Klaim Artikel Anda
Verifikasi kepemilikan artikel akademik
Apakah artikel-artikel ini milik Anda?
Daftarkan diri Anda sebagai author untuk mengklaim artikel dan dapatkan profil akademik terverifikasi dengan fitur lengkap.
Badge Verifikasi
Profil terverifikasi resmi
Statistik Lengkap
H-index, sitasi, dan metrik
Visibilitas Tinggi
Tampil di direktori author
Kelola Publikasi
Dashboard artikel terpadu
Langkah-langkah Klaim Artikel:
- 1. Daftar akun author dengan email akademik Anda
- 2. Verifikasi email dan lengkapi profil
- 3. Login dan buka menu "Klaim Artikel"
- 4. Cari dan klaim artikel Anda
- 5. Tunggu verifikasi dari admin (1-3 hari kerja)
Menampilkan 221–230 dari 230 artikel
KARAKTERISTIK KIMIA DAN SENSORI COOKIES JAHE (Zingiber offcinale roscoe) DENGAN VARIASI PENAMBAHAN TEPUNG BIJI ALPUKAT (Persea americana mill)
JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI)
Vol 2
, No 2
(2017)
Cookies merupakan salah satu produk makanan yang popular di masyarakat. Bahan baku cookies adalahtepung terigu, yang sampai saat ini masih impor dari luar negeri, sehingga ketergantungan tepung terigucukup tinggi. Pemanfaatan tepung biji alpukat akan mengurangi penggunaan tepung terigu dan dapatmengolah limbah dari alpukat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formulasi dan karakteristik cookiesdengan substitusi tepung biji alpukat dan tepung jahe. Penelitian ini dilakukan dengan metode ran...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
KERUPUK SAYUR DENGAN VARIASI KONSENTRASI BUBUR SAWI HIJAU (Brassica rapa) DAN RASIO TEPUNG TERIGU-TAPIOKA
JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI)
Vol 2
, No 1
(2017)
Kerupuk sangat populer di Indonesia, mengandung pati cukup tinggi, serta dibuat dari bahan dasar campuran tepung terigu-tapioka. Kerupuk dapat juga dimodifikasi dengan bahan dari sayuran salah satunya substitusi sawi hijau. Sawi hijau mudah rusak bila terlalu lama disimpan, terkena paparan sinar matahari dan tidak segera diolah. Sawi hijau yang diolah menjadi kerupuk akan meningkatkan nilai fungsional dan gizi sawi.Variasi kerupuk sangat beragam dari bahan baku dan juga bahan pembantu. Salah sat...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA DAN SENSORI ES KRIM TEMULAWAK (Curcuma xanthorriza) DENGAN VARIASI PENAMBAHAN BUBUR BUAH NANAS (Ananas comosus)
JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI)
Vol 2
, No 1
(2017)
Temulawak merupakan salah satu jenis rimpang yang sering digunakan untuk bahan baku obat tradisional. Temulawak mengandung zat warna kuning (kurkumin). Begitu pula dengan nanas yang termasuk salah satu bahan pangan yang merupakan sumber antioksidan. Temulawak serta nanas belum banyak dimanfaatkan sebagai produk pangan, padahal keduanya memiliki kandungan antioksidan yang bermanfaat bagi tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan nilai ekonomis temulawak dan nanas dengan mengolahnya menja...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
KARAKTERISTIK YOGHURT SUSU WIJEN (Sesamun indicum) DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK BUAH BIT (Beta vulgaris)
JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI)
Vol 2
, No 1
(2017)
Biji wijen merupakan salah satu bahan nabati yang mempunyai berbagai macam manfaat bagi kesehatan tubuh. Begitu pula dengan buah bit yang termasuk salah satu bahan pangan yang merupakan sumber antioksidan. Biji wijen serta buah bit belum banyak dimanfaatkan sebagai produk pangan, padahal keduanya memiliki kandungan antioksidan yang bermanfaat bagi tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan nilai ekonomis biji wijen dan buah bit dengan mengolahnya menjadi yoghurt yang mengandung antioksid...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA DAN UJI ORGANOLEPTIK COOKIES KULIT BUAH NAGA (Hylocereus undatus) DENGAN SUBSTITUSI TEPUNG AMPAS TAHU
JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI)
Vol 2
, No 1
(2017)
