Publication Search

63,163 articles from 507 journals · 1,579 citations tracked

Showing 1-2 of 2

Analytics

Laili Nazwa Adfiani; Dedi Masri; Muslem Muslem

Akhlak : Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Filsafat 2025 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

This research was motivated by the researcher's interest in the efforts made by PAI teachers to develop students' critical thinking abilities so that students become more active in the learning process. This research uses qualitative methods with a type of field study (field research) through a descriptive qualitative approach. Data collection techniques use observation, interviews and documentation. The analysis was carried out according to experts, namely Milles and Hubberm, through data reduction, data presentation and drawing conclusions and researchers used triagulation as a form of checking the validity of the data obtained. The results of the research show that the critical thinking abilities of class VIII students at SMPN 40 Takengon are good, this can be seen when students are active in asking questions and fulfill the indicator criteria contained in critical thinking. Efforts made by PAI teachers to develop students' critical thinking skills include teachers asking students stimulating questions through a random system, secondly giving opportunities to students, thirdly using group/collaboration methods. Supporting factors for PAI teachers in developing critical thinking skills are cellphones, training/workshops, and teacher creativity. The inhibiting factors include limited time, different student abilities, creating a conducive atmosphere, and limited facilities and infrastructure.  

Vizi Azlina; Dedi Masri; Muhammad Alfiansyah; Vallenda Nadila

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2023 Universitas Maritim AMNI Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis takwil ayat mutasyabihat dalam Al-Qur'an Surah An-Nisa Ayat 2 dengan Surah An-Nisa Ayat 6 yang berkaitan dengan pembagian harta anak yatim. Ayat-ayat ini menyoroti pentingnya keadilan dalam membagi harta anak yatim dan memberikan pedoman bagi umat Islam dalam melakukan pembagian yang adil. Dalam masyarakat Muslim, perhatian terhadap anak yatim adalah salah satu prinsip utama dalam ajaran agama. Islam menggarisbawahi perlunya perlindungan dan keadilan terhadap anak yatim, termasuk dalam hal pembagian harta mereka. Surah An-Nisa Ayat 2 dan Ayat 6 dalam Al-Qur'an memberikan arahan kepada umat Islam mengenai bagaimana harus memperlakukan harta anak yatim dan mewariskannya secara adil. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan tafsir al-Qur'an. Data yang digunakan adalah ayat-ayat mutasyabihat yang terdapat dalam Surah An-Nisa Ayat 2 dan Ayat 6. Untuk menganalisis dan mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang makna ayat-ayat tersebut, berbagai tafsir dari para ulama terkemuka dikaji dan dibandingkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa takwil ayat mutasyabihat dalam Surah An-Nisa Ayat 2 dan Ayat 6 adalah bahwa pembagian harta anak yatim harus dilakukan dengan adil, menjaga hak-hak anak yatim, dan menghindari penyalahgunaan kekuasaan. Ayat-ayat tersebut memberikan pedoman yang jelas bagi umat Islam dalam melakukan pembagian harta anak yatim, dengan memastikan bahwa mereka mendapatkan bagian yang adil dan tidak terjadi penyalahgunaan harta oleh pihak yang bertanggung jawab atas pengelolaan harta tersebut. Keadilan dalam pembagian harta anak yatim merupakan aspek penting dalam agama Islam. Hal ini sesuai dengan prinsip-prinsip Islam yang mendorong umat Muslim untuk bersikap adil dan berbuat baik terhadap anak yatim. Pembagian harta yang adil akan memberikan kepastian dan keamanan bagi anak yatim, serta memperkuat rasa keadilan dan persaudaraan dalam masyarakat Muslim. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pemahaman terhadap takwil ayat mutasyabihat dalam Surah An-Nisa Ayat 2 dan Ayat 6, khususnya dalam konteks pembagian harta anak yatim. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya menerapkan prinsip-prinsip keadilan dalam praktik pembagian harta anak yatim, serta memberikan perlindungan dan perhatian yang layak terhadap mereka.