Klaim Artikel Anda
Verifikasi kepemilikan artikel akademik
Apakah artikel-artikel ini milik Anda?
Daftarkan diri Anda sebagai author untuk mengklaim artikel dan dapatkan profil akademik terverifikasi dengan fitur lengkap.
Badge Verifikasi
Profil terverifikasi resmi
Statistik Lengkap
H-index, sitasi, dan metrik
Visibilitas Tinggi
Tampil di direktori author
Kelola Publikasi
Dashboard artikel terpadu
Langkah-langkah Klaim Artikel:
- 1. Daftar akun author dengan email akademik Anda
- 2. Verifikasi email dan lengkapi profil
- 3. Login dan buka menu "Klaim Artikel"
- 4. Cari dan klaim artikel Anda
- 5. Tunggu verifikasi dari admin (1-3 hari kerja)
Menampilkan 1–3 dari 3 artikel
NILAI DAKWAH DALAM DUA TRADISI TINGKEBAN MASYARAKAT DESA TENGGER WETAN
Jamal Ghofir
; Sinta Sefiana
Busyro : Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam
Vol 4
, No 2
(2023)
Indonesia adalah Negara yang kaya. Kaya akan sumber daya alamnya, juga kaya akan budaya dan keragaman di setiap daerahnya. Budaya maupun tradisi menjadi ciri khas yang di miliki masing- masing daerah. Tingkeban atau mitoni sudah tidak menjadi hal yang tabu bagi masyarakat Nahdliyyin di indonesia, terutama masyarakat-masyarakat yang tinggal di daerah Jawa. Tingkeban atau mitoni menjadi tradisi yang melekat pada masyarakat Nahdliyyin di Jawa. Di desa Tengger Wetan Kecamatan Kerek kabupaten Tuban t...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
Akulturasi Budaya Tradisi Ruwatan Anak Tunggal Dalam Ajaran Islam di Desa Mandirejo Kecamatan Merakurak Kabupaten Tuban
Jamal Ghofir
; Daffa Yulia Pratama
An-Nashiha: Journal of Broadcasting and Islamic Comunication Studies
Vol 3
, No 1
(2023)
Ruwatan is a purification ceremony carried out to prevent a child from having bad luck by holding a puppet show. Ruwatan an only child is a hereditary tradition from ancestors which is still preserved by the people, especially the Javanese who believe in it. The ruwatan tradition is considered as something sacred by some Javanese people. Ruwatan is carried out by holding a wayang play performance of Murwakala accompanied by chanting of mantras, gamelan and gending which are believed to ward of...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
Pluralisme Budaya dalam Pendidikan Dakwah Islam Multikultural
Jamal Ghofir
; Khoiriyah
Busyro : Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam
Vol 3
, No 2
(2022)
Indonesia sebagai sebuah Negara pastilah memiliki keragaman baik pada sisi sosial, masyarakat, suku, ras, agama dan budaya. Keanekaragaman yang hadir di bumi Nusantara bukanlah hal yang aneh. Sejarah telah mencatat, pondasi peradaban sudah terbentuk dengan begitu indahnya oleh nenek moyang kita. Begitu juga halnya, ketika Islam sebagai sebuah teologi baru yang dibawa oleh para pendakwah atau yang kita kenal dengan sebutan Wali, mulai menapakkan jejak tradisi dan kebudayaan. Kehadiran...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI