Perbandingan Hasil Uji Stabilitas Paracetamol dalam Berbagai Bentuk Sediaan Farmasi (Tablet, Sirup, Suppositoria)

Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan stabilitas paracetamol dalam berbagai bentuk sediaan farmasi: tablet, sirup, dan suppositoria. Stabilitas merupakan parameter penting yang memengaruhi keamanan, efektivitas, dan masa simpan suatu produk obat. Desain penelitian yang digunakan adalah eksperimental deskriptif dengan uji stabilitas dipercepat pada sampel yang disimpan dalam suhu dan kelembapan terkendali selama 3 bulan. Parameter stabilitas fisik dan kimia, seperti karakteristik organoleptik, pH, disolusi, dan kadar zat aktif, dievaluasi secara berkala. Hasil menunjukkan bahwa sediaan tablet mempertahankan stabilitas yang lebih baik dibandingkan dengan sirup dan suppositoria, dengan perubahan minimal pada tampilan fisik dan kadar zat aktif. Sediaan sirup cenderung mengalami degradasi pH dan risiko kontaminasi mikroba, sementara suppositoria menunjukkan deformasi ringan dan migrasi zat aktif. Temuan ini menunjukkan bahwa pemilihan bentuk sediaan berperan penting dalam menjamin stabilitas jangka panjang sediaan paracetamol. Penelitian ini memberikan referensi penting bagi perumusan dan penyimpanan sediaan farmasi.
Keywords
How to Cite

Nadila, et al. (2025). Perbandingan Hasil Uji Stabilitas Paracetamol dalam Berbagai Bentuk Sediaan Farmasi (Tablet, Sirup, Suppositoria). Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan, 3(3). https://doi.org/10.59841/jumkes.v3i3.2935

Nadila, Nadila; Jenni Getbriela T; Nor Latifah, "Perbandingan Hasil Uji Stabilitas Paracetamol dalam Berbagai Bentuk Sediaan Farmasi (Tablet, Sirup, Suppositoria)," Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan, vol. 3, no. 3, 2025.

Nadila, Nadila; Jenni Getbriela T; Nor Latifah. "Perbandingan Hasil Uji Stabilitas Paracetamol dalam Berbagai Bentuk Sediaan Farmasi (Tablet, Sirup, Suppositoria)." Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan, vol. 3, no. 3, 2025.

Nadila, Nadila; Jenni Getbriela T; Nor Latifah. "Perbandingan Hasil Uji Stabilitas Paracetamol dalam Berbagai Bentuk Sediaan Farmasi (Tablet, Sirup, Suppositoria)." Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan 3, no. 3 (2025).

Nadila, et al. (2025) 'Perbandingan Hasil Uji Stabilitas Paracetamol dalam Berbagai Bentuk Sediaan Farmasi (Tablet, Sirup, Suppositoria)', Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan, 3(3). doi: 10.59841/jumkes.v3i3.2935.

Nadila, Nadila; Jenni Getbriela T; Nor Latifah. Perbandingan Hasil Uji Stabilitas Paracetamol dalam Berbagai Bentuk Sediaan Farmasi (Tablet, Sirup, Suppositoria). Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan. 2025;3(3).

Artikel Terkait

Penentuan Nilai LC₅₀ Ekstrak Etanol Daun Trembesi (Samanea saman) Menggunakan Metode BSLT sebagai Dasar Klasifikasi Toksisitas terhadap Larva Udang Renik Air Asin (Artemia salina)

Haryanto; Arkam Runa Bombing, Mychellianien; Nurica; Ramadhani Putri Syahyuti, Nia; Nurul Aliyah , Afni; Ardila Baharuddin, Fachria; Amalia, Nurul

Penilaian Toksisitas Akut Ekstrak Etanol Daun Trembesi (Samanea saman) terhadap Artemia salina Evaluasi Berbasis Metode BSLT

Haryanto; Passalowongi, A. Alya; Hadira; Ramadhani, Salsabila; Rois, Adelia; Arianti, Arini; Annisa Idris Tana, A. Mutiara

Karakterisasi Tingkat Toksisitas Ekstrak Etanol Daun Trembesi (Samanea saman) Terhadap Larva Udang Renik Air Asin (Artemia salina) Berdasarkan Metode BSLT

Haryanto; Buna, Nafila; Hafifah, Nurul; Arrahmah, Muftiha; Febrianti, Febi; Aidil Pitrah, Muh

Uji Toksisitas Ekstrak Metanol Batang Prasman (Peperomia pellucida) Terhadap Mortalitas Larva Udang (Artemia salina L.)

Haryanto; Fauzan Pratama, Ahmad; Roudhina, Arisya; Nur Athifah, Andi; Helendika Al Asyahra, Niska; Aulia A, Nur; Salsabila, Nur; Hairana Rori, Zahra

Uji Toksisitas Akut Ekstrak Etanol Daun Trembesi (Samanea saman) terhadap Larva Udang Renik Air Asin (Artemia salina)

Haryanto; Auliya Alja, Dzakiyyah Azizah; Adzzariaat Zalza, Sysca; Munsir, Ana; Selviana, Murni; Isnaeni Tahir, Alifiah; Nur Hadra, Siti

Rehabilitasi Pasien Edentulous Lengkap dengan Gigi Tiruan Lengkap Resin Akrilik Konvensional: Laporan Kasus

Nur Miftakhan Ilmi Tsabitul Azmi; Owin Bambang Wijanarko; Khilmi Maulana Syifa

Tren Sitasi Jurnal