Publication Search

62,860 articles from 506 journals · 1,579 citations tracked

Showing 1-3 of 3

Analytics

Audia Fadilla; Mutiawati Mutiawati; Dina Mariani Siregar; Rheny Windi Nabila; Intan Aulia +1 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2025 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Counseling on Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) in schools is an important step in instilling the habit of maintaining personal hygiene from an early age. This Real Work Lecture program is carried out with the aim of increasing students' understanding and awareness of the importance of PHBS, especially through the habit of washing hands with soap and brushing their teeth in the right way. The activity took place at the Sait Buttu Saribu Village Development Private Junior High School, Pamatang Sidamanik District, Simalungun Regency, using counseling, demonstration, and direct practice methods. This program involved six students, two acted as presenters and four others as companions, as well as all grade IX students as participants. In addition to providing materials and practices, this activity also encourages active participation of students through question and answer sessions and discussions on the importance of maintaining personal health and the surrounding environment. With direct involvement, students not only understand theory, but are also able to apply clean and healthy behaviors in daily life. The results of the activity showed that students were able to re-practice the material given, including the stages of washing hands and brushing their teeth correctly. It is hoped that through this activity, students can implement PHBS in a sustainable manner at school and at home, as well as become an example in encouraging a healthy living culture in the surrounding environment. This program is also expected to make a positive contribution to improving the quality of public health in general through healthy living habits from school age.

Abdelina; Lilis Saryani; Ahmad Sayuti Pulungan

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Seiring berkembangnya zaman dunia teknologi semakin berkembang, sehingga UMKM perekonomian masyarakat harus mengikuti alur perkembangan teknologi untuk mempertahankan eksistensi dalam menjalankan bisnis dan usaha, karena Sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan. perekonomian Indonesia. UMKM memiliki andil sebesar 85% dalam penyerapan tenaga kerja. Dalam suatu usaha dibutuhkan studi mengenai kelayakan dari usaha tersebut. Namun kenyataannya masyarakat hanya terfokus pada status kerja sebagai karyawan diperusahaan untuk mendapatkan penghasian. Karena itulah pengembangan masyarakat dengan metode sosialisasi penanaman jiwa kewirausahaan dan bisnis online dilakukan untuk membantu memotivasi masyarakat untuk menjalankan usaha mandiri. Pemberdayaan merujuk pada kemampuan seseorang, khususnya kelompok lemah untuk memiiki akses terhadap sumbersumber produktif yang memungkinkan mereka dapat meningkatkan pendapatannya dan berpartisipasi dalam proses pembangunan serta pengambilan keputusan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat Desa Bange Kecamatan Sayur Matinggi memiliki potensi yang besar untuk mengembangkan perekonomian desa melalui UMKM. Faktor pendukung dalam pengembangan masyarakat di bidang ekonomi ini meliputi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang melimpah serta partisipasi masyarakan yang cukup tinggi. Sedangkan faktor penghambatnya adalah keterbatasan modal, sarana dan prasarana.

Dwitya Agustina; Risman Nugraha; Muhammad Isra Nurullah; Naufal Irfan Achmad; Nurul Azizah Maqbul +1 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Bencana Erupsi Gunung Semeru pada bulan Desemeber 2021 menarik hati kemanusiaan untuk hadir dan berkontribusi dalam membantu pemulihan korban bencana. Hasil Assesment menunjukan banyak para petani yang sulit untuk bisa bangkit lagi memulai pertaninan, para bisnis UMKM yang membutuhkan pengetahuan manajemen, anak-anak yang terhambat fasilitas sekolahnya sertaa krisi akidah akibat krisi ekonomi oeleh karena itu dibuatlah Kegiatan dengan hasil Asessment kebutuhan Masyarakat sekitar yaitu Pengembangan Pertanina, Pengembangan UMKM, Mengajar anak-anak dan Fundrising untuk pembangunan sarana prasana kegiatan dakwah dengan nama Program Probabinsa yaitu Program Bantu Bina Desa. Program ini bertujuan untuk Pengembangan Desa menjadi Desa Madani. Pelaksanan dilakukan secara lansgug oleh tim Probabinsa bersama para Volunteer. Kegiatan berlansgung selama 10 Hari. Hasil kegiatan menunukan efek positif bagi masyarakat semua program terlaksana dengan baik beberapa memenuhi target dan beberapa hampir mencapai target.