Cookies merupakan kue kering yang renyah, tipis, datar dan berukuran kecil. Bahan baku cookies adalah tepung terigu. Kulit buah naga dan ampas tahu dapat dimanfaatkan dalam pembuatan cookies, yang merupakan hal baru dalam industri makanan. Kulit buah naga adalah limbah yang belum banyak dimanfaatkan sebagai bahan pangan, padahal memiliki antioksidan yang tinggi. Selain itu ditambahkan tepung ampas tahu hasil samping dari pembuatan tahu, ampas tahu memiliki kandungan protein nabati. Tujuan peneli...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
KARAKTERISTIK COOKIES DENGAN SUBSTITUSI TEPUNG GANYONG (Canna edulis Ker) DENGAN BERBAGAI PERLAKUAN PENDAHULUAN
JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI)
Vol 1
, No 1
(2017)
Cookies adalah jenis biskuit (kue kering) yang biasanya dibuat dari tepung terigu sehingga ketergantunganterhadap impor terigu sangat besar. Pemanfaatan tepung ganyong sebagai bahan substitusi tepungterigu dalam pembuatan cookies akan mengurangi impor tepung terigu dan mendayagunakan bahan panganlokal. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian untuk mengkaji karakteristik cookies dengan substitusitepung ganyong. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) yang terdiri dari...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
KARAKTERISTIK KUE MOCHI DENGAN EKSTRAK DAUN JAMBU BIJI MERAH (Psidium guajava) DAN JAHE (Zingiber officinale)
JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI)
Vol 1
, No 1
(2017)
Kue mochi dikenal sebagai salah satu kue basah yang terbuat dari beras ketan. Kue mochi dapatdimodifikasi dengan menggunakan bahan lain sebagai substitusi untuk meningkatkan nilai fungsionalnya.Salah satunya dengan penambahan ekstrak daun jambu biji merah. Ekstrak daun jambu merah mempunyairasa sepat. Oleh karena itu perlu diimbangi dengan penambahan bubuk jahe yang diharapkan mampumengurangi rasa sepat kue mochi sehingga disukai konsumen.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi dau...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
PEMANFAATAN KOPI BIJI SALAK (Salacca zalacca) DALAM PRODUKSI KUE KUPING GAJAH DENGAN VARIASI PENAMBAHAN EKSTRAK JAHE (Zingiber officinalle Rosch) DAN BERAT TEPUNG TERIGU
JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI)
Vol 1
, No 2
(2017)
Salak merupakan buah asli Indonesia yang sangat melimpah serta sudah banyak dimanfaatkan sebagai produk olahan makanan misalnya: dodol, manisan salak, selai salak, keripik salak, dan lain sebagainya. Industri olahan salak ini memiliki limbah yang cukup melimpah serta belum dimanfaatkan masyarakat, yaitu biji salak. Biji salak dapat diolah menjadi kopi biji salak dan tepung biji salak. Oleh karena itu peneliti memiliki gagasan untuk mengolah kopi biji salak sebagai bahan baku pembuatan kue kuping...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
Sodium Tripolyphosphate (STPP) SEBAGAI BAHAN PENGGANTI BLENG PADAT PADA PEMBUATAN KARAK DENGAN VARIASI JENIS BERAS
JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI)
Vol 1
, No 2
(2017)
Kerupuk gendar atau karak dibuat dari campuran beras (Oryza sativa Linn) dan bleng padat. Bleng padat merupakan bahan tambahan pangan yang dilarang digunakan oleh Departemen Kesehatan karena mengandung boraks. Pemerintah menganjurkan STPP (Sodium Tripolyphosphate) sebagai bahan tambahan pangan yang aman untuk digunakan. Untuk menambah nilai gizi dari karak maka digunakan jenis beras yang lain seperti beras merah dan beras hitam. Penelitian ini dilakukan dengan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL)...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
KARAKTERISTIK KERUPUK BUAH DENGAN VARIASI KONSENTRASI TEPUNG TAPIOKA DAN JENIS BUBUR PISANG (Musa paradisiaca sp)
JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI)
Vol 1
, No 2
(2017)
Kerupuk merupakan makanan tradisional yang disukai oleh seluruh masyarakat Indonesia. Bahan baku utama pembuatan kerupuk adalah tepung tapioka dan fungsinya dalam proses pembuatan kerupuk sebagai pengikat. Pisang adalah salah satu buah yang digemari masyarakat Indonesia. Buah pisang merupakan produk yang mudah rusak. Salah satu penganekaragaman pengolahan pangan adalah pembuatan kerupuk buah. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian pembuatan kerupuk pisang dengan faktor rasio berat tepung tap...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI