Upaya meningkatkan Kinerja Pegawai melalui Disiplin Kerja, Budaya Kerja, Pelatihan Kerja, dan Perilaku Inovatif

Abstract
Tujuan utama dari penelitian ini untuk mengetahui apakah Perilaku Inovatif memiliki efek mediasi pada hubungan antara Disiplin kerja , Budaya kerjam dan Pelatihan dengan kinerja. Data dikumpulkan dari 170 tenaga Kesehatan pada 10 Puskesmas yang berada di Wilayah Kabupaten dan Kota Madia Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah. Responden dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pemodelan persamaan struktural digunakan untuk menganalisis data yang dikumpulkan. Studi ini mengungkapkan: 1) Disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap perilaku Inovatif, 2) Budaya kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja, 3) Pelatihan mempunyai pengaruh signifikan terhadap kinerja , 4) Disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja, 5) Budaya kerja berpengaruh signifikan terhadap perilaku inovatif, 6) Pelatihan mempunyai pengaruh signifikan terhadap perilaku inovatif 6) Perilaku inovatif mampu memediasi hubungan Disiplin kerja, Budaya kerja, dan Pelatihan dengan kinerja. Penelitian ini merekomendasikan kinerja Pegawai Puskesmas di Pekalongan dapat ditingkatkan dengan meningkatkan disiplin kerja, Budaya kerja, dan Pelatihan melalui efek tidak langsung melalui variabel Perilaku Inovatif dari pegawai.
Kata kunci: Disiplin kerja, Budaya kerja, Pelatihan, Perilaku Inovatif, Kinerja.
 
Abstract
The main objective of this study was to determine whether Innovative Behavior has a mediating effect on the relationship between Work Discipline, Work Culture,  and Training with performance. Data were collected from 170 Health workers at 10 Health Centers located in the Regency and City of Pekalongan, Central Java Province. Respondents were selected using purposive sampling techniques. Structural equation modeling was used to analyze the collected data. This study revealed: 1) Work discipline has a significant effect on Innovative behavior, 2) Work culture has a significant effect on performance, 3) Training has a significant effect on performance, 4) Work discipline has a significant effect on performance, 5) Work culture has a significant effect on innovative behavior, 6) Training has a significant effect on innovative behavior 6) Innovative behavior is able to mediate the relationship between Work Discipline, Work Culture, and Training with performance. This study recommends that the performance of Health Center Employees in Pekalongan can be improved by improving Work Dicipline, Work Culture, and Training through indirect effects through the Innovative Behavior variable of employees.
Keywords
How to Cite

Suparjo, et al. (2024). Upaya meningkatkan Kinerja Pegawai melalui Disiplin Kerja, Budaya Kerja, Pelatihan Kerja, dan Perilaku Inovatif. Jurnal Ilmiah Serat Acitya, 13(2). https://doi.org/10.56444/sa.v13i2.2066

Suparjo, Suparjo; Kumala, Charisha Mahda ; Dana, Yoga Adhi ; Sunarsih, Endang Sri , "Upaya meningkatkan Kinerja Pegawai melalui Disiplin Kerja, Budaya Kerja, Pelatihan Kerja, dan Perilaku Inovatif," Jurnal Ilmiah Serat Acitya, vol. 13, no. 2, 2024.

Suparjo, Suparjo; Kumala, Charisha Mahda ; Dana, Yoga Adhi ; Sunarsih, Endang Sri . "Upaya meningkatkan Kinerja Pegawai melalui Disiplin Kerja, Budaya Kerja, Pelatihan Kerja, dan Perilaku Inovatif." Jurnal Ilmiah Serat Acitya, vol. 13, no. 2, 2024.

Suparjo, Suparjo; Kumala, Charisha Mahda ; Dana, Yoga Adhi ; Sunarsih, Endang Sri . "Upaya meningkatkan Kinerja Pegawai melalui Disiplin Kerja, Budaya Kerja, Pelatihan Kerja, dan Perilaku Inovatif." Jurnal Ilmiah Serat Acitya 13, no. 2 (2024).

Suparjo, et al. (2024) 'Upaya meningkatkan Kinerja Pegawai melalui Disiplin Kerja, Budaya Kerja, Pelatihan Kerja, dan Perilaku Inovatif', Jurnal Ilmiah Serat Acitya, 13(2). doi: 10.56444/sa.v13i2.2066.

Suparjo, Suparjo; Kumala, Charisha Mahda ; Dana, Yoga Adhi ; Sunarsih, Endang Sri . Upaya meningkatkan Kinerja Pegawai melalui Disiplin Kerja, Budaya Kerja, Pelatihan Kerja, dan Perilaku Inovatif. Jurnal Ilmiah Serat Acitya. 2024;13(2).

Artikel Terkait
Tren Sitasi Jurnal