Klaim Artikel Anda
Verifikasi kepemilikan artikel akademik
Apakah artikel-artikel ini milik Anda?
Daftarkan diri Anda sebagai author untuk mengklaim artikel dan dapatkan profil akademik terverifikasi dengan fitur lengkap.
Badge Verifikasi
Profil terverifikasi resmi
Statistik Lengkap
H-index, sitasi, dan metrik
Visibilitas Tinggi
Tampil di direktori author
Kelola Publikasi
Dashboard artikel terpadu
Langkah-langkah Klaim Artikel:
- 1. Daftar akun author dengan email akademik Anda
- 2. Verifikasi email dan lengkapi profil
- 3. Login dan buka menu "Klaim Artikel"
- 4. Cari dan klaim artikel Anda
- 5. Tunggu verifikasi dari admin (1-3 hari kerja)
Menampilkan 1–8 dari 8 artikel
PELATIHAN PEMBUATAN STIK DAN KERUPUK AMPAS TAHU DI PERUMNAS MOJOSONGO
Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Vol 1
, No 1
(2024)
Warga perumnas Mojosongo terdiri dari 26% usia sangat produktif (25-40 tahun) yaitu masih mampu untuk melakukan banyak hal yang dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga. Kelompok usia produktif tersebut ternyata kurang produktif, sebagian besar berprofesi sebagai ibu rumah tangga. Ibu-ibu rumah tangga di wilayah perumnas Mojosongo yang dipilih menjadi mitra dalam kegiatan ini sehingga diharapkan memiliki tambahan ketrampilan yang dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga. Salah satu usaha yang...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
KARAKTERISTIK FRUIT LEATHER DENGAN VARIASI RASIO BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus) – PEPAYA (Carica papaya L.) DAN SUHU PENGERINGAN
JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI)
Vol 4
, No 1
(2019)
Buah naga merah merupakan buah tropis yang kaya akan antioksidan, namun kurang disukai karenarasanya yang tidak begitu manis. Buah naga merah juga sangat mudah mengalami kerusakan karenakandungan kadar air yang tinggi. Fruit leather adalah jenis olahan produk makanan yang berasal dari buburdaging buah yang dikeringkan sampai kadar air berkisar 10-15%. Pembuatan fruit leather memerlukan buahyang memiliki kandungan serat yang tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
KARAKTERISTIK BISKUIT DENGAN VARIASI SUBSTITUSI TEPUNG SORGUM (Sorghum bicolor L.) DAN EKSTRAK JAHE (Zingiber officinale Rosch)
JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI)
Vol 2
, No 2
(2017)
Biskuit merupakan produk kering dengan daya awet yang relatif tinggi dan salah satu produk makananyang popular di masyarakat. Bahan baku biskuit adalah tepung terigu, yang sampai saat ini masih impordari luar negeri, sehingga ketergantungan terhadap tepung terigu cukup besar. Pemanfaatan tepung sorgumsebagai substitusi dalam pembuatan produk pangan akan mengurangi impor tepung terigu dan menambahnilai fungsional sorgum, serta lebih membudayakan bahan baku lokal dengan maksimal. Penelitian iniber...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
KARAKTERISTIK KIMIA DAN SENSORI COOKIES JAHE (Zingiber offcinale roscoe) DENGAN VARIASI PENAMBAHAN TEPUNG BIJI ALPUKAT (Persea americana mill)
JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI)
Vol 2
, No 2
(2017)
Cookies merupakan salah satu produk makanan yang popular di masyarakat. Bahan baku cookies adalahtepung terigu, yang sampai saat ini masih impor dari luar negeri, sehingga ketergantungan tepung terigucukup tinggi. Pemanfaatan tepung biji alpukat akan mengurangi penggunaan tepung terigu dan dapatmengolah limbah dari alpukat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formulasi dan karakteristik cookiesdengan substitusi tepung biji alpukat dan tepung jahe. Penelitian ini dilakukan dengan metode ran...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA DAN SENSORI ES KRIM TEMULAWAK (Curcuma xanthorriza) DENGAN VARIASI PENAMBAHAN BUBUR BUAH NANAS (Ananas comosus)
JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI)
Vol 2
, No 1
(2017)
Temulawak merupakan salah satu jenis rimpang yang sering digunakan untuk bahan baku obat tradisional. Temulawak mengandung zat warna kuning (kurkumin). Begitu pula dengan nanas yang termasuk salah satu bahan pangan yang merupakan sumber antioksidan. Temulawak serta nanas belum banyak dimanfaatkan sebagai produk pangan, padahal keduanya memiliki kandungan antioksidan yang bermanfaat bagi tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan nilai ekonomis temulawak dan nanas dengan mengolahnya menja...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
KARAKTERISTIK YOGHURT SUSU WIJEN (Sesamun indicum) DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK BUAH BIT (Beta vulgaris)
JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI)
Vol 2
, No 1
(2017)
Biji wijen merupakan salah satu bahan nabati yang mempunyai berbagai macam manfaat bagi kesehatan tubuh. Begitu pula dengan buah bit yang termasuk salah satu bahan pangan yang merupakan sumber antioksidan. Biji wijen serta buah bit belum banyak dimanfaatkan sebagai produk pangan, padahal keduanya memiliki kandungan antioksidan yang bermanfaat bagi tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan nilai ekonomis biji wijen dan buah bit dengan mengolahnya menjadi yoghurt yang mengandung antioksid...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
KARAKTERISTIK KUE MOCHI DENGAN EKSTRAK DAUN JAMBU BIJI MERAH (Psidium guajava) DAN JAHE (Zingiber officinale)
JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI)
Vol 1
, No 1
(2017)
Kue mochi dikenal sebagai salah satu kue basah yang terbuat dari beras ketan. Kue mochi dapatdimodifikasi dengan menggunakan bahan lain sebagai substitusi untuk meningkatkan nilai fungsionalnya.Salah satunya dengan penambahan ekstrak daun jambu biji merah. Ekstrak daun jambu merah mempunyairasa sepat. Oleh karena itu perlu diimbangi dengan penambahan bubuk jahe yang diharapkan mampumengurangi rasa sepat kue mochi sehingga disukai konsumen.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi dau...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
Sodium Tripolyphosphate (STPP) SEBAGAI BAHAN PENGGANTI BLENG PADAT PADA PEMBUATAN KARAK DENGAN VARIASI JENIS BERAS
JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI)
Vol 1
, No 2
(2017)
Kerupuk gendar atau karak dibuat dari campuran beras (Oryza sativa Linn) dan bleng padat. Bleng padat merupakan bahan tambahan pangan yang dilarang digunakan oleh Departemen Kesehatan karena mengandung boraks. Pemerintah menganjurkan STPP (Sodium Tripolyphosphate) sebagai bahan tambahan pangan yang aman untuk digunakan. Untuk menambah nilai gizi dari karak maka digunakan jenis beras yang lain seperti beras merah dan beras hitam. Penelitian ini dilakukan dengan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL)...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI