Publication Search

80,260 articles from 776 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-3 of 3

Analytics

Rohmatin, Alfa; Jannah Salsabila; Ajeng Zahra Haroki; Amelani Putri

Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam 2025 Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi sekolah dalam mencegah dekadensi moral siswa di SMK Al–Azami Cianjur. Fenomena kemerosotan moral di kalangan pelajar menjadi tantangan serius di era modern, sehingga lembaga pendidikan Islam dituntut untuk berperan aktif dalam pembinaan karakter. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif yang dilaksanakan di SMK Al–Azami Cianjur selama Oktober–November 2025. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara dengan kepala sekolah, guru, serta peserta didik, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencegahan dekadensi moral dilakukan melalui lima strategi utama: (1) pembiasaan religius melalui kegiatan shalat berjamaah, shalat dhuha, puasa sunnah, dan budaya 5S (senyum, salam, sapa, sopan, santun); (2) penguatan pendidikan moral dan etika di setiap mata pelajaran dan kegiatan ekstrakurikuler; (3) pendampingan psikologis melalui layanan Bimbingan dan Konseling (BK) serta kerja sama dengan lembaga STIFIn untuk mengenali potensi siswa; (4) kolaborasi aktif antara sekolah, orang tua, dan masyarakat; serta (5) penerapan disiplin yang tegas namun mendidik. Strategi tersebut membentuk ekosistem pendidikan yang harmonis dan berakar pada nilai-nilai Islam. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan karakter berbasis pembiasaan dan keteladanan efektif dalam membentuk generasi berakhlak mulia, disiplin, dan bertanggung jawab di tengah tantangan moral abad ke-21.

Denaldi Rananda Saputra; Romeo Putra Dirama; Fauzan Imani Ardanto; Yunita Widyastuti; Amelia Ananda Putri Lestari +1 more

Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam 2024 Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Edukasi agama adalah bagian integral dari pendidikan yang bertujuan untuk mengembangkan dan meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan praktik spiritual dalam kehidupan dunia. Mahasiswa merupakan salah satu bagian yang berpengaruh dalam mengembangkan edukasi agama. Peran mahasiswa dalam mengembangkan edukasi agama sangat penting karena mereka merupakan agen perubahan sosial yang memiliki potensi besar untuk dapat mempengaruhi masyarakat di lingkungannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran mahasiswa dalam mengembangkan edukasi agama dalam konteks masyarakat modern. Di zaman sekarang, nilai-nilai keagamaan sering dihadapkan pada tantangan dan perubahan, di mana era yang semakin modern, banyak generasi muda tidak tertarik dengan meningkatkan kapasitas pengetahuan dalam ilmu agama. mahasiswa dianggap sebagai agen perubahan sosial yang memiliki potensi besar untuk memengaruhi masyarakat sekitarnya agar dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran pentingnya ilmu agama. Studi ini mencermati berbagai peran yang dapat dimainkan oleh mahasiswa dalam konteks pengembangan edukasi agama. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini mengidentifikasi peran-peran kunci yang dimainkan oleh mahasiswa dalam pengembangan edukasi agama.

Rizka Amanda Putri; Rahmatun Nisa; Muhammad Chaidir; Tengku Darmansah

Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam 2024 Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Principal communication is the process of conveying information to teachers and forwarded to students. The purpose of this study was to determine the principal's communication, including: Teacher professionalism; Teacher discipline; and Teacher responsibility. Qualitative approach with descriptive method. In terms of data collection is through literature study, literature study is the initial step in the data collection method. Literature study is a data collection method that is directed at finding data and information through documents, both written documents, photographs, images, and electronic documents that can support the writing process. The subjects of the study were teachers, principals, and school committees at Madrasah Aliyah Islamiyah Sunggal. The results of the study found: Principal communication in improving teacher professionalism is conveying messages to teachers both verbally and in writing; Principal communication in improving teacher discipline is providing exemplary examples by attending school on time; Principal communication in improving teacher responsibility is interpersonal communication, communication in solving problems in learning by coordinating and finding solutions with the school committee and supervisor, and the relevant Education Office. It is expected that the committee and the principal can provide encouragement and guidance in teacher performance regarding professionalism, discipline and teacher responsibility effectively and efficiently so that it can improve teacher performance in schools.