GANTI RUGI DARI PEMRAKARSA TERHADAP KORBAN PENCEMARAN LINGKUNGAN HIDUP
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskankriteria ganti rugi terhadap korban akibat pencemaran lingkungan hidup, kelayakan ganti rugi yang diberikan kepada korban akibat pencemaran lingkungan hidup dan hambatan dalam pemberian ganti rugi yang layak terhadap korban akibat pencemaran lingkungan hidup.
Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis sosiologis.Spesifikasi penelitian ini adalah deskriptif analitis yaitu menggambarkan peraturan perundang – undangan yang berlaku dikaitkan dengan teori – teori hukum dan praktek pelaksanaan hukum yang menyangkut permasalahan tersebut.Metode analisis data menggunakan cara deskriptif kualitatif
Kriteria ganti rugi untuk korban akibat pencemaran lingkungan hidup pengaturannya didasarkan pada perubahan nilai property sebelum dan sesudah terjadinya pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan, metode penghitungan aset masyarakat, penghitungan biaya tambahan dan biaya pencegahan, hilangnya pendapatan, adanya perubahan aktifitas dan pendapatan akibat adanya pencemaran dan atau kerusakan lingkungan dan biaya sakit. Ganti rugi dianggap layak jikapencemar selain membayar ganti rugi yang disepakati juga wajib memasukkan biaya pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan hidup dalam perhitungan biaya produksi atau biaya suatu usaha dan/atau kegiatan).Hambatan yang muncul dalam pemberian ganti rugi yang layak terhadap korban akibat pencemaran lingkungan hidup antara lain adalah minimnya sumber daya manusia yang ada sesuai bidang seperti ahli dalam penghitungan ganti rugi lingkungan. Selain itu masyarakat lebih senang menyelesaikan sendiri dengan pihak pencemar dan enggannya DLH dalam menentukan aspek ganti rugi seperti dalam peraturan menteri lingkungan hidup mengenai ganti rugi
Kiswari & Indri Duwi (2019). GANTI RUGI DARI PEMRAKARSA TERHADAP KORBAN PENCEMARAN LINGKUNGAN HIDUP. DINAMIKA HUKUM, 17(2). https://doi.org/10.35315/dh.v17i2.7182
Kiswari, Indri Duwi, "GANTI RUGI DARI PEMRAKARSA TERHADAP KORBAN PENCEMARAN LINGKUNGAN HIDUP," DINAMIKA HUKUM, vol. 17, no. 2, 2019.
Kiswari, Indri Duwi. "GANTI RUGI DARI PEMRAKARSA TERHADAP KORBAN PENCEMARAN LINGKUNGAN HIDUP." DINAMIKA HUKUM, vol. 17, no. 2, 2019.
Kiswari, Indri Duwi. "GANTI RUGI DARI PEMRAKARSA TERHADAP KORBAN PENCEMARAN LINGKUNGAN HIDUP." DINAMIKA HUKUM 17, no. 2 (2019).
Kiswari & Indri Duwi (2019) 'GANTI RUGI DARI PEMRAKARSA TERHADAP KORBAN PENCEMARAN LINGKUNGAN HIDUP', DINAMIKA HUKUM, 17(2). doi: 10.35315/dh.v17i2.7182.
Kiswari, Indri Duwi. GANTI RUGI DARI PEMRAKARSA TERHADAP KORBAN PENCEMARAN LINGKUNGAN HIDUP. DINAMIKA HUKUM. 2019;17(2).
TINJAUAN HUKUM PERJANJIAN KERJA LAUT ANTARA PERUSAHAAN PELAYARAN DENGAN NAHKODA ATAS PENGOPERASIAN KAPAL
Sabardin, Sabardin; Rahman, Muhammad Sabir; Syahril, Muh. Akbar Fhad; Wiwin, Wiwin; Tijjang, Bakhtiar
ANALISIS YURIDIS PERJANJIAN JUAL BELI PERUMAHAN DENGAN METODE DOWN PAYMENT
Arifin, Arifin; Khasanah, Dian Ratu Ayu Uswatun; Pongantung, Ronald Jolly
IMPLIKASI HUKUM TENTANG PENYALAHGUNAAN TEKNOLOGI DEEPFAKE TERHADAP KEJAHATAN IDENTITAS DIGITAL
Aprillia, Nabila; Khasanah, Dian Ratu Ayu Uswatun; Pongantung, Ronald Jolly
TINJAUAN YURIDIS TUNJANGAN HARI RAYA BAGI OJEK ONLINE BERDASARKAN SURAT EDARAN KEMENTRIAN KETENAGAKERAAN REPUBLIK INDONESIA
Cahyana Effendi, Muhammad Aldo; Khasanah, Dian Ratu Ayu Uswatun; Pongantung, Ronald Jolly
KAJIAN PENGALIHAN HAK MORAL TERHADAP KARYA CIPTA LAGU YANG DIBELI MELALUI PERJANJIAN JUAL BELI DITINJAU DARI KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATA Jo. UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 28 TAHUN 2014
Naiborhu, Yoshua Putra Dinata
EFEKTIVITAS YURISDIKSI MAHKAMAH INTERNASIONAL DALAM PENEGAKAN HUKUM HUMANITER TERKAIT KEJAHATAN PERANG DAN PEMINDAHAN PAKSA DI GAZA
Rifa'i, Iman Jalaludin; Yuhandra, Erga; Fathurrahman, Fathur; Akbar, Satria