Pemanfaatan Minyak Jelantah Sebagai Lilin Aromaterapi Dalam Rangka Mengatasi Ketidaksetabilan Ekonomi

Abstract
One of the training programs that can increase economic income is making Aromatherapy candles, namely by utilizing used cooking oil waste, taking into account that the available resources are easy to obtain and also ingredients that can be used every day. The aim of this community service is to empower young housewives, young men and women and students around residential areas to produce Aromatherapy candle products from used cooking oil and increase community knowledge about how to make Aromatherapy candles using environmentally friendly raw materials. The method of implementing this training is a direct demonstration of aromatherapy candle making techniques using prepared materials and how to make them. The results of the training show the potential for significant social change, both in material (candle production) and non-material (change in mindset) aspects. Changes in participants' mindsets about waste and entrepreneurship reflect a transformative learning process.
Keywords
How to Cite

Apri Kuntariningsih, et al. (2024). Pemanfaatan Minyak Jelantah Sebagai Lilin Aromaterapi Dalam Rangka Mengatasi Ketidaksetabilan Ekonomi . Kolaborasi : Jurnal Hasil Kegiatan Kolaborasi Pengabdian Masyarakat, 2(2). https://doi.org/10.62383/kolaborasi.v2i2.134

Apri Kuntariningsih; Samtono Samtono; Tri Maryani, "Pemanfaatan Minyak Jelantah Sebagai Lilin Aromaterapi Dalam Rangka Mengatasi Ketidaksetabilan Ekonomi ," Kolaborasi : Jurnal Hasil Kegiatan Kolaborasi Pengabdian Masyarakat, vol. 2, no. 2, 2024.

Apri Kuntariningsih; Samtono Samtono; Tri Maryani. "Pemanfaatan Minyak Jelantah Sebagai Lilin Aromaterapi Dalam Rangka Mengatasi Ketidaksetabilan Ekonomi ." Kolaborasi : Jurnal Hasil Kegiatan Kolaborasi Pengabdian Masyarakat, vol. 2, no. 2, 2024.

Apri Kuntariningsih; Samtono Samtono; Tri Maryani. "Pemanfaatan Minyak Jelantah Sebagai Lilin Aromaterapi Dalam Rangka Mengatasi Ketidaksetabilan Ekonomi ." Kolaborasi : Jurnal Hasil Kegiatan Kolaborasi Pengabdian Masyarakat 2, no. 2 (2024).

Apri Kuntariningsih, et al. (2024) 'Pemanfaatan Minyak Jelantah Sebagai Lilin Aromaterapi Dalam Rangka Mengatasi Ketidaksetabilan Ekonomi ', Kolaborasi : Jurnal Hasil Kegiatan Kolaborasi Pengabdian Masyarakat, 2(2). doi: 10.62383/kolaborasi.v2i2.134.

Apri Kuntariningsih; Samtono Samtono; Tri Maryani. Pemanfaatan Minyak Jelantah Sebagai Lilin Aromaterapi Dalam Rangka Mengatasi Ketidaksetabilan Ekonomi . Kolaborasi : Jurnal Hasil Kegiatan Kolaborasi Pengabdian Masyarakat. 2024;2(2).

Artikel Terkait

Sosialisasi Pemeliharaan Kesehatan Lambung dan Pola Makan Sehat di Panti LKSA Santa Anna Bojonegoro

Miftahul Jannah; Murtini Murtini

Upaya Peningkatan Pengetahuan Faktor Penyebab GTM dan Inovasi Pisang Barongko Sebagai Alternatif Bergizi dalam Pencegahan GTM di Posyandu Aster 11, Way Kandis, Bandar Lampung

Jauharoh Hanif Taqiyyah; Devita Natashya; Anisa Salwa Razika; Happy Tamara; Randi Wibowo; Laili Tsany Indhiati Prabowo; Zeta Putri Adlia; Siti Nurhaliza Hsb; Tasya Tiara Zahira; Nanda Lenny Yuniaty Br. Simorangkir; Intan Azkya Dewi; Dini Mardhiyani; Juwana Janu

Promosi Kesehatan Tentang Pencegahan Infeksi Saluran Pernapasan Akut di Kelurahan Randu

Dyah Restuning Prihati; Maulidta Karunianingtyas Wirawati; Catur Asih Lestari; Edi Wibowo; Itsnaeni Khotimah; Kusdino Kusdino; Rina Fajariyati

Penguatan Budaya Keselamatan dan Kesehatan di Sekolah Menengah Atas melalui Pencegahan Bullying sebagai Upaya Menciptakan Lingkungan Belajar Sehat Aman Berkelanjutan

Nurwadia Sri Putri Rahmadani; Mas'um, Cicci Chairunisa; Rasmiaji Rasmiaji

Pelatihan Penggunaan Aplikasi Program Pemasaran Bersama (ePPB) dalam Rangka Meningkatkan Fleksibilitas Pemasaran Industri Mikro dan Kecil di Kota Surabaya

Wahyudiono Wahyudiono; Santirianingrum Soebandhi; Dana Aditya; Luthfia Nabila Hidayani

Pemanfaatan Minyak Jelantah sebagai Bahan Dasar Pembuatan Sabun Ramah Lingkungan dengan Penambahan Essential Oil di Desa Pasar Rawa

Sabrina Aisha Putri Lubis; Apriani Syahputri; Roslina Sahara; Rasyid Ridho Siregar; Dwi Ardy Dermawan

Tren Sitasi Jurnal