SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

41,520 articles from 397 journals · 1,447 citations tracked

Showing 1-20 of 48

Analytics

Nurmeiliana Putri; Maria Ulfah; Fathur Zaini Rachman; Maria Ulfah

Jurnal Elektronika dan Komputer 2026 STEKOM PRESS

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan merealisasikan antena mikrostrip patch berbentuk segitiga (triangular) yang bekerja pada frekuensi 1800 MHz, sebagai penguat jaringan internet di kawasan Kebun Raya Balikpapan. Lokasi tersebut diketahui memiliki kualitas sinyal yang kurang baik untuk beberapa provider. Antena yang dirancang menggunakan dua konfigurasi, yaitu MIMO 8x8 dengan teknik pencatuan langsung dan array 8x1, yang kemudian disimulasikan menggunakan CST Studio Suite 2019 dan diuji performansinya menggunakan metode Speedtest. Hasil simulasi menunjukkan bahwa antena 8x8 memiliki nilai VSWR sebesar 1,50, return loss -12,96 dB, dan gain 4,06 dBi dengan pola radiasi omnidirectional. Sementara itu, konfigurasi 8x1 array menunjukkan nilai VSWR 1,24, return loss -19,21 dB, dan gain 6,46 dBi, juga dengan pola radiasi omnidirectional. Hasil pengujian di lapangan dengan tiga kondisi tanpa antena eksternal, antena MIMO dan antena array 8x1 didapatkan hasil bahwa antena array 8x1 memberikan kecepatan unduh tertinggi mencapai 17,227 Mbps, unggah 4,072 Mbps, Jitter 34,9 ms  dan packet loss 14,18 % sedangkan antena MIMO 8x8 memberikan kecepatan unduh tertinggi mencapai 13,77 Mbps, unggah 2,462 Mbps, Jitter 49,9 ms  dan packet loss 18,43%. Kesimpulannya, kedua jenis antena eksternal yakni MIMO 8x8 dan array 8x1 mampu meningkatkan performa jaringan secara signifikan dan dapat menjadi solusi efektif untuk daerah dengan sinyal lemah. Antena ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap akses internet yang lebih stabil di area public yang sangat luas.

Devisius Odo; Devisius Odo; Jannus Marpaung; Redi Ratiandi Yacoub

Jurnal Elektronika dan Komputer 2025 STEKOM PRESS

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem telemetri guna memantau kinerja panel surya pada beberapa lokasi dengan menggunakan komunikasi jarak jauh dan platform Internet of Things (IoT). Metode pemantauan konvensional memiliki keterbatasan dalam menyediakan data secara real-time pada area yang luas, sehingga evaluasi kinerja jarak jauh menjadi kurang efisien. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dirancang sebuah sistem pemantauan menggunakan mikrokontroler ESP32, sensor INA219 untuk mengukur tegangan dan arus, modul GPS Neo-M8 untuk identifikasi lokasi, modul Real-Time Clock (RTC) DS3231 untuk pencatatan waktu, serta modul LoRa RA-02 sebagai media komunikasi nirkabel. Setiap node pengirim dilengkapi dengan modul MicroSD untuk menyimpan data pengukuran secara lokal. Data hasil pengukuran dikirimkan melalui LoRa ke unit penerima dan ditampilkan secara real-time pada platform Thinger.io. Hasil kalibrasi menunjukkan bahwa sensor INA219 memiliki rata-rata galat pengukuran arus sebesar 0,71% dan galat pengukuran tegangan sebesar 0,1%. Pengujian GPS menunjukkan koordinat lokasi yang stabil dengan tingkat akurasi sekitar ±3 hingga ±8 meter. Seluruh data pengukuran berhasil dikirim, disimpan, dan ditampilkan tanpa kehilangan data yang signifikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu menyediakan pemantauan parameter panel surya secara jarak jauh yang andal dan efisien dalam kondisi lapangan.

Ahmad Muhtadi; Luky Mahendra; Moh. Rosan Taufel Al Farobi

Jurnal Elektronika dan Komputer 2025 STEKOM PRESS

The development of renewable energy, particularly Solar Power Plants (PV), requires a reliable, real-time, and easily accessible electrical energy monitoring system to ensure optimal system performance. This study aims to design and implement an Internet of Things (IoT)-based electrical energy monitoring system for PV using the NodeMCU ESP32 microcontroller, the PZEM-004T sensor for measuring electrical parameters, and the Node-RED platform as the data visualization interface. The developed system is designed to monitor voltage, current, power, energy, frequency, and power loss in real time, and then display the data in the form of numerical values, graphs, and indicators on a dashboard accessible through a local network. The research method includes hardware design, software development (sensor reading, data processing, and communication), integration with Node-RED, and system testing on a small-scale PV installation. The test results show that the system is capable of monitoring electrical parameters in a stable and responsive manner. Variations in sunlight intensity were found to affect the current and power produced by the solar panels, whereas the inverter output voltage tended to remain within normal operating ranges. The Node-RED dashboard display was considered informative and helpful for users in monitoring and analyzing PV performance. Based on these results, it can be concluded that the IoT-based electrical energy monitoring system designed in this study functions well and is feasible for application in residential or educational-scale PV installations. The system still has the potential for further development through cloud service integration, the addition of environmental sensors, and enhancements to data analysis features and user interface design.

Oktavia, Putri Eka; Auliq, Muhammad A'an; Fitriana; Fitriana

Jurnal Elektronika dan Komputer 2025 STEKOM PRESS

Suhu dan kelembaban merupakan parameter lingkungan yang harus dijaga pada ruang kubikel untuk memastikan peralatan distribusi listrik tetap bekerja secara optimal. Pada multi-kubikel, perbedaan fungsi dan beban menyebabkan karakteristik suhu dan kelembaban pada tiap ruang kubikel tidak sama, sehingga pemantauan secara manual menjadi kurang efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun prototype sistem monitoring dan kontrol suhu-kelembaban pada multi-kubikel berbasis Internet of Things (IoT) yang terdiri dari tiga buah kubikel. Sistem ini menggunakan ESP8266 sebagai mikrokontroler utama dan sensor DHT20 sebagai sensor suhu dan kelembaban yang masing-masing dipasang pada kubikel dengan kondisi lingkungan berbeda. Sistem dilengkapi dengan aktuator kipas dan lampu, serta notifikasi real-time melalui LCD dan Telegram. Meskipun kontrol dan monitoring dilakukan secara terpisah pada tiap kubikel, notifikasi kondisi seluruh kubikel terintegrasi pada satu kanal Telegram yang sama. Pengujian kinerja sistem dengan memberikan variasi suhu dan kelembaban yang berbeda untuk tiap kubikel. Kubikel 1 diberi kondisi normal (suhu 35°C-40°C dan kelembaban 50%-70%), kubikel 2 diberi kondisi overheat (suhu di atas 40°C), sedangkan kubikel 3 diberi kondisi overhumidity (kelembaban > 70%). Hasil pengujian menunjukkan sistem mampu melakukan kontrol suhu dan kelembaban dalam ruang multi-kubikel serta mengirimkan notifikasi melalui Telegram dengan tingkat keberhasilan 100% dan rata-rata delay 5,6 detik.

Achmad Restu Fauzi; Achmad Restu Fauzi; Kusnadi Kusnadi; Arif Nursetyo

Jurnal Elektronika dan Komputer 2025 STEKOM PRESS

The increasing global energy demand drives the search for efficient and sustainable renewable energy solutions. Solar panels have become one of the most widely used technologies; however, their efficiency remains limited when installed in a static position. This research aims to analyze the performance of a single-axis auto tracking system on a 10WP solar panel integrated with the Internet of Things (IoT) for real-time monitoring, specifically in powering a portable powerbank. The research method employed was a quantitative experimental design with three testing scenarios: powerbank charging using an auto-tracking solar panel, a static solar panel, and conventional household electricity as a comparison. Charging data were collected via an IoT system integrated with the Blynk application in real-time. The results indicate that the auto-tracking system increased charging efficiency by around 10%, compared to only 6% with a static panel in one hour. This performance is nearly equal to household electricity charging, which reached approximately 10–11%. The study concludes that the single-axis IoT-based auto-tracking system significantly enhances the performance of small-scale solar panels and holds strong potential for portable energy solutions in remote areas.

Mukhlis Ainur Rahman; Nuru Aini; Nor Halimah; Siti Nur Khofifah; Devita Sari +3 more

Jurnal Elektronika dan Komputer 2025 STEKOM PRESS

Perkembangan sistem informasi seiring dengan kemajuan teknologi informasi yang signifikan, berperan dalam penyimpanan, pengelolaan, dan pendistribusian informasi. Salah satu contohnya adalah dalam pengelolaan data instalasi kabel serat optik. Dinas Komunikasi dan Informatika Bangkalan, sebagai instansi pemerintah, menghadapi tantangan dalam pencatatan data serat optik yang masih dilakukan secara konvensional menggunakan perangkat lunak Excel. Untuk mengatasi masalah ini, peneliti merancang dan mengembangkan "Sistem Informasi Instalasi Kabel Serat Optik di Kabupaten Bangkalan." Tujuan dari sistem ini adalah untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan data, menyederhanakan proses pencatatan, dan mempercepat akses informasi kepada pihak terkait. Hasil pengelolaan data dalam sistem informasi ini mencakup empat proses utama: pengelolaan data titik instalasi, pengelolaan data lokasi, pengelolaan data pengguna, dan pengelolaan data kecepatan internet. Penerapan metode waterfall dalam perancangan sistem informasi ini memberikan solusi untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan data. Perancangan sistem informasi ini terdiri dari lima (5) perancangan utama yaitu: 1) Menampilkan halaman pengunjung ketika aplikasi diakses, 2) Menerima dan mengolah data berdasarkan tindakan CRUD (create, read, update, delete), 3) Melakukan verifikasi data login dan menampilkan pesan error apabila data login salah, 4) Menyediakan fitur pencarian data, dan 5) Menghasilkan laporan data instalasi.

Reni Atmaningsih; Setiyo Adi Nugroho; Candra Supriadi; Reni Atmaningsih

Jurnal Elektronika dan Komputer 2025 STEKOM PRESS

Abstract Kebakaran merupakan salah satu bencana yang dapat mengancam keselamatan jiwa dan harta benda, khususnya di lingkungan hunian padat seperti rumah kos. Kos Putri Kanaya Projo merupakan salah satu kos putri di Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, yang berisiko tinggi mengalami kebakaran akibat kelalaian penghuni dalam penggunaan peralatan listrik maupun kompor gas. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem pendeteksi kebakaran dini berbasis mikrokontroler dengan dukungan teknologi Internet of Things (IoT).  Sistem dikembangkan menggunakan mikrokontroler ESP32 yang terhubung dengan sensor MQ-2 (asap/gas), sensor PIR (api), dan sensor DHT22 (suhu/kelembapan). Output sistem berupa notifikasi peringatan pada aplikasi Blynk, buzzer sebagai alarm suara, serta tampilan informasi melalui LCD. Metode penelitian yang digunakan adalah prototyping dengan tahapan perancangan, implementasi, pengujian, serta penyempurnaan sistem. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mendeteksi asap, gas, suhu tinggi, dan api dengan akurasi di atas 90% serta memberikan notifikasi peringatan melalui aplikasi Blynk dengan waktu respon kurang dari 10 detik. Dengan demikian, sistem ini efektif sebagai solusi deteksi dini kebakaran pada lingkungan kos sehingga dapat meningkatkan keamanan dan meminimalisir risiko kerugian material maupun korban jiwa

Dedy Yusuf; Dedy Yusuf; Khoirur Rozikin; Nuris Dwi Setiawan

Jurnal Elektronika dan Komputer 2025 STEKOM PRESS

The manual employee attendance process at the Perjuk Village government level often results in inaccurate data, delayed recapitulation, and difficulties in real-time attendance monitoring. This study aims to develop an Internet of Things (IoT) and Radio Frequency Identification (RFID)-based village employee attendance system to simplify the administrative process and improve the efficiency of attendance recording. The development method used is the Research and Development (R&D) model with stages including needs analysis, system design, validation, field trials, and product revisions. The system was built using an ESP32 microcontroller, an RC522 RFID module, and a Wi-Fi connection to transmit attendance data to a web-based server. Testing was conducted using the black box method to ensure all system features run according to design. The results of the black box test show that all features run according to design. The system records attendance automatically with 100% accuracy, saves data to the server database, and displays reports in the form of tables, graphs, and statistical cards. The study concludes that this IoT and RFID-based attendance system is able to improve the accuracy, speed, and efficiency of recording compared to manual methods, and is in accordance with operational needs at the Perjuk Village Office.

Galih, Galih warsa putra; Galih Warsa Putra; Kusnadi Kusnadi; Willy Eka Septian

Jurnal Elektronika dan Komputer 2025 STEKOM PRESS

Penelitian ini mengembangkan sistem pemantauan berbasis Internet of Things (IoT) untuk mengoptimalkan kinerja Mini PC dan pemeliharaan real-time di CV Permata Gemilang Jaya. Metodologi waterfall diterapkan menggunakanNodeMCU sebagai mikrokontroler utama, dilengkapi dengan sensor DHT22, DS18B20, dan INA219 untuk memantau parameter suhu, CPU, dan memori. Arsitektur sistem mengintegrasikan kerangka kerja Laravel dengan database MySQL, menghasilkan aplikasi web responsif dengan kontrol akses berbasisperan untuk Admin Pusat, Admin Regional, dan Teknisi Cabang. Infrastrukturserver cloud dengan konektivitas GSM cadangan memfasilitasi pemantauanterpusat di wilayah Ciayumajakuning. Desain sistem menggunakan Unified Modeling Language (UML) dengan diagram kasus penggunaan dan diagram aktivitas yang komprehensif. Penerapan sistem pemberitahuan otomatisdengan mekanisme peringatan berbasis ambang batas memungkinkan deteksidini anomali perangkat. Antarmuka yang dioptimalkan untuk selulermeningkatkan aksesibilitas teknisi untuk operasi lapangan. Validasi sistemmenunjukkan strategi pemeliharaan preventif yang sukses dalam mengurangiwaktu henti perangkat dan mengoptimalkan efisiensi operasional infrastrukturteknologi informasi.

Supriyanto Supriyanto; supriyanto supriyanto; Nuris Dwi Setiawan

Jurnal Elektronika dan Komputer 2025 STEKOM PRESS

Pemantauan suhu dan kelembaban secara real-time merupakan kebutuhan penting dalam berbagai bidang, seperti kesehatan, pertanian, industri, dan pengelolaan lingkungan, guna menjaga stabilitas kondisi ruangan dan mencegah kerusakan pada peralatan elektronik. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem monitoring suhu dan kelembaban berbasis mikrokontroler ESP32 dengan sensor DHT22. Sistem dirancang untuk menampilkan data secara langsung melalui layar OLED dan aplikasi Blynk sehingga memungkinkan pemantauan jarak jauh secara real-time. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pengujian pada dua skenario, yaitu ruang tertutup dan area terbuka, dengan titik kendali kelembaban relatif (RH) sebesar 65%. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu bekerja secara efektif dalam kondisi ruang tertutup, di mana kelembaban meningkat dari 54,5% menjadi 65% RH dalam waktu 10 menit dan kemudian dapat dipertahankan stabil melalui mekanisme kendali otomatis. Namun, pada area terbuka, sistem tidak menunjukkan peningkatan kelembaban yang signifikan karena adanya sirkulasi udara bebas yang mempercepat dispersi uap air. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa sistem monitoring berbasis ESP32 ini efektif digunakan pada ruang dengan kondisi lingkungan yang terkontrol, serta memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut pada aplikasi rumah pintar (smart home) dan sistem industri berbasis Internet of Things (IoT).

