Publication Search

65,449 articles from 545 journals · 1,699 citations tracked

Showing 1-19 of 19

Analytics

Karolus Wulla Rato; Sihang Gregorius Balimema; Herman Huki Ratu; Noviana Martha Dimu; Katarina Yunita Riti +2 more

Kegiatan Positif : Jurnal Hasil Karya Pengabdian Masyarakat 2026 Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

The Community Partnership Program (PKM) aims to improve the capacity of teachers at Rara Elementary School in understanding and implementing the National Assessment as an educational evaluation tool. The problems faced by partners are limited understanding of the concept of National Assessment and technical skills in managing instruments, analyzing data, and following up on assessment results. The methods used in this activity are participatory-based socialization and technical training involving teachers as active participants. Activities are carried out through material delivery, interactive discussions, and hands-on practice using assessment tools. The results of the activity showed an increase in teachers' knowledge and skills in understanding the National Assessment indicators, developing learning strategies in line with the Pancasila learner profile, and optimizing the use of assessment results to improve the quality of learning in the classroom. Thus, this PKM activity contributed to improving the quality of learning at Rara Elementary School while supporting the achievement of national education standards.

Mugiyanto; Abdul Haris Kuspranoto; Muslihun; Lutfiyah Rizqulloh

Jurnal Suara Pengabdian 45 2026 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pengunaan peralatan elektromedik merupakan faktor krusial dalam pemantauan kesehatan bayi dan anak terutama pada akurasi hasil yang di peroleh. Sesuai dari data yang didapat bahwa mitra telah memiliki sarana medis dasar yang memadai, namun diperlukan standarisasi manajemen pemeliharaan untuk menjaga fungsionalitas alat dalam jangka panjang. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas teknis para pengasuh dalam pengoperasian dan perawatan peralatan medis secara mandiri. Metode yang digunakan meliputi pemetaan kondisi alat (inventarisasi), sosialisasi prosedur teknis, serta simulasi praktik pemeliharaan preventif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman praktis pengasuh mengenai aspek teknis alat, seperti perawatan mandiri, perawatan sensor oximeter, dan manajemen penyimpanan perangkat elektronik. Sebagai bentuk keberlanjutan program, telah disusun "Buku Saku SOP Perawatan Peralatan Medis" yang berfungsi sebagai panduan operasional harian bagi staf pengasuh. Luaran dari pengabdian ini memberikan dampak positif bagi mitra berupa tersedianya panduan sistem perawatan yang lebih terorganisir. Simpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi antara edukasi teknis dan penyediaan panduan tertulis mampu mengoptimalkan masa pakai alat medis serta menjamin validitas hasil pemeriksaan kesehatan anak. Sinergi ini diharapkan dapat menjadi model bagi lembaga sosial dalam mewujudkan layanan kesehatan mandiri yang berkualitas

Agus Sarwo Edy Sudrajat; Akbar Diva Mahendra

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2026 Universitas 17 Agustus 1945

Pertumbuhan kawasan industri sebagai dampak urbanisasi turut mendorong peningkatan aktivitas ekonomi di Indonesia. Kawasan Industri Candi di Kota Semarang menjadi salah satu contohnya, namun belum sepenuhnya ditunjang oleh infrastruktur yang memadai. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi tingkat kepuasan dan prioritas pemenuhan infrastruktur berdasarkan persepsi pekerja. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei terhadap 100 pekerja dari 111 perusahaan, dengan teknik multi-stage random sampling. Analisis data dilakukan menggunakan metode Customer Satisfaction Index dan Importance Performance Analysis. Hasil menunjukkan bahwa dari total infrastruktur yang dianalisis, sebelas telah memenuhi standar, empat cukup memenuhi, dan satu belum memenuhi pedoman teknis kawasan industri. Tingkat kepuasan pekerja terhadap ketersediaan dan kondisi infrastruktur mencapai 72% (kategori puas), sedangkan tingkat kesesuaian antara kepentingan dan kepuasan sebesar 99%. Meski demikian, lima infrastruktur jaringan jalan, jaringan air bersih, sistem pengolahan sampah, unit pemadam kebakaran, dan sarana Kesehatan masih memerlukan pemenuhan atau perbaikan segera. Temuan ini menjadi dasar rekomendasi bagi pengelola dan pemerintah untuk memprioritaskan pemenuhan infrastruktur, guna mendukung keberlangsungan industri dan kesejahteraan pekerja secara optimal.

