Publication Search

95,605 articles from 887 journals · 2,123 citations tracked

Showing 141-160 of 507

Analytics

Alda Ridha Camelia

Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen) 2026 Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannah

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar berupa modul interaktif Hadist Arba'in Nawawi yang dapat meningkatkan minat belajar siswa kelas V di MI Bahrul Ulum Tambakberas Jombang. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya minat belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, khususnya materi hadist, yang cenderung disampaikan secara monoton dan kurang melibatkan siswa secara aktif. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Borg and Gall yang disederhanakan menjadi enam tahap, yaitu penelitian dan pengumpulan data awal, perencanaan, pengembangan produk awal, uji coba terbatas, revisi produk, dan uji coba lapangan. Subjek penelitian adalah siswa kelas V dengan instrumen pengumpulan data berupa angket, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul interaktif yang dikembangkan layak digunakan berdasarkan validasi ahli materi dan media serta tanggapan guru dan siswa, dengan tingkat kelayakan mencapai 90% dalam kategori sangat valid. Selain itu, terjadi peningkatan minat belajar siswa yang ditunjukkan dari nilai rata-rata pretest sebesar 79,8% menjadi 88% pada posttest. Dengan demikian, modul interaktif ini efektif digunakan sebagai alternatif bahan ajar dalam pembelajaran hadis di Madrasah Ibtidaiyah.

Devi Fatwanti; Rifai; Zayyid Zidan Hakami

Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen) 2026 Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannah

Tata kearsipan kantor merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung kelancaran administrasi dan pengelolaan informasi di suatu organisasi. Sistem kearsipan yang baik tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan dokumen, tetapi juga mempermudah proses penemuan kembali arsip secara cepat, tepat, dan efisien. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep tata kearsipan kantor serta strategi yang efektif dalam menemukan kembali arsip yang dibutuhkan. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis berbagai sumber terkait manajemen kearsipan.Hasil pembahasan menunjukkan bahwa penerapan sistem kearsipan yang terorganisir, seperti sistem abjad, numerik, kronologis, dan subjek, sangat berpengaruh terhadap kemudahan akses arsip. Selain itu, penggunaan teknologi digital juga menjadi solusi modern dalam meningkatkan efisiensi pencarian arsip. Faktor lain yang mendukung keberhasilan penemuan kembali arsip meliputi ketepatan dalam pengindeksan, konsistensi dalam penyimpanan, serta kompetensi sumber daya manusia dalam mengelola arsip.Dengan demikian, tata kearsipan yang baik dan sistematis akan meningkatkan efektivitas kerja, menghemat waktu, serta meminimalisir risiko kehilangan dokumen penting. Oleh karena itu, setiap organisasi perlu menerapkan sistem kearsipan yang sesuai dengan kebutuhan serta perkembangan teknologi.

Devi Fatwanti; Lailatul Mutia; Muhammad Rasya

Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen) 2026 Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannah

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan penerapan sistem penyimpanan arsip serta penataan ruang dan tata letak perabot kantor dalam meningkatkan efisiensi kerja di lingkungan perkantoran. Arsip sebagai sumber informasi memiliki peranan penting dalam menunjang kelancaran administrasi, sehingga diperlukan sistem penyimpanan yang efektif, sistematis, dan mudah diakses. Selain itu, penataan ruang dan tata letak perabot kantor yang ergonomis dan fungsional juga menjadi faktor penunjang produktivitas kerja pegawai.Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem penyimpanan arsip yang terorganisir, seperti penggunaan klasifikasi arsip berdasarkan jenis, subjek, dan waktu, mampu mempermudah proses pencarian dan pengelolaan dokumen. Di sisi lain, penataan ruang kerja yang memperhatikan aspek kenyamanan, pencahayaan, sirkulasi udara, serta penempatan perabot yang sesuai dengan alur kerja terbukti dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas kerja pegawai.Penelitian ini juga menemukan bahwa adanya integrasi antara sistem penyimpanan arsip yang baik dengan tata ruang kantor yang tertata rapi dapat mengurangi waktu kerja yang terbuang, meminimalkan kesalahan dalam pengelolaan dokumen, serta menciptakan lingkungan kerja yang kondusif. Oleh karena itu, organisasi atau instansi diharapkan dapat menerapkan sistem kearsipan yang modern dan melakukan penataan ruang kerja secara optimal guna meningkatkan kinerja pegawai secara keseluruhan.

Devi Fatwanti; Sophi Widiya Ningsih; Ahmad Darul Quthni

Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen) 2026 Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannah

Artikel ini membahas dua aspek penting dalam organisasi, yaitu sistem penyimpanan arsip dan komunikasi kantor. Permasalahan utama yang diangkat adalah keterbatasan ruang dan peralatan penyimpanan arsip yang menghambat proses temu kembali dokumen. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menelaah literatur terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa sistem penyimpanan arsip dapat dilakukan melalui sentralisasi, desentralisasi, maupun kombinasi, masing-masing dengan kelebihan dan kelemahan. Selain itu, komunikasi kantor terbukti berperan sebagai sarana utama dalam penyampaian informasi, instruksi, dan koordinasi, baik secara internal maupun eksternal, dengan dukungan media komunikasi yang beragam. Kesimpulannya, penerapan sistem penyimpanan arsip yang tepat serta komunikasi kantor yang efektif menjadi kunci dalam meningkatkan efisiensi dan pencapaian tujuan organisasi

Devi Fatwanti; Eriska Yulia Zaza; Zahra Aulia Putri

Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen) 2026 Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannah

Efektivitas tata hubungan antar unit kerja sangat ditentukan oleh kelancaran akses informasi dan koordinasi yang didukung oleh pengelolaan arsip serta pola komunikasi yang terstruktur. Artikel ini bertujuan menganalisis optimalisasi manajemen retensi arsip dan pola komunikasi kantor dalam meningkatkan efektivitas tata hubungan antar unit kerja. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi literatur, mengacu pada empat penelitian terdahulu yang relevan di bidang kearsipan dan administrasi perkantoran. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan Jadwal Retensi Arsip (JRA) yang tidak optimal menyebabkan penumpukan arsip inaktif, kesulitan temu kembali informasi, serta inefisiensi ruang dan biaya. Hambatan implementasi seperti rendahnya dukungan manajemen, birokrasi internal yang kompleks, keterbatasan sumber daya manusia, dan resistensi terhadap digitalisasi semakin memperparah kondisi tersebut. Sebaliknya, digitalisasi arsip yang diikuti dengan pelatihan SDM dan koordinasi lintas unit terbukti mampu mempercepat aliran informasi dan memperlancar koordinasi antar bagian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi retensi arsip dan penguatan pola komunikasi kantor harus dilakukan secara terintegrasi melalui pengadaan infrastruktur digital, penyederhanaan prosedur, penguatan komitmen manajemen, serta penerapan sistem penghargaan berbasis kinerja. Pendekatan holistik ini tidak hanya menyelesaikan masalah teknis kearsipan tetapi juga menciptakan komunikasi yang teratur dan terukur antar unit kerja, yang pada akhirnya meningkatkan efektivitas tata hubungan organisasi secara berkelanjutan.

Rusmiati Indrayani

Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen) 2026 Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannah

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis  strategi pengembangan kompetensi pedagogik guru Sekolah Dasar Negeri 015 Pulau Selangan Kota Bontang. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kasus instrumental. Informan penelitian adalah guru dan kepala sekolah. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan telaah dokumen sedangkan teknik analisis data menggunakan model interaktif (Milles and Hubberman) yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Kesimplan dilakukan berulang-ulang hingga diperoleh data yang kridibel. Penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pengembangan kompetensi guru di wilayah pesisir memerlukan pendekatan kontekstual berorientasi kebutuhan nyata guru dan siswa, kolaborasi antar guru, praktik reflektif serta pemanfaatan lingkungan pesisir sebagai sumber belajar. Adapun program pengembangan guru dilaksanakan secara normatif melalui pelatihan berbasis kebutuhan.

Uum Laila Passa; Lailatul Mathoriyah; Dian Kusuma Wardani

Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen) 2026 Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannah

Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di madrasah sering dianggap kurang menarik karena masih didominasi metode ceramah dan penggunaan buku teks, sehingga berdampak pada rendahnya motivasi belajar siswa. Oleh karena itu, guru perlu memanfaatkan media pembelajaran yang lebih variatif, salah satunya media PowerPoint. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan media PowerPoint dalam pembelajaran SKI, kendala penerapannya, serta pengaruhnya terhadap motivasi belajar siswa di MA Darussalam Jombang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media PowerPoint mampu meningkatkan motivasi belajar siswa. Hasil angket motivasi belajar menunjukkan persentase sebesar 78, 24% dengan kategori baik, yang didukung oleh meningkatnya minat, perhatian, dan keaktifan siswa selama pembelajaran. Kendala yang dihadapi berupa keterbatasan sarana prasarana dan waktu pembelajaran, namun dapat diatasi melalui persiapan media dan pengelolaan waktu yang efektif. Dengan demikian, media PowerPoint dapat dijadikan sebagai media pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran SKI.

Andreas Tampubolon; Julio Saputra Sianturi; Rahul Toppi L Toruan; Steven Valentino Simanungkalit; Randi Hutasoit +1 more

Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen) 2026 Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannah

Era disrupsi teknologi dan Society 5.0 telah memicu transformasi mendalam pada lanskap interaksi sosial masyarakat Indonesia yang majemuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana pemanfaatan teknologi informasi dapat diarahkan untuk mendukung moderasi beragama dan menumbuhkan sikap inklusif di ruang siber. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research), penelitian ini menelaah berbagai jurnal akademik dan literatur terkait sosiologi teknologi serta teologi agama-agama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ruang digital rentan memicu polarisasi akibat algoritma yang menciptakan echo chamber (ruang gema), yang dapat mengikis sikap inklusivisme. Dalam konteks ini, literasi digital berbasis teologi yang moderat dan perancangan sistem informasi yang inklusif oleh para pengembang teknologi berperan sentral. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi antara etika teknologi dan nilai-nilai inklusivisme sangat diperlukan agar ruang digital dapat menjadi medium yang memperkuat toleransi, bukan mempersempitnya

Nabillah Syah Putry; Khaalishah Azzahra; Indah Nur Fauzia; Dearia Angelika Firdaus

Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen) 2026 Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannah

Kekerasan seksual terhadap perempuan merupakan permasalahan serius yang berdampak signifikan terhadap kesehatan mental korban. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak kekerasan seksual terhadap kondisi psikologis perempuan serta mengidentifikasi upaya pemulihan yang dapat dilakukan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi literatur dari berbagai sumber yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kekerasan seksual menimbulkan berbagai dampak psikologis, antara lain trauma psikologis yang ditandai dengan rasa takut, kecemasan, dan flashback, serta gangguan mental seperti depresi, kecemasan (anxiety), dan Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD). Selain itu, korban juga mengalami penurunan kepercayaan diri dan kecenderungan menarik diri dari lingkungan sosial. Upaya pemulihan psikologis perempuan meliputi konseling dan terapi psikologis, dukungan dari keluarga dan lingkungan, pendampingan dari lembaga terkait, serta pemberdayaan untuk membangun kembali kepercayaan diri korban. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang komprehensif dalam proses pemulihan agar korban dapat kembali menjalani kehidupan secara optimal.

Mohammad Fahmi Bajuri; Afif Kholisun Nashoih

Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen) 2026 Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannah

Misconceptions are one of the problems that often occur in the learning process. Misconceptions occur when students form incorrect or incomplete understandings of basic concepts, which can potentially hinder their learning process in the future.  This study aims to develop a four-tier diagnostic test instrument to identify students' misconceptions related to qawaid nahwiyah material at MTs Mu'allimin Mu'allimat Denanyar Jombang. The study uses the Research and Development (R&D) method based on Sugiyono's development model. The small-scale pilot test subjects were students in class IX A, while the large-scale pilot test involved students in classes IX B and IX C. Data collection techniques included tests, questionnaires, and interviews. The instrument consists of a test blueprint, instructions, test questions, answer keys, scoring guidelines, and result interpretation guidelines. The validation results by experts indicated that the developed instrument was valid. The reliability of the instrument reached a score of 0.860, indicating a very high level of consistency. Item analysis showed that the instrument consisted of 22 questions with moderate difficulty and 3 questions with high difficulty. Based on discriminative power, 3 items are categorized as excellent, 12 items are categorized as good, and 12 items are categorized as adequate. The misconception profile of students shows that there is 25% misconception in CDQ answers, 33% in CDQ reasons, and 25% in the combination of CDQ answers and reasons. The highest misconception was in analyzing errors in sentences at 49%, and the lowest misconception was in analyzing the position of a word (tarkib) in a sentence at 10.5%.

Sri Devi Sihombing; Dapot Damanik

Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen) 2026 Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannah

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui 1) pengaruh peran orangtua  terhadap karakter kristiani siwa-siswi kelas VIII SMP Negeri 4 Angkola Sangkunur  Tapanuli Selatan T.A 2025/2026; 2) pengaruh peran kompetensi spritual guru agama kristen terhadap karakter kristiani siwa-siswi kelas VIII SMP Negeri 4 Angkola Sangkunur  Tapanuli Selatan T.A 2025/2026; dan 3) pengaruh peran orangtua dan kompetensi spritual guru agama kristen secara bersama-sama terhadap karakter kristiani siwa-siswi kelas VIII SMP Negeri 4 Angkola Sangkunur  Tapanuli Selatan T.A 2025/2026. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif. Populasi adalah seluruh Siswa-siswi kelasa VIII SMP Negeri 4 Angkola Sangkunur  yang berjumlah 44 orang dan ditetapkan sampel sebanyak 39 orang menggunakan rumus slovin dengan teknik non probability sampling. Uji coba instrumen dilakukan kepada 32 orang siswa di SMP Negeri 1 Angkola Selatan sehingga diketahui bahwa semua instrumen penelitian dinyatakan valid dan reliabel karena telah memenuhi kriteria nilai validitas dan reliabilitas. Data dikumpulkan dengan angket tertutup sebanyak 67 item. Hasil analisis data menunjukkan bahwa: 1) nilai Fhitung > Ftabel yaitu 13,628 > 3,23 dengan demikian diketahui bahwa terdapat pengaruh peran orangtua terhadap karakter kristiani siswa- siswi kelas VIII SMP Negeri 4 Angkola Sangkunur  Tapanuli Selatan T.A 2025/2026. Pengaruh tersebut yakni sebesar 26,9%; 2) nilai Fhitung > Ftabel yaitu 13,778 > 3,23 dengan demikian diketahui bahwa terdapat pengaruh kompetensi spritual guru agama kristen  terhadap karakter kristiani siswa-siswi kelas VIII SMP Negeri 4 Angkola Sangkunur  Tapanuli Selatan T.A 2025/2026. Pengaruh tersebut yakni sebesar 27,1%; dan 3) nilai Fhitung > Ftabel yaitu 10,717 > 3,23 dengan demikian diketahui bahwa terdapat pengaruh peran orangtua dan kompetensi spritual guru agama kristen  secara bersama-sama terhadap karakter kristiani siswa-siswi kelas VIII SMP Negeri 4 Angkola Sangkunur  Tapanuli Selatan T.A 2025/2026. Pengaruh tersebut yakni sebesar 37,3% dengan demikian Ha diterima dan H0 ditolak.

Hans Lumbangaol; Christoffel Santoso Manalu; Elsa Widyana Hutabarat; Dhea Miranda Simanjuntak; Friscilia Yong Manalu +1 more

Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen) 2026 Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannah

Era Society 5.0 dan disrupsi teknologi telah memicu transformasi mendalam pada aspek sakralitas dan tata cara ritual keagamaan di masyarakat modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana digitalisasi mengubah pola peribadatan tradisional menjadi bentuk yang lebih terbuka, interaktif, dan melintasi batas geografis. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research), penelitian ini menelaah berbagai jurnal akademik, buku sosiologi agama, dan dokumen fenomena digital terkini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi ritual di ruang siber menawarkan fleksibilitas akses terhadap nilai-nilai spiritual, namun di sisi lain memicu tantangan berupa krisis otoritas keagamaan tradisional dan risiko distorsi makna ritual akibat penyederhanaan konten digital. Dalam konteks ini, literasi digital keagamaan berperan sentral sebagai instrumen kritis untuk memverifikasi informasi dan menjaga integritas nilai etis-religius dari pengaruh negatif arus informasi yang tidak valid. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan literasi digital yang inklusif sangat diperlukan agar transformasi ritual tetap menjaga esensi spiritualitas yang sehat dan adaptif di tengah dinamika era disrupsi.

Ru’yatul Aini; Meisil B. Wulur; M. Zakaria Al Anshori

Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen) 2026 Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannah

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya peran media film sebagai sarana penyampaian pesan keagamaan di era digital, khususnya dalam menghadirkan wacana kritis terkait praktik keberagamaan di masyarakat melalui film “Bidaah” yang memicu beragam respons. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Universitas Muhammadiyah Makassar angkatan 2022 terhadap nilai-nilai dakwah dalam film tersebut serta meninjaunya dari perspektif dakwah dan komunikasi Islam. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, serta dianalisis secara kualitatif dengan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memandang film “Bidaah” tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media dakwah yang memuat pesan akidah, syariah, dan akhlak serta kritik terhadap praktik keagamaan yang menyimpang, dengan sikap mahasiswa yang cenderung kritis, reflektif, dan menekankan pentingnya pemahaman berbasis dalil, tabayyun, serta kehati-hatian dalam menerima informasi keagamaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa film “Bidaah” memiliki potensi sebagai media dakwah yang edukatif dan reflektif dalam membentuk pola pikir keagamaan mahasiswa, dengan implikasi perlunya penguatan literasi media dan literasi keagamaan agar pesan yang disampaikan dapat dipahami secara proporsional dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.

U. Suhendar Kosasih

Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen) 2026 Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannah

Fenomena arus mudik merupakan tradisi tahunan masyarakat Indonesia yang sarat nilai sosial, budaya, dan kebersamaan. Peningkatan mobilitas pada Idulfitri 1447 H memicu kepadatan lalu lintas dan menuntut pelayanan publik yang optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis keterlibatan PC PPM Cianjur dalam pelayanan publik selama arus mudik. Metode penelitian dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa PC PPM berperan aktif dalam Pos Pengamanan melalui pengaturan lalu lintas, pelayanan sosial, serta dukungan terhadap aparat pemerintah. Keterlibatan tersebut mencerminkan sinergi kolaboratif dalam meningkatkan efektivitas pelayanan publik di tengah keterbatasan sumber daya. Selain itu, aktivitas yang dilakukan menjadi media internalisasi nilai nasionalisme, seperti solidaritas, tanggung jawab sosial, dan pengabdian kepada negara. Dengan demikian, organisasi kemasyarakatan memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam menciptakan arus mudik yang aman, tertib, dan kondusif.

Enda Suhendra

Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen) 2026 Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannah

Nasionalisme sebagai nilai fundamental menghadapi tantangan globalisasi dan perkembangan teknologi, sehingga diperlukan upaya kontekstual dalam penanamannya. Penelitian ini bertujuan menganalisis internalisasi nilai nasionalisme melalui kegiatan pengamanan Lebaran dan aksi sosial oleh PC PPM Majalengka.. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif untuk menggali makna, persepsi, dan pengalaman sosial para pelaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan Pos Pengamanan, pembagian takjil, dan pelayanan masyarakat menjadi media efektif dalam menanamkan nilai gotong royong, solidaritas, disiplin, dan cinta tanah air. Proses internalisasi berlangsung melalui keterlibatan aktif, keteladanan, dan interaksi sosial. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat eksistensi organisasi serta membangun citra positif di masyarakat sebagai organisasi yang peduli, responsif, dan berkontribusi nyata dalam menjaga stabilitas sosial.