Jefiza, Adlian; Muhammad Affani; Indra Hardian Mulyadi

Jurnal Elektronika dan Komputer 2025 STEKOM PRESS

The Message Queue Telementary Transport (MQTT) protocol is able to adjust the sending and receiving of messages to monitor in accordance with the user's preferences because the sending and receiving of messages is topic based on a specified topic, making it necessary to routinely monitor the condition of patients who have been diagnosed with heart problems from a distance. With the aim to perform a Quality of Service (QoS) analysis with throughput, delay, and packet loss parameters using Unshielded Twisted Pair internet transmission media (UTP) and Wireless, the goal of this research is to design and implement (MQTT) a heart rate monitoring device with an EKG module as a sensor and ESP32 as a microcontroller. On the Ubidots website, EKG signals are transmitted over the internet and shown in real time. QoS analysis is performed using the Wireshark application. Data was collected on two scenarios at intervals of 30 minutes, 1 hour, 2 hours, 5 hours, 8 hours, 12 hours, 18 hours, and 23 hours. The throughput, latency, and packet loss metrics used in this study's results cause different value variations; these are influenced by the weather, internet bandwidth, computer, and router specifications. According to testing, the tool is portable and has a 3000mAh battery, but it has the restriction that it can only be used with reliable internet and bandwidth.

Erlangga, Mohammad Erlangga Syahri Ramadhan; Misbah, Misbah

Jurnal Elektronika dan Komputer 2025 STEKOM PRESS

Mental health is a crucial aspect of modern life, with stress and anxiety being among the most common and impactful psychological disorders. This research proposes a stress and anxiety monitoring system based on the Internet of Things (IoT), integrating biometric sensors and Deep Neural Networks (DNN) for early detection and in-depth analysis. The system is designed using MAX30102 (heart rate and SpO₂), GSR (Galvanic Skin Response), and DS18B20 (body temperature) sensors, managed by an ESP32 microcontroller and communicating through the MQTT protocol. Physiological data is collected in real-time, formatted in JSON, and transmitted to both Android and web-based applications for visualization. The DNN model is developed using the TensorFlow framework with a layered architecture and ReLU activation functions to classify four mental states: relaxed, calm, anxious, and highly stressed. The training dataset comprises both primary and secondary data, including the WESAD dataset. Model performance is evaluated through k-fold cross-validation, showing high accuracy and strong generalization capabilities. The results indicate that the integration of sensor technology and deep learning significantly improves the effectiveness of stress and anxiety detection compared to traditional methods. This system demonstrates great potential for the development of AI-based wearable devices for autonomous, real-time, and adaptive mental health monitoring.

Nastiti, Tashia Indah; Nastiti, Tashia Indah; Wahjusaputri, Sintha; Bunyamin Bunyamin

Jurnal Elektronika dan Komputer 2025 STEKOM PRESS

The coffee farming sector in Gunungmanik Village, Indonesia, plays a significant role in the local economy. However, the monitoring and management of coffee crops remain largely manual and conventional, making it difficult for farmers to respond quickly to environmental threats such as drought, pests, or sudden temperature shifts. This research presents the development of iotgm.id, a web-based monitoring system integrated with Internet of Things (IoT) devices designed to provide real-time environmental data for coffee plantations. The system measures key parameters including temperature, soil moisture, and motion detection (as a proxy for pest activity), and delivers this data via a user-friendly web interface. It also features digital farm record management, real-time alerts for abnormal conditions, and data visualization through interactive dashboards. Field testing with local farmers showed that the system improves decision-making, speeds up responses to environmental changes, and reduces the need for direct field visits. Unlike earlier systems that often required technical expertise or focused on single parameters, this system offers multi-parameter monitoring and is accessible to farmers without advanced digital literacy. The system bridges the gap between sophisticated agricultural technologies and practical field-level application. It contributes to the adoption of precision agriculture in rural areas, offering a scalable model for broader implementation in similar contexts

Indra Ava Dianta; Winarto, Yudha; Eka Pradana , Yudha

Jurnal Elektronika dan Komputer 2025 STEKOM PRESS

The food security program involving chili cultivation in Pentur Village is hindered by inefficiencies in water use and suboptimal plant growth, primarily due to traditional irrigation methods that fail to consistently maintain ideal soil moisture and temperature. This issue is exacerbated by unpredictable environmental shifts, such as fluctuating weather patterns, and a lack of precise irrigation control stemming from technological limitations. To address this, a system for monitoring and regulating chili plant irrigation using IoT technology was developed. This system employs humidity and temperature sensors connected to an IoT platform like Blynk, enabling real-time observation of plant and environmental conditions. Data on soil moisture, air temperature, and humidity are stored in a database, and irrigation is automated based on soil moisture levels. The goal is to enhance water efficiency, minimize risks associated with over or under-watering due to environmental variations, and improve both yield and quality of the chili crop. This IoT-based system aims to simplify chili plant management for Pentur Village farmers and significantly boost agricultural output.

Aji Mutakin; Aji Mutakin; Yudi Barnadi; Ase Suryana

Jurnal Elektronika dan Komputer 2025 STEKOM PRESS

Due to the busy activities outside the home, some people do not have time or forget to water their plants, so when they return home they find that the plants have died from drought. Therefore, to overcome this problem by conducting research using Internet of Things technology. The aim of this research is to design an automatic watering tool to overcome manual watering and support learning. This prototype uses a NodeMCU ESP8266 as the main controller, a soil moisture sensor is used to read soil moisture.  Soil moisture sensors are used to detect soil moisture. If the soil humidity is below the minimum limit, the watering process will be active and the watering process will be active if the NodeMCU ESP8266 receives commands from the smartphone.

Nurhanif, Nurhanif; Nurhanif Nurhanif; Yanti, Yeni; Baihaqi, Baihaqi; Maghfirah, Geubrina

Jurnal Elektronika dan Komputer 2025 STEKOM PRESS

Proses budidaya jamur tiram sangat tergantung dengan kestabilan pada kondisi lingkungan, terutama suhu ruangan dan kelembapan yang harus di perhatikan oleh para petani.  Hal ini menjadi permasalahan ketika proses pemantauan dan pengendalian lingkungan secara manual dilakukan, membutuhkan tenaga yang kuat dan waktu yang cukup besar. Penelitian ini bertujuan Mendesain rancangan sistem monitoring dan kendali suhu ruangan budidaya jamur tiram secara otomatis dan jarak jauh berbasis teknologi Internet of Things (IoT) untuk para petani. Dalam proses sistem ini penelitian ini memanfaatkan sensor suhu dan kelembapan DHT11 sebagai input, mikrokontroler Arduino Uno sebagai pemroses data, dan modul ESP8266 sebagai pengirim data nirkabel ke aplikasi Android berbasis Blynk.  Adapun metode dalam penelitia ini digunakan pengembangan yang digunakan adalah Software Development Life Cycle (SDLC) model waterfall, dan menganalisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, hingga pemeliharaan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu membaca suhu dan mengaktifkan blower (kipas) secara otomatis ketika suhu melebihi ambang batas, serta menampilkan data suhu dan status kipas secara real-time melalui aplikasi Blynk. Dengan adanya sistem ini, pemantauan dan pengendalian lingkungan budidaya jamur dapat dilakukan lebih efisien dan fleksibel dan mendukung produktivitas budidaya secara optimal.

Fredy Agung Dwi Cahyono; Denny Irawan

Jurnal Elektronika dan Komputer 2024 STEKOM PRESS

Indoor air quality plays a vital role in public health, especially since people spend about 90% of their time indoors. Poor indoor air quality, often caused by chemical, physical, and biological pollutants, can severely impact health, comfort, and productivity. To tackle this issue, a robust air quality monitoring and control system was designed, featuring an ESP32 microcontroller paired with sensors such as the GP2Y1010AU0F dust sensor, MQ-7 carbon monoxide sensor, and MQ-2 smoke sensor, along with a fan to enhance air circulation. This system is capable of detecting air quality issues and taking corrective action. The ESP32 module, integrated with the Internet of Things (IoT) technology, enables real-time transmission of sensor data to a web server for continuous monitoring and prompt response. Researchers have made significant progress in creating an effective, system-based solution to improve and maintain indoor air quality

Muhammad Rifqi Zulkarnain; Denny Irawan

Jurnal Elektronika dan Komputer 2024 STEKOM PRESS

Milk consumption and the need for beef cattle for food purposes or sacrificial purposes continue to increase from year to year. This increase is in line with the increasing level of the economy and awareness of the need for nutritious food. However, the increase in demand still faces many production constraints due to the difficulties faced by farmers, the decline in cattle production from year to year in Indonesia. This causes Indonesia to have to import beef for 35.95% of the total national beef consumption. With many factors that affect the decline in the production rate of dairy cows or beef cattle every year, one of them is air pollution and poor air quality in cages. Along with the development of technology, a monitoring and detection system for air cleanliness in cattle pens was created, using the MQ-7 sensor as the concentration of carbon monoxide, the MQ-135 sensor as the concentration of ammonia gas, the MQ-2 sensor as the smoke detection, and When the air pollution value of each sensor input is according to the air pollution standard index (ISPU), the outputs namely indicator lights, buzzers and blowers will be on, then there will be temporary air neutralization in the cage. This tool is made easier by internet of things technology, so that it can send notifications via telegram and can see the level of air pollution levels through the web.

Zikrullah Zikrullah; Akhlis Munazilin; Adi Susanto

Jurnal Elektronika dan Komputer 2024 STEKOM PRESS

Perilaku merokok tidak hanya ada di zona sekolah non pesantren, tetapi juga ditemukan di sekolah pesantren. Walaupun dalam pesantren terdapat aturan dilarang merokok, masih banyak santri yang merokok secara sembunyi, dimana salah satu tempat yang paling sering dijadikan tempat merokok mereka adalah di dalam kamar mandi asrama dan perilaku tersebut merupakan suatu pelanggaran. Pondok pesantren salafiyah safi’iyah sukorejo merupakan salah satu pondok pesantren yang sangat melarang para santrinya untuk merokok. Bahkan pelarangan merokok ini merupakan pelanggaran yang berat, dimana santri yang ketahuan merokok bisa langsung di keluarkan dari pondok. Salah satu solusi dari permasalahan ini yaitu  bagaimana merancang alat pendeteksi asap rokok berbasis IoT menggunakan sensor MQ-135 dan mikrokontroler ESP32-CAM, serta bagaimana sistem ini tidak hanya mendeteksi asap tetapi juga mengirimkan notifikasi lokasi dan mengambil gambar kejadian untuk dokumentasi.

Muhammad Hafidh Firmansyah; Dewanto, Wahyu Kurnia

Jurnal Elektronika dan Komputer 2024 STEKOM PRESS

At this moment, IoT technology was implemented in a broader area. The development of IoT technology can help human life become more manageable. IoT systems can help human activity through the natural time control system provided before. But there are some drawbacks when implementing the IoT system. One of them is the transmission process in the networking area. It’s happened because of weather, and other natural problems. Sometimes, IoT transmission can’t reach on time. It can make errors reading data on the user side. We proposed a transmission system, namely a Hybrid MP-QUIC transmission protocol, for helping in sending the data. Using this transmission protocol can reduce the response time between client and server.