Publication Search

64,198 articles from 525 journals · 1,579 citations tracked

Showing 1-2 of 2

Analytics

Diyah Ayu Rizqiani; Ause Labellapansa; Sri Yuliani; Diah Puspa Kumala

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Siswa sekolah menengah pertama adalah para remaja dengan rentang usia 12-15 tahun yang merupakan kelompok pengguna aktif media sosial. Hasil pengamatan awal menunjukkan bahwa mereka rata-rata menghabiskan antara 3-4 jam setiap hari untuk mengakses media sosial seperti Youtube, Facebook, Instagram, TikTok, dan Whatsapp. Sehingga dapat dikatakan jika media sosial telah menjadi bagian penting kehidupan mereka sehari-hari. Namun sayangnya, tingginya frekuensi pemakaian media sosial belum diimbangi dengan kecakapan literasi digital. Akibatnya, mereka menjadi tidak dapat menggunakan media sosial secara bijaksana dan menjadi korban peredaran berita bohong (hoax). Berdasarkan permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kecakapan literasi digital siswa SMP Negeri 37 Pekanbaru melalui program pemerintah yang bertajuk #BijakBersosmed. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan menggunakan dua yakni metode ceramah, metode ini bertujuan untuk membekali siswa dengan wawasan cara pemanfaatan media sosial secara bijaksana. Metode yang kedua adalah praktik yang bertujuan untuk melatih siswa agar mampu mengidentifikasi informasi yang didapatkan dari media sosial. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini mampu membangkitkan kesadaran kritis siswa, selain itu siswa juga mengetahui tentang etika bermedia sosial. Setelah mengikuti kegiatan pengabdian ini, para siswa diharapkan mampu menapis berita bohong (hoax), ujaran kebencian (hate speech), dan menghentikan fenomena oversharing bagi para pengguna media sosial.

Nisa Dwi Septiyanti; Nova Tri Romadloni; Rauhulloh Ayatulloh Khomeini Noor Bintang

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

The increase in social media users in recent years has led to an abundance of content that allows users to get new information quickly and easily. However, not all of the information obtained is correct information. Even today, a lot of fake information (hoaxes) is being spread deliberately made to achieve certain goals. In order to be wise in receiving information, it is necessary to realize the importance of media literacy. According to a survey, parents tend to spread hoax news more than young people. This is mostly done by mothers through chat which easily forwards information without reading and understanding it first. This activity aims to provide knowledge about the benefits of using social media as well as an understanding of the negative sides and dangers of hoaxes. This activity targeted PKK mothers in Jatimulyo Village, Jatipuro District, Karangnayar Regency, with 34 participants. This activity was carried out using lecture, discussion, and question-and-answer methods. It is hoped that this community service activity can help mothers navigate the various available media content so that they can make informed decisions about what they choose to consume.