SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

46,314 articles from 414 journals · 1,447 citations tracked

Showing 1-19 of 19

Analytics

Euis Kusumarini; Eka Selvi Handayani; Ana Fajar Wati

FUNDAMENTUM : Jurnal Pengabdian Multidisiplin 2026 Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

This community service program aims to develop a local wisdom-based literacy model as an effort to improve students’ reading interest at SD Negeri 025 Samarinda Utara. The low level of reading interest among elementary school students remains a challenge in the implementation of the School Literacy Movement initiated by the Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. One of the contributing factors is the lack of contextual reading materials that are relevant to students’ socio-cultural environment. Therefore, integrating local wisdom into literacy activities is considered an innovative strategy to enhance students’ engagement in reading activities.The implementation method included needs analysis, the design of a literacy model, program implementation through storytelling of East Kalimantan folktales, the development of a culturally themed reading corner, and teacher mentoring in integrating literacy into classroom learning. Evaluation was conducted through observation of student participation, reading interest questionnaires, and reflective discussions with teachers.The results indicate an increase in students’ enthusiasm for reading activities, a higher frequency of classroom reading corner utilization, and improved understanding of local cultural values. The local wisdom-based literacy model proved effective in creating a contextual, engaging, and meaningful learning atmosphere. This program is expected to serve as a sustainable model for strengthening literacy culture in elementary schools.

Ayesha Nayra E.; Mutia Sandrina; Rifa Aska Auliya; Sherly Purnama Sari; Rita Kurnia +1 more

Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini dan Kewarganegaraan 2025 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

This study aims to describe the professional competence of Early Childhood Education (ECE) teachers in implementing technology-based learning at PAUD “X”. Teacher professionalism plays a crucial role in determining the quality of early childhood learning, particularly in the digital era where educators are expected to adapt to technological advancements. This research employs a descriptive qualitative approach, utilizing observations and semi-structured interviews to obtain an in-depth understanding of teachers’ abilities in managing learning processes, mastering instructional content, and integrating appropriate learning media. The findings indicate that teachers demonstrate strong pedagogical, social, and personal competencies. They successfully create an engaging and  developmentally appropriate learning environment, use language that is easily understood by young children, and exhibit patience, discipline, and effective communication skills. Positive interaction among teachers, children, and parents contributes to a supportive and collaborative learning atmosphere. Teachers also incorporate simple learning materials, such as origami and visual aids, to enhance student engagement. Nevertheless, the study reveals that teachers’ professional competence in utilizing digital technology remains limited. Although technological tools are available, several teachers lack confidence and technical skills in operating digital devices, such as projectors and interactive media. Insufficient training and mentoring are identified as primary barriers. The study concludes that strengthening teachers’ technological competence should be prioritized through continuous professional development programs, including structured training and peer mentoring. Enhanced technological skills will enable teachers to design learning experiences that are more interactive, innovative, and responsive to the developmental needs of young children.

Muhammad Ardissyah Bramasta; Elmira Siska

Jurnal Manajemen Bisnis Digital Terkini 2025 Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

Rapid technological innovation affects various aspects of life, including how a company works. One of them is the shift from using paper as a means of writing and files as a means of storage to a computer application commonly known as Microsoft 365 which is cheaper and more efficient. In the world of accounting, there is a trend of increasing performance and time efficiency which is the center of a problem that is quite inflamed by various parties of companies and consumers. This study aims to analyze the influence of discount promo strategies and experiential marketing on sales at PT Rekadia Solusi Teknologi. The approach used is a quantitative method with a population and sample of 34 respondents selected using the saturated sample method. Data were collected through questionnaires, interviews, observations, literature studies, and documentation during the period April - May 2025. Data analysis was carried out using SPSS with data quality tests, classical assumptions, multiple linear regression, t-test, f-test, and coefficient of determination. The results of the study showed that discount promos partially had a positive and significant effect on sales. Experiential marketing also has a positive and significant effect on sales at PT Rekadia Solusi Teknologi. Simultaneously, discount promos and experiential marketing have a positive and significant effect on sales.

