Publication Search

62,860 articles from 506 journals · 1,579 citations tracked

Showing 41-60 of 139

Analytics

Anggoro, Dimas Aryo; Lukmana, Yanuar Eko Adi

Dinamik 2019 Universitas Stikubank

Nilai siswa merupakan representasi hasil belajar siswa yang ditepuh dalam satu semester. Nilai akhir siswa diambil dari hasil pengolahan beberapa nilai siswa. SD Negeri Jambangan 1 merupakan sekolah dasar negeri yang pengolahan data nilai siswanya dilakukan secara manual dengan menggunakan Microsoft Excel serta dokumentasi pembukuan. Pengolahan data nilai siswa dengan cara manual dapat menimbulkan beberapa resiko seperti rusak dan hilangnya data nilai siswa. Sistem informasi pengolahan data nilai siswa dikembangkan dengan tujuan mengurangi resiko rusak dan hilangnya data serta mempermudah proses pengolahan data. Sistem ini akan dibangun berbasis website menggunakan model pengembangan Software Development Life Cycle (SDLC) dengan metode Waterfall. Tahapan penelitian berupa analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian dan perawatan. Pengujian sistem ini dilakukan dengan metode Black Box untuk menguji fungsionalitas sistem serta User Acceptance Testing (UAT) untuk menguji sistem apakah sistem mampu memenuhi kebutuhan user. Hasil pengujian black box menyatakan sistem ini sudah layak di gunakan. Hasil pengujian UAT didapatkan 96,42% responden setuju sistem ini dapat memudahkan dan mempercepat pihak sekolah dalam mengelola dan mengolah data nilai siswa. Penelitian ini menghasilkan sebuah sistem yang dapat mengolah data siswa dari data nilai dasar hingga menjadi nilai akhir siswa.

Setiawan, Anton; Wibisono, Setyawan

Dinamik 2019 Universitas Stikubank

Untuk mendapatkan suatu informasi tentang bagaimana mendiagnosa penyakit dan hama pada tanaman mangga secara digital maka dibutuhkan suatu aplikasi dalam bentuk sistem pakar yang dapat mewakili seorang pakar yang ahli di bidangnya untuk memberikan solusi terhadap permasalahan tanaman mangga. Case Based Reasoning untuk mendiagnosa penyakit dan hama tanaman mangga menggunakan algoritma similaritas Sorgenfrei adalah sebuah sistem pakar yang dapat sebagai alat bantu untuk melakukan konsultasi tentang penyakit dan hama tanaman mangga. Untuk mengimplementasikan Case Based Reasoning diperlukan empat tahapan proses yaitu retrieve, reuse, revise, dan retain. Sistem yang telah memberikan hasil dari perhitungan dengan nilai paling tinggi yang akan dijadikan solusi penyakit dan hama tanaman mangga. Pada proses revise, sistem akan meninjau kembali hasil perhitungan penyakit tanaman mangga. Jika hasil tersebut kurang atau sama dengan 20 persen, maka sistem tidak akan memberikan solusi penyakit tanaman mangga, dikarenakan informasi berupa penyakit yang tidak memenuhi syarat akan masuk ke dalam tabel revise yang selanjutnya akan diperbaiki kembali oleh pakar untuk menemukan solusi yang tepat. Setelah proses revise selesai dan sudah ditemukan solusi yang benar-benar tepat barulah pakar mulai menambah aturan dengan memasukan data kasus baru yang sudah ditemukan solusinya proses inilah yang dinamakan dengan proses retain.

Budiarso, Zuly; Nurraharjo, Eddy

Dinamik 2019 Universitas Stikubank

Perkembangan teknologi sistem dari sistem analog menjadi sistem digital merupakan salah satu hal yang menjadi awal berkembangnya sistem kendali didgital. Dengan berubahnya sistem kendali analog menjadi sistem kendali digital maka jenis perangkat yang digunakan untuk mengimplementasikan sistem kendali juga berbahjuga berubah. Mikrokontroler adalah salah perangkat yang berfungsi sebagai perangkat utama dalam sistem kendali digital. Dengan mikrokontroler perancangan sistem kendali dapat dilakukan lebih efisien. Kemampuan mikrokontroler dalam sistem kendali dilengkapi dengan berbagai fitur penunjang, diantaranya prosessor, memory, A/D converter, analog/digital input/output dan beberapa kemampuan lain untuk mengolah data digital maupun analog. Seiring dengan perkembangan teknologi di bidang komputer, perangkat sistem kendali juga semakin berkembang dari mikrokokontroler beralih ke komputer. Hal ini disebabkan kebutuhan perangkat yang dapat mendukung fungsi sistem kendali itu sendiri. Sistem kendali dituntut untuk dapat menyelesaikan berbagai permasalahan yang cukup rumit. Untuk dapat memenuhi kebutuhan sesuai dengan tuntutan keadaan maka personal komputer merupakan perangkat alternatif yang dapat digunakan sebagai pengganti mikrokontroler. Raspberry Pi yang yang merpakan sebuah mini komputer Single Board Circuit merupakan pilihan yang dapat dilakukan auntuk menyelesaikan masalah sistem kendali. Secara umum spesifikasi teknis raspberry pi dapat mendukung sebuah sistem kendali dengan tingkat kesulitan tinggi. Fitur-fitur yang ada pada raspberry pi seperti memori, prosesor sudah dapat menyelesaikan masalah sistem kontrol. Perangkat I/O seperti USB, HDMI, dan kebutuhan daya yang kecil merupakan kelebihan dari raspberry. Selain itu raspberry juga dilengkapi dengan perangkat untuk komunikasis, yaitu Bluetooth dan wifi. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa raspberry merupakan mini komputer yang dapat digunakan dalam sistem kendali. Dengan menggunakan sebuah program, raspberry dapat digunakan untuk mengendalikan perangkat listrik seperti mematikan dan menghidupkan lampu dari jarak jauh, membuka dan menutup pintu, mengendalikan kamera dan berbagai macam peralatan listrik. Adanya bluetooth dan wifi memungkinkan raspberry dapat dioperasikan dari jarak jauh melalui jaringan internet atau jaringan komputer lokal. Selain menggunakan perangkat nirkabel, raspbery juga dilengkapi dengan LAN Card. Sehingga untuk kemunikasi dengan raspbery dapat dilakukan melalui jaringan lokal. Dengan menggabungkan beberapa raspbery dalam sebuah jaringan lokal (LAN) terbentuklah sistem kendali berbasis jaringan komputer.

Cahyono, Taufiq Dwi; Hadikurniawati, Wiwien

Dinamik 2019 Universitas Stikubank

Penelitian ini mengusulkan model waterfall yang digunakan dalam pembuatan sistem pendukung keputusan multi attribute dengan menggunakan metode Analytic Network Process (ANP). Model ini menyediakan kebutuhan pengguna dan kebutuhan perangkat lunak yang meliputi penganalisaan domain informasi, tingkah laku (behaviour), unjuk kerja (function) dan antarmuka. Penggunaan metode waterfall dapat menghasilkan perangkat lunak yang reliable dan bekerja secara efisien. Dari metode waterfall yang diusulkan dapat menghasilkan sebuah analisis kebutuhan atau persyaratan untuk menentukan atau memberikan gambaran umum bagi pengguna agar dapat membantu atau mendukung pencapaian sasaran pembuatan sistem yang meliputi kebutuhan data dan informasi, kebutuhan proses dan fungsi dan kebutuhan antarmuka atau interface.

Murti, Hari; Supriyanto, Edy; Sugiyamta, Sugiyamta

Dinamik 2019 Universitas Stikubank

Tujuan pemecahan masalah penjual atau wira niaga keliling (traveling salesman problem, TSP) adalah menentukan lintasan atau rute dengan total jarak atau biaya yang paling minimum. Penelitian ini berkenaan dengan proses optimalisasi pencarian alternatif lintasan atau rute pada masalah TSP. Penjual mencari rute atau lintasan untuk mengunjungi semua kota yang ada sebanyak satu kali kunjungan. Proses optimalisasi pencarian alternatif menggunakan algoritma backtracking. Terdapat lima buah kasus TSP yang akan digunakan yaitu TSP1 memiliki 4 buah kota dengan 6 lintasan (jalur), TSP2 memiliki 5 buah kota dengan 10 lintasan, TSP3 memiliki 6 buah kota dengan 15 lintasan, TSP4 memiliki 7 buah kota dengan 21 lintasan, dan TSP5 memiliki 8 buah kota dengan 28 lintasan. Dari hasil pengujian diperoleh algoritma runut-balik (backtracking) dapat digunakan untuk menghasilkan jumlah alternatif lintasan yang lebih sedikit jika dibandingkan dengan total kombinasi alternatif lintasan. Semakin besar jumlah node (kota) dan jumlah lintasan (jalur) maka prosentase pengurangan variasi (alternatif) akan lintasan semakin besar.

Salam, Abu; Zeniarja, Junta; Wicaksono, Wibowo; Kharisma, Lutfi

Dinamik 2019 Universitas Stikubank

Analisis keranjang pasar merupakan study tentang proses analisis untuk mencari sebuah aturan asosiasi dalam mencermati pola-pola pembelian konsumen pada setiap transaksi penjualan, pola-pola pembelian yang sudah di dapat dari pencarian dataset kemudian dapat digunakan untuk merencakan strategi penjualan seperti harga diskon jika membeli barang A dan B atau menunjukan tata letak pada barang yang ditemukan pada proses pencarian pola asosiasi yang menghasilkan aturan asosiasi, pola asosiasi sendiri memiliki beberapa metode untuk mencari aturan asosiasi dan yang sering dipakai dalam pencarian aturan asosiasi adalah Apriori dan FP-Growth dimana kedua metode ini menghasilkan aturan asosiasi dengan tingkat lift ratio yang tinggi dimana jika lift ratio bernilai >1 sudah dinyatakan valid sehingga semakin besar tingkat lift ratio pada aturan asosiasi yang ditemukan maka akan semakin kuat aturan asosiasi tersebut, pada penelitian ini penulis melakukan pencarian aturan asosiasi pada data penjualan epo store pada bulan November, Desember 2017 dan Januari 2018, dengan menggunakan dua metode pencarian asosiasi yaitu apriori dan FP-Growth untuk membandingkan metode mana yang lebih baik dalam pencarian aturan asosiasi serta untuk melakukan perencanaan penjualan berupa  tata letak dari metode yang memiliki tingkat lift ratio tertinggi.

Wicaksono, Wibowo; Luthfiarta, Ardytha; Shobri, Hasan

Dinamik 2019 Universitas Stikubank

PT. Angkasa Pura I (Persero) Cabang Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang ini adalah salah satu Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di bidang kebandarudaraan. Pada PT. Angkasa Pura I (Persero) Cabang Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang terdapat sebuah bidang bernama ITC (Information Technology and Communication) bagian yang menangani yang salah satu tugasnya adalah Menyiapkan dan melakukan kegiatan pengoperasian, pemeliharaan dan pelaporan fasilitas IT. PT. Angkasa Pura I (Persero) Cabang Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang yang menjadi tempat penulis dalam melakukan penelitian untuk proses pembuatan pass bandara baru yang masih dilakukan secara manual. Maka untuk mempermudah dan meningkatkan efisiensi pekerjaan penulis membangun sebuah sistem informasi berbasis web yang mengatur proses pembuatan pass bandara baru.

Budiarso, Zuly; Nurraharjo, Eddy; Listiyono, Hersatoto

Dinamik 2019 Universitas Stikubank

Komponen penggerak yang sering digunakan sebagai sumber gerakan dalam berbagai perlalatan listrik adalah motor arus searah. Dalam berbagai keperluan, besanya kecepatan putaran motor arus searah sangat diperlukan untuk menentukan kinerja sistem gerak.Untuk mengatur kecepatan motor arus searah dapatdilakukan dengan cara yaitu menambah potensial catu daya. Dengan berkembangnya teknologi digital yang semakin pesat, menyebabkan teknologi sistem pengaturan juga mengalami perkembangan yang pesat pula. Sebuah sistem pengaturan tidak lagi menerapkan rangkaian elektronik sebagai alat pengendali. Arduino Mega 2560 merupakan salah satu jenis mikrokontroler yang sering digunakan dalam sistem kendali. Sistem pengaturan kecepatan motor arus searah merupakan sebuah sistem pengaturan yang berfungsi mengatur kecepatan motor arus searah menggunakan perangkat lunak. Proses utama yang terjadi dalam sistempengaturan kecepatan motor arus searah adalah mengatur kondisi pin-pin digital pada arduino yang akandijadikan sebagai triger untuk memicu motor arus searah. Sinyal dari arduino menjadi triger bagi sebuah modul driver motor dc yang berupa rangkaian elektronik yang bekerja dengan cara Dual H-Bridge. Modul terdiri dari 2 pasang masukan dan keluaran. Pin masukan berfungsi menerima sinyal dari arduino, sedangkan pin keluaran dihubungkan dengan 2 buah motor arus searah. Kecepatan motor tergantung frekuensi sinyal sinyal dari arduino, sedangkan frekuensi tergantung sketch program pada arduino.

Ardhianto, Eka; Handoko, Widiyanto Tri; Supriyanto, Edy

Dinamik 2019 Universitas Stikubank

Proses kriptografi masih sering dikombinasikan dengan steganografi dalam mekanisme pengamanan data dan penyembunyian data. Pengamanan data ini tidak hanya dilakukan pada data yang bersifat berhenti dan tersimpan pada komputer. Perkembangan teknologi komunikasi dalam jaringan memberikan revolusi dalam mengamankan data berjalan melalui saluran transmisi. Dalam paper ini dilakukan sebuah systematic literatu rereview (SLR) yang membahas perkembangan teknik steganografi data berjalan serta memberikan gambaran pengembangan penelitian untuk meningkatkan kekuatan proses pengamanan data.

Sutanto, Felix Andreas; Yulianton, Heribertus; Hadiono, Kristophorus

Dinamik 2019 Universitas Stikubank

Kelulusan merupakan hal yang pasti terjadi dalam akhir proses sebuah pendidikan. Mendapatkan predikat wisudawan terbaik merupakan kebanggaan tersendiri bagi mahasiswa diakhir masa studinya. Fakultas Teknologi Informasi Universitas Stikubank, setiap semester selalu dihadapkan pada proses tersebut. Penetapanwisudawan terbaik dari FTI Unisbank memiliki lebih dari satu kriteria yaitu Indeks Prestasi Kumulatif (IPK),Nilai Prestasi yang diperoleh dari Kartu Rencana Prestasi (KRP), masa studi siswa yang bersangkutan, dansertifikasi kompetensi atau sertifikasi pelatihan bertaraf internasional. Metode yang digunakan untuk membantu menentukan wisudawan terbaik adalah metode TOPSIS. Pemilihan metode tersebut karena beberapa alasan salah satunya adalah kemudahan penerapan. Implementasi metode TOPSIS atas masalah tersebut diterapkan dengan membuat sebuah aplikasi berbasis web. Hasil yang diperoleh dengan menerapkan metode TOPSIS, adalah alternatif/wisudawan yang memiliki skor tertinggi dari hasil perhitungan akhir.

Wahyudi, Eko Nur; Utomo, Agus Prasetyo; Mariana, Novita

Dinamik 2019 Universitas Stikubank

Semarang sebagai ibu kota Jawa Tengah merupakan kota pusat perdagangan dan industri dengan sektor unggulan di bidang manufaktur, agrikultur dan pariwisata. Dari sisi laju pertumbuhan ekonomi (LPE), kota Semarang mengalami peningkatan cukup signifikan yaitu 5,7 di tahun 2015 menjadi 5,8 di tahun 2016. Artinya laju pertumbuhan ekonomi masyarakatnya sangat tinggi, khususnya di sektor pariwisata. Banyak industri kecil tumbuh yang menopang laju pertumbuhan ekonomi menjadi meningkat, seperti di bidang makanan dan minuman olahan dan kerajinan. Beberapa wilayah dikhususkan dalam pengembangan industri tersebut, namun demikian tidak semua dapat menjadi sentra dari setiap bidang industri tetapi bisa disesuaikan dengan kondisi masing-masing wilayah, seperti contoh dalam usaha kerajinan batik ada di beberapa lokasi demikian juga dengan industri olahan pangan.Pola pertumbuhan industri mikro, kecil dan menengah tersebut agar dapat dimonitordan dikembangkan sesuai dengan potensi masing-masing wilayah industri dengan metode KMeans untuk bisa memetakan pembinaan dan pendampingan pengembangan yang tepatsesuai dengan bidang usaha para pelaku industri mikro, kecil menengah dan potensi wilayahkecamatan.

Nurraharjo, Eddy

Dinamik 2018 Universitas Stikubank

Sistem deteksi RFID memiliki beberapa kelebihan untuk proses pengambilan data uniknya secaraotomatis atau pengenalannya terkait dengan obyek tertentu, dibandingkan dengan penggunaan sistemlainnya, sehingga kesempatan penelitian saat ini adalah mencoba untuk melakukan penambahan fiturterhadap sebuah penelitian sebelumnya sistem berbasis Arduino dengan menggunakan sensor frekuensiradio, berupa fitur pencacah. Implementasi peneltiian ini dengan menggunakan RFID RC522, yangmerupakan modul siap pakai dan kompatibel dengan Arduino UNO R3.Sistem pencacahan ini dirancang sedemikian rupa dengan menggunakan masukan dari 2 tipe tag yaitusebuah kartu kosong dan sebuah gantungan kunci. Sistem diharapkan akan mampu memberikan deteksiterhadap ketiga masukan tag tersebut, dan divisualisasikan keluarannya berupa LED.Pada hasil realisasinya, sistem pencacah terhadap perangkat identifikasi frekuensi radio ini dapatdirakit dengan baik dengan beberapa perangkat library dari Arduino, yaitu AddicoreRFID.h, yang akandigunakan sebagai modul pengendali untuk perangkat RFID, dan SPI.h yang digunakan untuk melakukankomunikasi secara serial melalui port USB. Sistem pencacahan identifikasi dibentuk dengan menggunakanfungsi IF …, yang akan menentukan kriteria masukan tag dan memberikan batasan jumlah cacahan, namunhingga penelitian ini masih diperlukan fitur dengan kemampuan maksimal dalam menangani sejumlah datayang lebih besar.Sistem dasar ini telah mampu untuk memberikan hasil pencacahan identifikasi dari kedua tipe tagyaitu masing-masing adalah “BLANK MAN” dan “BLUE KEY”.

Lusiana, Veronica; Al Amin, Imam Husni; Hartono, Budi

Dinamik 2017 Universitas Stikubank

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh jumlah dimensi data yang optimal untuk proses pencarian citra. Proses ekstraksi fitur citra menggunakan matriks GLCM (Grey- Level Co-occurrence Matrix), dengan memilih fitur tekstur citra. Fitur yang digunakan adalah mean, entropi, energi, kontras, dan homogenitas. Matriks ini menyimpan data co- occurrence tingkat keabuan piksel untuk ketetanggaan pada arah 0°, 45°, 90°, dan 135°. Proses reduksi dimensi data menggunakan analisis komponen utama (Principal Component Analysis, PCA). Melalui hasil percobaan diperoleh, fitur yang dominan (signifikan) adalah mean dan entropi untuk ketetanggaan pada sudut 0 derajat. Pada ketetanggaan sudut 45 derajat maka fitur yang dominan adalah entropi dan kontras untuk. Fitur dominan disini adalah fitur utama yang dapat mewakili beberapa fitur-fitur lain yang digunakan untuk pencarian isi citra.

Utomo, Agus Prasetyo; Mariana, Novita; Rejeki, Rara Sri Artati

Dinamik 2017 Universitas Stikubank

Manajemen rumah sakit perlu melakukan monitoring dan pengukuran secara terus-menerus terhadap kinerja layanan pasien untuk memastikan ketercapaian tujuan yang telah ditetapkan. Proses monitoring kinerja memerlukan data dan informasi yang didapatkan dari umpan balik pasien terhadap layanan dokter dan perawat. Hasil monitoring kinerja selanjutnya akan disampaikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan, secara efisien dan efektif. Performance Dashboard merupakan alat untuk menyajikan informasi secara sekilas . Dashboard menginformasikan Key Performance Indicators (KPI) dengan menggunakan media penyajian yang efektif. KPI yang digunakan dalam pembangunan Dasboard adalah kuesioner tingkat kepuasan layanan pasien terhadap dokter dan perawat. Penelitian ini lebih menitikberatkan bagaimana rancangan dashboard ini bisa memberikan kemudahan informasi terhadap manajemen rumah sakit untuk memonitor dan mengevaluasi capaian kinerja layanan pasien.

Sukur, Muji; Purwaningtyas, Purwaningtyas; Al Amin, Imam Husni

Dinamik 2017 Universitas Stikubank

Setiap keluarga menginginkan kondisi keuangan yang sehat, keuangan keluarga dinyatakan sehat kalau pengeluaran berbanding lurus dengan pemasukan. Untuk mencapai kondisi keuangan yang sehat diperlukan suatu perencanaan dan pencatattan keuangan yang baik. Dengan perencanaan dan pencatatan keuangan yang baik akan dapat mengontrol dan mengevaluasi setiap detail pengeluaran keuangan, sehingga dapat meminimalkan pengeluaran yang kurang perlu. Setiap rumah tangga perlu melakukan perencanan keuangan yang baik agar tujuan rumah tanggga jangka pendek dan jangka panjang dapat tercapai. Perencanaan keuangan merupakan seni pengelolaan keuangan yang dilakukan oleh individu atau keluarga untuk mencapai tujuan yang efektif, efisien, dan bermanfaat, sehingga keluarga tersebut menjadi keluarga yang sejahtera. Secara umum, aktivitas yang dilakukan adalah proses pengelolaan penghasilan untuk mencapai tujuan finansial seperti keinginan memiliki dana pernikahan, dana kelahiran anak dan lain- lain. Penghasilan kita perlu dikelola agar dapat memenuhi kebutuhan saat ini dan juga kebutuhan di masa depan. Setiap keluarga menginginkan kondisi keuangan yang sehat, keuangan keluarga dinyatakan sehat kalau pengeluaran berbanding lurus dengan pemasukan. Untuk mencapai kondisi keuangan yang sehat diperlukan suatu perencanaan dan pencatattan keuangan yang baik. Dengan perencanaan dan pencatatan keuangan yang baik akan dapat mengontrol dan mengevaluasi setiap detail pengeluaran keuangan, sehingga dapat meminimalkan pengeluaran yang kurang perlu. Dengan demikian, rancangan aplikasi budgeting merupakan suatu alat yang membantu didalam pengendalian biaya rumah tangga karena dapat memberikan informasi bagi keluarga mengenai berhasilnya (efektivitas) setiap rencana.

Eniyati, Sri; Santi, Rina Candra Noor; Retnowati, Retnowati; Mulyani, Sri; Martha, Khristma

Dinamik 2017 Universitas Stikubank

Smart City adalah skonsep tata kota yang mengoptimalkan teknologi informasi dan digital untuk meningkatkan kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakat, serta meningkatkan layanan Pemerintah. Kota Pekalongan sedang berupaya untuk mempersiapkan diri dalam proses implementasi Smart City. Dalam referensi diketahui bahwa salah satu indikator kesiapan implementasi Smart City adalah Smart Governance, yang terdiri atasi empat indikator utama yaitu Participation in decision-making, public and social services, Transparent Governance, political strategies and perspectives. Dari keempat indikator tersebut diperjelas ke dalam indikator operasional yang lebih mudah diukur secara kuantitatif. Oleh sebab itu metode penelitian dipilih mix research methods karena data yang diperoleh dilakukan melalui cara kualitatif dengan wawancara kepada narasumber. Hasil data dikelola dan diolah menggunakan cara kuantitatif. Cara kuantitatif tersebut adalah metode Fuzzy Inference System (FIS) Mamdani. Dari keempat indikator utama diturunkan menjadi 21 variabel input Hasil yang diperoleh adalah tingkat kesiapan Kota Pekalongan dalam mengimplementasikan Smart City dari Perspektif Smart Governance adalah 1,5 (Sedang).

Wismarini, Th. Dwiati; Khristianto, Teguh

Dinamik 2016 Universitas Stikubank

Pemodelan spasial adalah representasi ataupun model spasial dari data yang digunakan danmerupakan penggambaran suatu bagian muka bumi. Pemodelan spasial dapat digunakan untukmenyelesaikan suatu masalah dari dunia nyata dan memodelkannya. Pemodelan ini terdiri dari berbagaivariabel yang dipetakan secara digital dan disesuaikan sistem proyeksi maupun koordinatnya denganmelibatkan aspek resolusi dan sistem klasifikasinya.Maka salah satu sarana bantuan yang sering digunakan untuk melakukan kegiatan dalam rangkamemperoleh gambaran situasi muka bumi atau informasi tentang ruang muka bumi yang diperlukan, yangdapat menjawab atau menyelesaikan suatu masalah yang terdapat dalam ruang muka bumi yangbersangkutan, diperlukanlah Sistem Informasi Geografis (SIG). Kegiatan tersebut merupakan rangkaiankegiatan yang meliputi mengumpulkan, menata, mengolah, menganalisis hingga menyajikan data/faktayang terdapat dalam ruang muka bumi yang kemudian sering disebut sebagai data/fakta geografis/spasial.Terungkap juga bahwa Sistem Informasi Geografis (SIG) terbukti mampu menyediakan informasi datageospasial untuk setiap objek di permukaan bumi secara cepat. Sekaligus juga mampu menyediakansistem analisa keruangan yang akurat.Maka dalam penelitian ini, yang mengharapkan dapat menghasilkan suatu visualisasi darizona/daerah rentan banjir di kota Semarang berikut informasi tingkat rentan pada masing-masing zonajuga informasi indikator-indikator banjirnya, dibutuhkan suatu pengolahan data spasial melalui prosesanalisa spasial untuk bisa mengintegrasikan data-data yang dibutuhkan, yang sifatnya lebih dari satu danmerupakan data komprehensif. Adapun proses analisa spasial ini akan mengimplementasikan prosessuperimpose yang dalam SIG dinamakan Overlay. Metode yang akan digunakan dalam Overlay yaitujoin-UNION dan join-INTERSECTION.Hasil dari penelitian ini adalah menghasilkan suatu pemodelan spasial baru yang akan menjadisebuah Peta Tematik Digital dan dinamakan Peta Tematik Zonasi Tingkat Rentan Banjir di KotaSemarang.

Nurraharjo, Eddy

Dinamik 2016 Universitas Stikubank

Pada kesempatan penelitian saat ini adalah berkaitan dengan pra-proses dalam pemrosesan citradigital untuk mengamati dan mengimplementasikan teknik/metode berkaitan dengan sebuah proses dalamserangkaian pengolahan citra yaitu dalam fokus penelitian tentang penggunaan plotting pixels. Pemilihandan penggunaan plotting pixels merupakan suatu pra-proses dalam pengolahan citra, yang dimaksudkanuntuk memberikan pendekatan terhadap penentuan/pendeteksian warna obyek citra secara matematis, yangdapat diimplementasikan pada sebuah citra 2-D, dan digunakan untuk menentukan warna terhadap obyekcitra 2-D tersebut. Proses ini mampu untuk digunakan untuk merepresentasikan warna sebuah citra danmampu mendeskripsikan warna secara grafis yang terbentuk seperti nilai karakter warna dasar RGB citra.Beberapa penerapan teknik ini adalah dengan mengkonversikan dulu dalam grayscale dan melakukanpemilihan dan penggunaan lanjut yang tepat dalam proses selanjutnya hingga diperoleh hasil dalammenentukan warna citra. Namun dengan menggunakan metode plotting pixels diharapkan mampumeringkas proses terhadap deteksi warna citra 2-D yang diamati, dimana dalam kesempatan ini citraberwarna yang dijadikan obyek adalah yaitu Kotak, Segitiga dan Lingkaran. Beberapa variasi bentuksebagai salah satu elemen citra berkaitan tentang hal itu membuat peneliti tertarik untuk mencobamengimplementasikan center plotting of image pixels dalam sebuah proses pendeteksian warna citra daricitra aslinya untuk mempersingkat proses-proses lanjutannya, sehingga diperoleh pengamatan citra yangoptimal terhadap warna obyek utama.Metode ini cocok untuk beraneka macam bentuk gambar yang diposisikan ditengah citra berwarnaaslinya. Metode ini mampu mencapai pendeteksian maksimal yaitu hingga 100% saat diujikan pada variasibentuk obyek satu warna, namun tidak baik saat digunakan dalam variasi obyek dengan variasi warnaobyek yang lebih dari satu, sehingga penelitian ini diharapkan mampu memberikan inspirasi untukpenelitian berikutnya.

Utomo, Agus Prasetyo; Murti, Hari

Dinamik 2016 Universitas Stikubank

Visi misi tahun 2020 untuk menjadi perguruan tinggi kelas dunia membutuhkan upaya nyatadari jajaran manajemen Universitas Stikubank untuk mewujudkanya, oleh karena itu perludiciptakan suatu kerjasama dari semua tingkat manajemen, dan stakeholder yang ada. Modelmanajemen kualitas Malcolm Baldrige Education Criteria for Performance Excellence(MBCfPE) mempunyai konsep dan prosedur yang menetapkan petunjuk dan kriteria yangmembantu perusahaan dalam mengevaluasi aktivitas perbaikan kualitas. Melalui pengukurankinerja dengan model MBCfPE ini, Universitas akan bisa melihat tingkat pencapaian di dalamproses menuju perguruan tinggi kelas dunia. Pengembangan sebuah model pre assessment bagiUniversitas diharapkan dapat membantu memberikan sebuah gambaran awal sejauh manakesiapan Universitas dalam menerapkan manajemen kinerja kelas dunia. Hasil olah datamenunjukkan bahwa manajemen kinerja Universitas secara umum hasilnya cukup baik. Hal ini ditunjukkan dengan nilai score sebesar 668,55 dari skala 1000. Nilai ini menunjukkan bahwa upayayang dilakukan oleh manajemen Universitas untuk memberikan jaminan mutu pada masyarakatsudah cukup baik. Skor tersebut juga menunjukkan bahwa pendekatan tata kelola yang dilakukanUniversitas cukup sistematis, efektif, dan responsive. Hasil-hasil yang mengacu padapersyaratan-persyaratan mahasiswa dan stakeholder lainya, pasar, dan proses operasional,menunjukkan kinerja dan keunggulan yang baik. Untuk perbaikan kinerja Universitas perludibuat solusi khusus untuk implementasi peningkatan kinerja dari tiap-tiap kategori yangdirasakan kurang nilainya. Sementara itu untuk kategori yang nilainya sudah cukup baik masihperlu untuk terus ditingkatkan. Universitas perlu membangun sistem manajemen kinerja yanglebih baik kedepanya agar visi misi dan tujuan-tujuan strategis dimasa yang akan datang bisatercapai secara efektif dan eisien.

Budiharso, Zuly; Nurraharjo, Eddy; Sukur, Muji; Wibowo, Jati Sasongko

Dinamik 2016 Universitas Stikubank

Keberadaan perangkat bluetooth telah banyak disematkan pada berbagai perangkat pendukungkegiatan penggunanya seperti printer, scanner, active speaker dan lain sebagainya termasuk salah satuimplementasi perangkat yang hingga saat ini masih menjadi tren dalam sebuah sistem kendali berbasismikrokontroler Arduino beserta penggunaan modul bluetooth sebagai media komunikasinya.Kesederhanaan sistem, kemudahan dapam perawatannya dan murah saat investasinya, menjadi salah satusebab penggunaan sistem berbasis bluetooth ini. Kemudahan yang menjadi tujuannya diantaranya adalahkoneksi yang cepat dan memiliki daya yang cukup kecil saat diaktifkan. Pemanfaatan perangkat bluetoothini juga telah dikembangkan dan berkelanjutan untuk sebuha sistem kendali terpadu.Sementara itu sistem dengan kendali otomatis yang realtime, juga masih menjadi tren dan banyakpula yang menggunakan perangkat bluetooth ini. Untuk itu pada kesemaptan ini tim peneliti akanmencoba mengeksplorasi kemampuan auto-switch pada perangkat bluetooth, untuk dapada dijadikankonsep dasar komunikasi antar perangkat bluetooth berbasis Arduino. Rekayasa pada penelitian ini adalahupaya untuk merancang sistem sederhana dengan menggunakan sebuah server dan multi klien, yangterhubung melalui perangkat bluetooth.Harapan yang ingin dicapai adalah teriptanya sebuah sistem komunikasi kendali berbasis bluetoothdalam operasi auto-switch yang dihasilkan dapat digunakan untuk melakukan pengenalan awal dalamkomunikasi data selanjutnya. Indikasi data terhubung diharapkan akan mampu menjadi pra prosespengolahan data lanjut dan keterhubungan komunikasi wireless melalui jaringan inernet akan semakinmeningkatkan daya guna dan kemanfaatannya dalam pengembangan riset-riset berikutnya.Hasil akhirnya adalah berhasil tercipta sistem dasar pengenalan identitas melalui media komunikasi tanpakabel, bluetooth, antara perangkat sistem berbasis Arduino sebagai server dengan perangkat keras sistemkendali berbasis Arduino sebagai klien.