Publication Search

72,210 articles from 658 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-8 of 8

Analytics

Salsabila, Ajeng Tiara Putri; Shafia Khalisan, Anisa anindya

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2021 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Bandung dijuluki sebagai kota pendidikan, karena di dalamnya terdapat 90 perguruan tinggi. Pancasila merupakan landasan dalam berbagai pelaksanaan hukum maupun bermasyarakat bagi warga negara. Sila ke-3 yaitu ‘Persatuan Indonesia’ merupakan salah satu kunci dalam membangun bangsa karena tanpa adanya persatuan dan kesatuan suatu bangsa akan mudah goyah baik itu melalui ancaman dalam maupun luar negeri. Salah satu bentuk persatuan dan kesatuan adalah toleransi. Generasi muda sebagai agen perubahan bangsa diharapkan mampu memperkokoh kesatuan dan persatuan bangsa, berada di barisan paling depan untuk mencegah paham-paham yang bertentangan dengan nilai pancasila. Penelitian ini dilakukan guna mengetahui perbedaan yang dirasakan serta tanggapannya, dan pengaruh perbedaan tersebut dalam mengimplementasikan nilai - nilai persatuan dan kesatuan di lingkungan perguruan tinggi Bandung. Untuk memenuhi kebutuhan penelitian, dilakukan pengumpulan data dengan menyebarkan formulir ke objek penelitian terkait. Dari hasil yang didapat, mahasiswa perguruan tinggi di Bandung dinilai sudah menanamkan toleransi dalam dirinya sebagai bentuk dari semangat persatuan dan kesatuan.

suargana, lisnawati; Anggraeni Dewi, Dinie

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2021 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

ABSTRAK Bangsa Indonesia selaku negara yang tidak dapat menjauhi tantangan globalisasi, namun dengan berpegang pada Pancasila selaku panduannya, prinsip Indonesia hendaknya bisa mempertahankan jati diri serta eksistensinya. Riset ini berisi tentang apabila memelihara semangat nasionalisme dalam benak generasi muda semenjak masa anak- anak akan membuat mereka lebih tangguh terhadap pengaruh negatif serta pergantian moral yang menjadi- jadi di masa globalisasi. Jadi, dengan memantapkan moralitas serta etika lewat pembelajaran Pancasila, generasi muda Indonesia bakal lebih siap buat hadapi globalisasi serta mempertahankan fakta diri Indonesia dikala yang bersamaan. Nilai kebudayaan yang jadi ciri bangsa Indonesia, semacam gotong royong, silahturahmi, ramah tamah dalam warga jadi keistimewaan dasar yang bisa menjadikan masing- masing orang warga Indonesia untuk mencintai serta melestarikan kebudayaan bangsa sendiri. Tetapi ciri masyarakat Indonesia yang diketahui selaku masyarakat yang ramah serta sopan santun disaat ini mulai pudar semenjak masuknya budaya asing ke Indonesia yang tidak bisa dipilih dengan baik oleh warga Indonesia. Hingga, dalam Mengenai ini pemerintah mempunyai peranan berarti buat mempertahankan nilai- nilai kebudayaan Indonesia dalam kehidupan masyarakatnya. ABSTRACT Indonesia as a country that cannot resist the challenges of globalization, but by adhering to the pancasila as its guidelines, its principles should be able to defend itself and existence. The research is about keeping a nationalistic spirit in the minds of youth since childhood will make them more resilient to the negative influences and the demoralizations of globalization. So, by reinforcing morality and ethics through pancasila study, the Indonesian younger generation will be better equipped to face globalization and maintain Indonesian fact at the same time. The cultural value of the Indonesian people, such as cooperation, silahturahmi, isa basic privilege that can make indonesians love and preserve their own culture. But the Indonesian people known as a friendly and civilised society have begun to wane since the influx of foreign cultures into Indonesia that Indonesia has not been able to choose well. Until then, governments have a meaningful role to maintain Indonesian cultural values in their societies

Savitri, Indah Erwina; Kusjuniati, Kusjuniati; Iswahyuni, Iswahyuni

Jurnal Maisyatuna 2021 STAI Denpasar Bali

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui : 1) Strategi model kencleng dalam meningkatkan jumlah munfiq di Baznas Kota Denpasar. 2) Kendala yang dihadapi Baznas Kota Denpasar dalam melaksanakan strategi model kencleng untuk meningkatkan jumlah munfiq. Metodepenelitian ini deskriptif-kualitatif. Informan 12 orang yang dipilih secara purposive.Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, strategi model kencleng yang dilakukan Baznas Kota Denpasar berasaskan agama, amanah dan kemanfaatan, dapat meningkatkan jumlah munfiq yang meliputi agama dan kemanusiaan. Faktor penghambat yaitu : kurangnya SDM dalam mengelola kencleng sehingga terjadi tumpang tindih pekerjaan, kurangnya antusiasme dan semangat dalam mensosialisasikan program kencleng, kurangnya fasilitas yang memadai termasuk pengadaan kaleng kencleng, kurangnya kesadaran masyarakat akan wajib bersedekah jika seseorang telah dikatakan mampu, kurangnya kepercayaan UPZ, kurangnya pemahaman orang tua mengenai maksud dan tujuan program kencleng, adanya badan amil lain selain Baznas Kota Denpasar sehingga jumlah munfiq mengalami peningkatan yang kurang maksimal, Pandemi Covid-19 sehingga menghambat proses sosialisasi, pendistribusian dan pengumpulan kencleng.

Dellis Dellis; Ina Martha

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2021 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Penelitian ini membahas tentang “Peran guru Pendidikan Agama Kristen dalam memotivasi Peserta Didik agar memiliki semangat belajar di SMA Negeri 2 Mandor. Penelitian ini dapat tersusun dengan baik karena peneliti melakukan penelitian dengan menggunakan metode pengumpulan data penelitian yaitu observasi, wawancara, dan dukumen dilapangan tentang realita yang terjadi di kalangan para peserta didik dan guru.

Arifin, Bustanul; Qosim, Achmad; Hidayat, Tauhid

Jurnal Faidatuna 2021 STAI Denpasar Bali

Dalam suasana kelas yang menyenangkan dan efektif tentunya akan berpengaruh terhadap semangat dan keaktifan siswa dalam belajar di kelas. Dan hal ini tentunya tidak hanya guru sebagai pengelola kelas yang dapat menciptakan suasana kelas menjadi menyenangkan dan efektif, akan tetapi perlu adanya peran dari kepala madrasah dalam mengembangkan manajemen kelas. Fokus penelitian adalah: 1) Bagaimana peran supervisi kepala madrasah dalam mengembangkan manajemen kelas di MI Tawakkal Denpasar tahun pelajaran 2020/2021 ?, 2) Apa hambatan dan solusi kepala madrasah dalam mengembangkan manajemen kelas MI Tawakkal Denpasar tahun pelajaran 2020/2021? Tujuan penelitian ini adalah mengetahui: 1) Peran supervisi kepala madrasah dalam mengembangkan manajemen kelas di MI Tawakkal Denpasar Tahun Pelajaran 2020/2021, dan 2) Hambatan dan solusi kepala madrasah dalam mengembangkan manajemen kelas di MI Tawakkal Denpasar tahun pelajaran 2020/2021. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif, yakni dengan metode penyajian, penafsiran data terhadap faktor-faktor di lapangan. Untuk memperoleh data yang valid dan akurat, penulis menggunakan tiga teknik pengumpulan data, yaitu: wawancara, data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala madrasah telah menerapkan beberapa program tentang pengembangan manajemen kelas diantaranya yaitu di setiap sudut ruangan kelas memiliki perpustakaan kecil untuk meningkatkan minat baca siswa. Kemudian disetiap tahun pelajaran baru kepala madrasah mengadakan rapat kerja guru untuk membahas fungsi guru dan juga pembagian kelas, yang nantinya setiap guru ditugaskan untuk mengembangkan manajemen kelas. Dan di setiap awal semester terdapat lomba antar kelas, jadi akan diseleksi mana kelas yang menarik dan menyenangkan di antara kelas bawah yaitu kelas 1, 2, 3 dan kelas atas yaitu 4, 5, 6 yang nantinya pemenangnya akan diberikan reward oleh kepala madrasah. Dengan dilaksanakannya penelitian ini diharapkan peran supervisi kepala madrasah dalam mengembangkan manajemen kelas di MI Tawakkal Denpasar semakin optimal, dan kendala-kendala yang dihadapi segera dapat diatasi.

