaan aset di Yayasan Al-Muqowamah adalah inventarisasi aset. Kegiatan -inventarisasi aset di Yayasan Al-Muqowamah masih dilakukan secara manual yaitu dengan mencatat pada buku, sehingga terdapat masalah yang ditemukan dalam pelaksanaan inventarisasi aset di yayasan ini seperti  data dan informasi aset tidak tersedia secara realtime, terdapat ketidaksesuaian informasi mengenai kondisi dan jumlah aset yang telah dilakukan pendataan, oleh karena itu diperlukan analisis mengenai kebutuhan sistem informasi menggunakan model Unified Theory Acceptance and Use of Technology (UTAUT). Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendefinisikan masalah mengenai kebutuhan sistem informasi, menganalisis kebutuhan sistem informasi, dan mengetahui sistem informasi yang dapat direkomendasikan terhadap Yayasan Al-Muqowamah Tasikmalaya untuk pelaksanaan inventarisasi aset.  Metode analisis yang digunakan adalah metode kualitatif dan teknik pengumpulan data dengan cara wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Penelitian ini menghasilkan data mengenai kebutuhan sistem informasi untuk pelaksanaan inventarisasi aset di Yayasan Al-Muqowamah berdasarkan. Berdasarkan hasil tersebut, direkomendasikan untuk melakukan perancangan sistem informasi untuk pelaksanaan inventarisasi aset berbasis web.

Nohpras Lukas Bilung; Gamar Al Haddar

Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera 2022 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Pengabdian kepada masyarakat ini ditujukan kepada warga Rt.16 Bukit Pinang, untuk mengikuti pendataan dan edukasi vaksinasi Covid-19. Administrasi kependudukan adalah rangkaian kegiatan penataan dan pendataan, penertiban, dokumen data kependudukan. Dalam situasi pandemi seperti sekarang, administrasi tetap harus berjalan meskipun menghadapi beberapa tantangan dan sekaligus pengabdian dapat mengedukasikan pembaca khususnya masyarakat , kemudian artikel tersebut dipublikasikan ke akun sosial media. Masalah yang ditemui di lokasi yaitu bahwa rt beserta pengurusnya belum memiliki dokumentasi atau arsip terkait warganya yang sudah melakukan vaksin Covid-19. Data seperti ini penting di situasi pandemi, yakni bermanfaat untuk mengetahui mana warga yang sudah melakukan vaksin dan mana yang belum vaksinasi. Dengan begitu, rt maupun pengurusnya dapat menyalurkan pada puskesmas atau tempat vaksin terdekat. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa masih sedikit warga yang sudah melakukan vaksin Covid-19, 24 orang  jumlah ini tidak mencapai setengah dari keseluruhan warga kelurahan bukit pinang rt 16.