Publication Search

95,605 articles from 887 journals · 2,123 citations tracked

Showing 481-500 of 507

Analytics

Resa Amelia; Salamiah; Siti Najla; Yenny; Aslamiah +1 more

Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen) 2025 Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannah

Tipe kepemimpinan memiliki pengaruh signifikan dalam membentuk suasana kerja yang mendukung semangat serta performa guru, khususnya di institusi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Kepemimpinan yang demokratis dicirikan oleh keterlibatan aktif guru dalam proses pengambilan keputusan, komunikasi yang transparan, serta penghargaan terhadap kontribusi individu. Dalam konteks PAUD, motivasi kerja dan efektivitas performa guru menjadi aspek krusial yang memengaruhi mutu pembelajaran dan perkembangan anak. Gaya kepemimpinan yang demokratif dapat mendorong guru untuk merasa diperhatikan, bertanggung jawab, dan bersemangat dalam menjalankan tugas mereka. Kepemimpinan yang kolaboratif juga memberikan efek positif terhadap efektivitas kerja, karena menciptakan atmosfer kerjasama dan memperkuat rasa kepemilikan terhadap tujuan organisasi. Dengan demikian, implementasi gaya kepemimpinan demokratis dipandang mampu meningkatkan motivasi serta efektivitas performa guru PAUD secara global.

Yandri Angelica Silaban; Della Sari Manalu; Andar Gunawan Pasaribu

Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen) 2025 Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannah

Korupsi merupakan persoalan fundamental yang mengancam integritas dan kemajuan bangsa. Dalam upaya pencegahan dan pemberantasannya, pendidikan karakter anti korupsi menjadi instrumen penting, khususnya melalui pendekatan nilai-nilai religius. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana ajaran moral dalam Kitab Hakim-Hakim dapat diimplementasikan dalam pendidikan untuk menanamkan dan menumbuhkan karakter anti korupsi. Pentingnya Pendidikan anti korupsi sebagai suatu upaya pencegahan korupsi, misalnya dengan menggambarkan menguatnya konsep korupsi dan anti korupsi dalam berbagai perspektif keilmuan, dilaksanakannya Pendidikan Anti Korupsi di sekolah sekolah dari tingkat dasar sampai perguruan tinggi serta pelatihan anti korupsi di instansi-instansi pemerintah dan lain sebagainya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan hermeneutik, yang menekankan pada interpretasi nilai keadilan, integritas, keberanian, dan tanggung jawab dalam teks Alkitab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai tersebut sangat relevan dan dapat dijadikan dasar dalam pembentukan karakter peserta didik agar memiliki kesadaran moral tinggi serta menolak segala bentuk korupsi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi ajaran Kitab Hakim-Hakim dalam kurikulum pendidikan mampu memberikan kontribusi signifikan dalam membentuk generasi yang berintegritas serta mendorong terciptanya masyarakat yang adil dan bebas dari praktik koruptif.

Dina Oktavia; Rizky Ramadhani; Siti Normulyana; Yustri Adinda; Yulia Novita

Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen) 2025 Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannah

Penelitian ini menganalisis pola persebaran aktivitas ekonomi di Kota Payakumbuh dan dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi wilayah. Kota Payakumbuh menunjukkan pola persebaran aktivitas ekonomi yang terorganisir dan berbasis pada potensi lokal tiap wilayah. Sentra utama produksi rendang terkonsentrasi di Kecamatan Lamposi Tigo Nagari (Latina) yang dikenal sebagai "Kampung Rendang", dengan lebih dari 40% industri kecil dan menengah (IKM) rendang beroperasi di wilayah ini. Sementara itu, Kecamatan Payakumbuh Barat dan Utara berkembang sebagai pusat ekonomi kerajinan tenun dan chokato (cokelat lokal). Berdasarkan analisis teoritis, pola persebaran yang terbentuk mengikuti teori Christaller dengan fungsi sebagai pusat pelayanan kebutuhan masyarakat sekitar. Industri-industri ini telah mencapai pasar internasional, seperti tenun yang dipamerkan di Paris Fashion Week, rendang yang dipasarkan hingga Arab Saudi, Malaysia, Thailand, dan Dubai, serta chokato yang menembus pasar Eropa. Pola persebaran ini mencerminkan peran strategis tiap kecamatan dalam ekosistem ekonomi kota yang secara kolektif memperkuat posisi Payakumbuh sebagai pusat ekonomi berbasis kearifan lokal dan memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi wilayah.  

Citra Arini Selastia; Fitri; Yuni Shara; Yulia Novita

Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen) 2025 Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannah

Aktivitas ekonomi lokal memainkan peran penting dalam mendorong pertumbuhan dan pembangunan wilayah, khususnya di daerah perdesaan dan kawasan pinggiran. Artikel ini mengkaji kontribusi sektor ekonomi lokal seperti pertanian, UMKM, pariwisata berbasis komunitas, dan ekonomi kreatif dalam mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Melalui pendekatan kualitatif berbasis kajian literatur, penelitian ini menunjukkan bahwa penguatan ekonomi lokal mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperluas kesempatan kerja, serta memperkecil kesenjangan antarwilayah. Dengan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta, aktivitas ekonomi lokal dapat menjadi motor penggerak utama dalam pembangunan wilayah yang berkeadilan.

Mega Simanjuntak; Dorlan Naibaho

Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen) 2025 Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannah

Abstrak Kesehatan mental yang baik memungkinkan seseorang berfungsi secara efektif dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam interaksi sosial maupun dalam mengelola emosi dan kognisi. Faktor lingkungan dan sosial sangat mempengaruhi kesehatan mental seseorang. Dalam perspektif Kristen, kesehatan dipandang sebagai keseimbangan antara fisik, mental, spiritual, dan sosial. Iman Kristen dapat membawa kedamaian dan kekuatan, namun tidak menjamin kekebalan terhadap gangguan mental. Maka, orang Kristen diajarkan untuk mencari dukungan dan kekuatan melalui iman dan doa. Penelitian ini dilakukan dengan metode studi kepustakaan, menganalisis berbagai sumber untuk memahami kesehatan mental dalam konteks Kristen, melalui pada literatur artikel publikasi, website, serta buku-buku elektronik maupun fisik. Hasilnya menunjukkan bahwa keseimbangan psikis dan emosi, serta hubungan dengan Tuhan, penting untuk kesehatan mental. Tokoh-tokoh Alkitab seperti Elia, Yeremia, dan Daud menunjukkan bahwa orang beriman juga dapat menghadapi pergumulan mental. Dengan demikian, Pendidikan Agama Kristen berperan penting dalam membentuk kesehatan mental positif dengan menanamkan nilai-nilai iman dan memberikan dukungan spiritual bagi generasi milenial.

Dwiyan Nugraha; Haqqy An Nazily; Nur Ayu Audia; Yulia Novita

Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen) 2025 Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannah

Studi bertujuan untuk menganalisis hubungan dan perbandingan struktur ekonomi sektoral antara Kota Payakumbuh dan Kabupaten Lima Puluh Kota di Provinsi Sumatera Barat berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) yang didasarkan pada jenis usaha. Metode yang diterapkan adalah analisis Location Quotient (LQ) untuk mengidentifikasi sektor basis dan non-basis di setiap wilayah. Data sekunder diperoleh dari BPS Sumatera Barat tahun 2023. Analisis yang dilakukan menunjukkan adanya perbedaan dalam pola spesialisasi sektor ekonomi di antara kedua wilayah. Kota Payakumbuh menunjukkan keunggulan dalam bidang perdagangan, industri pengolahan, dan jasa, sementara Kabupaten Lima Puluh Kota lebih menonjol dalam sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan. Temuan ini menegaskan pentingnya kolaborasi pembangunan antarwilayah yang berfokus pada potensi sektor masing-masing untuk mendorong pertumbuhan ekonomi regional yang berkelanjutan dan merata. Penelitian ini memberikan sumbangan signifikan dalam penyusunan kebijakan pengembangan daerah yang didasarkan pada data dan ciri khas lokal.