Dhony Priyo Suseno; Nur Ramdhani, Lily

Jurnal Teknik Sipil 2025 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Audit Keselamatan Jalan (AKJ) sangat penting dalam proses pembagunan jalan untuk meminimalisir kecelakaan di jalan raya. Dengan adanya perencanaan pembangunan dengan penerapan konsep infrastruktur jalan berkeselamatan yang optimal, diharapkan dapat meminimalisir angka kecelakaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana pembangunan Jalan Lintas Selatan (JLS) Lot 3 Pantai Serang – Sumbersih, Kabupaten Blitar telah mengimplementasikan konsep infrastruktur jalan berkeselamatan berdasarkan standar yang berlaku. Penelitian ini dilakukan terhadap aspek geometrik jalan, perlengkapan jalan, dan bangunan pelengkap dengan metode kualitatif dan kuantitatif melalui studi literatur dan analisis data terhadap standar yang berlaku. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar komponen telah memenuhi kriteria jalan berkeselamatan, namun masih terdapat kekurangan teknis yang perlu diperhatikan antara lain nilai kelandaian memanjang maksimum, pemenuhan panjang tanjakan kritis, pemenuhan pelebaran pada tikungan, serta beberapa elemen perlengkapan jalan seperti rambu dan pagar pengaman. Rekomendasi perbaikan diberikan untuk mengoptimalkan penerapan prinsip-prinsip jalan berkeselamatan yaitu self-explaining, self-enforcing, dan forgiving road. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi bagi perencana dan pemerintah dalam meningkatkan keselamatan infrastruktur jalan di masa mendatang. 

Karmanis; Tri Lestari Hadiati; Karjono

Jurnal Suara Pengabdian 45 2025 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Program pengabdian ini menjawab kesenjangan kapasitas UMKM di Desa Plelen sebagai desa penyangga Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), khususnya pada aspek kualitas produk, keterampilan manajerial, dan kelembagaan ekonomi masyarakat. Tujuan utama kegiatan adalah meningkatkan kesiapan UMKM dalam memanfaatkan peluang ekonomi industri melalui: (1) peningkatan kualitas produk dan kemasan; (2) pelatihan manajemen usaha dan penyusunan business plan; serta (3) fasilitasi pembentukan Koperasi Merah Putih sebagai wadah ekonomi kolektif. Pendekatan Pembelajaran Berbasis Partisipatif diterapkan untuk memastikan keterlibatan masyarakat dalam seluruh tahapan program. Hasil pendampingan menunjukkan peningkatan signifikan pada diversifikasi produk, standar higienitas produksi, literasi bisnis, serta terbentuknya koperasi yang berfungsi mendukung pemasaran dan keberlanjutan usaha. Dengan demikian, model pemberdayaan terintegrasi yang menguatkan aspek teknis, manajerial, dan kelembagaan terbukti efektif dalam mempersiapkan desa penyangga menuju transformasi sosial-ekonomi yang inklusif dan adaptif terhadap industrialisasi.

Dimas Katon Aji Dharma; Aris Heri Andriawan; Izzah Aula Wardah

Uranus: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro, Sains dan Informatika 2025 Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

Street lighting is infrastructure that the community needs at night, as a support for improving the safety, comfort and security of motorists. Street lighting sometimes still does not comply with the standards determined by the National Standards Body 7391:2008, so sometimes it requires recalculation according to the standard requirements determined by the National Standards Body. Jalan Margomulyo Surabaya is an arterial road with a width of 11 meters and a length of 4000 meters. This road is an industrial and warehouse area which is passed by large trucks of cars, motorbikes and the surrounding community every day. The lighting on Jalan Margomulyo is still found to be less than optimal and there are still black spots at several points, so re-planning needs to be done to produce maximum lighting. On Jalan Margomulyo there are around 90 ornamental poles with 120 Watt LED lights. Which produces an average illumination of 13.9 lux and consumes energy of 129.6 Kwh/day. However, the results of the lights installed in the field produced an average illumination that was less than optimal, so re-planning was carried out using 150 Watt LED lights with an ornamental handlebar angle of 19.19 for 90 light points along the road, which would produce an average illumination of 19.09 lux, light intensity 1863.05 cd which is in accordance with the National Standards  7391:2008.

Amirah Khairunnisah; Amani Darma Tarigan; Rahmaniar Rahmaniar

Jurnal Elektronika dan Komputer 2024 STEKOM PRESS

Electricity theft is an activity that is detrimental to the state where PLN as the party that distributes electricity has unknowingly lost its main commodity without any reciprocity in the form of payment. To overcome electricity theft, Execution of Electricity Use (P2TL) is carried out. Implementation of Electric Power Use (P2TL) is an activity to control electricity users who do not comply with installation standards. P2TL activities include planning, inspection, technical and/or legal actions and settlements carried out by PLN on PLN installations and/or Electric Power User installations. P2TL activities carried out in the Koba area from October to December 2023 found 3 violations in the area. The kWh saved as a result of P2TL from October to December was 21,480 kWh. From the kWh savings obtained, the highest loss was in October of 0.47% and the loss obtained without P2TL kWh savings was 0.48%. So that the kWh savings obtained from P2TL can reduce Non-Technical Losses. The more P2TL violations are found, the higher the reduction in losses obtained by PT PLN (Persero) ULP Koba. 

Azizah Fitriani; Saiful Anam

Jurnal Pengabdian Sosial dan Kemanusiaan 2024 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Accounting records are an important part of every BUMDes, but many still do it manually and do not have financial reports. To overcome this, the community service team plans to provide support to Wotanmas Jedong Village through financial literacy training and accounting methods. This training is intended for BUMDes administrators and village treasurers, with routine assistance in each business unit. Evaluation findings show that participants' understanding is getting better, and they can now identify assets and organize financial data more neatly. In order to increase the effectiveness of the program, it is recommended to use an integrated accounting application and additional training related to asset management and accounting technology. Thus, this training not only develops the skills of BUMDes managers, but also ensures transparency and accountability in financial operations in line with applicable accounting standards.

Shafira Aulia Putri; Rino Wicaksono; Intan Findanavy Ridzqo

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2024 Universitas 17 Agustus 1945

Berdasarkan data Kementrian Perdagangan pada tahun 2022, hanya 0,3% dari jumlah pasar rakyat di Indonesia yang baru mendapatkan sertifikasi SNI pasar rakyat. Istilah ‘pasar tradisional’ memiliki konotasi yang kurang bagus karena diidentikkan dengan keadaanya yang kumuh, bau, sempit, tidak beraturan dan tidak aman bagi pengunjung. Oleh sebab itu kemudian dikembangkan istilah ‘pasar rakyat’ yang memiliki makna yang lebih baik. Pasar Minggu Korpri Suradita merupakan pasar rakyat yang berlokasi di dalam kawasan perumahan di Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang. Walaupun telah disebut sebagai ‘pasar rakyat’, namun berdasarkan ulasan masyarakat yang disampaikan melalui laman nicelocal.id dan Google Maps, pengunjung Pasar Minggu Korpri Suradita menyampaikan keluhan bahwa pasar ini ternyata masih memerlukan penataan yang lebih baik, lapak yang semrawut, parkir yang tidak beraturan. Untuk itu, tujuan penelitian ini adalah mengkaji dan menganalisis mengenai permasalahan dan mengetahui apakah Pasar Minggu Korpri Suradita sudah memenuhi standar persyaratan teknis SNI 8152:2021 Pasar Rakyat. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif. Data didapatkan dari wawancara dan observasi dan dianalisis menggunakan skoring yaitu, 0 (tidak tersedia), 1 (tidak sesuai standar), dan 2 (sesuai standar). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Pasar Minggu Korpri Suradita belum memenuhi Standar Nasional Indonesia tentang Pasar Rakyat tahun 2021, yang terlihat dari sebagian besar fasilitas yang masih belum tersedia.

Cipto Putra Prayitno; Previari Umi Pramesti

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2024 Universitas 17 Agustus 1945

Di Indonesia dalam menjamin ketertiban dan keamanan hukum untuk pengoperasian bangunan gedung, salah satunya pekerjaan umum harus memenuhi persyaratan teknis kontruksi dan administrasi. Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) & Perpustakaan merupakan salah satu gedung yang terdapat di salah satu Politeknik yang dapat di akses oleh seluruh anggota dilingkungan kampus baik mahasiswa, civitas, maupun bagi penyandang disabilitas fisik. Penyandang disabilitas fisik mempunyai kendala dalam mobilitas. Oleh karena itu, penyandang disabilitas fisik tidak dapat melakukan aktivitas normal pada umumnya tanpa adanya aksebilitas yang mendukung. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan aksebilitas bagi penyandang disabilitas fisik. Metode dalam penelitian yang digunakan yaitu deskriptif melalui pendekatan kualitatif. Teknik perolehan data yang digunakan yaitu dengan melakukan review terhadap dokumen yang bersangkutan dengan objek yang dievaluasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) dan Perpustakaan di Politeknik ini sebagian besar masih belum memenuhi standar teknis serta belum adanya fasilitas pendukung bagi penyandang disabilitas fisik yang mendasarkan pada regulasi menteri PUPR No 14/PRT/M/2017 mengenai persyaratan  kenyamanan bangunan gedung dan PP No 16 tahun 2021 perihal  bangunan gedung. Penelitian ini diharapkan mampu memberikan evaluasi untuk dapat mengoptimalkan aksebilitas pada Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) dan Perpustakaan Politeknik.  

Alvin Prasetya Adji; Maulidah Narastri

Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen (EBISMEN) 2023 FEB Universitas Maritim Semarang

This study aims to apply the concepts of ISAK 35 to the field of education. This study aims to determine the implementation of school financial management from the prespective of ISAK 35. This study also uses descriptively presented qualitative data types, uses primary and secondary data sourses, and uses data collection techniques in the form of interview and concluded that SMPN 32 Gresik’s management and financial records remained rudimentary, limited to recording school financial income and expenditure, and did not comply with ISAK 35 financila reporting.

Muhamad Sidik

JURNAL ILMIAH SAINS TEKNOLOGI DAN INFORMASI (JITI) 2023 CV. ALIM'SPUBLISHING

Penting bagi semua perguruan tinggi untuk mempelajari dan mengevaluasi manajemen teknologi informasi agar dapat mencapai efektivitas dan efisiensi dalam manajemen bisnis. Keamanan teknologi informasi dianggap sebagai langkah pengendalian guna mengurangi risiko dan ancaman terhadap keamanan, terutama karena pembelajaran umum dan kuliah, teknologi informasi digunakan dalam proses manajemen. inspeksi untuk menentukan keamanan teknis kemudian diperlukan untuk memastikan bahwa semuanya berfungsi dengan baik. standar yang digunakan adalah organization for standardization (iso) 27001: 2005. dipilih karena kerangka dapat dimodifikasi dengan alat penelitian yang digunakan dalam organisasi. setelah itu akan dikembangkan lebih lanjut dan disesuaikan dengan sistem manajemen keamanan informasi (smki) terfokus akibatnya, semua memiliki hasil jpa = pa1: pa10, na=jpa/10 memberikan rata-rata 65%. but, itu memiliki tingkat positif, tetapi masih memenuhi persyaratan pendidikan tinggi, yang memerlukan evaluasi terus menerus dan peningkatan kontrol keamanan yang direkomendasikan. kata

Muhamad Sidik

JURNAL ILMIAH SAINS TEKNOLOGI DAN INFORMASI (JITI) 2023 CV. ALIM'SPUBLISHING

Penting bagi semua perguruan tinggi untuk mempelajari dan mengevaluasi manajemen teknologi informasi agar dapat mencapai efektivitas dan efisiensi dalam manajemen bisnis. Keamanan teknologi informasi dianggap sebagai langkah pengendalian guna mengurangi risiko dan ancaman terhadap keamanan, terutama karena pembelajaran umum dan kuliah, teknologi informasi digunakan dalam proses manajemen. inspeksi untuk menentukan keamanan teknis kemudian diperlukan untuk memastikan bahwa semuanya berfungsi dengan baik. standar yang digunakan adalah organization for standardization (iso) 27001: 2005. dipilih karena kerangka dapat dimodifikasi dengan alat penelitian yang digunakan dalam organisasi. setelah itu akan dikembangkan lebih lanjut dan disesuaikan dengan sistem manajemen keamanan informasi (smki) terfokus akibatnya, semua memiliki hasil jpa = pa1: pa10, na=jpa/10 memberikan rata-rata 65%. but, itu memiliki tingkat positif, tetapi masih memenuhi persyaratan pendidikan tinggi, yang memerlukan evaluasi terus menerus dan peningkatan kontrol keamanan yang direkomendasikan. kata

