METODE TAFSIR AL-QUR’AN

Abstract
Penelitian ini membahas berbagai metode yang digunakan dalam menafsirkan Al-Qur’an sebagai sumber utama ajaran Islam. Fokus kajian mencakup metode tafsir bi al-ma’tsur, bi al-ra’yi, tahlili, ijmali, muqaran, dan maudhu’i, serta karakteristik masing-masing dalam memahami teks Al-Qur’an sesuai konteks sejarah, bahasa, dan tujuan penafsiran. Penelitian ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh tentang perbedaan pendekatan dalam tafsir, serta bagaimana metode-metode tersebut berkontribusi dalam memperkaya khazanah ilmu keislaman. Hasil kajian menunjukkan bahwa keberagaman metode tafsir memungkinkan pemaknaan ayat-ayat Al-Qur’an dilakukan secara lebih mendalam, sistematis, dan komprehensif sehingga relevan diterapkan pada perkembangan ilmu pengetahuan dan isu-isu kontemporer.
Keywords
How to Cite

Ade Hilmi Saputra, et al. (2025). METODE TAFSIR AL-QUR’AN. Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya, 4(6).

Ade Hilmi Saputra; Nurcahaya; Mira Rahyuni; Ali Saudi Harahap, "METODE TAFSIR AL-QUR’AN," Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya, vol. 4, no. 6, 2025.

Ade Hilmi Saputra; Nurcahaya; Mira Rahyuni; Ali Saudi Harahap. "METODE TAFSIR AL-QUR’AN." Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya, vol. 4, no. 6, 2025.

Ade Hilmi Saputra; Nurcahaya; Mira Rahyuni; Ali Saudi Harahap. "METODE TAFSIR AL-QUR’AN." Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 4, no. 6 (2025).

Ade Hilmi Saputra, et al. (2025) 'METODE TAFSIR AL-QUR’AN', Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya, 4(6).

Ade Hilmi Saputra; Nurcahaya; Mira Rahyuni; Ali Saudi Harahap. METODE TAFSIR AL-QUR’AN. Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya. 2025;4(6).

Artikel Terkait
Tren Sitasi Jurnal