Publication Search

59,950 articles from 482 journals · 1,579 citations tracked

Showing 1-4 of 4

Analytics

Azibi, Ahmad Izzu; Hutabarat, Emy Priyanka; Tarigan, Juan Kevin Timothi; Sitorus, Zeremia Armando; HS, Christnatalis

Dinamik 2025 Universitas Stikubank

Deteksi nyeri objektif merupakan tantangan dalam dunia medis, terutama bagi pasien yang tidak mampu mengungkapkan rasa sakit secara verbal. Dengan kemajuan teknologi sensor dan kecerdasan buatan, sistem otomatis untuk mendeteksi nyeri berbasis sinyal fisiologis dan ekspresi wajah mulai dikembangkan. Studi ini bertujuan mengidentifikasi tren, metode, dan kualitas metodologis dari penelitian yang menggunakan database publik seperti BioVid Heat Pain, UNBC-McMaster, dan SenseEmotion dalam pengembangan sistem deteksi nyeri berbasis sensor. Penelitian dilakukan dengan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) berdasarkan protokol PRISMA 2020 melalui pencarian artikel di Google Scholar dalam rentang tahun 2015–2024. Setelah seleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, 26 studi dimasukkan ke dalam sintesis naratif. Data dianalisis berdasarkan jenis sensor, metode algoritma, akurasi, dan ukuran sampel, serta dievaluasi menggunakan pendekatan GRADE. Hasil menunjukkan bahwa BioVid dan UNBC-McMaster adalah database paling sering digunakan, dengan sensor EDA, EMG, dan ekspresi wajah sebagai modalitas dominan. Metode klasifikasi umum mencakup CNN, SVM, dan Random Forest. Studi menyimpulkan bahwa pendekatan multimodal dan deep learning meningkatkan akurasi deteksi nyeri, namun validasi klinis dan perhatian terhadap keragaman demografis masih dibutuhkan.

Salsadilah, Nadya; Maharani, Dewi; Rahayu, Elly

Dinamik 2025 Universitas Stikubank

Bisnis adalah kegiatan ekonomi yang dilakukan untuk menghasilkan, membeli, atau menjual barang atau jasa dengan tujuan mendapatkan keuntungan. Bisnis dapat dilakukan oleh individu, kelompok, perusahaan besar, atau usaha kecil. Di suatu dunia bisnis, yang dimaksud dengan sistem informasi manajemen adalah piranti yang dipakai untuk mengatasi suatu proses, operasional, evaluasi, serta teknologi dan informasi. Usaha  bisnis  yang  bergerak  dalam  bidang  makanan  ringan  snack dijalankan  dengan  modal usaha  berskala  kecil  ialah  pelaku  bisnis  berskala  rumah  tangga  yang  mempunyai  kesempatan sangat  bagus  untuk  berkembang  dengan  pesat  dengan  keterbatasan  yang dimiliki  seperti  SDM, skill,  pengetahuan,  ketrampilan,  dan  pengelolaan  bidang  managementyang  seadanya Penelitian ini dilakukan di Teha Coffee Corner, sebuah kedai kopi yang berlokasi di Jl. Imam Bonjol, Tebing Kisaran, Kec. Kota Kisaran Barat, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara 21211. Kedai ini didirikan pada Maret 2021 oleh Thierry Henry, tepat di tengah masa pandemi COVID-19. Supply Chain Management (SCM) adalah pengintegrasian sumber bisnis yang kompeten dalam penyaluran barang, mencakup perencanaan dan pengelolaan aktivitas pengadaan dan logistik serta informasi terkait mulai dari tempat bahan baku sampai tempat konsumsi, termasuk koordinasi dan kolaborasi dengan jaringan mitra usaha (pemasok, manufaktur, retailer, distributor, pergudangan, transportasi dan konsumen) untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Sebuah model rantai pasokan sederhana terdiri dari empat komponen yaitu supplier, produsen, gudang atau pusat distribusi dan pengguna akhir. Seiring dengan pertumbuhan bisnisnya, Teha Coffee Corner mulai menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam pengelolaan stok bahan baku dan pencatatan transaksi. Saat ini, pencatatan masih dilakukan secara manual, baik dalam menghitung jumlah stok maupun dalam mencatat transaksi harian. Setiap akhir operasional atau saat closing, Dengan adopsi sistem E-SCM, aliran informasi dan data pembelian antara Teha Coffee Corner dan pemasok menjadi lebih efisien. Ini menghasilkan kejelasan dan ketepatan dalam transaksi pembelian, yang berkontribusi pada menghindari kesalahan dan mengurangi risiko keterlambatan dalam pengiriman toko.

Saputro, Erwan Adi; Mustofa, Arya; Putra, Rasendriya; Nopiyanti, Wiwin

Dinamik 2021 Universitas Stikubank

Dalam melakukan usaha tentunya seorang wirausahawan akan mencari keuntungan. Sebelum mendapat keuntungan, sebuah usaha harus mendapatkan hasil penjualan atau hasil usaha yang telah melewati BEP (break even point), sehingga usaha tersebut telah balik modal. Tujuan dari program ini adalah untuk menyusun program matlab perhitungan keuntungan usaha meubel yang dapat mencari berapa unit barang yang perlu dijual serta berapa nilai hasil penjualan yang harus dipenuhi agar suatu usaha dapat dikatakan telah balik modal dan mulai menghasilkan keuntungan. Metode penelitian yang dilakukan yaitu dengan membuat listing program yang akan menghasilkan prediksi unit yang harus terjual serta nilai hasil penjualan yang harus terpenuhi. Dalam listing ini, terdapat tiga pilihan, yaitu menghitung nilai BEP unit, menghitung nilai BEP rupiah, dan menghitung nilai keuntungan bersih. Untuk menghitung BEP unit dan BEP rupiah dilakukan dengan cara memasukkan nilai biaya tetap, harga per unit, dan biaya variabel per unit kemudian akan diproses dengan rumus sehingga memperoleh nilai BEP unit dan BEP rupiah. Sedangkan untuk mencari keuntungan bersih dilakukan dengan cara memasukkan harga jual barang dan biaya tetap, kemudian akan diproses dengan rumus sehingga mendapat nilai keuntungan bersih yang kemudian dilakukan perulangan untuk mengetahui berapa besar keuntungan untuk sekian produk terjual. Jika dilakukan secara manual, perhitungan ini akan cukup memakan waktu dan memerlukan ketelitian dalam menghitungnya, sehingga diperlukan program matlab untuk mempermudah serta meningkatkan akurasi nilai perhitungan BEP unit, BEP rupiah, dan keuntungan bersih.

Yulianton, Heribertus; Sutanto, Felix Andreas; Mulyani, Sri

Dinamik 2014 Universitas Stikubank

Pencatatan transaksi keuangan yang cermat dan tepat sesuai penggunannya akan menghasilkan informasi yang akurat dan up to date bagi setiap pemakai dan yang membutuhkan. Tak terkecuali perusahaan kecil dengan volume transaksi yang tidak sedikit di bagian pusat dan cabang juga membutuhkan pembukuan transaksi keuangan yang dimilikinya. Dalam menjawab permasalahan dan kesulitan yang dialami oleh pengusaha dalam mengambil keputusan yang terkait operasional keuangan perusahaan, perlu dibuat suatu sistem informasi keuangan bagi pengusaha kecil berbasis area. Pada penelitian ini dikembangkan Sistem Informasi (Sisfo) Keuangan yang berlaku pada pengusaha kecil, “Batik Wijayanti Semarang”. Sistem yang dikembangkan adalah antarmuka berbasis web yang dibangun menggunakan paket perangkat lunak HTML, PHP dan MySQL. Metode pengembangan sistem ini menggunakan konsep pengembangan sistem System Development Life Cycle (SDLC). Sistem pencatatan transaksi keuangan ini mengacu pada siklus akuntansi yang dimulai dari pencatatan transaksi ke jurnal, kemudian pencatatan penerimaan dan pengeluaran pusat dan cabang, sampai dengan menghasilkan laporan keungan dalam bentuk: Buku Besar, Neraca, Laporan Laba/Rugi, dan Laporan Perubahan Modal.   Kata kunci: sisfo keuangan, area, SDLC