Klaim Artikel Anda
Verifikasi kepemilikan artikel akademik
Apakah artikel-artikel ini milik Anda?
Daftarkan diri Anda sebagai author untuk mengklaim artikel dan dapatkan profil akademik terverifikasi dengan fitur lengkap.
Badge Verifikasi
Profil terverifikasi resmi
Statistik Lengkap
H-index, sitasi, dan metrik
Visibilitas Tinggi
Tampil di direktori author
Kelola Publikasi
Dashboard artikel terpadu
Langkah-langkah Klaim Artikel:
- 1. Daftar akun author dengan email akademik Anda
- 2. Verifikasi email dan lengkapi profil
- 3. Login dan buka menu "Klaim Artikel"
- 4. Cari dan klaim artikel Anda
- 5. Tunggu verifikasi dari admin (1-3 hari kerja)
Menampilkan 1–2 dari 2 artikel
PENAFSIRAN NUSYŪZ SUAMI DAN ISTRI DALAM TAFSIR AL-MISHBAH: STUDI LITERATUR ATAS SURAH AN-NISĀ’ AYAT 34 DAN 128 DALAM KONTEKS RELASI GENDER
Al Hafidh Muhammad Sobri
; Nashrulloh
Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Vol 4
, No 6
(2025)
Konsep nusyūz dalam Al-Qur’an kerap dipahami secara sepihak sebagai pembangkangan istri, sehingga berimplikasi pada konstruksi relasi suami–istri yang hierarkis dan bias gender. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis penafsiran nusyūz suami dan istri dalam Tafsir al-Mishbah karya Muhammad Quraish Shihab melalui kajian terhadap Surah An-Nisā’ ayat 34 dan 128, serta mengkaji implikasinya dalam konteks relasi gender. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan...
Sumber Asli
Google Scholar
SAFAWIYYAH SEBAGAI DINASTI SYIAH: POLITIK IDENTITAS KEAGAMAAN DAN TRANSFORMASI PERADABAN IRAN
Al Hafidh Muhammad Sobri
; Fadhil SJ
Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen)
Vol 1
, No 4
(2025)
Dinasti Safawiyyah merupakan salah satu dinasti besar dalam sejarah Islam yang berperan penting dalam pembentukan identitas keagamaan dan politik di Persia. Berdiri pada awal abad ke-16 di bawah kepemimpinan Syah Ismail I, dinasti ini berhasil menjadikan mazhab Syiah Itsna ‘Asyariyah sebagai agama resmi negara dan menjadikannya dasar ideologi pemerintahan serta identitas sosial bangsa Iran. Penetapan tersebut tidak hanya memperkuat legitimasi politik kerajaan, tetapi juga membentuk corak peradab...
Sumber Asli
Google Scholar