Publication Search

59,950 articles from 482 journals · 1,579 citations tracked

Showing 1-2 of 2

Analytics

Daniel, Angelia Eunike; Anggraeni, Ni Wayan Yuli

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora 2026 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This study explores the implementation of interpersonal communication between tutors and students in speaking class activities at the Kind English Course by applying DeVito’s Interpersonal Communication Theory. Interpersonal communication plays a vital role in English language learning, especially in speaking classes where real-time interaction directly shapes students’ engagement and learning outcomes. Using a qualitative literature review method, this research examines how the five key components of interpersonal communication—openness, empathy, supportiveness, positiveness, and equality—are applied within instructional practices. The analysis reveals that tutors who demonstrate openness and empathy foster stronger emotional connections with students, which encourages them to speak more confidently. Supportive and positive communication behaviors further create a safe and motivating learning environment where students feel valued and understood. Additionally, the principle of equality helps reduce hierarchical barriers, enabling more collaborative and interactive learning dynamics. Overall, the findings indicate that the consistent application of interpersonal communication principles significantly enhances students’ participation, confidence, and speaking proficiency. This study contributes to a deeper understanding of how communication quality influences language learning and underscores the importance of interpersonal competence among tutors in developing effective and engaging speaking class experiences.

Andhita Risko Faristiana

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Seorang mahasiswa yang mempunyai kewajiban utama yakni dengan tugas perkulihanya, namun di sisi lain mahasiswa juga diharapkan untuk memperbanyak pengalamanya di luar lingkup perkuliahan. Keseimbangan antara keilmuan dan pengalaman menjadikan sebuah tolak ukur perbedaan antara mahasiswa dengan siswa sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pilihan rasional para mahasiswa IAIN Ponorogo dan Universitas Muhammadiyah Ponorogo yang memutuskan untuk membagi waktunya dengan menjadi musyrifah tahfidz di Pondok Pesantren Azmania Putri serta pengaruhnya terhadap identitas sosialnya. Penelitian ini meliputi analisis terhadap faktor-faktor yang menjadi pertimbangan para mahasiswa IAIN Ponorogo dan Universitas Muhammadiyah Ponorogo dalam memilih menjadi musyrifah tahfidz di Azmania, kemudian nilai apa yang diperoleh terhadap identitas sosial mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pemilihan informan melalui purposive sampling. Proses pengumpulan data dalam penelitian ini dimulai dengan wawancara terhadap sejumlah responden yang bersangkutan, kemudian mengobservasi keseharian responden. Analisis data yang telah didapkan selanjutnya dikumpukan, direduksi, kemudian disajikan. Para mahasiswa IAIN Ponorogo dan Universitas Muhammdiyah Ponorogo ingin membuktikan tanggung jawab sebagai mahasiswa tidak terbatas pada perkuliahan semata, akan tetapi mahasiswa juga memiliki tanggung jawab dalam memberikan kebermanfaat melalui keilmuan yang dikuasai khususnya tahfidz Al-Qur’an dengan mengabdi di Pondok Pesantren.