SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

29,653 articles from 386 journals · 1,447 citations tracked

Showing 1-7 of 7

Analytics

Ilda Hilda Rinjani

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Artikel ini membahas gaya bahasa pada puisi “Hanya” karya Sapardi Djoko Damono. bertujuan untuk mengetahui gaya bahasa yang terdapat pada puisi.  Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Gaya bahasa puisi pada penelitian ini dianalisis dengan teori gaya bahasa Gorys Keraf. Teknik pengumpulan data berupa teknik pencarian bibliografi dan merepresentasikan dokumen yang berhubungan dengan objek. Data penelitian pada artikel ini berupa kata, frasa, klausa dan kalimat yang terdapat pada puisi “Hanya” karya Sapardi Djoko Damono bersifat romantisme. Hasil penelitian ditemukan dua gaya bahasa yaitu anafora dan aliterasi termasuk gaya bahasa berdasarkan langsung tidaknya makna.

Dinda Luciana Puspita

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan gaya bahasa yang digunakan pada lirik lagu grup musik Figura Renata pada album Runtuh Tepat Waktu. Metode penelitian yang digunakan untuk menganalisis lirik lagu Figura Renata adalah dengan menggunakan metode deskriptif. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan menggunakan pendekatan stilistika. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini dengan teknik baca dan teknik catat. Gaya bahasa yang terdapat pada lirik lagu tersebut diantaranya gaya bahasa perbandingan, gaya bahasa pertentangan, gaya bahasa pertautan, dan gaya bahasa perulangan. 

Rifa Salsabila; Putri Mayang; Sri Silfiani

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini membahas tentang analisis aspek-aspek yang terdapat pada puisi “Meditasi Waktu” karya Heri Isnaini dengan pendekatan Stilistika. Aspek yang dianalisis yaitu gaya bahasa, diksi, majas, dan citraan untuk mengetahui nilai estetis atau keindahan pada puisi tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan stilistika, karena bersifat mendeskripsikan. Gaya bahasa, diksi, majas, citraan karya sastra lahir dari sebuah pemikiran seseorang yang dihasilkan karena perenungan dan penghayatan terhadap sesuatu. Karya sastra memiliki nilai estetis tertentu yang membuat karya tersebut terlihat indah bagi pembaca. Dalam puisi “Meditasi Waktu” karya Heri Isnaini ini, pengarang banyak menggunakan gaya bahasa dan makna konotasi dalam sebuah puisi dengan tujuan untuk menunjukkan nilai estetis atau keindahan puisi tersebut.

Nabillah Vebiyani; Elsa Novianti; Neng Tuti Novianty

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Artikel ini membahas kajian stalistika dan pesan moral pada puisi “Sajak Putih” karya Sapardi Djoko Damono. Fokus pembahasan artikel ini memiliki ciri khas tersendiri yang diuraikan dalam diksi, citraan, majas dan pesan moral. Penelitian ini menggunakan metode deksriptif kualitatif. Sumber data pada penelitian ini adalah puisi karya Sapardi Djoko Damono yang berjudul “Sajak Putih”, yang terbit perdana pada tahun 1967. Data yang diteliti di dalam puisi ini berupa kata, kalimat, dan wacana yang nantinya akan diteliti dari baris per baris, guna untuk mengetahui penggunaan diksi, citraan, majas dan pesan moral. Hasil pembahasan artikel ini menunjukan bahwa puisi Sapardi Djoko Damono menggunakan diksi yang sederhana yang mudah dipahami dan komunikatif, tetapi mengandung makna yang sangat mendalam dan tidak menghilangkan nilai – nilai estetika pada puisi tersebut. Penggunaan citraan membangkitkan imajinasi pembaca melalui ungkapan yang tidak langsung. Pesan yang disampaikan pada puisi tersebut berkaitan dengan hubungan pelajaran kehidupan manusia dan lingkungannya.

Anggi Febrianti; Silva Caesarani Destiana; Moch Ichsan Nugraha

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Artikel ini mendeskripsikan tentang majas dan citraan dalam puisi “Bawa Saja Aku” karya Heri Isnaini. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan stalistika, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik pustaka, teknik pustaka ini merupakan teknik cara memahami isi dari puisi “Bawa Saja Aku” karya Heri Isnaini, mencatat berbagai kata, frasa, dan kalimat yang mengandung majas dan juga citraan kedalam bentuk tulis lalu membaca puisi tersebut dengan teliti dan dipilih bagian puisi yang relevan untuk data yang akan dikaji. Sumber data berasal dari buku kumpulan puisi Montase Sepilihan Sajak karya Heri Isnaini. Pengolahan data dilakukan dengan mencari majas dan citraan yang terdapat dalam puisi puisi “Bawa Saja Aku” karya Heri Isnaini. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa dari segi bahasanya, puisi ini memiliki kata-kata yang menggunakan makna denotasi dan makna konotasi dalam setiap lariknya. Selain itu, didalam puisi ini juga terdapat majas personifikasi. Citraan yang terdapat dalam puisi ini yaitu citraan visual(mata), citraan gerak, citraan meraba, citraan perasaan dan citraan pendengaran.

Fika Fauziyah Z; Laela Sari; Prasanti Dwigita

Jurnal Bahasa, Sastra, Budaya, dan Pengajarannya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Artikel ini membahas puisi “Sajak Malam” karya Heri Isnaini pada buku Montase Sepilihan Sajak. Puisi tersebut dibahas menggunakan pendekatan stilistika, yakni dengan menganalisis gaya bahasa dan makna diksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menempatkan puisi sebagai data dan objek penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa puisi “Sajak Malam” karya Heri Isnaini terdapat gaya bahasa atau majas Metafora, Hiperbola dan Personifikasi. Selain gaya bahasa pada puisi “Sajak Malam” karya Heri Isnaini juga terdapat makna referensial, konotatif, denotatif dan kolokasi.

Ajeng Hadyian; Dipa Septya Nugraha; Siti Mawaddatul Fitriyyah

Jurnal Bahasa, Sastra, Budaya, dan Pengajarannya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

  This research was conducted to examine a short story entitled "Nothing is crazy in this city" by Eka Kurniawan in an anthology of short stories entitled Love is not dead. In this short story study contains two study materials in it, namely the study of stylistics and structure in the short story "Nothing is crazy in this city". The stylistic study referred to according to Tuloli in Lafamane (2020) stylistics or stylistics in general talks about the use of a distinctive or special language, which is the hallmark of a writer, literary school, or also deviations from everyday language or from normal or normal language. standard, and so on. In this study, the short story contains aspects of the provisions of stylistic studies, such as sound style, sentence style, discourse slot gacor, figurative language and imagery. Then the short story has the stages of the short story as a coherent structure, including: Abstraction, orientation, complication, evaluation, resolution and code.