Kebiasaan Makan dan Fungsi Sosial Makanan bagi Masyarakat Wilayah Adat Mee Pagoo (Studi Pada Mahasiswa Kesehatan di Wilayah Adat Mee Pagoo)
Secara garis besar masyarakat Papua digolongkan menjadi dua kelompok masyarakat, yaitu masyarakat pedalaman (pegunungan) dan masyarakat pesisir. Kedua kelompok masyarakat ini hidup pada kondisi ekologi dan iklim yang berbeda. Kondisi ekologi yang berbeda membuat kebiasaan makan masyarakat menjadi berbeda. Maka hal ini berdampak pada terjadinya perbedaan kebiasaan makan dan definisi fungsi sosial makanan dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan dari studi ini adalah menganalisisi kebiasaan makan dan fungsi sosial makanan bagi masyarakat wilayah adat Mee Pagoo. Penelitian ini dilakukan pada perwakilan mahasiswa STIKes Persada Nabire yang berasal dari wilayah pengunungan dan pesisir Wilayah adat Mee Pago. Waktu penelitian dilaksanakan Pada bulan Oktober 2020. Instrumen penelitian yang digunakan adalah daftar pertanyaan yang disusun dalam kuesioner. Hasil studi menemukan bahwa kebiasaan konsumsi pangan dipengaruhi oleh variabel lingkungan, dimana pemilihan bahan makanan, proses pengolahan makanan, pola konsumsi pangan antara masyarakat yang tinggal di wilayah pedalaman dan pesisir berbeda. Kebiasaan makan terbentuk dan tertanam sesuai dengan budaya yang ada di masing-masing keluarga. Suatu kelompok masyarakat dapat merubah kebiasaan makan mengikuti kebisaan masyarakat tempat tinggalnya sekarang karena adanya variasi pemilihan bahan pangan dan proses pengolahannya yang beragam
Nur Susan Iriyanti Ibrahim (2023). Kebiasaan Makan dan Fungsi Sosial Makanan bagi Masyarakat Wilayah Adat Mee Pagoo (Studi Pada Mahasiswa Kesehatan di Wilayah Adat Mee Pagoo). Jurnal Komunikasi dan Kebudayaan, 7(2).
Nur Susan Iriyanti Ibrahim, "Kebiasaan Makan dan Fungsi Sosial Makanan bagi Masyarakat Wilayah Adat Mee Pagoo (Studi Pada Mahasiswa Kesehatan di Wilayah Adat Mee Pagoo)," Jurnal Komunikasi dan Kebudayaan, vol. 7, no. 2, 2023.
Nur Susan Iriyanti Ibrahim. "Kebiasaan Makan dan Fungsi Sosial Makanan bagi Masyarakat Wilayah Adat Mee Pagoo (Studi Pada Mahasiswa Kesehatan di Wilayah Adat Mee Pagoo)." Jurnal Komunikasi dan Kebudayaan, vol. 7, no. 2, 2023.
Nur Susan Iriyanti Ibrahim. "Kebiasaan Makan dan Fungsi Sosial Makanan bagi Masyarakat Wilayah Adat Mee Pagoo (Studi Pada Mahasiswa Kesehatan di Wilayah Adat Mee Pagoo)." Jurnal Komunikasi dan Kebudayaan 7, no. 2 (2023).
Nur Susan Iriyanti Ibrahim (2023) 'Kebiasaan Makan dan Fungsi Sosial Makanan bagi Masyarakat Wilayah Adat Mee Pagoo (Studi Pada Mahasiswa Kesehatan di Wilayah Adat Mee Pagoo)', Jurnal Komunikasi dan Kebudayaan, 7(2).
Nur Susan Iriyanti Ibrahim. Kebiasaan Makan dan Fungsi Sosial Makanan bagi Masyarakat Wilayah Adat Mee Pagoo (Studi Pada Mahasiswa Kesehatan di Wilayah Adat Mee Pagoo). Jurnal Komunikasi dan Kebudayaan. 2023;7(2).
Penggunaan Media Sosial Facebook Profesional Oleh Ibu Rumah Tangga Di Kelurahan Penanae Kecamatan Raba Kota Bima
Firdaus, Firdaus; Junaidin; Irham
Dramaturgi Dibalik Kehidupan Akun Facebook Professional “Mia Lyy”: Dramaturgi Dibalik Kehidupan Akun Facebook Professional “Mia Lyy”
Rahmawati Mayangsari, Yayu; Rahmi
Analisis Tingkat Partisipasi Pemuda Dalam Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2024
Togala, Risman; Hadmar, Ahmad Muhardin; Nur, Utami
Eksplorasi Kebutuhan ECO-ELT Berbasis Kearifan Lokal dan Komunikasi global: Perspektif Pengajar di Pesantren
Ariani Rosadi; Kasman; Adhar, Yusuf Idhin; Irham
POLA KOMUNIKASI ORANG TUA DALAM MENGATASI KENAKALAN REMAJA: (Studi Pada Masyarakat Kelurahan Penanae)
Mayangsari, Yayu Rahmawati; Firdaus
ADVOKASI KEBIJAKAN HARGA ACUAN PEMBELIAN KOMODITAS JAGUNG DI KOTA DAN KABUPATEN BIMA PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT
Irham, Irham; Salahuddin, Salahuddin