Publication Search

72,210 articles from 658 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-2 of 2

Analytics

Armiyanti Nur; Siti Komariah; Aulia Furkania

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2020 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Monitoring nutrition and health during the First 1000 Days of Life (HPK) in Pacellekang Village is very important to prevent stunting. However, during the pandemic, many posyandu were forced to stop their activities because they were in the red zone. The assistance program for malnourished pregnant women (KEK) aims to improve the health and nutritional status of KEK pregnant women in Makassar City. Community service activities are carried out online using Zoom meetings, WhatsApp groups and Google Forms. The results of the service show that most of the knowledge and attitudes of pregnant women regarding nutrition and health are classified as good. The majority (85.2%) of pregnant women had carried out pregnancy checks at least four times with a midwife or doctor during pregnancy. Apart from that, 88.9% of pregnant women regularly take blood supplement tablets. Around 85.2% of pregnant women follow the principles of balanced nutrition in their daily diet. However, 55.6% of pregnant women who frequently experience nausea and vomiting tend to lose their appetite and skip meals and snacks. Based on program monitoring in October, there were records that two pregnant women were unable to provide exclusive breastfeeding (IMD) due to premature birth (separation care), and young mothers (under 20 years) felt anxious when breast milk did not come immediately after delivery, so they gave Formula milk.    

Roudlotun Ni’mah; Vesti Dwi Cahyaningrum; Farida Isroani

Jurnal DIKMAS 2020 Biro Pengelolaan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarat SETIA Ngabang

Gagasan dan realisasi kemandirian ekonomi nasional sampai kini masih jauh dari apa yang diharapkan. Indonesia sendiri terdiri atas kurang lebih 63 ribuan desa dengan sumber daya alam yang berlimpah dan beraneka ragam seperti pertambangan, pariwisata, kehutanan, pertanian, perkebunan dan sebagainya. Indonesia juga memiliki banyak sekali sumber daya manusia produktif yang tersebar di berbagai pelosok nusantara. Dari ribuan desa tersebut, tidak semua sumber daya yang ada terkelola dengan baik. Sedangkan untuk mencapai kemandirian ekonomi nasioal, harus dimulai dari peningkatan pembangunan ekonomi dan penguatan kemandirian ekonomi desa. Faktor yang mempengaruhi keterlambatan pembangunan ekonomi desa antara lain masyarakat kurang peka dalam menemukan potensi lokal dan masih lemahnya kemampuan pemberdayaan potensi lokal pendudukan khususnya di pedesaan. Sehingga, pendapatan warga yang minim menjadikan perekonominya bergantung pada bantuan dari pemerintah atau bantuan lainnya. Berangkat dari permasalahan di atas, maka diadakan program pelatihan dan pendampingan pembuatan kerajianan tas dari bahan plastik bekas, seperti bungkus kopi, bungkus sabun, bungkus snack, dan lainnya. Program ini diaksanakan sebagai upaya untuk menjawab permasalah terkait. Kegiatannya dimulai dari sosialisasi pada ibu-ibu tentang pengadaan kegiatan pelatihan kerajinan tas. Setelah dilaksanan pelatihan, diadakan lomba kerajinan sebagai tindak lanjut agar ketrampilan yang telah diperoleh diasah kembali oleh warga yang mengikuti pelatihan. Selanjutnya dibentuk kelompok usaha agar ketrampilan tersebut dapat terakomodasi dengan baik dan dapat meningkatkan kreativitas bersama. Adanya kegiatan tersebut, kedepannya diharapkan ketrampilan yang telah warga pelajari dapat ditularkan ke warga lainnya serta akan ada peningkatan kemandirian ekonomi desa.