Klaim Artikel Anda
Verifikasi kepemilikan artikel akademik
Apakah artikel-artikel ini milik Anda?
Daftarkan diri Anda sebagai author untuk mengklaim artikel dan dapatkan profil akademik terverifikasi dengan fitur lengkap.
Badge Verifikasi
Profil terverifikasi resmi
Statistik Lengkap
H-index, sitasi, dan metrik
Visibilitas Tinggi
Tampil di direktori author
Kelola Publikasi
Dashboard artikel terpadu
Langkah-langkah Klaim Artikel:
- 1. Daftar akun author dengan email akademik Anda
- 2. Verifikasi email dan lengkapi profil
- 3. Login dan buka menu "Klaim Artikel"
- 4. Cari dan klaim artikel Anda
- 5. Tunggu verifikasi dari admin (1-3 hari kerja)
Menampilkan 1–2 dari 2 artikel
Konflik Batin Tokoh dalam Cerpen “Cinta Semata Wayang” Melalui Perspektif Psikoanalisis Freud
Selviah Selviah
; Nori Anggriani
Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya
Vol 3
, No 6
(2025)
This study analyzes the short story Cinta Semata Wayang by Nuryana Asmaudi SA using a literary psychology approach grounded in Sigmund Freud’s psychoanalytic theory. The research applies a literature study with a descriptive qualitative method. Data were collected through close reading to identify structural elements and the psychological dynamics of the characters. The findings reveal marital conflict symbolized through wayang figures, particularly Rama and Sinta. Structurally, the story presen...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
Konflik Batin Tokoh dalam Cerpen “Cinta Semata Wayang” Melalui Perspektif Psikoanalisis Freud
Selviah Selviah
; Nori Anggriani
Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya
Vol 3
, No 6
(2025)
This study analyzes the short story Cinta Semata Wayang by Nuryana Asmaudi SA using a literary psychology approach grounded in Sigmund Freud’s psychoanalytic theory. The research applies a literature study with a descriptive qualitative method. Data were collected through close reading to identify structural elements and the psychological dynamics of the characters. The findings reveal marital conflict symbolized through wayang figures, particularly Rama and Sinta. Structurally, the story presen...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI