Klaim Artikel Anda
Verifikasi kepemilikan artikel akademik
Apakah artikel-artikel ini milik Anda?
Daftarkan diri Anda sebagai author untuk mengklaim artikel dan dapatkan profil akademik terverifikasi dengan fitur lengkap.
Badge Verifikasi
Profil terverifikasi resmi
Statistik Lengkap
H-index, sitasi, dan metrik
Visibilitas Tinggi
Tampil di direktori author
Kelola Publikasi
Dashboard artikel terpadu
Langkah-langkah Klaim Artikel:
- 1. Daftar akun author dengan email akademik Anda
- 2. Verifikasi email dan lengkapi profil
- 3. Login dan buka menu "Klaim Artikel"
- 4. Cari dan klaim artikel Anda
- 5. Tunggu verifikasi dari admin (1-3 hari kerja)
Menampilkan 1–2 dari 2 artikel
Wacana Trauma dalam Haiku Pascaperang Dunia II: Kajian Semiotika Budaya Lotman
Ni Luh Gede Meilantari
; Ni Putu Dini Febriyanti
Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya
Vol 3
, No 5
(2025)
This study examines the utilization of haiku as a form of response to postwar trauma through Kaneko Tota’s and Saito Sanki’s war-themed haiku. Following Japan’s defeat in World War II in 1945, a cultural shift occurred marked by transformation within traditional arts, particularly haiku, which became a significant medium for expressing traumatic historical and social experiences. Although both poets used haiku as a medium to express dissatisfaction and critique the socio-political conditions of...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
Wacana Trauma dalam Haiku Pascaperang Dunia II: Kajian Semiotika Budaya Lotman
Ni Luh Gede Meilantari
; Ni Putu Dini Febriyanti
Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya
Vol 3
, No 5
(2025)
This study examines the utilization of haiku as a form of response to postwar trauma through Kaneko Tota’s and Saito Sanki’s war-themed haiku. Following Japan’s defeat in World War II in 1945, a cultural shift occurred marked by transformation within traditional arts, particularly haiku, which became a significant medium for expressing traumatic historical and social experiences. Although both poets used haiku as a medium to express dissatisfaction and critique the socio-political conditions of...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI