Klaim Artikel Anda
Verifikasi kepemilikan artikel akademik
Apakah artikel-artikel ini milik Anda?
Daftarkan diri Anda sebagai author untuk mengklaim artikel dan dapatkan profil akademik terverifikasi dengan fitur lengkap.
Badge Verifikasi
Profil terverifikasi resmi
Statistik Lengkap
H-index, sitasi, dan metrik
Visibilitas Tinggi
Tampil di direktori author
Kelola Publikasi
Dashboard artikel terpadu
Langkah-langkah Klaim Artikel:
- 1. Daftar akun author dengan email akademik Anda
- 2. Verifikasi email dan lengkapi profil
- 3. Login dan buka menu "Klaim Artikel"
- 4. Cari dan klaim artikel Anda
- 5. Tunggu verifikasi dari admin (1-3 hari kerja)
Menampilkan 1–2 dari 2 artikel
Optimalisasi Peran Pecalang Segara dalam Melakukan Pengawasan Aktivitas Melaut yang Berdampak pada Rusaknya Ekosistem Terumbu Karang di Desa Adat Pemuteran Bali Utara
I Gede Yoga Esa Mahendra
; I Wayan Landrawan
; Ni Ketut Sari Adnyani
Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora
Vol 5
, No 1
(2026)
This study aims to analyze the role and optimization strategies of Pecalang Segara in monitoring fishing activities that contribute to coral reef ecosystem degradation in the Traditional Village of Pemuteran, North Bali. Pecalang Segara is a customary security institution that holds social legitimacy and customary authority in maintaining order within coastal areas. This research applies an empirical legal approach using a qualitative descriptive method. Data were collected through field observa...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
Pelaksanaan Tradisi Manak Salah di Desa Padang Bulia dalam Upaya Mengakomodasi Penjaminan Hak Asasi Manusia
Kadek Dhyan Wahyuni
; I Wayan Landrawan
; Ni Ketut Sari Adnyani
Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora
Vol 5
, No 1
(2026)
This study examines the implementation of the Manak Salah tradition in Padang Bulia Customary Village from the perspectives of legal certainty and human rights protection. Manak Salah is a customary practice associated with the birth of opposite-sex twins, which in Balinese Hindu cosmology is considered a sacred event that may disrupt the balance between the sekala and niskala realms, thereby requiring purification rituals. Although the contemporary practice of this tradition has become more hum...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI