Publication Search

72,210 articles from 658 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-2 of 2

Analytics

Deliana Mangisu; Davy I R Jansen; Fredrick M Sallu

Jurnal Sains dan Teknologi 2022 Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Aliran pada saluran terbuka merupakan aliran yang mempunyai permukaan bebas yang mempunyai bidang kontak yakni pada dinding dan dasar saluran. Saat ini banyak terdapat saluran yang pada realitanya tidak memperhatikan standart perencanaan untuk kemiringan, dimensi saluran ataupun kelayakkan banyak sedikitnya volume sedimentasi yang tertinggal pada saluran,sehingga pada akhirnya menimbulkan bencana dan kerusakan lingkungan.Tujuan dari penelitian ini yaitu melakukan studi ekperimen saluran  dengan variasi kemiringan dan debit sehingga mendapatkan gambaran angka kecepatan aliran dan vomume sedimentasi dari suatu flume yang permukaan dasarnya dari pasir kasar. Metode yang di gunakan yaitu pengujian aliran dari model fisik saluran. Hasil eksperimen diperoleh jika kemiringan saluran 3% volume sedimentasi 132 m3, gaya seret  1,866 kg/m3 dan kecepatan adalah sebesar 0,485 m/det sedangkan jika kemiringannya 7 % diperoleh volume sedimentasi 184,8 m3, gaya seret 0,8 kg/m3 dan kecepatan sebesar 0,403 m/det. Ada pengaruh significant jika terdapat perubahan kemiringan saluran dan ketebalan material dasar pasir kasar.

Mohammad Debby Rizani; Teguh Imam Rahayu; Indra Permana

Public Service And Governance Journal 2021 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Masalah   yang   ditimbulkan   dengan   budidaya   ikan   lele   adalah      bagaimana mengatasi limbah lele yang semakin meresahkan masyarakat dan membuat kotor lingkungan serta mengganggu kesehatan masyarakat secara umum dan menjadi pemicu timbulnya banjir sebagai akibat pembuangan limbah yang dialirkan di saluran air yang menimbulkan sedimentasi. Tujuannya adalah untuk mengetahui implementasi kebijakan sanitasi saluran air yang  dilakukan oleh Pemerintah Desa Wonosari. Upaya yang dilakukan pemerintah desa untuk menanggulangi dan mungurai permasalahan yang ada, maka diterbitkanlah Peraturan Kepala Desa Wonosari Nomor 3 tentang Sanitasi Saluran Air, untuk mengatasi permasalahan- permasalahan yang ada. Berdasarkan pembahasan   dapat disimpulkan bahwa Implementasi Peraturan Desa Nomor 3 Tahun 2019 Tentang Sanitasi saluran air Di Desa Wonosari belum berjalan dengan baik dan optimal, yang dapat diamati dengan fenomena Sumber daya, masyarakat pelaku usaha belum sepenuhnya memahami  sanitasi  dan  terutama  pihak  pemerintah  desa  belum  banyak  yang mendapat pelatihan pengolahan limbah, Anggaran juga minim. Karakteristik pelaksana, masih kurangnya kesadaran pada warga yang terkait dalam pembentukan Perkades. Sikap   pelaksana, kekurangsiapan pelaksana dalam memberikan pemahaman dan kesadaran akan pentingnya sanitasi lingkungan, khususnya pembudidaya. Komunikasi antar organisasi dan aktivitas pelaksana, dilihat  dari  aspek  sikap  (disposition)  dalam  variabel  ini  masih  terkait  dengan adanya  kelompok  kepentingan  yang  pro  dan  kontra  terhadap  peraturan  kepala desa ini. Lingkungan ekonomi, sosial dan politik, peraturan kepala desa tentang sanitasi saluran air perlu mendapatkan dukungan dari semua elemen masyarakat, sebagai lingkungan ekonomi produktif dengan nuansa ramah lingkungan.