Gia Edu Fialdy; Aris Heri Andriawan

JURNAL TEKNIK MESIN, INDUSTRI, ELEKTRO DAN INFORMATIKA 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Street lighting is a safety infrastructure on the highway. However, currently most of the public street lighting lamps do not comply with the provisions of the Indonesian National Standards Agency (BSNI). It is necessary to plan for lamp replacement by using lamps that are appropriate to field conditions, so that the light intensity produced is in accordance with established standards. Jalan Jenggolo Asri - Randu Asri in Sidoarjo is an example of a road that requires planning for lighting changes. This road is a type of secondary collector road with a length of 2500 meters and a road width of 6 meters. The lighting on this road does not meet the standards set by BSNI 7391: 2008 caused by several lights that go out and the power of the lights used is not optimal. Planning for replacing public street lighting is needed on this road by recalculating the maximum light intensity requirements. The method that can be done is to replace the lamp used with an LED lamp. In the current initial conditions, street lighting on this road uses 250W SON and 150W LED lamps. After planning, the lights will be replaced with 100W LED lights. The planning results show that by using a 100W LED lamp, a handlebar ornament angle of 14.06° will be produced, the light intensity is Candela, the lighting intensity is 6.77 Lux, and the power required per day is 26.4 kWh. Comparison with the use of 250 Watt SON lamps shows that the use of 100W LED lamps is more efficient in energy consumption by 51.76%. The results of this planning have met the standard requirements for secondary collector roads. Thus, by replacing the lights according to the plan, it is hoped that street lighting on Jalan Jenggolo Asri - Randu Asri Sidoarjo can meet the standards set by BSNI 7391:2008 and provide optimal light intensity with more efficient energy use.

Wahyu Ramadhan Cahaya Firdaus; Aris Heri Andriawan

JURNAL TEKNIK MESIN, INDUSTRI, ELEKTRO DAN INFORMATIKA 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

PAL Indonesia is one of the construction companies in the maritime industry that focuses on producing above and below the surface ships which the Indonesian government highly relies on, therefore the safety system there is very strict, including safety lighting. With good lighting, objects can be seen clearly, so that the operation of production equipment and work in the workshop is optimal. However, the company PT. PAL Indonesia has a problem, namely in the warship production workshop, workers often complain because the lighting in the workshop is not bright enough, which causes workers to experience red, watery and sore eyes. Therefore, researchers are interested in analyzing whether the existing lighting standard is in accordance with SNI 03-6197-2000, namely 350lux. From the research that has been done, it is found that the PT PAL workshop with an area of 2700m2 has an average light intensity measurement of 82.22lux, so re-planning is needed to produce a light intensity that is in accordance with the standards. Based on the results of calculations according to standards, 42 light points are obtained with an average lighting of 354 lux which is simulated using the dialux application. The addition of these light points had an impact on increasing electricity bill rates, which were initially IDR 624,575.34 per month to IDR 2,186,013.69 per month.

Suseno, Dhony Priyo; Widiyastika, Ardinia

Journal of Civil Engineering and Technology Sciences 2022 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Abstract. Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) merupakan salah satu fasilitas pejalan kaki yang ditempatkan sesuai dengan tingkat kebutuhan bagi pejalan kaki dan lalu lintas kendaraan yang melintas pada ruas jalan yang bersangkutan. Penilaian efektivitas JPO akan menggunakan tiga standar parameter peraturan yaitu; Surat Edaran Menteri PUPR No.02/SE/M/2018 tentang Pedoman Perencanaan Teknis Fasilitas Pejalan Kaki, Keputusan Direktur Jendral Perhubungan Darat dengan Nomor SK.43/AJ/007/DRJD/97 tentang Keselamatan dan Kenyamanan Bagi Pejalan Kaki, serta DPU Direktorat Jendaral Bina Marga. Tiga JPO di jalan Pandanaran kota Semarang terletak di depan toko Merbabu (JPO-I), sky bridge (JPO-II), dan RS. Hermina (JPO-III). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan data primer berupa observasi lapangan selama satu minggu. Hasil analisis menurut Surat Edaran Menteri PUPR bahwa JPO seharusnya berupa penyeberangan pelican dengan lapak tunggu. Hasil analisis menurut Keputusan Dirjen Perhubungan Darat yaitu; JPO-I tidak memenuhi syarat dengan persentase 40%, JPO-II memenuhi syarat dengan persentase 60%, dan JPO-III tidak memenuhi syarat dengan presentase 40%. Hasil analisis menurut DPU Direktorat Jendral Bina Marga yaitu; JPO-I memenuhi syarat dengan persentase 57,14%, JPO-II memenuhi syarat dengan persentase 57,14%, dan JPO- III tidak memenuhi syarat dengan persentase 42,85%. Berdasarkan syarat standar dan hasil kuisioner maka pembangunan JPO di jalan Pandanaran dikategorikan sebagai fasilitas penyeberangan yang tidak efektif. Keywords:  Efektivitas, JPO, Pejalan Kaki, Parameter, Pelican 

