Alasan Konsumen Tidak Mengadukan Kasusnya serta Bentuk Perlindungan Konsumen Akibat Kosmetik yang Berbahaya Berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen
Maria Grezhella Rihi, et al. (2024). Alasan Konsumen Tidak Mengadukan Kasusnya serta Bentuk Perlindungan Konsumen Akibat Kosmetik yang Berbahaya Berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Humaniora, 1(6). https://doi.org/10.62383/aliansi.v1i6.557
Maria Grezhella Rihi; Agustinus Hedewata; Helsina Fransiska Pello, "Alasan Konsumen Tidak Mengadukan Kasusnya serta Bentuk Perlindungan Konsumen Akibat Kosmetik yang Berbahaya Berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen," Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Humaniora, vol. 1, no. 6, 2024.
Maria Grezhella Rihi; Agustinus Hedewata; Helsina Fransiska Pello. "Alasan Konsumen Tidak Mengadukan Kasusnya serta Bentuk Perlindungan Konsumen Akibat Kosmetik yang Berbahaya Berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen." Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Humaniora, vol. 1, no. 6, 2024.
Maria Grezhella Rihi; Agustinus Hedewata; Helsina Fransiska Pello. "Alasan Konsumen Tidak Mengadukan Kasusnya serta Bentuk Perlindungan Konsumen Akibat Kosmetik yang Berbahaya Berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen." Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Humaniora 1, no. 6 (2024).
Maria Grezhella Rihi, et al. (2024) 'Alasan Konsumen Tidak Mengadukan Kasusnya serta Bentuk Perlindungan Konsumen Akibat Kosmetik yang Berbahaya Berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen', Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Humaniora, 1(6). doi: 10.62383/aliansi.v1i6.557.
Maria Grezhella Rihi; Agustinus Hedewata; Helsina Fransiska Pello. Alasan Konsumen Tidak Mengadukan Kasusnya serta Bentuk Perlindungan Konsumen Akibat Kosmetik yang Berbahaya Berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Humaniora. 2024;1(6).
Pancasila and Islamic Religious Education as Ethical Foundations: Developing Digital Law in the Era of Technological Transformation through Islamic Sociological Jurisprudence Theory
Ahmad Muhammad Musain Nasoha; Afifah Nur Khusna; Erma Nur Fitriyani; Yesha Renata Andyne Ramadhani
Analisis Yuridis terhadap Pembatalan Keputusan Tata Usaha Negara oleh PTUN: Menelaah Alasan Hukum yang Digunakan Hakim Dalam Membatalkan KTUN
Tansya Hadiansyah Ramdi; Intan Sukmawati; Euis Maesaroh; Aji Nugraha; Taufiq Alamsyah
Pancasila as Grundnorm and Islamic Religious Education as Moral Foundation: Strengthening Constitutional Order through Islamic Sociological Jurisprudence Theory
Nazila Riskiya Putri; Nayla Damayanti; Meifta Dian Safitri; Ahmad Muhamad Mustin Nasoha
Paradoks Sentralisasi dalam Desentralisasi: Analisis Konflik Norma Vertikal-Horizontal pada Evolusi UU Pemerintahan Daerah di Indonesia
Desi Ayuherma Anugrah; I Dewa Gede Herman Yudiawan
Perbandingan Kebijakan Formulasi Ganja di Kanada dan Uruguay Dikaitkan dengan Hukum Pidana Indonesia
Shinta Chintya Fella; Syaifulah Yophi Ardiyanto; Tengku Arif Hidayat
Analisis Yuridis Kewenangan Fungsi DPRD Kota Sukabumi berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2018
Ita Mulyawati Dewi; Agus Rasyid Chandra Wijaya