SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

49,117 articles from 425 journals · 1,447 citations tracked

Showing 1-8 of 8

Analytics

Shalha Nurul Afifah

Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam 2026 Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

This study aims to analyze the role of spiritual leadership of the kiai in strengthening the organizational resilience of Al-Asy’ary Islamic Boarding School in the era of Society 5.0. The research employs a qualitative approach with a case study design. Data were collected through in-depth interviews with the kiai, teachers, and students, as well as observation and supporting documentation. Data analysis followed the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña, consisting of data condensation, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that the kiai’s spiritual leadership is a key determinant of pesantren resilience through the integration of transcendental, ethical-humanistic, and adaptive-progressive dimensions. The kiai successfully guides the selective and meaningful use of digital technology by positioning it as a means of service (khadam), rather than an end in itself. Leadership practices based on role modeling, moral values, and spiritual reinforcement foster students’ moral autonomy and create a stable organizational climate amid digital disruption. This study concludes that the resilience of traditional pesantren in the Society 5.0 era lies in the strength of spiritual values sustained through adaptive and continuous spiritual leadership.

Rohmatin, Alfa; Jannah Salsabila; Ajeng Zahra Haroki; Amelani Putri

Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam 2025 Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi sekolah dalam mencegah dekadensi moral siswa di SMK Al–Azami Cianjur. Fenomena kemerosotan moral di kalangan pelajar menjadi tantangan serius di era modern, sehingga lembaga pendidikan Islam dituntut untuk berperan aktif dalam pembinaan karakter. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif yang dilaksanakan di SMK Al–Azami Cianjur selama Oktober–November 2025. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara dengan kepala sekolah, guru, serta peserta didik, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencegahan dekadensi moral dilakukan melalui lima strategi utama: (1) pembiasaan religius melalui kegiatan shalat berjamaah, shalat dhuha, puasa sunnah, dan budaya 5S (senyum, salam, sapa, sopan, santun); (2) penguatan pendidikan moral dan etika di setiap mata pelajaran dan kegiatan ekstrakurikuler; (3) pendampingan psikologis melalui layanan Bimbingan dan Konseling (BK) serta kerja sama dengan lembaga STIFIn untuk mengenali potensi siswa; (4) kolaborasi aktif antara sekolah, orang tua, dan masyarakat; serta (5) penerapan disiplin yang tegas namun mendidik. Strategi tersebut membentuk ekosistem pendidikan yang harmonis dan berakar pada nilai-nilai Islam. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan karakter berbasis pembiasaan dan keteladanan efektif dalam membentuk generasi berakhlak mulia, disiplin, dan bertanggung jawab di tengah tantangan moral abad ke-21.

Duwi Sakiatul R; Cindy Syafatur R; Hilmia Rina Aminda; Eka Pujawati; Rofiq Hidayat

Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam 2025 Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

This study aims to analyze the implementation of public relations management in building school-community relations at SDN 1 Mangli. The research highlights the importance of community involvement as a strategic partner in improving the quality of basic education. The theoretical framework is based on the Excellence Theory, community participation theory, and two-way symmetrical communication relevant to the school’s public relations role. The study employs a qualitative approach with a case study design, involving the principal, teachers, school committee, and parents through interviews, observations, and documentation. Data were analyzed using the Miles & Huberman interactive model.The findings indicate that SDN 1 Mangli has implemented public relations management strategically—not only administratively—but also as a means to foster communication, enhance community participation, and strengthen the school’s positive image. However, challenges remain, including the dominance of one-way communication, limited use of digital media, and the absence of measurable evaluation indicators. This research reveals that elementary schools can adopt modern public relations principles. The study implies the need to strengthen two-way symmetrical communication, optimize digital media utilization, and develop measurable evaluation indicators for school public relations programs.

Uswatun Umi Zarhasih; Mahfud Ifendi; Tri Velyna

Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam 2025 Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

The research method employed is a descriptive qualitative approach, with data collection techniques including observation, in-depth interviews, and documentation. Informants for this study consisted of the school principal, teachers, students, and community members. The research findings indicate the implementation of quality assurance management. First, a plan is developed related to the vision and mission as the goals to be achieved. Second, organization by the Madrasah Quality Assurance Team focuses on quality. Third, implementation involves a series of activities, such as teacher training and the implementation of a structured evaluation system. Fourth, for control, the principal and the QAT (Quality Assurance Team) actively motivate all school elements. Fifth, the guidance phase involves continuous control through periodic monitoring and evaluation of the quality assurance program's implementation, supported by the PDCA (Plan-Do-Check-Act) theory. Efforts to enhance trust include an emotional approach, offering programs that align with community needs, and consistently providing updates on student progress through social media

Luluk Kamila Iftitakhurrohmah; Clara Sinta Pratiwi

Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam 2025 Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