Marya Ulfa; Muslimah; Sony Junaedi

Jurnal Suara Pengabdian 45 2024 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Potensi masalah pada mitra terdapat pada fasilitas sekolah terutama perpustakaan di SMP ISLAM DARURROHMAN memiliki perpustakaan tetapi tidak terawat dan berdebu sehingga, mahasiswa diawal kegiatan melakukan revitalisasi serta merapikan buku-buku. Selain itu, ketersediaan buku-buku yang tidak memadai antara buku fiksi dan non fiksi mengarahkan mahasiswa untuk melaksanakan kegiatan donasi buku tetapi tidak berjalan lancar. Rendahnya minat dan motivasi literasi dan numerasi siswa yang rendah, dibuktikan dengan hasil Pre Test AKM yang rendah di numerasi disebabkan karena beberapa hal, sehingga meminta mahasiswa untuk mendekati siswa dan menanyakan sesuai dengan kebutuhan siswa seperti pelaksanaan private class agar siswa tidak malu dan semangat untuk belajar dan terbiasa beradaptasi dengan hadirnya kakak mahsiswa. Kekurangan tenaga pendidik guru, salah satunya di SMP ISLAM DARURROHMAN, membuat mahasiswa masuk ke kelas tanpa pengawasan dan pembimbingan. Dalam hal ini mahasiswa dipercaya langsung untuk melakukan pengajaran di sekolah. Sehingga sebagai DPL meminta siswa untuk berkoordinasi dengan guru pamong untuk membimbing mahasiswa dalam proses mengajar tersebut. Hal tersebut biasanya terjadi di hari Minggu karena sekolah penugasan 2 liburnya hari Jumat. Berdasarkan permasalahan yang dialami mitra, maka solusi yang telah ditawarkan dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat ini meliputi: (1) Observasi lapangan untuk memperoleh data awal tentang permasalahan yang dihadapi oleh mitra, (2) Analisis kebutuhan mitra dan menawarkan solusi penyelesaian, (3) Membuat perancangan pelatihan dan pendampingan, (4) Membuat materi yang berkenaan dengan Literasi, Numerasi, dan Adaptasi Teknologi (5) Melakukan pelatihan pengenalan Literasi, Numerasi, dan Adaptasi Teknologi, (6), Melakukan workshop tentang Literasi, Numerasi, dan Adaptasi Teknologi, (7) Melakukan pendampingan pada mitra dalam Literasi, Numerasi, dan Adaptasi Teknologi. Berdasarkan hasil dan pembahasan dari kegiatan pengabdian ini maka dapat diperoleh simpulan bahwa Kegiatan kampus mengajar angkatan 6 ini merupakan program yang baik untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar di luar kampus dan belajar sambil berdampak serta program-program yang sudah disusun mahasiswa dapat diimplementasi dengan dukungan pihak sekolah penugasan. Pengalaman kampus mengajar 6 ini, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh siswa sekolah penugasan tetapi juga pihak sekolah serta mahasiswa.

Edi Pranoto; Agus Wibowo; Ahmad Rouf

Jurnal Suara Pengabdian 45 2024 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Kemajuan teknologi informasi, sementara membawa banyak manfaat, juga membawa tantangan baru. Salah satu contohnya adalah munculnya ideologi Islam transnasional yang dapat memunculkan radikalisme dan ekstremisme di kalangan masyarakat. pesantren juga masih menghadapi tantangan dalam mengadaptasi diri terhadap perkembangan teknologi. Masalah infrastruktur yang kurang memadai, manajemen yang lemah, dan kurangnya SDM menjadi kendala utama, termasuk di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). permasalahan yang akan dibahas dalam artikel ini adalah Bagaimana pengaturan penyelenggaraan pondok pesantern di Kabupaten Penukal Adab Lematang Ilir untuk mewujudkan  kepastian hukum. Metode yuridis normatif selain studi kepustakaan juga melibatkan wawancara dan focus group discussion (FGD). Peraturan tentang fasilitasi penyelenggaraan pondok pesantren di Kabupaten Penukal abad Lematang Ilir telah memenuhi tatacara penyusunan peraturan perundang-undangan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 yang telah dirubah dua kali. Penyusunan naskah akademik sebagai langkah awal yang harus dilakukan sebelum dilakukannya pembahasan sampai pengesahan. Dengan pengaturan fasilitasi penyelenggaraan pondok pesantren ini, maka kepastian hukum  akan dapat diwujudkan, yang berujung terciptanya penyelenggaraan pondok pesantren yang berkualitas yang mendasarkan pada Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Siti Nur Amalia; Muhammad Yasin