Herbi Kriswanto; Paulina Maria; Silvester Adinuhgra; Greget Widhiati

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2021 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Dalam penulisan skripsi ini, penulis membahas tentang pentingnya penggunaan media audio visual dalam menciptakan semangat belajar anak sekami. Penulis melihat bahwa banyak anak sekami  yang tidak bersemangat dalam mengikuti kegiatan sekami karena mereka merasa bosan dan tidak tertarik dengan apa yang dilihat, didengar, dan dilakukan selama proses kegiatan berlangsung. Teristimewa anak-anak  sekami  yang  berada  di  stasi-stasi  yang  terpencil  atau  jarang  ada kegiatan SEKAMI. Hal ini terlihat dari jumlah keaktifan anak sekami yang kurang aktif. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode studi pustaka yang menelaah tentang teori-teori media, teori audio visual, teori semangat belajar dan SEKAMI. Penelitian ini juga memberikan usulan program yang dapat digunakan oleh para Pembina sekami dalam pembinaan menggunkan media audio visual. Media merupakan alat bantu yang dapat digunakan seorang Pembina SEKAMI untuk menyampaikan materi pembinaan untuk anak SEKAMI. Media yang efektif dalam pembinaan iman ialah media audio visual. Media audio visual merupakan media yang memadukan unsur gambar dan suara. Penggunaan media audio visual dalam kegiatan SEKAMI dapat membantu anak SEKAMI untuk lebih mengenal peristiwa-peristiwa masa lampau dan dapat meningkatkan semangat belajar anak SEKAMI

Agustinus Jimi Baga; Fransiskus Janu Hamu; Timotius Tote Jelahu

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2021 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa penting peran para katekis dalam berkatekese tentang ibadat sabda di Paroki Ampah, sebagai sarana yang dapat membantu  umat  untuk memiliki pengetahuan yang cukup tentang agama Katolik di Paroki Santo  Petrus  dan  Paulus  Ampah.  Melalui studi  ini  diharapkan  agar  para ketekis semakin semangat dan aktif dalam membantu umat untuk mengembangkan pengetahuan iman mereka. Hasil yang didapat melalui penelitian yang telah dilaksanakan oleh penulis, ditemukan bahwa  Katekis  yang berada  di Paroki Santo Petrus dan Paulus Ampah, memberikan   katekese   tentang ibadat sabda kepada umat. Melalui penelitian ini, penulis juga melihat bahwa  katekis yang berada di Paroki Santo Petrus dan Paulus Ampah menggunakan menggunakan metode.

Sepen Kristian; Silvester Adinuhgra; Paulina Maria

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2021 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Skripsi ini berjudul Peran Musik Liturgi dalam Meningkatkan Partisipasi Kaum Muda Katolik dalam Perayaan Ekaristi. Penulis mengangkat judul ini berdasarkan pengamatan  penulis  bahwa kaum  muda Katolik  kurang berminat  atau  kurang bersemangat dalam mengikuti perayaan Ekaristi. Hal ini nampak dari kurangnya partisipasi mereka dalam mengikuti perayaan Ekaristi tersebut. Penyebab salah satunya ialah bahwa perayaan Ekaristi yang mereka ikuti kurang begitu hidup dan kurang menciptakan keindahan serta kemeriahan dalam suatu perayaan tersebut. Sementara kaum muda Katolik adalah generasi yang penuh dengan semangat dan dipenuhi dengan kreativitas yang tinggi. Maka dari itu, untuk menciptakan perayaan Ekaristi yang hidup dan penuh keindahan serta mampu menarik kaum muda Katolik untuk aktif berpartisipasi dalam perayaan Ekaristi perlu adanya musik liturgi. Karena dengan adanya musik liturgi ini akan menyentuh perasaan bagi pemain dan siapapun yang mendengarkannya.