Publication Search

61,780 articles from 495 journals · 1,579 citations tracked

Showing 21-26 of 26

Analytics

Dwitya Agustina; Erza Sofian; Miftahul Jannah; Chance Ginaya Bancar; Farrez Al Hakim +1 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Program pengabdian masyarakat yang dilakukan tahun ini berfokus mengenai dampak ekonomi dari Pandemi Covid-19 terkait regulasi pemerintah berupa pembatasan aktivitas membuat banyak performa di berbagai sektor bisnis menurun, terutama bagi perusahaan besar atau korporasi. banyak pelaku UMKM yang kesulitan untuk memaksimalkan pemanfaatan digitalisasi ini baik bagi “pemain” lama maupun yang baru terjun ke dunia wirausaha sejak pandemi Covid-19 ini. Proses pengabdian masyarakat meliputi kegiatan tahap FGD, tahap survey, tahap sosialisasi, tahap pelatihan, tahap pendampingan, dan tahap evaluasi. Terlebih di masa pandemi Covid-19 sekarang ini dimana dengan diberlakukannya pembatasan aktivitas fisik diluar rumah dan mengakibatkan banyak dari pendapatan yang dilakukan oleh bisnis secara konvensional menurun dan mendorong mereka untuk beralih tempat berjualan ke ranah dunia maya dikarenakan meningkatnya aktivitas pengguna media sosial. UMKM yang berada di Jakarta yang dilaksanakan pada tanggal 8 Mei 2021 hingga sampai saat ini.   Kata Kunci:

Sujoko Winanto; Dadan Ramdhan; Muhammad Alfriandra Hedza Ramadhan; Niken Chaerunisa; Fadel Hafidh Isman +1 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Program Pengabdian masyarakat yang dilakukan tahun ini berfokus mengenai industri sektor pertanian maupun perkebunan seringkali diarahkan untuk mendorong sektor industri lainnya untuk menyediakan bahan baku. Dan hal ini menjadi kelemahan dalam meningkatkan lapangan usaha industri yang seharusnya dapat lebih menguntungkan banyak pihak. Selain itu, penggunaan internet menjadi salah satu media yang tidak tertinggal dalam meningkatkan produktivitas dan interaktif dengan target pasar dalam lapangan usaha sebuah industri. Kami berfokus pada usaha dalam mengoptimalkan hubungan antara sektor perkebunan dengan sektor industri agar bahan baku mentah hasil perkebunan dapat memiliki nilai tambah produk dan dapat menciptakan sumber daya manusia yang produktif. Berjalannya program ini, hasil yang telah tercapai sampai dengan 12 Juni 2021 yaitu, produksi 3 varian sambal (Sambal Bawang, Sambal Bajak, dan Chili Oil) yang di-packing dengan botol 150ml. Proses program ini dalam memproduksi sambal ‘Nyambel Neh’ sudah hampir mencapai tahap penjualan yang diharapkan mampu memberikan dampak dari segi ekonomi Padepokan Siti Dhumillah, Bogor.    

A. Rasul; Subhanudin Subhanudin; Habibi Sutirta

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kerajinan tenun Tembe Nggoli Masyarakat Bima Dompu di Kabupaten Mimika Provinsi Papua. Fokus masalah pada penelitian ini adalah proses pembuatan, motif dan warna, dan makna simbolik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptiff kualitatif. Data tersebut diperoleh dengan cara observasi, wawacara, dan dokumentasi. Instrumen penelitian ini adalah peneliti sendiri dan dibantu instrumen pendukung berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data data adalah triangulasi sumber. Tahapan analisis data penelitian yang digunakan adalah dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Prosedur pembuatan tenun Tembe Nggoli (benang pakan dan benang lungsi). Proses pembuatan terdiri dari empat tahap: a) pembuatan pola, b) memasang benang lungsi pada alat tenun, c) membentuk moti pada tenun, dan d) finishing. 2) Motif dan warna yang diterapakan pada kerajinan kain tenun Tembe Nggoli Masyarakat Bima Dompu di Kabupaten Mimika Provinsi Papua adalah: a) Motif kain tenun Tembe Nggoli, 1) Nggusu Waru, 2) Gari atau garis, 3) Nggusu Upa, 4) Bunga Samobo. b) Warna yang digunakan tenun Tembe Nggoli Masyarakat Bima Dompu di Kabupaten Mimika Provinsi Papua yaitu kuning, merah, merah muda, biru, hijau, putih, dan hatam. 3) Makna simbolik kain tenun Tembe Nggoli, diantaranya: a) kain tenun Tembe Nggoli Nggusu Waru adalah delapan sifat yang harus dimiliki manusia yaitu berbudi pekert luhur, suka membantu, sopan, jujur, bekerja keras, dan mempunyai jiwa pemimpin. b) kain tenun Tembe Nggoli Gari atau garis adalah melambangkan sikap jujur dan tegas dalam melaksanakan tugas. c) kain tenun Tembe Nggoli Nggusu Upa adalah melambang empat sifat utama yaitu suka membantu, jujur, berhati mulia, dan bekerja keras. d) kain tenun Tembe Nggoli Bunga Samobo adalah memiliki akhlak mulia yang bermafaat bagi orang-orang sekitar.

Suardin Suardin; Muhammad Yusnan; Wa Ode Dian Purnamasari

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat di SD Negeri 4 Lakudo adalah untuk membantu mahasiswa menjadi lebih mahir dalam mengelola kegiatan Program Pengenalan Lapangan Prasekolah. Mahasiswa akan berlatih melakukan observasi langsung terhadap budaya sekolah, observasi untuk mengembangkan kompetensi, dan observasi langsung terhadap proses pembelajaran di kelas selama kegiatan pengabdian ini. Guru, staf dan dosen pembimbing di SD Negeri 4 Lakudo turut membimbing mahasiswa dalam melakukan kegiatan obsevasi ini sehingga dapat direalisasikan dalam kegiatan selanjutnya. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini menggunakan metode survey lapangan. Program ini melibatkan kepala sekolah dan guru SD Negeri 4 Lakudo. Hasil pengabdian ini menunjukkan pencapaian yang sangat baik dari indikator yang ditetapkan untuk observasi, sikap, dan kedisiplinan. Dengan bobot skor 1048,34 dan nilai rata-rata 87,37,  Hal ini menandakan bahwa siswa dipersiapkan untuk melaksanakan praktik mengajar di SD Negeri 4 Lakudo dalam pelaksanaan Pengenalan Lapangan Prasekolah (PLP).  

Heri Sasono; Herlina, Herlina

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Peningkatan kewirausahaan terpadu (PKT) Pemerintah Provinsi DKI, Jakarta, dengan memanfaatkan potensi, keahlian dan fasilitas yang dimiliki para pelaku UMKM dengan meningkatkan kolaboratif antara Perguruan Tinggi (PT) dengan peningkatan program Pemerintah dalam menerapkan tridarma Perguruan Tinggi. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif, karena permasalahannya kompleks, dinamis dan penuh makna untuk melihat pelaksanan dan hasil Kolaboratif Antara Perguruan Tinggi (PT) dalam Pengembangan UMKM di Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan. Manfaat dari kolaboratif pengembangan kewirausahana terpadu (PKT) mencakup konsep 7P, yaitu : (a). pendaftaran, (b). pelatihan, (c). pendampingan, (d). perizinan, (e). Pemasaran, (f), pelaporan dan (g). permodalan.  Pemprov DKI optimistis, bahwa target pencapaian 200.000 wirausaha pada tahun 2022, dimana proses pencapaiannya dalam konsep 7 P secara bertahap melalui kolaboratif dengan beberapa Perguruan Tinggi di LLDikti Wilayah 3, Jakarta.    

Saryadi Saryadi; Nurohman Nurohman

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Sekolah dasar merupakan tempat pembelajaran bagi siswa memperoleh pendidikan dasar. Pembelajaran merupakan suatu proses perubahan tingkah laku yang diperoleh melalui pengalaman individu yang bersangkutan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa Sekolah Dasar Negeri  Klabang dalam penerapan  pengelolaan buku dalam kehidupan untuk menunjang belajarnya. Metode yang digunakan melalui  penyuluhan dan pelatihan praktik bagi  siswa. Kegiatan diawali dengan mengajak siswa dalam menata buku dan menulis katalog buku serta cara menata buku-buku pada rak yang tersedia  secara konvensional.   Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan  memberikan penyuluhan dan  praktik cara penginputan data buku serta melihat hasil laporan dalam menggunakan manajemen informasi perpustakaan sekolah berbasis komputerisasi. Setelah adanya kegiatan ini, siswa sekolah dasar negeri Klabang, mendapatkan tambahan pengetahuan, yang diharapkan memberikan dampak bagi siswa dalam mengimplementasikan dalam penataan buku yang di rumah masing-masing guna memudahkan siswa dalam mencari buku-buku pribadi secara efektif dan efisien yang digunakan belajar.