THE MYSTERY OF CROSS AND SUFFERING IN THE THOUGHT OF EDITH STEIN

Abstract
Edith Stein melihat salib Kristus sebagai sebuah pengorbanan cinta Tuhan kepada manusia. Salib Kristus adalah satu-satunya kekuatan dan harapan bagi umat manusia. Edith Stein percaya bahwa benih salib berkembang dalam diri para pengikut Kristus. Oleh karena itu, adalah suatu keharusan bagi para pengikut Kristus untuk memanggul salib dan menghidupinya dalam hidup keseharian. Salib dan penderitaan yang dipenuhi dengan cinta Allah yang mendalam memiliki makna besar bagi umat manusia. Melalui salib dan penderitaan, Allah memurnikan manusia untuk berkembang ke arah kesempurnaan. Melalui salib dan penderitaan, manusia juga turut berpartisipasi dalam penderitaan Kristus. Salib dan penderitaan yang disatukan dengan penderitaan Kristus memiliki nilai penebusan. Pada akhirnya, salib dan penderitaan yang sungguh-sungguh diimani akan membawa manusia pada sukacita kebangkitan.
Keywords
How to Cite

Shelomita Selamat (2020). THE MYSTERY OF CROSS AND SUFFERING IN THE THOUGHT OF EDITH STEIN. Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik, 3(2). https://doi.org/10.58919/juftek.v3i2.30

Shelomita Selamat, "THE MYSTERY OF CROSS AND SUFFERING IN THE THOUGHT OF EDITH STEIN," Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik, vol. 3, no. 2, 2020.

Shelomita Selamat. "THE MYSTERY OF CROSS AND SUFFERING IN THE THOUGHT OF EDITH STEIN." Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik, vol. 3, no. 2, 2020.

Shelomita Selamat. "THE MYSTERY OF CROSS AND SUFFERING IN THE THOUGHT OF EDITH STEIN." Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik 3, no. 2 (2020).

Shelomita Selamat (2020) 'THE MYSTERY OF CROSS AND SUFFERING IN THE THOUGHT OF EDITH STEIN', Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik, 3(2). doi: 10.58919/juftek.v3i2.30.

Shelomita Selamat. THE MYSTERY OF CROSS AND SUFFERING IN THE THOUGHT OF EDITH STEIN. Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik. 2020;3(2).

Artikel Terkait
Tren Sitasi Jurnal