Jenni Asri; Cristina Irene Silalahi; Andar Gunawan Pasaribu

Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen) 2025 Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannah

Korupsi merupakan salah satu tantangan serius yang menghambat pertumbuhan bangsa serta merusak tatanan sosial, ekonomi, dan politik. Untuk mengatasi hal tersebut, implementasi pendidikan karakter berbasis nilai-nilai spiritual menjadi pendekatan strategis dalam menanamkan dan menumbuhkan karakter anti-korupsi sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam peranan penting pendidikan karakter dalam membentuk integritas pribadi dan sosial, dengan menjadikan Kitab Ulangan dalam Alkitab sebagai landasan etis dan teologis. Kitab Ulangan tidak hanya memuat prinsip-prinsip moral seperti kejujuran, keadilan, dan larangan terhadap suap, tetapi juga memberikan pedoman konkret tentang bagaimana nilai-nilai tersebut harus diajarkan secara berulang dan diwujudkan melalui keteladanan pemimpin yang takut akan Tuhan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research) dan analisis hermeneutik terhadap teks-teks Kitab Ulangan. Sumber data utama terdiri dari ayat-ayat dalam Kitab Ulangan yang relevan, didukung oleh literatur teologis dan kajian pendidikan karakter. Analisis difokuskan pada bagaimana prinsip-prinsip etika dalam Kitab Ulangan dapat diimplementasikan dalam sistem pendidikan sebagai sarana pembentukan karakter anti-korupsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ajaran Kitab Ulangan, seperti larangan menerima suap (Ulangan 16:19), keadilan dalam hukum (Ulangan 25:15), dan kepemimpinan yang takut akan Tuhan (Ulangan 17:14–20), dapat dijadikan dasar kurikulum pendidikan karakter berbasis nilai. Implementasi nilai-nilai ini melalui pembelajaran yang berulang, keteladanan, dan pembinaan moral terbukti dapat menumbuhkan kesadaran etis dan integritas sosial pada peserta didik. Dengan demikian, pendidikan karakter yang berakar pada ajaran Kitab Ulangan memiliki potensi besar dalam membentuk generasi yang anti-korupsi dan mendorong transformasi budaya menuju masyarakat yang adil dan bersih.

Gideon Apriely Butarbutar; Andar Gunawan Pasaribu

Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen) 2025 Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannah

Artikel ini bertujuan menjelaskan implementasi pendidikan dalam membangun dan menumbuhkan karakter antikorupsi menurut 2 Raja-raja 12. Implementasi ini adalah bagian dari sikap iman Kristen yang mengambil nilai iman dari Firman Allah agar memiliki karakter antikorupsi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskripsi analitik. Karakter anti korupsi dapat dibangun dan ditumbuhkan melalui pendidikan yang didasari oleh Firman Allah, yang memberikan nilai iman yang dimiliki oleh orang Kristen. Dengan dasar nilai iman maka orang Kristen yang dewasa dalam iman akan mampu melawan godaan untuk korupsi dan memiliki keyakinan iman takut akan Kristus walaupun ada peluang atau paksaan sekalipun untuk korupsi ia akan tetap pada keyakinan bahwa hidup ini untuk memuliakan Tuhan.

Anisa; Sakilah; Isma Fathonah; Hafiz Taufiqurrahman Hashibuan

Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen) 2025 Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannah

Tradisi kuliner Sarang Panyongek merupakan salah satu warisan budaya tak benda yang dimiliki oleh komunitas suku Melayu di Kuantan Singingi, Riau. Tradisi ini tidak sekadar menyajikan makanan, melainkan juga merepresentasikan nilai-nilai adat, kebersamaan, dan penghormatan terhadap leluhur. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna simbolik, proses pelaksanaan, serta peran sosial Sarang Panyongek dalam kegiatan adat masyarakat Melayu setempat. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara mendalam, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sarang Panyongek biasanya disajikan dalam acara adat seperti kenduri, pesta pernikahan, dan penyambutan tamu kehormatan. Makanan ini disusun dalam wadah berbentuk sarang, menggambarkan keutuhan dan keterikatan antar anggota masyarakat. Selain itu, tradisi ini juga menjadi sarana pelestarian nilai-nilai kearifan lokal dan identitas budaya Melayu Kuantan Singingi. Dengan demikian, Sarang Panyongek tidak hanya memiliki fungsi kuliner, tetapi juga berperan penting dalam memperkuat struktur sosial dan mempererat hubungan kekerabatan dalam komunitas.

Rizkiyah; Moh. Faridl Darmawan; M. Farid Nasrullah

Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen) 2025 Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannah

Tujuan dalam penelitian ini adalah bagaimana penerapan metode kontruktivistik dalam pembelajaran fiqih kelas VIII di MTsN 6 Jombang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dengan observasi,wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data,penyajian data,dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penerapan metode kontruktivistik kelas VIII di MTsN 6 Jombang, sudah terbukti dapat membantu dan meningkatkan hasil belajar siswa, dengan menggunakan metode kontruktivistik peningkatakan hasil belajar siswa lebih baik dari pada yang menggunakan metode konvensional atau metode ceramah dalam pembelajaran fiqih.

Afriansyah; Denni Ramadhansyah; Irfan Hafizh Saputra; Rahmat Hidayat; Yulia Novita

Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen) 2025 Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannah

Rendang, sebagai salah satu warisan kuliner Minangkabau yang telah mendunia, memiliki potensi besar sebagai ikon kuliner lokal dalam mendorong pertumbuhan industri kecil dan menengah (IKM), khususnya di Kota Payakumbuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi pengembangan IKM berbasis kuliner rendang serta peran pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam memperkuat posisi rendang sebagai produk unggulan daerah. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap pelaku IKM rendang di Payakumbuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang efektif meliputi peningkatan kualitas produk melalui inovasi dan standarisasi, penguatan branding lokal, pemanfaatan teknologi digital untuk pemasaran, serta sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha dalam hal pelatihan, promosi, dan dukungan regulasi. Dengan strategi yang tepat, rendang tidak hanya berperan sebagai simbol budaya, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi lokal yang berkelanjutan.

Haura Fathia Chefany; Rodiah Rauzatul Jannah; Muhammad Rifky Nugroho; Taftazani; Yulia Novita

Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen) 2025 Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannah

Pasar Induk di Indonesia, khususnya Pasar Induk Payakumbuh, memainkan peran krusial dalam perekonomian lokal.  Sebagai pusat distribusi barang kebutuhan pokok dan hasil pertanian, pasar ini mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan pendapatan masyarakat, terutama UMKM, dan mengurangi kemiskinan.  Pasar Induk berfungsi sebagai penghubung antara produsen dan konsumen, memperluas jangkauan pasar, serta menjaga stabilitas harga dan ketersediaan barang. Selain itu, pasar ini juga berperan sebagai wadah pelestarian budaya dan tradisi lokal.  Meskipun demikian, Pasar Induk menghadapi tantangan persaingan dengan pasar modern dan perubahan perilaku konsumen.  Untuk mempertahankan peran strategisnya, diperlukan adaptasi terhadap teknologi, modernisasi infrastruktur, serta kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.  Pengembangan Pasar Induk, melalui pendekatan seperti OVOP dan digitalisasi, dapat meningkatkan daya saing produk lokal, efisiensi operasional, dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi kreatif dan pariwisata.

Putri Hanifa; Putri Suci Ramdhani; Tiara Fajar Hartati; Yulia Novita

Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen) 2025 Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannah

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan Industri Kecil Menengah (IKM) rendang di Kabupaten Lima Puluh Kota. Metode analisis yang digunakan adalah analisis SWOT dan matriks QSPM untuk menentukan strategi prioritas. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengembangan IKM rendang menghadapi berbagai tantangan seperti keterbatasan modal, keterampilan manajerial, serta akses pasar. Namun, terdapat pula peluang besar dari tren peningkatan konsumsi makanan olahan dan dukungan kebijakan pemerintah daerah. Strategi prioritas yang dihasilkan antara lain penguatan kemitraan, inovasi produk, dan peningkatan kapasitas SDM melalui pelatihan dan pendampingan.

Shela Andini; Susibah; Rama Winda Pratiwi; Junaldi Putra

Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen) 2025 Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannah

Pelito daun merupakan makanan tradisional yang berasal dari Kabupaten Kampar, Riau. Keunikan makanan ini terletak pada penggunaan bahan alami dan proses pembuatannya yang tradisional. Namun, di tengah pesatnya arus modernisasi dan globalisasi, keberadaan makanan ini semakin tersisih dan mulai dilupakan oleh generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan pelestarian pelito daun serta merumuskan strategi efektif untuk menjaga keberlangsungannya. Metode yang digunakan adalah studi kualitatif deskriptif dengan pendekatan literatur dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya pelestarian dapat dilakukan melalui pendidikan, promosi digital, dukungan kebijakan, inovasi produk, dan pelibatan komunitas. Pelito daun memiliki potensi besar sebagai ikon kuliner daerah yang tidak hanya lezat, tetapi juga sarat nilai budaya.

Emilia Susanti; Afriani Azzahra; Afrinaldo; Hafizah Aulia

Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen) 2025 Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannah

Pindughak, known as Kue Lemak Legit, is a traditional cake rich in flavor and cultural significance in the Kampar, Riau community. This cake has a long history and has become an integral part of traditional customs and special events. However, with the advancement of time and changes in lifestyle, Pindughak has begun to be forgotten and is no longer a priority in community events. This study aims to examine the meaning and cultural value of Pindughak as part of the Kampar community’s tradition, as well as the challenges of preserving it in the modern era. The research method used is qualitative with a descriptive approach, with data collected through interviews with relevant sources. The results show that Pindughak has a profound meaning in the Kampar community’s tradition and needs to be preserved as part of the Malay culinary heritage.

Septian Ragil Anandita; Muhammad Haris Ma’sum; Muhamad Khoirur Roziqin

Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen) 2025 Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannah

Pembelajaran didalam kelas umumnya masih menggunakan metode ceramah sedangkan di modern sekarang pembelajaran harusnya mengutamakan keaktifan siswa. Penulisan ini dilakukan untuk mengetahui penerapan metode Jigsaw dan efektivitasnya dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) pada materi Dinasti Ayyubiyah di kelas VIII MTs Miftahul Ulum Jarakkulon, Jogoroto, Jombang. Metode Jigsaw merupakan salah satu model pembelajaran kooperatif yang melibatkan kerja sama antar siswa dalam kelompok kecil, di mana setiap anggota bertanggung jawab atas bagian materi yang berbeda untuk kemudian saling mengajarkannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualititatif dengan desain penelitian eksperimen semu (quasi eksperimen). Instrumen pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi, dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Jigsaw meningkatkan partisipasi aktif siswa dan pemahaman konsep secara signifikan dibandingkan dengan metode konvensional. Nilai rata-rata hasil belajar siswa pada kelas eksperimen mengalami peningkatan yang lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Dengan demikian, metode Jigsaw terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar SKI, khususnya pada materi Dinasti Ayyubiyah.

Hamda Yani Putri; Chandra; Inggria kharisma

Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen) 2025 Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannah

Penulisan artikel ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana tingat keterampilan siswa kelas 4 di SDIT Masyitah Bukittinggi mengenai menulis teks puisi yang baik dan benar sesuai dengan kriteria yang sudah dan ditetapkan. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas 4 SDIT Masyitah dengan jumlah 5 orang peserta didik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Deskriptif dengan menggunakan pendekatan Kualitatif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrumen Tes dan Non Tes yang berbentuk soal kemampuan menulis teks puisi, serta observasi yang dilakukan dengan pengamatan langsung. Penilaian nya mencakup yaitu penilaian sikap, pengetahuan dan keterampilan. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kemampuan menulis teks puisi sudah baik mulai dalam aspek kesesuaian isi dengan tema dan judul serta dalam aspek diksi, namun kemampuan dalam aspek citra atau pengimajian masih kurang.

Zul ‘Azmi

Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen) 2025 Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannah

Artikel ini mengkaji wakaf uang dan wakaf melalui uang dalam perspektif filsafat hukum Islam dengan menelaahnya melalui tiga dimensi utama: ontologis, epistemologis, dan aksiologis. Wakaf uang merupakan bentuk inovasi dalam praktik filantropi Islam yang bertujuan merespons kebutuhan sosial-ekonomi modern tanpa meninggalkan prinsip-prinsip dasar syariah. Secara ontologis, konsep ini memperluas pemahaman tradisional tentang objek wakaf, dari yang semula terbatas pada harta tidak bergerak menjadi aset likuid yang manfaatnya berkelanjutan. Dari sisi epistemologi, dasar hukum wakaf uang diperkuat melalui fatwa ulama kontemporer, pendekatan maqāṣid al-sharīʿah, dan dukungan regulatif yang merefleksikan dinamika ijtihad kontekstual. Sedangkan secara aksiologis, wakaf uang dinilai strategis dalam pembangunan sosial umat Islam, khususnya dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Meskipun demikian, implementasinya di Indonesia masih menghadapi tantangan, seperti rendahnya literasi wakaf dan ketidaksinkronan antara hukum positif dan nilai-nilai maqāṣid. Oleh karena itu, diperlukan penguatan regulasi dan pendekatan filosofis yang mampu menjembatani nilai-nilai normatif syariah dengan praktik hukum kontemporer. Kajian ini menyimpulkan bahwa wakaf uang merupakan manifestasi tajdīd hukum Islam yang inklusif, adaptif, dan berorientasi pada kemaslahatan.

Abdul Munzir

Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen) 2025 Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannah

Wakaf Alquran merupakan bentuk sedekah jariyah yang memiliki nilai spiritual dan sosial tinggi dalam sejarah Islam. Di era kontemporer, praktik ini menghadapi tantangan baru seiring berkembangnya digitalisasi, di mana Alquran tidak hanya diwakafkan dalam bentuk fisik, tetapi juga digital seperti aplikasi dan e-book. Melalui pendekatan filsafat Islam, makalah ini mengkaji problematika wakaf Alquran digital dari tiga dimensi: ontologi, epistemologi, dan aksiologi. Secara ontologis, muncul perdebatan mengenai eksistensi dan keabsahan objek wakaf digital. Epistemologisnya, terdapat kebingungan tentang validitas mushaf digital dan prosedur wakafnya. Dari sisi aksiologi, nilai kemanfaatan wakaf digital masih dibayangi oleh isu komersialisasi dan penurunan sakralitas. Makalah ini menegaskan perlunya literasi, regulasi, dan pendekatan filosofis yang adaptif agar esensi wakaf sebagai amal jariyah tetap terjaga di tengah perubahan zaman.

Muhammad Arief Samudera; M. Obiadito Rizzaky H; Maulana Zakky Musyafa; Akbar Rizki Wahyu Pradana Madan Saputra; Abidin Latua

Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen) 2025 Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannah

Kepemimpinan Utsman bin Affan sebagai khalifah ketiga dalam sejarah Khulafaur Rasyidin menandai fase penting dalam perkembangan sistem pemerintahan Islam. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji sistem pemerintahan yang diterapkan pada masa Utsman bin Affan, dengan menyoroti struktur administrasi, mekanisme pengangkatan pejabat, kebijakan-kebijakan strategis, serta dinamika sosial-politik yang menyertainya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka terhadap sumber-sumber sejarah Islam klasik dan kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemerintahan Utsman bin Affan mempertahankan prinsip-prinsip dasar syura (musyawarah), namun mengalami perubahan dalam praktik administratif, seperti pengangkatan kerabat sebagai gubernur yang kemudian memicu kontroversi dan konflik internal. Meskipun demikian, Utsman bin Affan berhasil memperluas wilayah kekuasaan Islam dan memperkuat sistem administrasi pemerintahan melalui kodifikasi mushaf Al-Qur'an dan pengaturan birokrasi yang lebih sistematis. Kajian ini menyimpulkan bahwa sistem pemerintahan pada masa Utsman bin Affan berada dalam transisi antara idealisme awal Khulafaur Rasyidin dan kebutuhan pragmatis dalam mengelola imperium Islam yang semakin luas.