Pemanfaatan Enceng Gondok Untuk Menambah Pendapatan Masyarakat di Desa Kebondowo Kecamatan Banyubiru Kabupaten Semarang

Abstract
The purpose of this study was to determine the use of water hyacinth to increase community income. The method used was descriptive qualitative. The research location was Kebondowo Village, Banyubiru District, Semarang Regency. Informants were selected intentionally, namely they were selected based on certain criteria. Specifically, this refers to the fact that informants control the problem, have information and can answer questions accurately. The results of the study showed that the best use of water hyacinth can improve community welfare.
Keywords
How to Cite

Mardiyono, et al. (2024). Pemanfaatan Enceng Gondok Untuk Menambah Pendapatan Masyarakat di Desa Kebondowo Kecamatan Banyubiru Kabupaten Semarang. Perigel: Jurnal Penyuluhan Masyarakat Indonesia, 3(2). https://doi.org/10.56444/perigel.v3i2.1769

Mardiyono, Aris; Gita Sugiyarti, "Pemanfaatan Enceng Gondok Untuk Menambah Pendapatan Masyarakat di Desa Kebondowo Kecamatan Banyubiru Kabupaten Semarang," Perigel: Jurnal Penyuluhan Masyarakat Indonesia, vol. 3, no. 2, 2024.

Mardiyono, Aris; Gita Sugiyarti. "Pemanfaatan Enceng Gondok Untuk Menambah Pendapatan Masyarakat di Desa Kebondowo Kecamatan Banyubiru Kabupaten Semarang." Perigel: Jurnal Penyuluhan Masyarakat Indonesia, vol. 3, no. 2, 2024.

Mardiyono, Aris; Gita Sugiyarti. "Pemanfaatan Enceng Gondok Untuk Menambah Pendapatan Masyarakat di Desa Kebondowo Kecamatan Banyubiru Kabupaten Semarang." Perigel: Jurnal Penyuluhan Masyarakat Indonesia 3, no. 2 (2024).

Mardiyono, et al. (2024) 'Pemanfaatan Enceng Gondok Untuk Menambah Pendapatan Masyarakat di Desa Kebondowo Kecamatan Banyubiru Kabupaten Semarang', Perigel: Jurnal Penyuluhan Masyarakat Indonesia, 3(2). doi: 10.56444/perigel.v3i2.1769.

Mardiyono, Aris; Gita Sugiyarti. Pemanfaatan Enceng Gondok Untuk Menambah Pendapatan Masyarakat di Desa Kebondowo Kecamatan Banyubiru Kabupaten Semarang. Perigel: Jurnal Penyuluhan Masyarakat Indonesia. 2024;3(2).

Artikel Terkait
Tren Sitasi Jurnal