Harsoyo Harsoyo; Christine Diah Wahyuningsih

Public Service And Governance Journal 2020 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Perpustakaan bukan hanya sebuah institusi penyedia layanan untuk membaca, namun sebuah proses belajar bagi masyarakat untuk membangun peradapan sebuah bangsa. Perpustakaan merupakan elemen penting bukan hanya dalam dunia pendidikan namun secara luas menjadi jantung bagi pengembangan karakter dan kecerdasan bangsa. Kehadiran perpustakaan masih belum mampu mendorong minat membaca masyarakat. Anggapan bahwa perpustakaan hanya tempat menyediakan buku, bukan tempat belajar, menjadikan perpustakaan kurang diminati. Kebijakan penyelenggaraan  perpustakaan sudah ada, bahkan mewajibkan kepada seluruh pemerintah daerah menyediakan layanan tersebut. Implementasi atas penyelenggaraan perpustakaan inilah yang harus terus diperjuangkan agar makin mendekati tujuan yaitu peningkatan kecerdasan masayrakat. Penelitian ini mencoba menjawab pertanyaan bagaimana imlementasi kebijakan penyelengagraan perpustakaan di Kabupaten Rembang. Tujuannya untuk mengekplorasi sejauhmana perpustakaan mampu mendorong masyarakat untuk gemar membaca.

Sari, Siska Diana

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2019 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Medical aesthetic tourismberkembang pesat beberapa tahun terakhir. Kajian terhadap perlindungan hukumnya perlu diperdalam agar tren ini dapat memberikan rasa aman bagi pelakunya. Tujuan artikel ini untuk mengkaji dan menganalisis Perlindungan Hukum medical aesthetic tourism. Jenis penelitian ini termasuk penelitian doktrinal yang mengacu pada sumber data primer, sekunder dan tersier, dengan teknis analisis data interaktif. Hasil kajian menunjukkan perlindungan hukum medical aesthetic tourism terkait pada standarisasi pelayanan medik, standar keamanan produk, asuransi, litigasi risiko medik selama tindakan dan perawatan.  Perlindungan hukum ini dikaji dengan perspektif Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta hukum internasional yang terkait.Ulasan literatur naratif ini berfokus pada masalah perlindungan hukum wisatawan yang mendapatkan perawatan medical aesthetic tourism di luar negeriKata Kunci : Perlindungan Hukum, Medical Aesthetic, TourismABSTRACTMedical Aesthetic Tourism shows significant growth in recent years. A study on its law protection should be conducted more in-depth to enable this trend to give the feeling of secure to its actors. This article aimed to study and to analyze Law Protection of Medical Aesthetic Tourism. This study was a doctrinal research referring to primary, secondary and tertiary data sources, with interactive technique of analyzing data.  The result showed the Law Protection of Medical Aesthetic Tourism related to medical service standardization, product security standard, insurance, medical risk litigation during action and treatment. This law protection is studied from the perspective of Pancasila and Republic of Indonesia’s 1945 Constitution, and related international law. This narrative literature review focused on the problem of law protection for the tourists getting Medical Aesthetic Tourism treatment abroad.

Supriyanto, Aji

Dinamik 2010 Universitas Stikubank

Teknologi komunikasi wireless yang banyak berkembang saat ini adalah Bluetooth, Wi-Fi, Wi-MAX. Masing-masing memiliki karakteristik yang berlainan meskipun sama-sama menggunakan pita frekwensi tinggi. Teknologi bluetooth menggunakan protokol IEEE 802.15.1, dan Wi-Fi berada di bawah spesifikasi 802.11.Sedangkan WiMAX dikembangkan mulai dari standar 802.16 kemudian berevolusi ke standar 802.16a (direvisi menjadi 802.16d) kemudian yang terakhir adalah 802.16e.Model penanganan kemanan yang dilakukan pada peangkat komunikasi yang menggunakan frekewensi diatas semestinya mengacu pada standar yang dikeluarkan IEEE yang dinamakan standar IEEE 802.1x yang merupakan standar keamanan jaringan yang mempunyai banyak mekanisme untuk autentifikasi.