Jurnal Publikasi Ekonomi dan Akuntansi 2023 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

Indonesia has entered the era of the fourth industrial revolution. This happens with technology as a basis for human life. Everything has become limitless and limitless due to the development of digital technology. Indonesia needs several regulatory and authority improvements to be able to face the world market. The aim of this research is to find out what Indonesian industry can do to face the world market, the impact that the presence of the industrial revolution 4.0 has, and the strategies that Indonesia can prepare and carry out in facing the World Market revolution. The object of this research is industry in Indonesia to face the world market. The method used for this research is a qualitative descriptive method, data is obtained from facts about the research subject by trying to reveal it thoroughly according to the context. The results of this research are (1) Creating jobs to increase people's income, increasing people's economic programs, increasing Turnover and Digitalization of People's Markets, building/revitalizing people's markets, establishing relationships between digital markets abroad (2) The most visible impact is in terms of available work (3) Make improvements to the flow of materials and goods, improve the quality of human resources, use digital technology, harmonize rules and policies.     Bukit, M. (2014). Strategi dan inovasi pendidikan kejuruan darikompetensi ke kompetisi. Bandung: Alfabeta. Cognizant. Informed Manufacturing:     The      Next Industrial Revolution. http://www.cognizant.com/ InsightsWhitepapers/Informed-Manufacturing-TheNext-IndustrialRevolution.pdf.  Davis, N. 5 ways of understanding the Fourth Industrial Revolution. November 16, 2015. http://www.weforum.org/ agenda/2015/11/5-ways-of-understanding-thefourth-industrialrevolution. Economist          Intelligence      Unit.    From    transplants       to implants.      December        11,       2015. http://www.eiuperspectives.economist.com/healthcare/transplants-implants.   Edmon, A., & Oluiyi, A. (2014). Re-engineering technical vocationaeducation and training toward safety practice skill needs ofsawmill workers against workplace hazards in Nigeria [Versielektronik]. Journal of Education and Practice, 5 (7), 150-157.  Era Revolusi Industri 4.0: Perlu Persiapkan Literasi Data, Teknologi dan Sumber Daya Manusia. (2018). Diambil 29 Desember 2023 dari http://belmawa.ristekdikti. go.id/2018/01/17/ era-revolusiindustri-4-0-perlu-persiapkan-literasi-data-teknologi-dan-sumber-daya-manusia/ Fakta     ketergantungan            pada    teknologi         (2014). Diambil 29 Desember 2023 dari  http://www.beritasatu.com/gaya-hidup/232713-8-fakta-ketergantungan-pada-teknologi.html Hermann, M., Pentek, T., & Otto, B. (2016). Design Principles forIndustrie 4.0 Scenarios. Presented at the 49th HawaiianInternational Conference on Systems Science.  Irianto, D. (2017). Industry 4.0; The Challenges of Tomorrow.Disampaikan pada Seminar Nasional Teknik Industri, Batu-Malang.  Kagermann, H., Wahlster, W., & Helbig, J.(2013). Recommendations forImplementing the Strategic Initiative Industrie 4.0. Industrie 4.0Working Group, Germany.  Hitt, Mihael.A , Ireland, R. Duane, Robert E, Hoskinsson. 2001. Strategic Management Competitiveness and Globalization Concepts Thomson learning Asia, Singapore. Hamel Gary, Prahalad C.K. Competing For The Future. 1994. Harvard Business School Press Boston, Massachusetts. "Making Indonesia 4.0, Fokus 5 Industri Apa Saja.", https://economy.okezone.com/   read/2018/04/04/320/1881885/ making-indonesia-4-0-fokuspengembangan-5-industri-apasaja, diakses 29 Desember 2023.  "Making Indonesia 4.0: Strategi RI Masuki Revolusi Industri K-4.", http://www.kemenperin. go.id/artikel/18967/  MakingIndonesia-4.0:-Strategi-RIMasuki-Revolusi-Industri-Ke-4, diakses 3 Mei 2018.  “Menuju Revolusi Industri 4.0 Jokowi Diminta Bentuk Badan Riset Nasional”, Kompas, 29             April 2018, hal 3.  "Pemerintah Luncurkan Making 3932.", https://ekon.go.id/ 23 Hak cipta dilindungi oleh undang-undang. Dilarang mengutip atau memperbanyak sebagian atau seluruh isi tulisan ini tanpa izin penerbit. Info Singkat © 2009, Pusat Penelitian Badan Keahlian DPR RI http://puslit.dpr.go.id  ISSN 2088-2351 berita/view/pemerintahluncurkan-making.3932.html, diakses 29 Desember 2023. “Pemerintah RI dan Ceko sepakat tingkatkan Investasi Industri Dua Kali Lipat”, Tribun Bisnis,          29 Desember 2023 hal 8.  "Revolusi Industri 4.0", http://id.beritasatu.com/home/ revolusi-industri-40/145390, diakses        29 Desember 2023.  "Revolusi 4.0, Catatan Dari ISSA ICT 2018", http://id.beritasatu.com/  home/revolusi-40-         catatan-dariissa-ict-2018/174772, diakses 8 Mei 2018. "Strategi Hadapi Dampak Industri 4.0", http://id.beritasatu.com/  home/strategi-hadapi-         dampakrevolusi-industri-40/174260, diakses 2 Mei 2018.

Najicha, Fatma Ulfatun; Raichanah, Nasywa

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2023 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Pancasila merupakan dasar negara dan ideologi Indonesia. Proses perumusan Pancasila melibatkan berbagai perdebatan, dan akhirnya, Pancasila diadopsi sebagai dasar negara. Oleh karena itu, sebagai warga negara Indonesia, kita memiliki kewajiban untuk menghormati kontribusi besar para pahlawan yang telah membentuk falsafah ini, yang berperan dalam menyatukan Indonesia yang beragam dengan berbagai suku, agama, ras, dan adat istiadat. Pancasila terbukti memiliki kebenaran sehingga mampu mempersatukan masyarakat bangsa indonesia (Sari & Najicha, 2022). Maka dari itu, Pancasila seharusnya dianggap sebagai panduan dan falsafah hidup bagi masyarakat Indonesia. Di tengah era globalisasi ini, sebaiknya masyarakat Indonesia mengadopsi Pancasila sebagai "cara hidup" atau pandangan hidup mereka, karena Pancasila memiliki kemampuan untuk berintegrasi dengan nilai-nilai yang terdapat dalam era globalisasi saat ini (Pratama & Najicha, 2022). Indonesia adalah negara kepulauan yang memiliki keragaman budaya, dan ini memberikan tantangan dalam penyelenggaraan negara. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi juga telah memengaruhi peradaban global. Setiap perkembangan ini membawa dampak positif dan negatif. Salah satu dampak negatifnya adalah degradasi moral di kalangan bangsa Indonesia, yang sebagian disebabkan oleh perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Salah satu pengaruh negatif yang sangat mencolok adalah penyebaran berita palsu (hoax). Kata kunci: Hoax, Pancasila.

Cristina Efrinauli Sinaga; Febrianti Situmorang; Emmi Juliati Sinaga; Resnewi Sitanggang; Juwika Kristina Purba +2 more

Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Persaingan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang semakin ketat dalam hal Ekonomi Digital sudah menjadi nyata dengn semakin berkembangnya teknologi. Perkembangan ekonomi digital semakin meningkat akibat pandemic covid-19. Namun tidak semua UMKM di Indonesia sudah menerapkan konsep digital karena kurangnya pengetahuan atau kurang tersediannya sarana dan prasarana pendukung ekonomi digital. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi terkait strategi pengembangan UMKM dalam memanfaatkan ekonomi digital.Ekonomi digital harus memperhatikan faktor-faktor pendukungnya di antaranya ketertarikan, sikap dan kemampuan individu dalam menggunakan teknologi digital dan alat komunikasi seperti smartphone (HP), tablet, PC desktop, dan laptop. Di samping itu, strategi penerapan ekonomi digital yaitu meningkatkan pendapatan pasar ke luar negeri, menambah unit produksi dan meningkatkan kualitas produk, meningkatkan proses marketing online. Keterlibatan para warganet baik sebagai pelanggan, sosial media influener, maupun sebagai reseller menjadi faktor penentu dalam ekonomi digital. Keberhasilan UMKM dalam mengembangkan usahanya ini dapat membantu pemulihan ekonomi Indonesia yang mengalami penurunan akibat pandemic covid-19.  

Mas Ghoniyyul Hamid

Student Scientific Creativity Journal 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengelaborasi terhadap upaya optimalisasi santri pondok pesantren dalam mewujudkan kemampuan interpreneur yang berbasis teknologi. Santri pondok pesantren dalam memiliki kemampuan ekonomi digital sangat rendah, hal itulah menyebabkan stigma negatif terhadap santri yang dianggap kolot masih terjadi hingga saat ini. Metode penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan sumber data primer dan sumber data sekunder sebagai alat mendapatkan data serta menggunakan deskriptif analisis dalam teknik menganalisis data. Hasil penelitian ini adalah (1) peran santri sangat kuat dalam menopang kemajuan wirausaha dan teknologi saat ini (2) berbagai pondok pesantren mampu mengembangkan koperasi BMT UGT Sidogiri dan Swalayan Basamalah sebagai wujud kemajuan pondok pesantren dan santri di bidang wirausaha..

Margaretha Pramesti; Afdal Fadlan; Muhammad Yasin

Populer: Jurnal Penelitian Mahasiswa 2023 Universitas Maritim AMNI Semarang

Indonesia merupakan negara yang tergolong cepat dalam mengikuti perkembangan teknologi. Dengan seperti itu pengembangan dan perluasan tehnologi di Indonesia terus berkembang dan semakin canggih. Di era industri 4.0 perkembangan tehnologi memperngaruhi dunia perindustrian, dalam perindustrian kecanggihan teknologi yang saling berkaitan berkaitan seperti mesin-mesin yang sudah bergerak otomatis dari pengerjaan awal hingga akhir. Dengan seperti adanya pengembangan teknologi industri-industri yang berdiri dapat menghemat waktu dalam proses peroduksi. Hasil penelitian dan anlisa ini, dapat dinyatakan bagaimana sebuah industri menyikapi dan mengikuti perkembangan tehnologi dan apa konsekuensinya baik bagi perusahaan maupun karyawan.

Sukardi Sukardi; Siti Aminah; Ika Oktiviana Dewi

Jurnal Ilmiah Serat Acitya 2023 Universitas 17 Agustus 1945

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kompetensi guru, literasi digital dan ketersediaan fasilitas teknologi terhadap peningkatan kualitas pembelajaran di Koordinator Bidang Pendidikan Kabupaten Kandeman. Populasi yang diambil adalah Guru SD di Koordinator Bidang Pendidikan Kabupaten Kandeman sebanyak 217 orang, dengan purposive sampling diperoleh sampel penelitian sebanyak 69 orang. Sumber data yang digunakan adalah data primer, dengan metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil analisis regresi linier menyatakan bahwa kompetensi guru, literasi digital, dan sarana teknologi berpengaruh positif terhadap peningkatan pembelajaran. Nilai koefisien determinasi diperoleh sebesar 0,819 yang berarti 81,9% kualitas pembelajaran dapat dijelaskan oleh kompetensi pendidik, literasi digital dan sarana teknologi. Sedangkan sisanya 100% - 81,9% = 18,1% dijelaskan oleh alasan lain di luar variabel kompetensi pendidik, literasi digital dan sarana teknologi. Hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan uji statistik t menunjukkan (1) Kompetensi pendidik berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pembelajaran, (2) literasi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pembelajaran, (3) sarana teknologi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pembelajaran. pengaruh positif dan signifikan kualitas pembelajaran di sekolah dasar bagi guru sekolah dasar di Koordinator Bidang Pendidikan Kecamatan Kandeman Kabupaten Batang.

Marya Ulfa; Muslimah; Sony Junaedi

Jurnal Suara Pengabdian 45 2023 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Desa Bakung merupakan desa yang terletak di kecamatan Mijen kabupaten  Demak. Keseharian masyarakat Desa Bakung adalah bercocok tanam, bertani, buruh tani, peternak sapi dan peternak Kambing, kuli bangunan, buruh dan lain-lain. Keadaan wilayah Desa Bakung 80 % persawahan dari luas keseluruhan Desa Bakung. Letak geografis Desa Bakung berada di wilayah utara Kabupaten Demak. Zaman sekarang semua administrasi desa menggunakan internet. Penggunaan media yang bebasis IT menimbulkan kekhawatiran bagi para kader sebagai akibat dari kondisi yang sedang terjadi. Hal tersebut dapat berupa kurang familiarnya fungsi-fungsi IT bagi kader dan penggunaan  tidak dapat diaplikasikan secara maksimal. Tantangan di masa yang akan datang, salah satunya adalah  kecenderungan penggunaan IT di kehidupan era globalisasi. Sehingga,  masalah tersebut harus secara kontinyu  diupayakan untuk diselesaikan. Oleh karena itu, Tim pengabdian pada masyarakat Fakultas Bahasa dan Budaya Universitas 17 Agustus 1945 Semarang melakukan komunikasi secara intensif dengan pengelola Tim Penggerak PKK khususnya dengan para Kader posyandu untuk mendapatkan solusi dari permasalahan tersebut. Pendampingan dalam pengisian aplikasi Sigizidu bagi Kader Posyadu desa Bakung, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak. Metode yang diterapkan dalam program pengabdian ini, yaitu metode pembelajaran partisipatif melalui metode presentasi, demonstrasi dan simulasi serta pendampingan dengan memberikan 2 jenis materi utama yaitu dasar-dasar komputer dan handphone, serta teknik pengisian aplikasi Sigizidu. Setelah pengabdian ini diharapkan kader Posyandu dapat menggunakan handpone dan laptop dalam pengisian aplikasi Sigizidu secara teliti, benar, dan mahir. Kedepannya mampu menjadi Desa yang melek Teknologi.

Nadhatul Nurul Hasanah; Ach. Ryan Ma’sum Saputra; Estuning Dewi Hapsari

Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia 2023 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Penggunaan teknologi dalam peningkatan literasi dan numerasi masih kurang diterapkan secara optimal. Di Sekolah Dasar Negeri Garon, penerapan literasi dan numerasi belum dikolaborasikan dengan teknologi. Adanya aplikasi penunjang literasi dan numerasi belum banyak diperkenalkan tenaga pendidik kepada peserta didik untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih baik. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan pendampingan belajar guna meningkatkan literasi dan numerasi di SDN Garon dengan mengenalkan aplikasi penunjang literasi seperti Let’s Read dan Quizizz serta aplikasi penunjang numerasi yaitu Geogebra. Pengenalan aplikasi tersebut sekaligus agar dapat membiasakan peserta didik menggunakan smartphone untuk belajar. Hasil dari pendampingan menunjukkan bahwa peserta didik lebih bersemangat dan tertarik untuk belajar mata pelajaran Bahasa Inggris dan Matematika. Peserta didik juga berperan aktif dalam pembelajaran yaitu menggunakan aplikasi penunjang secara langsung sehingga meningkatkan pengetahuan mereka.    

Bambang Kuncoro Prasongko; Yasmina Amalia

Student Scientific Creativity Journal 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Era revolusi industri 4.0 merupakan peluang dalam membangun perekonomian Indonesia dengan berbagai kemudahan yang diberikan oleh kemajuan teknologi. Apabila tidak dimanfaatkan dengan baik, maka akan menjadi sebuah ancaman karena tidak diimbangi dengan pertumbuhan unit bisnis baru. Studi ini berfokus pada pelatihan manajemen dan pembinaan pemuda untuk penguatan kewirausahaan. Hal tersebut merupakan upaya untuk mengurangi pengangguran dengan cara meningkatkan kompetensi manajemen bisnis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perencanaan, mengorganisir, melaksanakan, mengevaluasi pelatihan, pembinaan melalui pendampingan pelaksanaan hasil pelatihan, efektivitas pelaksanaan, permasalahan, dan masa depan solusi perbaikan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan tujuan untuk secara intensif dan mendalam menggambarkan gejala dan fenomena yang diteliti, sekaligus pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, studi dokumentasi, dan studi literatur. Temuan dalam penelitian ini adalah belum adanya pengelolaan pelatihan penguatan kewirausahaan di desa rejosari, kecamatan berbah, kabupaten sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Studi ini merekomendasikan bahwa perlu adanya manajemen pelatihan dan pembinaan penguatan kewirausahaan pemuda yang secara langsung dalam upaya peningkatan kemampuan pengelolaan usaha kepemudaan di desa di Kelurahan Jogotirto, Kecamatan Berbah, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Tri Winda Saputri; Fenty Zahara Nasution; Arbana Syamantha

Journal of Creative Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Wirausahawan ialah orang yang mampu berinovasi dalam menciptakan usaha baru berdasarkan peluang yang ada untuk mencapai keberhasilan dari tujuannya. Salah satu faktor dalam keberhasilan berwirausaha adalah motivasi yang tinggi untuk berwirausaha. Kewirausahaan saat ini mulai berkembang secara bertahap seiring dengan berkembangnya teknologi.Penelitian ini bertujuan umtuk menggambarkan motivasi wirausaha berdasarkan studi literatur yang komprehensif. Metode yang digunakan yaitu review literatur dengan menggunakan pemahaman data-data penelitian terdahulu yang bersumber  dari refrensi jurnal di internet yang berkaitan dengan motivasi wirausahawan. Berdasarkan kajian tersebut ditemukan bahwa motivasi berwirausaha pada dipengaruhi oleh 3 faktor utama antara lain : Keinginan untuk keluar dari pekerjaan yang membatasi mereka, keinginan untuk keluar dari pengawasan, dan menolak stereotip sosial yang cenderung dipaksakan. Motivasi utama wirausaha adalah fleksibilitas profesional pekerjaan, kemandirian finansial, kemampuan mengambil resiko, status sosial, bekerja secara mandiri dan pengangguran telah memotivasi memulai usaha kecil.  

Ervina Arianita; Fatma Dwi Aini

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Bahasa Indonesia merupakan bahasa yang digunakan di Indonesia. Bahasa Indonesia bertujuan untuk mempersatukan dan untuk mempermudah kita dalam berkomunikasi antarsuku daerah, karena di Indonesia memiliki banyak ragam bahasa yang berbeda. Oleh karena itu bahasa Indonesia ditetapkan sebagai bahasa persatuan. Bahasa juga merupakan alat penghubung bagi kita dalam kegiatan sehari-hari. Karena manusia termasuk makhluk sosial yang selalu berkomunikasi dengan makhluk sosial lainnya. Saat ini di era modern yang perkembangan teknologi informasinya sangat luas kita bisa mendapatkan informasi dengan mudah dan cepat. Dengan berbagai macam alat komunikasi saat ini yang bisa disampaikan melalui lisan maupun tulisan kita bisa berhubungan dengan orang lain. Dan dalam penggunaan bahasa untuk berkomunikasi secara tulisan di media sosial, kita memiliki tujuan yang berbeda - beda. Dengan komukasi kita dapat menyampaikan apa yang di rasakan, dipikirkan dan apa saja yang kita pandang agar dilihat oleh orang lain. Dalam pembahasan ini “Analisis Penggunaan Bahasa Indonesia bagi Kalangan Muda di Media Sosial Instagram” banyak sekali pengguna di media sosial tidak menggunakan bahasa yang sesuai dengan  KBBI.   Tidak sedikit yang menimbulkan kesalahan arti dari bahasa tersebut. Tujuan dari pembuatan artikel ilmiah ini untuk menganalisa dan meneliti seberapa banyak masyarakat pengguna media sosial terutama di Intagram yang masih salah dalam penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Endang Swastuti; Rahmad Purwanto Widyastomo; Eko Taufik Hidayat; Tri Widiarto

Jurnal Ilmiah Serat Acitya 2022 Universitas 17 Agustus 1945

Tujuan utama dari pelayanan publik seperti pelayanan PUDAM di Kabupaten Demak adalah memberikan pelayanan untuk kebutuhan umum masyarakat, yang dalam hal ini adalah kebutuhan air minum. Melalui metode penelitian eksplanasi dengan pendekatan kuantitatif menemukan bahwa kepercayaan, penangan masalah dan kepercayaan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Konsep customer relationship, kepercayaan dan penanganan masalah memfokuskan pada pengembangan dan pemeliharaan hubungan yang baik dengan pelanggan dengan tujuan untuk memahami dan memenuhi kebutuhan dan preferensi mereka, dan mempertahankan loyalitas mereka. Ini melibatkan identifikasi, evaluasi, dan pengembangan hubungan dengan pelanggan potensial dan saat ini melalui interaksi personal, media digital, dan teknologi. Kontribusi dari konsep ini adalah peningkatan loyalitas pelanggan, peningkatan penjualan, dan peningkatan efisiensi bisnis, sehingga mempercepat proses pertumbuhan bisnis dan mengurangi biaya, peningkatan pengalaman pelanggan serta peningkatan informasi pelanggan dengan membantu perusahaan mengumpulkan, menyimpan, dan menganalisis informasi pelanggan untuk memahami dan memenuhi kebutuhan mereka.

Endang Komsiah

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Kemajuan teknologi berdampak pada kegiatan ekonomi. Internet adalah alat yang populer untuk digunakan dalam transaksi online. Masyarakat Indonesia memahami bahwa potensi internet sangat menguntungkan untuk dikembangkan. Namun, pemain lokal Indonesia gagal mengenali hal tersebut. Keengganan konsumen Indonesia untuk bertransaksi secara online menarik untuk disimak. Transaksi online membutuhkan kepercayaan konsumen karena transaksi online berbeda dengan transaksi offline. Kepercayaan dalam transaksi online berbeda dengan kepercayaan dalam transaksi offline. Objek utama kepercayaan dalam transaksi online adalah website, internet atau teknologi. Hubungan kepercayaan antara penjual dan konsumen tidak dapat dipisahkan dari karakteristik konsumen karena minat untuk mempercayai orang lain memerlukan dukungan motivasi dan keyakinan bahwa orang lain tidak merugikan atau menyesatkan dalam keadaan apapun. Kepercayaan konsumen adalah keputusan yang kompleks karena berkaitan dengan tuntutan sementara dari individu yang berbeda berdasarkan demografi mereka. Hasil uji t pada variabel (X1) adalah variabel karakteristik website yang memiliki nilai thitung sebesar 2,365 dan tingkat signifikansi 0,05. Ini mendukung gagasan bahwa karakteristik situs web memiliki efek yang jelas. Karakteristik motivasi konsumen (X2) dalam pembelian online pada uji-t memiliki t-hitung sebesar 2,135 namun dengan tingkat signifikansi di bawah 0,05 membuktikan bahwa karakteristik konsumen berpengaruh signifikan terhadap kepercayaan konsumen. Demografi konsumen (X3) meliputi jenis kelamin, usia responden, latar belakang pendidikan, tingkat pengeluaran, dan minat uji-t. Semua item demografi menunjukkan bahwa t-hitung adalah 3,257 dengan tingkat signifikansi di bawah 0,05 sehingga kepercayaan konsumen jelas terpengaruh.    

Alya Takwarina Cahyani; Maliki Aji Prakoso; Murdiansyah Herman

CiDEA Journal 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pada saat ini dunia semakin berkembang dan kemajuan IPTEK tidak bisa dihindarkan karena hampir seluruh kehidupan berkaitan dengan teknologi. Termasuk pembayaran melalui telepon seluler telah menjadi cara pembayaran termudah, menggantikan cara pembayaran tradisional. Kemajuan teknologi menyebabkan konsumen bergantung pada seluler karena lebih cepat, lebih mudah, dan praktis untuk melakukan transaksi sehari-hari dengan menggunakan ponsel. E-wallet adalah salah satu metode yang kuat untuk melakukan pembayaran melalui online, pengguna sadar bahwa menggunakan e-wallet dapat membantu transaksi keuangan menjadi sederhana dan cepat. Dalam hal aplikasi keuangan, keamanan/ kerahasiaan privasi sangat penting di era digital di antara kelompok generasi milenial.