MENGEMBANGKAN SISTEM PENDIDIKAN ISLAM MENURUT HASAN LANGGULUNG

Abstract
Pemikiran pendidikan Islam kontemporer menuntut adanya integrasi antara nilai-nilai keislaman dan tuntutan modernitas. Hasan Langgulung merupakan salah satu tokoh pendidikan Islam yang menawarkan konsep pengembangan sistem pendidikan Islam yang holistik dan integral. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis konsep pengembangan sistem pendidikan Islam menurut Hasan Langgulung serta relevansinya dalam konteks pendidikan Islam kontemporer. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif-analitis terhadap karya-karya Hasan Langgulung dan literatur pendukung. Hasil kajian menunjukkan bahwa sistem pendidikan Islam menurut Hasan Langgulung berlandaskan pada pandangan Islam tentang manusia sebagai makhluk berpotensi (fitrah) yang harus dikembangkan secara seimbang antara aspek spiritual, intelektual, emosional, dan sosial. Konsep ini relevan untuk dijadikan kerangka pengembangan pendidikan Islam di era modern.
Keywords
How to Cite

Wahid Hasyim, et al. (2026). MENGEMBANGKAN SISTEM PENDIDIKAN ISLAM MENURUT HASAN LANGGULUNG. Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya, 5(1).

Wahid Hasyim; Hani’atul Khoiroh; Muhammad Syihabuddin, "MENGEMBANGKAN SISTEM PENDIDIKAN ISLAM MENURUT HASAN LANGGULUNG," Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya, vol. 5, no. 1, 2026.

Wahid Hasyim; Hani’atul Khoiroh; Muhammad Syihabuddin. "MENGEMBANGKAN SISTEM PENDIDIKAN ISLAM MENURUT HASAN LANGGULUNG." Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya, vol. 5, no. 1, 2026.

Wahid Hasyim; Hani’atul Khoiroh; Muhammad Syihabuddin. "MENGEMBANGKAN SISTEM PENDIDIKAN ISLAM MENURUT HASAN LANGGULUNG." Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 5, no. 1 (2026).

Wahid Hasyim, et al. (2026) 'MENGEMBANGKAN SISTEM PENDIDIKAN ISLAM MENURUT HASAN LANGGULUNG', Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya, 5(1).

Wahid Hasyim; Hani’atul Khoiroh; Muhammad Syihabuddin. MENGEMBANGKAN SISTEM PENDIDIKAN ISLAM MENURUT HASAN LANGGULUNG. Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya. 2026;5(1).

Artikel Terkait
Tren Sitasi Jurnal