This study is motivated by the ongoing practice of oral dakwah methods amidst the rapid development of technology and the growing variety of dakwah media. Although digital dakwah is increasingly widespread, direct oral preaching still holds a special place in the hearts of the community. The focus of this research is the perception of the Talunblandong Village community towards the oral dakwah delivered by Kiai Falaqul Alam, as well as how they receive and interpret it. This study also examines the impact of this dakwah on the social and religious life of the community. The research employs a qualitative approach with Edmund Husserl’s phenomenological method, emphasizing individuals’ subjective experiences. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation involving community members who attend Kiai Falaqul Alam’s dakwah. Data analysis was conducted using Descriptive Phenomenological Research (PFD), including unit of meaning description, psychological description, structural description, and thematic synthesis. This process aims to uncover the deepest meaning of the community’s experience of the dakwah they receive. The results show that Kiai Falaqul Alam is perceived as a wise preacher with an easy-to-understand and socially relevant preaching style. The community responds enthusiastically because the content of the sermons meets their spiritual needs and everyday life. The dakwah has positively impacted the community by increasing religious awareness, changing behaviors, and fostering a spirit of togetherness. This indicates that oral dakwah remains an effective method for conveying Islamic values in a touching and lasting way.

Mairoza Mairoza; Hesniati Hesniati; Ramadhani Adinda Salsabila; Wismanto Wismanto; Wira Ramashar

Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam 2024 Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Peran Muhammadiyah dalam perkembangan Islam di Nusantara, khususnya pada masa-masa awal masuknya agama tersebut. Muhammadiyah muncul sebagai organisasi modern di awal abad ke-20, memberikan kontribusi signifikan dalam transformasi sosial dan pendidikan di Indonesia. Melalui pendekatan inklusif, Muhammadiyah berhasil menyebarkan ajaran Islam secara damai dan merangkul berbagai kalangan masyarakat, serta membangun lembaga pendidikan dan pelayanan sosial, seperti sekolah dan rumah sakit. Selain itu, organisasi ini memperkenalkan konsep-konsep Islam yang moderat dan rasional, menjadikannya sebagai agen pembaruan yang relevan dengan perkembangan zaman. Tujuan penelitian ini untuk mengungkapkan Peran Muhammadiyah Pada Awal Mula Masa Islam di Nusantara. Metode penelitian yang digukan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, dengan menjadikan buku, majalah, artikel serta sumber lainnya baik yang bersifat offline atau online sebagai sumber data utama selain mewawancarai tokoh-tokoh muhammadiyah disekitar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran Muhammadiyah tidak hanya dalam bidang dakwah, tetapi juga merambah kebidang pendidikan, juga dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, yang menjadi kekuatan utama dalam perkembangan Islam di Nusantara.

Denaldi Rananda Saputra; Romeo Putra Dirama; Fauzan Imani Ardanto; Yunita Widyastuti; Amelia Ananda Putri Lestari +1 more

Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam 2024 Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Edukasi agama adalah bagian integral dari pendidikan yang bertujuan untuk mengembangkan dan meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan praktik spiritual dalam kehidupan dunia. Mahasiswa merupakan salah satu bagian yang berpengaruh dalam mengembangkan edukasi agama. Peran mahasiswa dalam mengembangkan edukasi agama sangat penting karena mereka merupakan agen perubahan sosial yang memiliki potensi besar untuk dapat mempengaruhi masyarakat di lingkungannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran mahasiswa dalam mengembangkan edukasi agama dalam konteks masyarakat modern. Di zaman sekarang, nilai-nilai keagamaan sering dihadapkan pada tantangan dan perubahan, di mana era yang semakin modern, banyak generasi muda tidak tertarik dengan meningkatkan kapasitas pengetahuan dalam ilmu agama. mahasiswa dianggap sebagai agen perubahan sosial yang memiliki potensi besar untuk memengaruhi masyarakat sekitarnya agar dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran pentingnya ilmu agama. Studi ini mencermati berbagai peran yang dapat dimainkan oleh mahasiswa dalam konteks pengembangan edukasi agama. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini mengidentifikasi peran-peran kunci yang dimainkan oleh mahasiswa dalam pengembangan edukasi agama.

Azmarni Zulfa; Putri Ayu Lestari; Prespi Julihasti; Adinda Desma Andini; Zulfadha Khairunnisa +2 more

Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam 2024 Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

This research delves into the formation of racial stigma and its impact on society, exploring the factors contributing to the emergence of discriminatory attitudes. Utilizing a qualitative descriptive method with a literature review approach, the study investigates historical, cultural, and institutional elements shaping racial perceptions. The analysis not only scrutinizes "how" racial stigma forms but delves into the "why" of discriminatory attitudes, encompassing historical, policy, and social norm influences. The research findings aim to contribute significantly to understanding the intricate interplay between racial stigma and its societal repercussions, identifying patterns that may be challenging to detect without a holistic overview.