Aulia Ramadhani Indiah Madjid; Gina Indah Permata Nastia

Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen) 2026 Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannah

Eksploitasi anak merupakan permasalahan serius yang berkaitan dengan pemenuhan hak dasar anak, khususnya dalam bidang pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak eksploitasi pekerja anak terhadap akses dan keberlanjutan pendidikan, serta mengidentifikasi upaya penanganan yang dapat dilakukan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur yang bersumber dari berbagai jurnal ilmiah dan laporan penelitian relevan. Hasil penelitian menunjukkan dampak terlihat pada terhambatnya akses pendidikan, seperti keterbatasan waktu, biaya, dan kesempatan belajar, serta terganggunya keberlanjutan pendidikan yang ditandai dengan penurunan prestasi hingga risiko putus sekolah. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat memperkuat siklus kemiskinan antargenerasi. Oleh karena itu, diperlukan peran berbagai pihak melalui penegakan hukum dan peningkatan kesadaran orang tua agar hak pendidikan anak dapat terpenuhi secara optimal.

David Eliazer Sihite; Sabar Rudi Sitompul; Dorlan Naibaho

Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen) 2026 Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannah

Penelitian bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh positif dan signifikan dari penggunaan model pembelajaran Auditory Intelectually Repetition (AIR) terhadap keaktifan belajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Tarutung Kabupaten Tapanuli Utara Tahun Pembelajaran 2023/2024. Hipotesis penelitian yaitu terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara model pembelajaran Auditory Intelectually Repetition (AIR) terhadap keaktifan belajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Tarutung Kabupaten Tapanuli Utara Tahun Pembelajaran 2023/2024. Metode penelitian eksperimen berdesain One Shot Case Study yaitu penelitian dengan pemberian treatment perlakuan kepada kelompok atau sampel dan selanjutnya diobservasi hasilnya. Juga menggunakan metode kuantitatif deskriptif inferensial. Populasi seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Tarutung Kabupaten Tapanuli Utara Tahun Pembelajaran 2023/2024 yang beragama Kristen Protestan berjumlah 192 orang. Sampel ditentukan dengan teknik purposive sampling (sampel bertujuan) yaitu kelas VIII-3 yang berjumlah 34 orang. Instrumen penelitian berupa angket tertutup dan observasi. Hasil analisis data diperoleh: a) Nilai rhitung=0,556>rtabel=0,339 dan thitung=3,784>ttabel=2,042 menunjukkan adanya hubungan yang positif dan signifikan. b) Persamaan regresi . c) Uji determinasi diketahui besarnya pengaruh 30,91%. d) Uji hipotesis diperoleh Fhitung=14,014>Ftabel=3,32 maka H0 ditolak dan Ha diterima. Penelitian menyimpulkan terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara model pembelajaran Auditory Intelectually Repetition (AIR) terhadap Keaktifan belajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Tarutung Kabupaten Tapanuli Utara Tahun Pembelajaran 2023/2024.

Gabe Situmorang; Sabar Rudi Sitompul; Sandy Ariawan

Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen) 2026 Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannah

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh positif dan signifikan model pembelajaran Cooperative Intergrated Reading And Composition (CIRC) terhadap motivasi belajar  PAK siswa kelas VIII SMP Satu Atap Negeri 5 Pangururan Tahun Pembelajaran 2025/2026. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian statistik inferensial deskriptif kuantitatif. Populasi adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Satu Atap Negeri 5 Pangururan Tahun Pembelajaran 2025/2026 yang beragama Kristen Protestan sebanyak 104 orang dan ditentukan sampel penelitian sebanyak 86 orang siswa menggunakan rumus NEA oleh Krejcie dan Morgan. Data dikumpulkan dengan angket tertutup sebanyak 40 butir. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan model pembelajaran Cooperative Intergrated Reading And Composition (CIRC) terhadap motivasi belajar  PAK siswa kelas VIII SMP Satu Atap Negeri 5 Pangururan Tahun Pembelajaran 2025/2026, hal ini dibuktikan melalui analisa data berikut ini: 1) Uji persyaratan analisis: a) uji hubungan yang positif diperoleh nilai rxy = 0,567 > rtabel(=0,05,n=86) = 0,213. b) Uji hubungan yang signifikan diperoleh nilai thitung= 6,301 > ttabel(=0,05,dk=n-2=84)= 2,000. 2) Uji pengaruh: a) Uji persamaan regresi, diperoleh persamaan regresi = 23,22 + 0,62X. b) Uji koefisien determinasi regresi (r2) = 32,1%. 3) Uji hipotesis dengan menggunakan uji  F diperoleh Fhitung > Ftabel=(=0,05,dk pembilang k=33,dk penyebut=n-2=86-2=84) yaitu 39,70 > 1,39. Dengan demikian Ha yaitu terdapat pengaruh yang positif dan signifikan model pembelajaran Cooperative Intergrated Reading And Composition (CIRC) terhadap motivasi belajar  PAK siswa kelas VIII SMP Satu Atap Negeri 5 Pangururan Tahun Pembelajaran 2025/2026 diterima dan H0 ditolak.

Regina Rasyid Althaaf; Gina Indah Permata Nastia

Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen) 2026 Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannah

Fenomena sharenting atau kebiasaan orang tua membagikan konten anak di media sosial telah menjadi tren global yang menimbulkan perdebatan terkait privasi anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik sharenting melalui perspektif Teori Ekologi Bronfenbrenner dan konsep keberfungsian sosial keluarga. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan studi literatur terhadap berbagai jurnal penelitian terkait literasi digital, hak anak, dan dinamika keluarga di era digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik sharenting dipengaruhi oleh interaksi kompleks antar-lapisan lingkungan, di mana tekanan norma budaya digital di level makrosistem dan algoritma platform di level eksosistem mendorong orang tua untuk melakukan eksploitasi harian. Kondisi ini memicu disfungsi sosial dalam keluarga, ditandai dengan kegagalan orang tua dalam menjalankan peran protektifnya sebagai penjaga privasi anak. Dampak risiko yang ditemukan meliputi ancaman kejahatan digital (digital kidnapping), pelanggaran martabat anak sesuai Konvensi Hak Anak, hingga potensi konflik psikologis jangka panjang antara orang tua dan anak. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan literasi digital dan penguatan regulasi perlindungan data pribadi anak sangat mendesak untuk dilakukan guna mengembalikan keberfungsian sosial keluarga yang sehat di era digital.

Kerin Ari Chaniago; Innaya Aulia Putri; Risma Anita Puriani

Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen) 2026 Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannah

Artikel ini membahas hubungan pola asuh orang tua terhadap perilaku sosial remaja. Masa remaja adalah fase ketika anak mulai menghadapi berbagai tantangan dalam beradaptasi dengan lingkungan sosial, sehingga peran orang tua sangat penting dalam membantu mereka. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur dengan mempelajari dari jurnal dan buku nasional maupun internasional yang terkait dengan pola asuh dan perilaku sosial remaja. Penelitian menunjukkan bahwa pola asuh orang tua sangat berpengaruh terhadap kualitas perilaku sosial remaja. Pola asuh yang otoritatif atau demokratis terbukti lebih efektif dalam membentuk perilaku sosial yang positif, seperti empati, kerja sama, kepedulian pada orang lain, dan kemampuan untuk beradaptasi. Sementara itu, pola asuh yang terlalu keras atau terlalu bebas sering kali menyebabkan masalah seperti kekerasan, kecemasan saat berinteraksi, dan kurangnya kemampuan sosial. Selain itu, dampak pola asuh terhadap perilaku sosial remaja juga dipengaruhi oleh faktor psikologis internal seperti kemampuan mengendalikan diri dan kecerdasan emosional. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk menggunakan pola asuh yang hangat, responsif, dan tetap memberikan pengawasan yang konsisten agar mampu mendukung perkembangan sosial remaja secara optimal.