SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

29,653 articles from 386 journals · 1,447 citations tracked

Showing 1-3 of 3

Analytics

Biromo, Anastasia Ratnawati; Santoso, Alexander Halim; Destra, Edwin; Gunaid, Farell Christian; Pratomo, Farhan +1 more

Bumi: Jurnal Hasil Kegiatan Sosialisasi Pengabdian kepada Masyarakat 2024 Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

Vitamin D is an essential steroid hormone that plays a role in calcium and phosphorus regulation and has the potential to affect sleep quality. Vitamin D deficiency in the elderly often occurs due to minimal exposure to sunlight and age-related physiological changes, which contribute to the high incidence of sleep disorders, including insomnia. This community service activity aims to screen vitamin D levels in the elderly as a cause of insomnia through the Plan-Do-Check-Act (PDCA) approach. The activity was carried out at Panti Bina Bhakti, South Tangerang, involving 93 elderly participants aged > 65 years. The results showed that the average vitamin D levels among the age groups 61-70 years, 71-80 years, 81-90 years, and 91-100 years were 7.6 mg/dl, 7.2 mg/dl, 7.6 mg/dl, and 13.9 mg/dl, respectively. Interventions through vitamin D supplementation, sunlight exposure, and education in the form of sleep hygiene are effective in improving the health and sleep quality of the elderly.

Rapina Suci Sagalulu; Rona Febriyona; Andi Nur’Aina Sudirman

Journal of Educational Innovation and Public Health 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Menopause dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular. Hal tersebut dikarenakan adanya pengaruh hormon estrogen yang dapat melindungi wanita dari penyakit kardiovaskular salah satunya hipertensi. Kurangnya aktifitas fisik yang dilakukan oleh wanita menopause adalah salah satu dari banyak faktor yang berkontribusi terhadap peningkatan maupun kejadian tekanan darah tinggi atau hipertensi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Kejadian Hipertensi Pada Wanita Menopause di Wilayah Kerja Puskesmas Telaga Kabupaten Gorontalo. Desain penelitian ini adalah desain penelitian analitik dengan rancangan cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 45 orang diambil dengan menggunakan teknik sampling yaitu purposive sampling. Hasil penelitian yang diperoleh nilai p value (0.003) < α (0.05), jika p < α berarti hipotesis diterima. Statistic dan metode chi square hasil nilai p = (0.003) < = 0.05. yang berarti Ha diterima. Aktivitas Fisik berhubungan dengan Kejadian Hipertensi Pada Wanita Menopause di Wilayah Kerja Puskesmas Telaga Kabupaten Gorontalo. Perlunya penelitian lanjutan dengan mengendalikan dengan meneliti faktor-faktor beresiko terjadinya hipertensi seperti kebiasaan merokok, konsumsi garam, kualitas dan kuantitas tidur, stress serta faktor pemicunya sehingga diharapkan mendapatkan hasil penelitian yang lebih baik.  Demensia,Vitamin D,Lansia,Kognitif    

Widanti, Yannie Asrie

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2017 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Stunting merupakan salah satu kondisi kegagalan pertumbuhan fisik yang diukur berdasarkan tinggi badanmenurut umur. Batasan stunting menurut WHO yaitu tinggi badan menurut umur berdasarkan Z‐score samadengan atau kurang dari ‐2SD di bawah rata‐rata standar. Studi pustaka ini bertujuan untuk mengetahuiprevalensi stunting pada anak usia sekolah di Indonesia, serta faktor risiko stunting dan upaya pencegahannya.Prevalensi stunting di Indonesia masih cukup tinggi yaitu 37,2% pada balita (Riskesdas, 2013), 27,6 sampai 37,7% pada anak laki‐laki usia 5 – 12 tahun dan 25,1 sampai 35,8% untuk anak perempuan. Angka tersebut masihmelebihi batas non public health WHO yaitu 20%. Stunting disebabkan oleh berat bayi lahir rendah (BBLR),defisiensi gizi kronis sejak bayi, kurangnya asupan kalori, protein, vitamin dan mineral, terutama vitamin D.Stunting mengakibatkan kemampuan pertumbuhan yang rendah pada masa berikutnya, baik fisik maupunkognitif, dan akan berpengaruh terhadap produktivitas di masa dewasa.Kata Kunci : Stunting, Faktor Risiko, Anak Usia Sekolah