Penatalaksanaan HIV dalam Kehamilan

Abstract
HIV infection has been a global epidemic around the world. in the absence of intervention, the rates of HIV transmission during pregnancy, labor or breastfeeding vary from 15-45%. Data from Indonesia Health ministry 2011 shows 21.103 pregnancy women who undergone HIV test 534 (2,5%) are positive HIV infected. The use of antiretroviral (ARV) drugs has been success prevent mother to child transmission. Zidovudine monotherapy shows transmission rates (4,8%) higher than  ARV combination. ARV combination that can use during pregnancy vary from triple NRTI, 2 NRTI + NNRTI, or 2 NRTI + PI with similar high virological supression rates. it has beeen shows a changing trend from sectio caesar to vaginal delivery with decrease of viral load using ARV combination, with increase percentage for vaginal delivery from 17% to 52%. Women who receive >9 weeks pre partum prophylaxis significantly have undetectable viral load in plasma and breast milk during labor.
 
Keywords
How to Cite

Sintong Halomoan Sianturi (2023). Penatalaksanaan HIV dalam Kehamilan. DIAGNOSA: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Keperawatan, 1(2). https://doi.org/10.59581/diagnosa-widyakarya.v1i2.178

Sintong Halomoan Sianturi, "Penatalaksanaan HIV dalam Kehamilan," DIAGNOSA: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Keperawatan, vol. 1, no. 2, 2023.

Sintong Halomoan Sianturi. "Penatalaksanaan HIV dalam Kehamilan." DIAGNOSA: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Keperawatan, vol. 1, no. 2, 2023.

Sintong Halomoan Sianturi. "Penatalaksanaan HIV dalam Kehamilan." DIAGNOSA: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Keperawatan 1, no. 2 (2023).

Sintong Halomoan Sianturi (2023) 'Penatalaksanaan HIV dalam Kehamilan', DIAGNOSA: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Keperawatan, 1(2). doi: 10.59581/diagnosa-widyakarya.v1i2.178.

Sintong Halomoan Sianturi. Penatalaksanaan HIV dalam Kehamilan. DIAGNOSA: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Keperawatan. 2023;1(2).

Artikel Terkait
Tren Sitasi Jurnal