Analisis Perbandingan Syarat Jumlah Utang dalam Permohonan Kepailitan di Indonesia dengan Malaysia sebagai Bentuk Perlindungan Hukum bagi Debitor
Hendra Parulian, et al. (2025). Analisis Perbandingan Syarat Jumlah Utang dalam Permohonan Kepailitan di Indonesia dengan Malaysia sebagai Bentuk Perlindungan Hukum bagi Debitor. Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Humaniora, 2(3). https://doi.org/10.62383/aliansi.v2i3.998
Hendra Parulian; Handar Subhandi Bakhtiar; Atik Winanti, "Analisis Perbandingan Syarat Jumlah Utang dalam Permohonan Kepailitan di Indonesia dengan Malaysia sebagai Bentuk Perlindungan Hukum bagi Debitor," Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Humaniora, vol. 2, no. 3, 2025.
Hendra Parulian; Handar Subhandi Bakhtiar; Atik Winanti. "Analisis Perbandingan Syarat Jumlah Utang dalam Permohonan Kepailitan di Indonesia dengan Malaysia sebagai Bentuk Perlindungan Hukum bagi Debitor." Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Humaniora, vol. 2, no. 3, 2025.
Hendra Parulian; Handar Subhandi Bakhtiar; Atik Winanti. "Analisis Perbandingan Syarat Jumlah Utang dalam Permohonan Kepailitan di Indonesia dengan Malaysia sebagai Bentuk Perlindungan Hukum bagi Debitor." Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Humaniora 2, no. 3 (2025).
Hendra Parulian, et al. (2025) 'Analisis Perbandingan Syarat Jumlah Utang dalam Permohonan Kepailitan di Indonesia dengan Malaysia sebagai Bentuk Perlindungan Hukum bagi Debitor', Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Humaniora, 2(3). doi: 10.62383/aliansi.v2i3.998.
Hendra Parulian; Handar Subhandi Bakhtiar; Atik Winanti. Analisis Perbandingan Syarat Jumlah Utang dalam Permohonan Kepailitan di Indonesia dengan Malaysia sebagai Bentuk Perlindungan Hukum bagi Debitor. Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Humaniora. 2025;2(3).
Analisis Yuridis terhadap Pembatalan Keputusan Tata Usaha Negara oleh PTUN: Menelaah Alasan Hukum yang Digunakan Hakim Dalam Membatalkan KTUN
Tansya Hadiansyah Ramdi; Intan Sukmawati; Euis Maesaroh; Aji Nugraha; Taufiq Alamsyah
Pancasila as Grundnorm and Islamic Religious Education as Moral Foundation: Strengthening Constitutional Order through Islamic Sociological Jurisprudence Theory
Nazila Riskiya Putri; Nayla Damayanti; Meifta Dian Safitri; Ahmad Muhamad Mustin Nasoha
Pancasila and Islamic Religious Education as Ethical Foundations: Developing Digital Law in the Era of Technological Transformation through Islamic Sociological Jurisprudence Theory
Ahmad Muhammad Musain Nasoha; Afifah Nur Khusna; Erma Nur Fitriyani; Yesha Renata Andyne Ramadhani
Paradoks Sentralisasi dalam Desentralisasi: Analisis Konflik Norma Vertikal-Horizontal pada Evolusi UU Pemerintahan Daerah di Indonesia
Desi Ayuherma Anugrah; I Dewa Gede Herman Yudiawan
Perbandingan Kebijakan Formulasi Ganja di Kanada dan Uruguay Dikaitkan dengan Hukum Pidana Indonesia
Shinta Chintya Fella; Syaifulah Yophi Ardiyanto; Tengku Arif Hidayat
Analisis Yuridis Kewenangan Fungsi DPRD Kota Sukabumi berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2018
Ita Mulyawati Dewi; Agus Rasyid Chandra Wijaya